BeritaInspirasiJatengkabar muhammadiyah

Resmi Dibuka, Akademi Riset DPD IMM Jawa Tengah Hadirkan Tradisi Keilmuan Melalui Semangat Riset

KABARMUH.ID, SURAKARTA – Pembukaan Akademi Riset DPD IMM Jawa Tengah resmi di buka pada sabtu 31 Januari 2026. Kegiatan ini berlangsung di Ruang Seminar Auditorium Moh. Djazman UMS dengan mengusung tema “Bangun Tradisi Keilmuan dan Inovasi dalam Perspektif Global”.

Beberapa tokoh penting turut hadir dan menyambut  serangkaian pembukaan Akademi Riset ini. Sebelum acara dimulai, para hadirin disuguhkan dengan penampilan band  dari mahasiswa FKI UMS yakni The Morals, lalu dimulai oleh Master of Ceremony untuk memulai acara, dilanjut dengan pembacaan ayat suci Al – Qur’an oleh Muhammad Fitriyannoor mahasiswa FAI UMS, dan nantinya penampilan dari Tapak Suci UMS.

Jundi Abdullah, S.Sos., selaku ketua panitia, menyampaikan laporan tentang kegiatan riset bootcamp yang merupakan salah satu rangkaian akademi riset DPD IMM Jawa Tengah.

” Riset Bootcamp ini insyaallah akan diikuti oleh 30 peserta yang terdiri dari 6 pimpinan cabang di jawa tengah, 12 PTN, PTMA, dan juga dari Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri yang ada di Indonesia. Kegiatan ini akan berlangsung selama 2 hari 1 malam”, jelasnya.

ia juga menambahkan bahwa akademi riset ini merupakan sebuah manifestasi dari keresahan selama ini.

Suasana acara pembukaan akademi riset DPD IMM JATENG 2026

“Adanya GAP antara kader – kader yang memiliki gairah tinggi terhadap aktivis keorganisasian dan juga kader – kader yang memiliki minat tinggi terhadap capaian – capaian dalam akademik, kemudian terwujudlah sebuah polarisasi dan seolah – olah antara kedua ini memiliki jarak. Maka akademi riset ini hadir dengan ikhtiar untuk menyelesaikan permasalahan ini. Ada 2 rangkaian yang akan diadakan yakni akademi riset bootcamp dan launching Indonesia Youth Research Center  ( IYRC)”, yang semoga dapat menghidupkan ekosistem riset di Jawa Tengah. Harapannya dapat berlanjut terus sampai ke periode – periode selanjutnya”, tambahnya.

Dalam sambutannya, Ketua Umum DPD IMM Jawa Tengah, Nia Nur Pratiwi, S.Pd., MM., ia menegaskan bahwa IMM menjadi salah satu garda terdepan dalam menjaga gerakan – gerakan humanis untuk menyapa masyarakat luas.

“Insyaallah IMM Jawa Tengah berkomitmen untuk dapat hadir di tengah – tengah masyarakat tidak hanya dalam ruang kelas ataupun posisi akademis saja. Kami memiliki niat yang dapat diimplementasikan kepada masyarakat”, ujarnya.

ia menambahkan bahwa IMM dapat memberikan dampak yang positif kepada masyarakat. 

“Salah satu riset terapan yang dilakukan oleh teman – teman dari cabang semarang yaitu mengenai pengelolaan sampah yang diterapkan di Semarang dan Solo. Oleh karena itu IMM khususnya IMM Jawa Tengah bisa menjadi solusinya lewat akademi riset ini yang dimana dapat menjadi salah satu penulis,  penggagas, pencetus, dan seorang problem solver”, tuturnya.

Sementara itu, Wakil Rektor III, Dr. Mutoharun Jinan, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya pembukaan Akademi Riset yang dilanjut dengan Stadium General. Ia mengatakan bahwa ini adalah sesuatu yang luar biasa dan dapat menjadi tradisi bagi teman – teman IMM.

“Tidak sekedar kegiatan rutin baik di kamar ataupun di kelas, namun dapat membangun tradisi riset di kalangan mahasiswa”, pungkasnya.

Wakil Walikota Surakarta, Astrid Widayani, S.S., S.E., M.B.A., secara resmi membuka kegiatan Akademi Riset IMM Jawa Tengah. Dalam sambutannya ia memberikan apresiasi kepada DPD IMM Jawa Tengah bahwa Akademi Riset merupakan langkah strategis dalam membangun budaya ilmiah, memperkuat tradisi riset, serta mencetak generasi mahasiswa yang tidak hanya kritis namun dapat memberi solusi dalam persoalan umat dan baangsa.

“Saya percaya melalui IMM  akan lahir peneliti – peneliti Muda berintegritas, berwawasan luas, dan mampu berkontribusi nyata dalam pembangunan daerah maupun nasional”, ujarnya. 

Ia juga mengajak peserta agar bersama – sama dalam mengembangkan potensi, memperdalam keilmuan, dan melakukan penelitian yang relevan dengan kebutuhan masyarakat yang profitnya tidak generalis lagi namun sudah spesialis. 

“Maka saya yakin dengan semangat keislaman, keilmuan, dan kemuhammadiyahan akan menjadi ruh perjuangan IMM dan untuk kegiatan ini semoga menjadi wadah produktif untuk melahirkan generasi intelektual, berakhlak mulia, progresif, dan juga solutif”, jelasnya. 

Pembukaan Akademi Riset ini, lanjutnya, dapat memperluas pengetahuan dan wawasan serta  memberikan manfaat bagi kader – kader IMM yang kemudian dapat berdampak baik bagi kehidupan masyarakat maupun negara.

Kontributor: M. Nur Isholattudin

Editor: Muhammad Farhan

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button