Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Rocky Gerung: Krisis Etos Republikan dan Urgensi Menempatkan Polisi dalam Bingkai Demokrasi

Rocky Gerung: Krisis Etos Republikan dan Urgensi Menempatkan Polisi dalam Bingkai Demokrasi

  • account_circle Adi Kurnia
  • calendar_month Rabu, 4 Feb 2026
  • visibility 92
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KABARMUH.ID, Yogyakarta – Filsuf sekaligus akademisi Rocky Gerung menilai demokrasi Indonesia tengah mengalami krisis etos republikanisme. Demokrasi, menurutnya, kian direduksi menjadi sekadar prosedur kekuasaan dan kemenangan elektoral, tanpa pijakan nilai yang berpihak pada kepentingan publik.

Pandangan tersebut disampaikan Rocky saat menjadi pembicara kunci dalam Konferensi Akademik “Masa Depan Demokrasi: Polisi, Militer, dan Gerakan Sosial” yang digelar di Auditorium FISIPOL Universitas Gadjah Mada (UGM), Selasa (3/2/2026).

“Republik itu bukan sekadar bentuk negara atau menang pemilu, tetapi etos bernegara. Tanpa republikanisme, tidak ada NKRI,” kata Rocky di hadapan lebih dari 300 peserta yang terdiri dari akademisi, mahasiswa, aktivis, dan praktisi.

Rocky menyinggung figur-figur sejarah seperti Jenderal Sudirman dan Sutan Sjahrir yang dianggapnya telah mempraktikkan etos republikan melalui pengorbanan, keberpihakan pada rakyat, dan nilai kemanusiaan. Ia menilai etos semacam itu semakin hilang dalam praktik politik nasional saat ini.

Dalam konteks demokrasi kontemporer, Rocky juga mengkritik lemahnya oposisi serta minimnya peran akademik dalam mengawal kebijakan negara. Menurutnya, absennya kontrol intelektual membuat kekuasaan cenderung bergerak tanpa etika publik.

Isu relasi aparat keamanan dan ruang sipil turut menjadi perhatian dalam konferensi tersebut. Akademisi Universitas Indonesia Robertus Robet menyoroti lemahnya kerangka teoritik dalam memahami posisi polisi dalam masyarakat demokratis. Ia menilai polisi hidup berdampingan dengan warga sipil, namun sering kali dipraktikkan tanpa fondasi demokrasi yang jelas.

“Situasi menjadi tidak sehat ketika kita tidak pernah membahas secara paradigmatik siapa itu polisi dalam demokrasi,” ujar Robertus. Ia mengemukakan dua paradigma kepolisian, yakni paradigma normatif-institusional yang menekankan kewenangan dan legitimasi, serta paradigma kritis yang melihat polisi sebagai instrumen yang sangat dipengaruhi struktur sosial dan politik.

Sementara itu, perspektif institusi negara disampaikan oleh Ahmad Dofiri, yang menegaskan komitmen reformasi kepolisian agar selaras dengan prinsip demokrasi, hukum, dan hak asasi manusia. Ia menyampaikan sejumlah arah pembenahan internal Polri sebagai bagian dari upaya menjaga keseimbangan antara keamanan dan kebebasan sipil.

Diskusi berlangsung dinamis dengan sesi tanya jawab yang kritis dari peserta, mencerminkan kegelisahan publik terhadap arah demokrasi dan peran aparat negara di ruang sipil.

Kontributor: M. Faozan Syifaur Rohman

  • Penulis: Adi Kurnia

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kunci Sukses Bisnis Era Digital: Cerdas dengan Data, Bijak dengan Etika

    Kunci Sukses Bisnis Era Digital: Cerdas dengan Data, Bijak dengan Etika

    • calendar_month Senin, 3 Nov 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 85
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Tulungagung – Serikat Usaha Muhammadiyah (SUMU) Tulungagung kembali menggelar kegiatan Kopdar ke-4 pada Sabtu, 1 November 2025, di Aula Masjid Al Fattah, Jl. Mayjend Suprapto, Tulungagung. Mengangkat tema “Kunci Sukses Bisnis Era Digital: Cerdas dengan Data, Bijak dengan Etika,” kegiatan ini dihadiri sekitar 70 peserta dari kalangan pengusaha dan pegiat bisnis. Sesi pertama menghadirkan […]

  • Raih Akreditasi Unggul, IQT UMS Siap Jadi Solusi Kehidupan Umat di Era Modern

    Raih Akreditasi Unggul, IQT UMS Siap Jadi Solusi Kehidupan Umat di Era Modern

    • calendar_month Jumat, 17 Apr 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 90
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (IQT) S1 Universitas Muhammadiyah Surakarta https://www.ums.ac.id/ (UMS) resmi meraih akreditasi unggul berdasarkan keputusan Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) yang berlaku sejak 8 April 2026 hingga 8 April 2031. Capaian ini menjadi tonggak penting setelah sebelumnya prodi tersebut berada pada peringkat akreditasi B. Kepala Prodi IQT […]

  • Tingkatkan Pemahaman Asesmen Diagnostik! Mahasiswa Pasca Sarjana UAD Sukses Adakan Seminar di Balikpapan

    Tingkatkan Pemahaman Asesmen Diagnostik! Mahasiswa Pasca Sarjana UAD Sukses Adakan Seminar di Balikpapan

    • calendar_month Jumat, 22 Des 2023
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 296
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Balikpapan – Kurikulum merdeka merupakan kurikulum baru yang berbeda dari kurikulum sebelumnya. Kurangnya pemahaman para pelaku pendidikan terhadap kurikulum merdeka menyebabkan pengimplementasian kurikulum merdeka ke dalam satuan pendidikan belum berjalan maksimal. Oleh karena itu, perlu adanya alternatif solusi untuk untuk memberikan pemahaman terhadap permasalahan tersebut. Tepat pada hari Selasa, 19 Desember 2023 diselenggarakan seminar […]

  • Tim PkM-KI UMS Gandeng PCIM Turki Dorong Diaspora Melek Keuangan Syariah dan Fintech

    Tim PkM-KI UMS Gandeng PCIM Turki Dorong Diaspora Melek Keuangan Syariah dan Fintech

    • calendar_month Sabtu, 6 Sep 2025
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 47
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) melalui Program Pengabdian kepada Masyarakat – Kemitraan Internasional (PkM-KI) melaksanakan kegiatan bertajuk “Islamic Financial Literacy dan Workshop Pemanfaatan Financial Technology (Fintech) untuk Berinvestasi bagi Diaspora Indonesia di Turki.” Tim pengabdian ini diketuai oleh Dr. Aflit Nuryulia. P., S.Sos., SE, MM, CMA dengan anggota yaitu Rahmatdi, S.E., M.Acc., Ph.D., […]

  • 15 Proposal PKM UMS Raih Pendanaan, Masuk 20 Besar Nasional

    15 Proposal PKM UMS Raih Pendanaan, Masuk 20 Besar Nasional

    • calendar_month Jumat, 11 Jul 2025
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 116
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Sebanyak 15 proposal Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mendapatkan pendanaan dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek). Bahkan raihan ini menjadikan UMS berada di 20 besar perguruan tinggi dengan proposal terbanyak yang mendapatkan pendanaan. Kabiro Kemahasiswaan UMS Ir. Ahmad Kholid Alghofari, S.T., M.T., mengatakan bahwa pada tahun 2025 […]

  • AMM Purworejo Gelar Semarak Ramadhan di PAYDM Kaligesing, Soroti Tiga Pilar Sosial

    AMM Purworejo Gelar Semarak Ramadhan di PAYDM Kaligesing, Soroti Tiga Pilar Sosial

    • calendar_month Selasa, 25 Mar 2025
    • account_circle Najihus Salam
    • visibility 61
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, PURWOREJO – Ramadhan 1446 H membawa suasana berbeda di Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) Panti Asuhan Yatim Dhuafa Muhammadiyah (PAYDM) Kaligesing, Desa Kaliharjo, Kecamatan Kaligesing, Kabupaten Purworejo. Angkatan Muda Muhammadiyah (AMM) Purworejo menggelar kegiatan Semarak Ramadhan dengan tema “Waktu untuk Membersihkan Hati, Memperbanyak Ibadah”. Kegiatan ini berangkat dari kajian kritis yang menyoroti tiga aspek sosial […]

expand_less