Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Tim Pengabdian Masyarakat UM Bandung Bantu Tingkatkan Produktivitas dan Legalitas UMKM

Tim Pengabdian Masyarakat UM Bandung Bantu Tingkatkan Produktivitas dan Legalitas UMKM

  • account_circle Kabar Muhammadiyah
  • calendar_month Sabtu, 5 Okt 2024
  • visibility 183
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KABARMUH.ID, Bandung – Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki peran penting dalam perekonomian daerah. Banyaknya usaha baru yang bermunculan, membuat persaingan semakin ketat. Oleh karena itu, UMKM perlu meningkatkan kualitas produknya agar dapat bertahan dalam persaingan pasar tersebut. Tak terkecuali UMKM Eat’eung dengan produk unggulannya yaitu Dimsum Eat’eung yang berada di Kecamatan Cileunyi, Kabupaten Bandung.

Oleh karena itu, tim dosen Universitas Muhammadiyah (UM) Bandung yang beranggotakan Ratna Sari Listyaningrum STP MSi, Reza Fikri Alfatah SP MSc, dan Mae Amelianawati STP MSi melaksanakan program pengabdian masyarakat untuk membantu meningkatkan kualitas produksi dan legalitas produknya melalui program Pemberdayaan Masyarakat Pemula yang merupakan hibah dari Kemdikbudristek tahun 2024.

“Program ini merupakan kolaborasi antara prodi Teknologi Pangan dan prodi Agribisnis, di mana terjadi transfer ilmu pengetahuan dan teknologi untuk meningkatkan daya saing mitra UMKM. Mahasiswa juga dilibatkan dalam pelaksanaan untuk mendukung program merdeka Belajar. Pengabdian masyarakat sudah terlaksana sebesar delapan puluh persen dari yang direncanakan, berlangsung dari Agustus hingga November 2024,” ujar Ketua Pelaksana pengabdian, Ratna Sari Listyaningrum.

Mitra diberikan pendampingan perbaikan tata letak. Sebelumnya, kata Ratna, ruang produksi Dimsum Eat’eung kurang teratur, terlebih penyimpanan bahan baku dan produk jadi yang disatukan dapat meningkatkan risiko kontaminasi silang.

Namun, lanjut Ratna, setelah dilakukan penataan ulang, tata letak telah disesuaikan dengan standar Cara Produksi Pangan Olahan yang Baik (CPPOB) yang diatur dalam Peraturan Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia Nomor HK.03.1.23.04.12.2206 tahun 2012. Perbaikan tata letak tersebut dapat membantu meningkatkan produktivitas sekaligus memastikan keamanan pangan.

“Selain itu, mitra juga diberikan pendampingan pendaftaran sertifikasi CPPOB. Ketiadaan sertifikat CPPOB dapat menghambat akses produk ke pasar yang lebih luas karena banyak distributor dan pengecer yang mensyaratkan sertifikat ini sebagai bagian dari persyaratan kerjasama. Sertifikat CPPOB juga menjadi dasar untuk mendaftar sertifikasi BPOM,” katanya.

Sertifikasi halal

Di samping itu, kata Ratna, sertifikasi halal juga sangat penting. Dengan adanya Undang-Undang Jaminan Produk Halal Nomor 33 tahun 2014 dan sesuai dengan Peraturan Menteri Agama Republik Indonesia Nomor 26 Tahun 2019, penahapan kewajiban bersertifikat halal bagi produk makanan dan minuman dilakukan hingga tanggal 17 Oktober 2024.

Artinya, pada tanggal tersebut, pemerintah menargetkan seluruh produk makanan dan minuman sudah bersertifikat halal. Namun, kewajiban sertifikasi halal produk makanan dan minuman UMK ditunda hingga Oktober 2026. Ini kesempatan yang baik bagi UMKM untuk segera mengurus sertifikasi halal produknya.

Dengan pendampingan yang dilakukan, mitra dapat memahami alur-alur sertifikasi halal dan pihak-pihak yang berkaitan. Sertifikat CPPOB dan halal menjadi langkah krusial yang harus dilakukan untuk meningkatkan legalitas dan daya saing Dimsum Eat’eung di pasar, termasuk peluang untuk masuk ke pasar yang lebih luas seperti supermarket.

Perbaikan kemasan produk juga menjadi sorotan. Sebelumnya, kemasan Dimsum Eat’eung belum memenuhi standar yang diatur oleh BPOM. Namun, setelah program, kemasan baru telah sesuai dengan regulasi, meliputi nama jenis produk, nama dagang, daftar bahan yang digunakan, berat bersih, nama dan alamat produsen, ruang untuk tanggal dan kode produksi, ruang untuk keterangan kedaluwarsa, ruang untuk nomor izin edar, komposisi produk, dan informasi nilai gizi.

“Mitra didampingi untuk mendesain kemasan baru tersebut menggunakan aplikasi desain sederhana. Selain itu, pendaftaran HKI merek sangat penting untuk melindungi identitas dan reputasi produk di pasar. Tanpa pendaftaran HKI, merek Dimsum Eat’eung rentan terhadap peniruan dan penyalahgunaan oleh pihak lain, yang dapat merugikan bisnis secara finansial dan merusak citra produk,” imbuhnya.

Ratna menjelaskan bahwa melalui program ini juga diberikan beberapa peralatan yang mendukung proses produksi dengan kapasitas yang lebih besar. Pelatihan dan pendampingan yang diberikan telah membekali pemilik usaha dan karyawan dengan pengetahuan yang lebih mendalam terkait aspek-aspek penting seperti tata letak produksi, sertifikasi halal, izin edar, kemasan, dan merek produk.

Hasil evaluasi sebelum dan sesudah pelatihan menunjukkan peningkatan di berbagai aspek. Pemilik Dimsum Eat’eung, Yatni Indriawati, mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih kepada Kemdikbudristek yang telah memberikan dana melalui program Pemberdayaan Masyarakat Pemula yang dilaksanakan oleh tim UM Bandung.

Adanya program pengabdian masyarakat ini tidak hanya membantu meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dalam aspek produksi dan legalitas produk. Namun, juga memberikan landasan yang kuat untuk pengembangan usaha di masa depan. Dengan sertifikasi yang sedang dalam proses, tata letak yang lebih efisien, dan kemasan yang lebih profesional, Dimsum Eat’eung siap bersaing di pasar yang lebih luas dan memenuhi standar keamanan pangan yang berlaku.***

  • Penulis: Kabar Muhammadiyah

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Semangat Kepanduan! Hizbul Wathan UMS Berperan Peringati Hardiknas 2024

    Semangat Kepanduan! Hizbul Wathan UMS Berperan Peringati Hardiknas 2024

    • calendar_month Kamis, 2 Mei 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 260
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Surakarta – Upacara Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) berlangsung khidmat untuk civitas akademika di Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) tepatnya di Lapangan Siti Walidah. Hizbul Wathan UMS dengan penuh semangat mengambil peran sebagai pengibar bendera dan komandan barisan dalam upacara peringatan tersebut pada tanggal 2 Mei 2024. Upacara tersebut juga dihadiri oleh segenap civitas akademika, […]

  • Kajian Akbar 33X: “Aku Ada Untukmu” Hadir di UMS, Bahas Makna Zikir dan Refleksi Lagu 33X Perunggu

    Kajian Akbar 33X: “Aku Ada Untukmu” Hadir di UMS, Bahas Makna Zikir dan Refleksi Lagu 33X Perunggu

    • calendar_month Minggu, 30 Nov 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 95
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Surakarta, 27 November 2025 — Dalam rangka memperluas ruang dakwah dan edukasi spiritual bagi mahasiswa serta masyarakat umum, HW UMS berkolaborasi dengan Tapak Suci dan IMM Abduh sukses menyelenggarakan Kajian Akbar bertajuk “33X: Aku Ada Untukmu” pada Selasa, 26 November 2025 bertempat di Masjid Sudalmiyah Rais, Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS). Kegiatan ini mengangkat inspirasi […]

  • PK IMM Kedokteran UMP Gelar DAD, Menguatkan Kader Berjiwa Pengabdian

    PK IMM Kedokteran UMP Gelar DAD, Menguatkan Kader Berjiwa Pengabdian

    • calendar_month Jumat, 2 Okt 2026
    • account_circle Muhammad Farhan
    • visibility 87
    • 0Komentar

    KABARMUH. ID, Purwokerto – Pimpinan Komisariat Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (PK IMM) Kedokteran Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) sukses menyelenggarakan Darul Arqam Dasar (DAD) pada Ahad, 27 September 2026. Kegiatan ini menjadi gerbang awal bagi mahasiswa kedokteran untuk mengenal, memahami, dan meneguhkan diri sebagai bagian dari keluarga besar IMM. Mengusung tema “Dari Hadir Menuju Mengakar, Menemukan Jati […]

  • Lewat 39 Karya Tari, Mahasiswa PGSD UMS Asah Kreativitas dan Kepedulian Sosial

    Lewat 39 Karya Tari, Mahasiswa PGSD UMS Asah Kreativitas dan Kepedulian Sosial

    • calendar_month Senin, 22 Jun 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 65
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID; SURAKARTA – Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) kembali menggelar Pentas Seni Tari PGSD UMS 2026 pada Sabtu-Minggu (20-21/6) di Gedung Wayang Orang Sriwedari Surakarta. Mengusung tema “Gelar Rasa ing Cakrawala”, kegiatan ini menjadi puncak pembelajaran Mata Kuliah Seni Tari sekaligus ruang apresiasi […]

  • FKIP UMS Dorong Efektivitas dan Kualitas Lewat Skema Promosi Doktor Bersama

    FKIP UMS Dorong Efektivitas dan Kualitas Lewat Skema Promosi Doktor Bersama

    • calendar_month Kamis, 24 Jul 2025
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 56
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Program Studi Pendidikan Program Doktor Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menerapkan inovasi dalam proses Sidang Promosi Doktor dengan menghadirkan skema promosi doktor secara bersama (group promotion). Skema ini diperkenalkan sebagai bentuk efektivitas proses akademik serta untuk menumbuhkan semangat kolektif di kalangan mahasiswa doktoral. Kepala Program Studi Pendidikan […]

  • Integrasi Nilai Moral dalam Transformasi IPTEKS: Upaya Menjaga Martabat Kemanusiaan

    Integrasi Nilai Moral dalam Transformasi IPTEKS: Upaya Menjaga Martabat Kemanusiaan

    • calendar_month Kamis, 9 Apr 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 67
    • 0Komentar

    Oleh: Andryansyah Ramadhan Kita berdiri di ambang pintu peradaban baru. Transformasi Ilmu Pengetahuan, Teknologi, dan Seni (IPTEKS) melaju dengan kecepatan eksponensial, menjanjikan efisiensi tanpa batas. Dari kecerdasan buatan hingga rekayasa genetika, inovasi telah mengubah cara kita hidup, bekerja, dan berinteraksi. Namun, di tengah gemerlap kemajuan fisik ini, muncul sebuah pertanyaan eksistensial yang mendesak: Apakah kemajuan […]

expand_less