Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Raih Akreditasi Unggul, IQT UMS Siap Jadi Solusi Kehidupan Umat di Era Modern

Raih Akreditasi Unggul, IQT UMS Siap Jadi Solusi Kehidupan Umat di Era Modern

  • account_circle Adi Kurnia
  • calendar_month Jumat, 17 Apr 2026
  • visibility 87
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KABARMUH.ID, SURAKARTA – Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (IQT) S1 Universitas Muhammadiyah Surakarta https://www.ums.ac.id/ (UMS) resmi meraih akreditasi unggul berdasarkan keputusan Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) yang berlaku sejak 8 April 2026 hingga 8 April 2031. Capaian ini menjadi tonggak penting setelah sebelumnya prodi tersebut berada pada peringkat akreditasi B.

Mahasiswa IQT UMS

Kepala Prodi IQT UMS, Dr. Kharis Nugroho, Lc., M.Ud., menyampaikan rasa syukur dan kebahagiaannya atas pencapaian tersebut.

“Keberhasilan ini bukanlah hasil kerja individu, melainkan buah dari kolaborasi berbagai pihak. Mulai dari universitas, fakultas, dosen, mahasiswa, alumni, hingga mitra kerja sama yang turut memberikan dukungan, termasuk melalui testimoni positif dari para pengguna lulusan,” ujarnya, Rabu, (15/4).

Menurutnya, predikat unggul merupakan capaian yang telah lama diupayakan dan akhirnya dapat terwujud.

“Saya berharap akreditasi unggul ini mampu meningkatkan kepercayaan publik terhadap Prodi IQT UMS, sekaligus mendorong peningkatan jumlah mahasiswa baru serta kualitas pembelajaran yang semakin baik,” ungkapnya.

Kharis juga menjelaskan bahwa dalam proses akreditasi, prodi telah memastikan kriteria penilain telah terpenuhi.

“Dalam proses peningkatan akreditasi, prodi memastikan seluruh kriteria penilaian terpenuhi secara optimal. Hal tersebut mencakup penguatan sistem tata kelola, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta capaian prestasi dosen dan mahasiswa di tingkat nasional maupun internasional. Selain itu, pelaksanaan tridharma perguruan tinggi, yakni pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat, juga terus ditingkatkan hingga menjangkau level internasional,” katanya.

Lebih lanjut, Kharis menjelaskan bahwa Prodi IQT UMS memiliki keunggulan dalam mencetak kader ulama, mufassir, dai, guru Al-Qur’an, hingga akademisi di bidang tafsir.

“Mahasiswa IQT tidak hanya dibekali teori, tetapi juga didorong untuk berkontribusi langsung di masyarakat. Bahkan, banyak mahasiswa yang telah aktif mengajar Al-Qur’an, mengelola lembaga pendidikan, hingga menulis karya keislaman sebelum mereka lulus,” jelasnya.

Kemudian Kharis juga menegaskan tentang ciri khas yang ada dalam prodi IQT UMS.

“Ciri khas lain dari prodi ini adalah pendekatan tafsir berbasis manhaj Muhammadiyah, khususnya melalui perspektif tafsir At-Tanwir. Pendekatan ini tidak hanya berfokus pada pemaknaan teks, tetapi juga mendorong implementasi nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sosial, ekonomi, dan keilmuan di masyarakat. Dengan demikian, Al-Qur’an diharapkan dapat hadir sebagai solusi atas berbagai persoalan kontemporer,” tegasnya.

Meski telah meraih akreditasi unggul, Kharis mengakui masih terdapat sejumlah tantangan yang dihadapi.

“Salah satunya tantangannya adalah peningkatan kualifikasi dosen, dimana masih ada dosen yang belum S3 atau sedang menempuh studi doktoral. Selain itu, penguatan kerja sama internasional juga menjadi fokus ke depan, khususnya dalam hal implementasi program seperti pertukaran mahasiswa, joint research, serta kolaborasi akademik dengan pakar Al-Qur’an dari berbagai negara,” terangnya.

Dalam pengembangan ke depan, Prodi IQT UMS juga mulai mengintegrasikan keilmuan tafsir dengan perkembangan teknologi. Mahasiswa diperkenalkan pada penggunaan teknologi seperti kecerdasan buatan dan analisis bibliometrik dalam studi Al-Qur’an. Langkah ini diharapkan mampu mempercepat akses terhadap referensi serta membantu memetakan dan menjawab persoalan-persoalan kontemporer secara lebih efektif.

Selain itu, pengembangan kurikulum akan terus dilakukan agar relevan dengan kebutuhan zaman. “Beberapa rencana yang tengah dipertimbangkan antara lain pengembangan metode pengajaran Al-Qur’an bagi penyandang disabilitas serta pemanfaatan teknologi digital dalam pembelajaran, termasuk pengembangan aplikasi pembelajaran Al-Qur’an yang ramah bagi generasi muda,” tambahnya.

Terakhir, ia berharap capaian predikat unggul ini menjadi momentum untuk terus meningkatkan kualitas prodi sekaligus memperluas kontribusi nyata baik di ranah nasional maupun global.

“Semoga dengan capaian akreditasi unggul ini, IQT UMS mampu meningkatkan kualitas prodi juga kontribusinya di tengah masyarakat,” pungkasnya. (Adi/Humas)

Editor: Nurul Ramadhani

  • Penulis: Adi Kurnia

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kuliah S2 di Dua Negara, Ini Cerita Alumni UMS Penerima Beasiswa Indonesia Bangkit

    Kuliah S2 di Dua Negara, Ini Cerita Alumni UMS Penerima Beasiswa Indonesia Bangkit

    • calendar_month Senin, 14 Jul 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 86
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Yusuf R. Yanuri, S.Ag., mahasiswa lulusan Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) membagikan pengalamannya saat menempuh program S2 double degree dari Universitas Islam Internasional Indonesia (UIII) dan University of Edinburgh yang kini sedang menempuh pendidikan internasional di bawah skema beasiswa Indonesia Bangkit dari Kementerian Agama. Program yang ia jalani merupakan dual master degree selama […]

  • Borong Juara! Tapak Suci Lebong Raih 15 Medali di Turnamen Kemenpora 2025

    Borong Juara! Tapak Suci Lebong Raih 15 Medali di Turnamen Kemenpora 2025

    • calendar_month Senin, 3 Nov 2025
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 39
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Lebong — Menutup akhir tahun dengan prestasi gemilang, Pimpinan Daerah (PIMDA) Tapak Suci Putera Muhammadiyah (TSPM) 285 Lebong kembali menunjukkan kiprahnya di ajang Turnamen Kemenpora 2025 yang digelar di GOR Curup, 31 Oktober – 1 November 2025. Ketua PIMDA Tapak Suci 285 Lebong, Jefriyanto, S.P., menyampaikan bahwa keikutsertaan dalam turnamen ini merupakan hasil dari […]

  • IMM Banyumas Dorong Kemandirian Ekonomi Mahasiswa melalui Program Usaha BUMI

    IMM Banyumas Dorong Kemandirian Ekonomi Mahasiswa melalui Program Usaha BUMI

    • calendar_month Selasa, 10 Des 2024
    • account_circle Najihus Salam
    • visibility 178
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID – BANYUMAS, 8 Desember 2024 – Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Banyumas kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung kemandirian ekonomi mahasiswa melalui peluncuran program usaha inovatif. Program ini, yang diinisiasi oleh Badan Usaha Milik Ikatan (BUMI) IMM Banyumas, dilaksanakan bersamaan dengan kegiatan Pengajian Selapanan Muhammadiyah Daerah Banyumas. Sebagai upaya menciptakan pemasukan bagi mahasiswa sekaligus mempererat hubungan […]

  • MDMC DAERAH TANGGAMUS MENJADI FASILITATOR PENGURANGAN RESIKO BENCANA DI KEGIATAN FORTASI ATAU MPLS AMAL USAHA MUHAMMADIYAH TANGGAMUS – KOTAAGUNG

    MDMC DAERAH TANGGAMUS MENJADI FASILITATOR PENGURANGAN RESIKO BENCANA DI KEGIATAN FORTASI ATAU MPLS AMAL USAHA MUHAMMADIYAH TANGGAMUS – KOTAAGUNG

    • calendar_month Selasa, 16 Jul 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 239
    • 0Komentar

    KABARMUH..ID, Tanggamus – Lembaga Resiliensi Bencana (LRB) atau Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) Pimpinan Daerah Muhammadiyah Tanggamus sejak hari Senin, 15 Juli 2024 sampai dengan hari Sabtu, 20 Juli 2024 akan menjadi Fasilitator dalam Kegiatan Fortasi/MPLS di sekolah-sekolah Muhammadiyah se-Kabupaten Tanggamus mulai tingkat SMP hingga SMA atau SMK. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari Program MDMC […]

  • Lulusan Muhammadiyah, Harus Mampu Menjadi Penggerak Khaira Ummah!

    Lulusan Muhammadiyah, Harus Mampu Menjadi Penggerak Khaira Ummah!

    • calendar_month Kamis, 4 Jul 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 527
    • 0Komentar

    Oleh : Alung Prasetya, Mahasiswa Penerima Beasiswa Kader di Universitas Ahmad Dahlan. Muhammadiyah didirikan 100 tahun lebih yang lalu adalah untuk menjawab tantangan tantangan umat islam, “Islam yang berkemajoean” adalah idaman idaman dan cita cita besar para founding father Muhammadiyah, dalam bidang pengelolaan pembelajaran, institusi pendidikan sampai harus mentransfer dan mengadopsi cara hingga sistem di […]

  • Seminar Nasional Munas ASLAMA V di UMS, Kupas Tantangan Pesantren Mahasiswa PTMA di Era Digital

    Seminar Nasional Munas ASLAMA V di UMS, Kupas Tantangan Pesantren Mahasiswa PTMA di Era Digital

    • calendar_month Sabtu, 31 Jan 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 76
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Asosiasi Pengelolaan Asrama Mahasiswa (ASLAMA) kembali menggelar Musyawarah Nasional ke-V pengelolaan asrama Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah (PTMA) dan Seminar Nasional. Sejumlah 50 peserta yang berasal dari PTMA di seluruh Indonesia turut menghadiri Munas ASLAMA di Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Kamis-Sabtu, (29-31/1). Munas dihadiri oleh Wakil Rektor III UMS, Dr. Mutohharun Jinan, […]

expand_less