Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Rocky Gerung: Krisis Etos Republikan dan Urgensi Menempatkan Polisi dalam Bingkai Demokrasi

Rocky Gerung: Krisis Etos Republikan dan Urgensi Menempatkan Polisi dalam Bingkai Demokrasi

  • account_circle Adi Kurnia
  • calendar_month Rabu, 4 Feb 2026
  • visibility 61
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KABARMUH.ID, Yogyakarta – Filsuf sekaligus akademisi Rocky Gerung menilai demokrasi Indonesia tengah mengalami krisis etos republikanisme. Demokrasi, menurutnya, kian direduksi menjadi sekadar prosedur kekuasaan dan kemenangan elektoral, tanpa pijakan nilai yang berpihak pada kepentingan publik.

Pandangan tersebut disampaikan Rocky saat menjadi pembicara kunci dalam Konferensi Akademik “Masa Depan Demokrasi: Polisi, Militer, dan Gerakan Sosial” yang digelar di Auditorium FISIPOL Universitas Gadjah Mada (UGM), Selasa (3/2/2026).

“Republik itu bukan sekadar bentuk negara atau menang pemilu, tetapi etos bernegara. Tanpa republikanisme, tidak ada NKRI,” kata Rocky di hadapan lebih dari 300 peserta yang terdiri dari akademisi, mahasiswa, aktivis, dan praktisi.

Rocky menyinggung figur-figur sejarah seperti Jenderal Sudirman dan Sutan Sjahrir yang dianggapnya telah mempraktikkan etos republikan melalui pengorbanan, keberpihakan pada rakyat, dan nilai kemanusiaan. Ia menilai etos semacam itu semakin hilang dalam praktik politik nasional saat ini.

Dalam konteks demokrasi kontemporer, Rocky juga mengkritik lemahnya oposisi serta minimnya peran akademik dalam mengawal kebijakan negara. Menurutnya, absennya kontrol intelektual membuat kekuasaan cenderung bergerak tanpa etika publik.

Isu relasi aparat keamanan dan ruang sipil turut menjadi perhatian dalam konferensi tersebut. Akademisi Universitas Indonesia Robertus Robet menyoroti lemahnya kerangka teoritik dalam memahami posisi polisi dalam masyarakat demokratis. Ia menilai polisi hidup berdampingan dengan warga sipil, namun sering kali dipraktikkan tanpa fondasi demokrasi yang jelas.

“Situasi menjadi tidak sehat ketika kita tidak pernah membahas secara paradigmatik siapa itu polisi dalam demokrasi,” ujar Robertus. Ia mengemukakan dua paradigma kepolisian, yakni paradigma normatif-institusional yang menekankan kewenangan dan legitimasi, serta paradigma kritis yang melihat polisi sebagai instrumen yang sangat dipengaruhi struktur sosial dan politik.

Sementara itu, perspektif institusi negara disampaikan oleh Ahmad Dofiri, yang menegaskan komitmen reformasi kepolisian agar selaras dengan prinsip demokrasi, hukum, dan hak asasi manusia. Ia menyampaikan sejumlah arah pembenahan internal Polri sebagai bagian dari upaya menjaga keseimbangan antara keamanan dan kebebasan sipil.

Diskusi berlangsung dinamis dengan sesi tanya jawab yang kritis dari peserta, mencerminkan kegelisahan publik terhadap arah demokrasi dan peran aparat negara di ruang sipil.

Kontributor: M. Faozan Syifaur Rohman

  • Penulis: Adi Kurnia

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • SECUIL PENGABDIAN MAHASISWA UMM UNTUK MASYARAKAT INDUSTRI PASURUAN

    SECUIL PENGABDIAN MAHASISWA UMM UNTUK MASYARAKAT INDUSTRI PASURUAN

    • calendar_month Selasa, 18 Jun 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 208
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Malang – Setiap kampus memiliki program agar mahasiswanya dapat berguna bagi masyarakat luas. PMM (Pengabdian Masyarakat oleh Mahasiswa) merupakan salah satu program yang dimiliki Universitas Muhammadiyah Malang, program yang menjadi wadah bagi mahasiswa mengaplikasikan ilmu yang didapat selama kuliah kepada masyarakat dengan harapan dapat bermanfaat bagi masyarakat. PMM (Pengabdian Masyarakat oleh Mahasiswa) yang berada […]

  • Mengenal bentuk Komunikasi dalam Islam

    Mengenal bentuk Komunikasi dalam Islam

    • calendar_month Senin, 25 Mar 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 246
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Yogyakarta – Pada Ramadhan ke-11 ini, Islamic Center Universitas Ahmad Dahlan tetap istiqamah menyelenggarakan Kajian Jelang Berbuka yang mana pada kesempatan ini diisi oleh Ustadz Rizki Firmansyah Lc., M.Hum dengan tema besar-nya yakni Islam dan Komunikasi. “Berbicara dengan kalian semua dan bisa dipahami apa yang telah saya sampaikan kemudian ada tanggapan itu termasuk komunikasi,” […]

  • IMM UNTUK RAKYAT BUKAN UNTUK PENJILAT

    IMM UNTUK RAKYAT BUKAN UNTUK PENJILAT

    • calendar_month Jumat, 3 Okt 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 55
    • 0Komentar

    Oleh: Muhammad Farich Al Mughni, Ketua Bidang Hikmah Politik dan Kebijakan Publik Magelang Pikiran ini berangkat atas keresahan penulis, akan tingkah kader IMM yang mulai mempunyai sifat superioritas Dan mulai tidak peduli dengan kaum-kaum mustadhafin (kaum yang tertindas) Dan juga Sikap para kader IMM yang Mengenyampingkan humanitas dalam trikoda Dan hilang nya Kemasyarakatan pada idealisme […]

  • Kekuranganmu, Kekuatanmu!

    Kekuranganmu, Kekuatanmu!

    • calendar_month Senin, 30 Sep 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 136
    • 0Komentar

    Oleh: Fathan Faris Saputro, Anggota MPI PCM Solokuro Di sebuah desa yang tenang, hiduplah seorang anak bernama Arka. Sejak kecil, Arka dikenal berbeda dari anak-anak lain. Tubuhnya lebih lemah, dan ia sering kesulitan melakukan hal-hal yang dianggap mudah oleh teman-temannya. Meskipun begitu, Arka selalu tersenyum dan berusaha menjalani hidupnya dengan penuh semangat. Suatu hari, saat […]

  • Muhammadiyah dan RCDS Inggris Perkuat Dialog Iman, Ketahanan Iklim, dan Kolaborasi Kemanusiaan Global

    Muhammadiyah dan RCDS Inggris Perkuat Dialog Iman, Ketahanan Iklim, dan Kolaborasi Kemanusiaan Global

    • calendar_month Jumat, 22 Mei 2026
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 51
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Jakarta – Di tengah meningkatnya ancaman perubahan iklim, konflik geopolitik, dan polarisasi global, Muhammadiyah menerima kunjungan delegasi Royal College of Defence Studies (RCDS) Inggris dalam forum strategis bertema Interfaith Engagement, Climate Resilience, and Humanitarian Collaboration di Kantor Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Jakarta, Selasa (19/5/2026). Pertemuan ini mempertemukan tokoh keagamaan, diplomat, pejabat sipil, dan perwira tinggi […]

  • Tim P2M FKG UMS Dampingi 2 Sekolah Aisyiyah Wujudkan UKS Sehat

    Tim P2M FKG UMS Dampingi 2 Sekolah Aisyiyah Wujudkan UKS Sehat

    • calendar_month Rabu, 2 Sep 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 54
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Tim Pengabdian kepada Masyarakat (P2M) Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) kembali melaksanakan program pendampingan manajemen Unit Kesehatan Sekolah (UKS) di dua sekolah Aisyiyah, yakni KB/TK Aisyiyah Karangasem dan TK Aisyiyah Tunggulsari. Program bertema “Model Pendampingan Manajemen Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) untuk Meningkatkan Kesiapan Stratifikasi Sekolah Sehat pada Sekolah Aisyiyah […]

expand_less