Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Featured » Rahasia dan Makna Bulan Sya’ban

Rahasia dan Makna Bulan Sya’ban

  • account_circle Najihus Salam
  • calendar_month Kamis, 22 Feb 2024
  • visibility 295
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Bulan Sya’ban adalah bulan ke-8 dalam kalender islam yang disebut kalender hijriah. Bulan ini adalah salah satu bulan yang diistimewakan oleh Nabi Muhammad SAW. Banyak keutamaan-keutamaan di bulan ini, salah satunya dalam bulan ini juga Nabi Muhammad SAW banyak melakukan puasa sunnah. Banyak dalil-dalil syar’i yang menerangkan demikian, seperti hadist dari Aisyah r.a :
كَانَ رَسُولُ اللَّهِ – صلى الله عليه وسلم – يَصُومُ حَتَّى نَقُولَ لاَ يُفْطِرُ ، وَيُفْطِرُ حَتَّى نَقُولَ لاَ يَصُومُ . فَمَا رَأَيْتُ رَسُولَ اللَّهِ – صلى الله عليه وسلم – اسْتَكْمَلَ صِيَامَ شَهْرٍ إِلاَّ رَمَضَانَ ، وَمَا رَأَيْتُهُ أَكْثَرَ صِيَامًا مِنْهُ فِى شَعْبَانَ
Artinya : “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam biasa berpuasa, sampai kami katakan bahwa beliau tidak berbuka. Beliau pun berbuka sampai kami katakan bahwa beliau tidak berpuasa. Aku tidak pernah sama sekali melihat Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam berpuasa secara sempurna sebulan penuh selain pada bulan Ramadhan. Aku pun tidak pernah melihat beliau berpuasa yang lebih banyak daripada berpuasa di bulan Sya’ban.” (HR. Bukhari no. 1969 dan Muslim no. 1156).
Sejarah Asal kata bulan Sya’ban
 
Di Channel Youtube Adi Hidayat Official, Ustadz Adi menjelaskan Rahasia dan Makna Bulan Sya’ban. Jadi pada saat zaman jahiliah atau pra islam, bulan ke-8 pada zaman itu masyarakat jahiliah membentuk kelompok-kelompok kecil untuk mencari sumber air di wilayah padang pasir dan menyiapkan wadah untuk menampung air tersebut untuk persiapan menyambut bulan ke-9 yang begitu terik dan panas membakar sehingga berpotensi menjadikan sumber-sumber air kering dan aktivitas-aktivitas pun menjadi terbatas.
Bulan ke-9 yang panas dan terik memancar inilah disebut Ramadhan, berasal dari kata رمض yang artinya terik, panas, dan membakar. Maka ketika diubah bentuknya menjadi superlative yang artinya lebih meningkat lagi, lebih membakar lagi, maka tambahkan alif (ا) dan nun (ن) diakhirnya, maka masyarakat menyebutnya ramadhan (رمضان) yang berrati bulan, masa atau waktu yang sangat panas, sangat terik, dan membakar. Maka dari itu sebulan sebelumnya masyarakat jahiliah berkelompok-kelompok membagi tugas.
Pengelompokkan yang menyebar dan membagi tugas ini disebut “tasya’ub” yang kemudian keadaannya ini lah yang di sebut “sya’ban”. Jadi bulan “sya’ban” atau bulan ke-8 ini adalah waktu dimana masyarakat jahiliah dulu membagi kelompok untuk bertugas mencari sumber-sumber air kemudian ditampung untuk persiapan bulan ke-9 yaitu bulan Ramadhan.
Bulan persiapan untuk Ramadhan
 
Di masa islam, nama-nama bulan dipertahankan dalam perjalanan di tahun hijriyah dari Muharram hingga Dzulhijjah. Pada bulan Sya’ban sampai Ramadhan, ada pergantian atau pelebaran makna, yang sebelumnya bermakna sangat terik, panas, atau yang berhubungan dengan suasana, iklim, dan cuaca. Maka secara metafor makna tersebut dibawa dalam nilai syariah dan pendidikan spiritual. Ustadz Adi Hidayat mengatakan “Di bulan Ramadhan, orang-orang yang ingin meningkatkan amalnya, membangun ketaatan, meninggalkan maksiat, bertobat kepada Allah Swt. maka ramadhan akan memberikan panas, terik, membakar dosa-dosanya, menggugurkan kesalahan-kesalahannya, mendekatkan diri kepada Allah dengan taqarrub yang sangat indah sehingga berpeluang diterimanya amal, dan diberikan kemuliaan, dan mungkin juga berpotensi wafat dalam keadaan husnul khatimah.”
Maka dari itu, memang butuh persiapan sebelum bulan ramadhan datang. Jika di zaman jahiliah sebelum islam datang orang-orang mengumpulkan air untuk persiapan bulan yang cuacanya sangat panas. Maka, di saat ini sudah sepatutnya kita siapkan menuju ramadhan adalah ‘air-air spiritual’ yang tidak hanya melapangkan dahaga kita, tetapi juga bisa menyuburkan hati-hati yang kering, membakar semua kesalahan-kesalahan dan menumbuhkan nilai-nilai ketaatan dengan harapan hal ini menjadi kebiasaan di bulan Ramadhan nanti. Ustadz Adi Hidayat mengingatkan kita bahwa tidak muda untuk menjalani ramadhan “karena itu, mari manfaatkan bulan sya’ban ini yang telah masuk kita diawalnya untuk mengumpulkan banyak air spiritual, berlatih ibadah, meningkatkan ketaatan, sehingga nanti mampu terbiasa saat masuk bulan Ramadhan.”
Bulan Sya’ban sebagai momentum amal shaleh
 
Keberadaan bulan Sya’ban yang diapit oleh bulan Rajab dan bulan Ramadhan menjadikan banyak orang menyepelekan dan melalaikannya. Hal ini telah disinggung Nabi SAW dalam haditsnya :
ذَلِكَ شَهْرٌ يَغْفُلُ النَّاسُ عَنْهُ بَيْنَ رَجَبٍ وَرَمَضَان
Artinya : “Itu adalah bulan yang banyak manusia melalaikannya, terletak antara bulan Rajab dan Ramadhan” (HR An-Nasai no. 2357, dihasankan oleh Syekh Al-Albani dalam Shahih Sunan An-Nasai).
Itu artinya, bulan Sya’ban banyak ujian dan cobaannya, sehingga seseorang akan lulus dalam ujian manakala memanfaatkannya dengan memperbanyak amal shalih di bulan Sya’ban. Dan hanya manusia-manusia istimewa yang diberi taufiq Allah yang mampu mengisi bulan ini dengan beragam amal ibadah.
Maka dari itu, sudah sepatutnya bulan sya’ban ini menjadi momentum yang tepat untuk memperbanyak amalan shalih guna meningkatkan ketakwaan agar menjadi kebiasaan jika bulan Ramadhan telah tiba.
  • Penulis: Najihus Salam

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Finest Internet Games for Entertainment or Cash with Casoola Casino in Canada

    Finest Internet Games for Entertainment or Cash with Casoola Casino in Canada

    • calendar_month Sabtu, 22 Agt 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 2
    • 0Komentar

    As someone who has investigated countless online casinos, I understand the rush of finding a platform that really provides on both fun and the potential for actual profits. That’s exactly what pulled me toward Top-Notch Casoola Casino. It’s a lively online destination that skillfully combines an extensive, high-quality game library with a protected and engaging […]

  • PCPM dan PCNA Girimulyo Resmi Bentuk Angkatan Muda Muhammadiyah Girimulyo

    PCPM dan PCNA Girimulyo Resmi Bentuk Angkatan Muda Muhammadiyah Girimulyo

    • calendar_month Senin, 1 Apr 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 228
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Girimulyo – Suasana kebersamaan dan semangat kolaborasi terasa begitu kuat saat Pimpinan Cabang Pemuda Muhammadiyah (PCPM) dan Pimpinan Cabang Nasyiatul Aisyiyah (PCNA) Girimulyo meresmikan pembentukan Angkatan Muda Muhammadiyah Girimulyo. Keputusan tersebut diambil dalam sebuah acara yang diadakan serentak dengan Buka Bersama di Puncak Saka, Girimulyo, pada tanggal 30 Maret 2024. Acara tersebut dihadiri oleh […]

  • Tim PPO LEPMA FEB UMS Berdayakan Masyarakat Jetis, Tingkatkan Potensi Budidaya Jamur

    Tim PPO LEPMA FEB UMS Berdayakan Masyarakat Jetis, Tingkatkan Potensi Budidaya Jamur

    • calendar_month Senin, 3 Nov 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 6
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Tim Program Pengabdian ORMAWA (PPO) dari Lembaga Pengembangan Mahasiswa (LEPMA) Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Surakarta ( FEB UMS) melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat di Desa Gedong Jetis, Kecamatan Tulung, Kabupaten Klaten. Kegiatan ini berfokus pada pengembangan potensi lokal melalui pemberdayaan masyarakat dalam budidaya jamur tiram serta pengenalan konsep eduwisata berbasis pertanian. […]

  • Ramadan Bulan Membangun Integritas

    Ramadan Bulan Membangun Integritas

    • calendar_month Jumat, 16 Apr 2021
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 867
    • 0Komentar

    | Oleh : Suharman, S.Pd (BPO KOKAM Kaltim / Unit INVAR) | Bulan suci Ramadan dimana semua amal perbuatan manusia yang positif akan bernilai ibadah dan perbuatan yang negatif bernilai dosa bahkan semuanya baik pahala dan dosa akan dilipat gandakan oleh Allah SWT. Untuk membijaki itu maka diperlukannya sebuah konsistensi diri  atau integritas dalam menjalankan […]

  • Libatkan Mahasiswa PLP UMS, SMK Muhammadiyah 1 Boyolali Semarakkan HUT RI

    Libatkan Mahasiswa PLP UMS, SMK Muhammadiyah 1 Boyolali Semarakkan HUT RI

    • calendar_month Rabu, 2 Sep 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 35
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, mahasiswa Pengenalan Lapangan Persekolahan (PLP) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) turut terlibat dalam kepanitiaan jalan sehat dan berbagai perlombaan bertajuk “Mari Bermain Game” yang digelar SMK Muhammadiyah 1 Boyolali pada Jumat (7/8/2026). Kegiatan yang berlangsung di lapangan upacara sekolah tersebut diikuti peserta didik, guru, […]

  • PENANAMAN NILAI-NILAI ANTI KORUPSI SEBAGAI UPAYA PREVENTIF PENCEGAHAN KORUPSI

    PENANAMAN NILAI-NILAI ANTI KORUPSI SEBAGAI UPAYA PREVENTIF PENCEGAHAN KORUPSI

    • calendar_month Sabtu, 30 Jul 2022
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 1.186
    • 0Komentar

    Oleh : Naufal Febrian* Pada hakikatnya, korupsi adalah “benalu social” yang merusak struktur pemerintah, dan menjadi penghambat utama terhadap jalannya pemerintahan dan pembangunan pada umumnya. Dalam praktiknya, korupsi sangat sukar bahkan hampir tidak mungkin diberantas, oleh karena sangat sulit memberikan pembuktian-pembuktian yang eksak. Di samping itu sangat sulit mendeteksinya dengan dasar-dasar hukum yang pasti. Namun […]

expand_less