Kaltim

Sinergi Muhammadiyah–Polda Kaltim: Cegah Narkoba Mulai dari Sekolah

Bahaya narkoba dinilai harus ditangani sejak dini melalui pendidikan. PWM Kaltim menawarkan kerja sama sosialisasi dengan Polda Kaltim.

Pertemuan antara PWM Kaltim dan Direktorat Reserse Narkoba Polda Kaltim pada Senin (20/10/2025) di Sekretariat PWM Kaltim, Samarinda, menghasilkan gagasan penting: pencegahan penyalahgunaan narkoba harus menyentuh dunia pendidikan.

Sekretaris PWM Kaltim, Ir. H. Amir Hady, mengungkapkan bahwa Muhammadiyah memiliki jaringan sekolah dari tingkat dasar hingga menengah yang dapat menjadi sarana efektif sosialisasi bahaya narkoba.

Dalam suasana hangat, jajaran Direktorat Reserse Narkoba Polda Kaltim bersilaturahim ke Sekretariat PWM Kaltim di Samarinda, Senin (20/10/2025).

“Sangat baik bila upaya pencegahan ini disosialisasikan kepada para pelajar Muhammadiyah. Kami siap menindaklanjuti dengan kerja sama resmi antara PWM dan Polda Kaltim,” jelasnya.

 

PWM Kaltim juga menyiapkan Korps Muballigh Muhammadiyah untuk ikut serta menyampaikan pesan anti-narkoba dalam pengajian dan ceramah di masyarakat.

“Para muballigh bisa menyampaikan bahaya narkoba sebagai bagian dari materi dakwah di masjid dan majelis taklim,” imbuhnya.

 

Ketua PWM Kaltim, KH. Siswanto, menegaskan bahwa narkoba merupakan ancaman serius yang tidak hanya merusak generasi muda, tetapi juga tatanan sosial dan moral bangsa.

“Kami sangat prihatin melihat banyaknya korban narkoba. Karena itu, kerja sama lintas lembaga menjadi keharusan agar bisa diatasi secara komprehensif,” ujarnya.

 

Sementara itu, Kombes Pol Arif Bastari, Direktur Reserse Narkoba Polda Kaltim, mengapresiasi dukungan dari Muhammadiyah. Ia menilai sinergi dengan organisasi keagamaan seperti Muhammadiyah sangat penting untuk memperluas jangkauan pencegahan.

“Masukan dari tokoh agama dan masyarakat sangat kami butuhkan. Kami ingin membangun kerja sama nyata, termasuk di bidang edukasi,” katanya.

 

Dengan sinergi ini, diharapkan lahir generasi muda yang lebih sadar akan bahaya narkoba, serta tercipta lingkungan sekolah dan masyarakat yang bersih dari pengaruh barang haram tersebut.(Ay.1)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button