Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Rocky Gerung: Krisis Etos Republikan dan Urgensi Menempatkan Polisi dalam Bingkai Demokrasi

Rocky Gerung: Krisis Etos Republikan dan Urgensi Menempatkan Polisi dalam Bingkai Demokrasi

  • account_circle Adi Kurnia
  • calendar_month Rabu, 4 Feb 2026
  • visibility 91
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KABARMUH.ID, Yogyakarta – Filsuf sekaligus akademisi Rocky Gerung menilai demokrasi Indonesia tengah mengalami krisis etos republikanisme. Demokrasi, menurutnya, kian direduksi menjadi sekadar prosedur kekuasaan dan kemenangan elektoral, tanpa pijakan nilai yang berpihak pada kepentingan publik.

Pandangan tersebut disampaikan Rocky saat menjadi pembicara kunci dalam Konferensi Akademik “Masa Depan Demokrasi: Polisi, Militer, dan Gerakan Sosial” yang digelar di Auditorium FISIPOL Universitas Gadjah Mada (UGM), Selasa (3/2/2026).

“Republik itu bukan sekadar bentuk negara atau menang pemilu, tetapi etos bernegara. Tanpa republikanisme, tidak ada NKRI,” kata Rocky di hadapan lebih dari 300 peserta yang terdiri dari akademisi, mahasiswa, aktivis, dan praktisi.

Rocky menyinggung figur-figur sejarah seperti Jenderal Sudirman dan Sutan Sjahrir yang dianggapnya telah mempraktikkan etos republikan melalui pengorbanan, keberpihakan pada rakyat, dan nilai kemanusiaan. Ia menilai etos semacam itu semakin hilang dalam praktik politik nasional saat ini.

Dalam konteks demokrasi kontemporer, Rocky juga mengkritik lemahnya oposisi serta minimnya peran akademik dalam mengawal kebijakan negara. Menurutnya, absennya kontrol intelektual membuat kekuasaan cenderung bergerak tanpa etika publik.

Isu relasi aparat keamanan dan ruang sipil turut menjadi perhatian dalam konferensi tersebut. Akademisi Universitas Indonesia Robertus Robet menyoroti lemahnya kerangka teoritik dalam memahami posisi polisi dalam masyarakat demokratis. Ia menilai polisi hidup berdampingan dengan warga sipil, namun sering kali dipraktikkan tanpa fondasi demokrasi yang jelas.

“Situasi menjadi tidak sehat ketika kita tidak pernah membahas secara paradigmatik siapa itu polisi dalam demokrasi,” ujar Robertus. Ia mengemukakan dua paradigma kepolisian, yakni paradigma normatif-institusional yang menekankan kewenangan dan legitimasi, serta paradigma kritis yang melihat polisi sebagai instrumen yang sangat dipengaruhi struktur sosial dan politik.

Sementara itu, perspektif institusi negara disampaikan oleh Ahmad Dofiri, yang menegaskan komitmen reformasi kepolisian agar selaras dengan prinsip demokrasi, hukum, dan hak asasi manusia. Ia menyampaikan sejumlah arah pembenahan internal Polri sebagai bagian dari upaya menjaga keseimbangan antara keamanan dan kebebasan sipil.

Diskusi berlangsung dinamis dengan sesi tanya jawab yang kritis dari peserta, mencerminkan kegelisahan publik terhadap arah demokrasi dan peran aparat negara di ruang sipil.

Kontributor: M. Faozan Syifaur Rohman

  • Penulis: Adi Kurnia

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jurnalisme Digital Kreatif, IMM Allende UM Surabaya Sukses adakah Pelatihan Jurnalistik

    Jurnalisme Digital Kreatif, IMM Allende UM Surabaya Sukses adakah Pelatihan Jurnalistik

    • calendar_month Minggu, 14 Jul 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 266
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Surabaya – Pimpinan Komisariat (PK) Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Allende Universitas Muhammadiyah Surabaya mengadakan acara Jurnallab Bidang RPK yang berkolaborasi dengan Bidang Medkom bertema “Jurnalisme Digital Kreatif” pada hari Sabtu (13/7/2024). Acara ini berlangsung di Gedung At-Tauhid Lt 9 UM Surabaya. Acara ini menghadirkan dua pemateri, salah satunya adalah Fathan Faris Saputro. Ia yang […]

  • Mahasiswa dan Kultur Ngopi: Antara Kafein, Idealisme, dan Spiritualitas yang Tak Boleh Ketinggalan

    Mahasiswa dan Kultur Ngopi: Antara Kafein, Idealisme, dan Spiritualitas yang Tak Boleh Ketinggalan

    • calendar_month Jumat, 27 Jun 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 81
    • 0Komentar

    Oleh: Muhammad Al Hafidz, S.Ag (Kader IMM Pondok Shabran UMS) Ngopi bagi mahasiswa bukan lagi sekadar menyeruput cairan pahit yang nendang di tenggorokan. Ini sudah jadi budaya. Gaya hidup. Ritual harian. Bahkan tempat pelarian. Entah dari tugas kuliah yang menumpuk, skripsi yang mandek, atau cuma pengen duduk sebentar tanpa mikirin apa-apa. Dari kafe estetik ber […]

  • Pengajian Ahad Pagi Masjid Al-Munajat ajak Jamaah Menemukan Nikmatnya Ibadah

    Pengajian Ahad Pagi Masjid Al-Munajat ajak Jamaah Menemukan Nikmatnya Ibadah

    • calendar_month Minggu, 12 Jul 2026
    • account_circle Anqiya Zaki Mushoddiq
    • visibility 100
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA — Masjid Al-Munajat Pondok Hajjah Nuriyah Shabran (HNS) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) kembali menggelar Pengajian Ahad Pagi edisi ke-91 pada Ahad (12/7/2026). Kegiatan yang diikuti sekitar 22 jamaah, terdiri dari ibu-ibu warga sekitar pondok dan mahasantriwati Pondok Shabran UMS, menghadirkan dosen Pondok Hajjah Nuriyah Shabran UMS, Ustaz Suwinarno, M.P.I., yang menyampaikan kajian bertema […]

  • BikersMu Chapter Wonosobo Touring Perdana Susur Pantai Selatan & Jalin Silaturami

    BikersMu Chapter Wonosobo Touring Perdana Susur Pantai Selatan & Jalin Silaturami

    • calendar_month Minggu, 10 Agt 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 60
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Wonosobo – Bikers Muhammadiyah Chapter Wonosobo mengadakan Touring Susur Pantai Selatan dan Silaturahmi ke SD/TK Aisyiyah Loano, PCM Loano dan PDM Kabupaten Purworejo pada Sabtu (9/8). Kegiatan ini diikuti oleh 184 peserta dan 157 motor yang terdiri dari unsur remaja, pemuda, dan penggemar touring. Star dimulai dari halaman SMA Muhammadiyah Wonosobo yang dihadiri oleh […]

  • Wadah sekaligus Pemberdayaan Mualaf, LDK Muhammadiyah Luncurkan Program Mualaf Learning Center di Kota Subulussalam, Aceh

    Wadah sekaligus Pemberdayaan Mualaf, LDK Muhammadiyah Luncurkan Program Mualaf Learning Center di Kota Subulussalam, Aceh

    • calendar_month Selasa, 17 Des 2024
    • account_circle Najihus Salam
    • visibility 171
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Subulussalam, Aceh – Lembaga Dakwah Komunitas (LDK) Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah meluncurkan program Mualaf Learning Center (MLC) di Kota Subulussalam, Aceh sebagai wadah pembinaan dan pemberdayaan bagi para mualaf pada Hari Ahad, 15 Desember 2024. Kegiatan ini diselenggarakan di Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Subulussalam, Aceh, yang dihadiri oleh berbagai pihak terkait, termasuk perwakilan […]

  • Konkret Gerakan, PDNA Sukoharjo Adakan Green Ramadan & Pelatihan Mubalighat

    Konkret Gerakan, PDNA Sukoharjo Adakan Green Ramadan & Pelatihan Mubalighat

    • calendar_month Senin, 24 Feb 2025
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 104
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Sukohrajo – Pimpinan Daerah Nasyiatul Aisyiyah (PDNA) Kabupaten Sukoharjo mengadakan Green Ramadan dan Pelatihan Mubalighat yang bertempat di ICMA Blimbing Kabupaten Sukoharjo. Acara ini memiliki tema “Ecofeminisme Dalam Cahaya Ramadhan: Peran Nasyiatul Aisyiyah dalam Hijrah menuju Aktifisme Hijau”. Program Green Ramadan dan Pelatihan Mubalighat ini merupakan kerjasama antar bidang PDNA Sukoharjo yaitu Bidang Keslink […]

expand_less