Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Featured » Ketua DPP IMM Tekankan Pentingnya Kontekstualisasi dalam Pemahaman Agama

Ketua DPP IMM Tekankan Pentingnya Kontekstualisasi dalam Pemahaman Agama

  • account_circle Kabar Muhammadiyah
  • calendar_month Senin, 14 Apr 2025
  • visibility 13
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KABARMUH.ID, Surakarta – Peluncuran buku Manifestasi Islam Progresif karya Najihus Salam, Ketua Divisi Kajian KM3Nas DPP IMM, digelar dengan khidmat di Gedung Induk Siti Walidah Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) pada Ahad, 13 April 2025. Kegiatan ini menjadi panggung penting bagi diskursus Islam progresif, khususnya melalui sorotan tajam dari Muhammad Hasnan Nahar, S.Thi., M.Ag., Ketua DPP IMM Bidang Tabligh dan Kajian Keislaman.

Dalam forum peluncuran tersebut, Hasnan Nahar menyampaikan pandangannya yang mendalam mengenai pentingnya membumikan Islam melalui pendekatan tafsir yang kontekstual. Ia menegaskan bahwa pendekatan tekstual semata sudah tidak lagi memadai dalam menjawab tantangan zaman modern.

“Islam Progresif yang saya pahami adalah Islam yang tetap sesuai dengan tantangan zaman. Islam harus dipahami secara kontekstual, dan tetap memegang teguh nash-nash yang ada” tegas Hasnan.
Menurutnya, Islam tidak cukup hanya dipahami dari teks, tetapi harus dirasakan denyutnya dalam kehidupan sosial yang terus berubah. Tafsir yang hidup, katanya, adalah tafsir yang lahir dari dialog antara wahyu dan realitas, antara teks dan konteks.

Hasnan juga mengapresiasi buku Manifestasi Islam Progresif sebagai salah satu ikhtiar intelektual untuk menjembatani pemahaman Islam yang inklusif dan berkeadilan. “Buku ini bukan hanya ajakan untuk berpikir, tapi juga ajakan untuk bergerak,” ujarnya.

Selain Hasnan, hadir pula Dr. Azaki Khoirudin, M.Pd., Sekretaris Majelis Pembinaan Kader dan Sumber Daya Insani PP Muhammadiyah, yang memberikan ulasan apresiatif terhadap buku ini. Ia menekankan pentingnya kebiasaan membaca dan berpikir luas sebagai ciri utama penuntut ilmu sejati.

Sementara itu, Najihus Salam selaku penulis, mengajak seluruh kader dan peserta untuk menumbuhkan semangat literasi dan keberanian berkarya. Ia menekankan bahwa kontribusi sekecil apapun dalam ranah pemikiran dan literasi harus diapresiasi dan dilanjutkan.

“Tradisi literasi tidak boleh berhenti. Meskipun hanya sedikit, siapapun dia yang menyumbang sedikit itu tetap bagian dari ruh dakwah intelektual,” kata Najih.

Peluncuran buku ini menegaskan kembali posisi IMM sebagai lokomotif gerakan intelektual Islam yang progresif, kritis, dan membumi. Melalui karya-karya seperti ini, IMM berupaya menjawab kebutuhan zaman dan membangun peradaban yang tercerahkan.

Kontributor : Dwi Kurniadi

  • Penulis: Kabar Muhammadiyah

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mengenal bentuk Komunikasi dalam Islam

    Mengenal bentuk Komunikasi dalam Islam

    • calendar_month Senin, 25 Mar 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 192
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Yogyakarta – Pada Ramadhan ke-11 ini, Islamic Center Universitas Ahmad Dahlan tetap istiqamah menyelenggarakan Kajian Jelang Berbuka yang mana pada kesempatan ini diisi oleh Ustadz Rizki Firmansyah Lc., M.Hum dengan tema besar-nya yakni Islam dan Komunikasi. “Berbicara dengan kalian semua dan bisa dipahami apa yang telah saya sampaikan kemudian ada tanggapan itu termasuk komunikasi,” […]

  • Kolaborasi FT UMS dengan Industri, Dorong Edukasi Material Bangunan Ramah Lingkungan

    Kolaborasi FT UMS dengan Industri, Dorong Edukasi Material Bangunan Ramah Lingkungan

    • calendar_month Sabtu, 25 Okt 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 15
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Fakultas Teknik (FT) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menjalin inisiasi kerja sama dengan PT Timur Mas Abadi melalui kegiatan kuliah umum bertajuk Edukasi Material Ramah Lingkungan, Sabtu (25/10), bertempat di Lantai 3 Gedung J UMS. Kegiatan ini menjadi langkah awal kolaborasi antara dunia akademik dan industri dalam mendukung pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi, meliputi […]

  • Eco Bhinneka Muhammadiyah Hadir di Muktamar Nasyiatul Aisyiyah, Bagikan Praktik Baik Perempuan Muda untuk Keberlanjutan

    Eco Bhinneka Muhammadiyah Hadir di Muktamar Nasyiatul Aisyiyah, Bagikan Praktik Baik Perempuan Muda untuk Keberlanjutan

    • calendar_month Jumat, 7 Agt 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 18
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID SURAKARTA — Eco Bhinneka Muhammadiyah turut hadir dalam rangkaian Tanwir III dan Muktamar XV Nasyiatul Aisyiyah yang berlangsung pada 6–8 Agustus 2026 di Hotel Dwangsa Lorin, Surakarta, Jawa Tengah. Mengusung tema “Perempuan Muda Berkemajuan untuk Peradaban Berkelanjutan”, Eco Bhinneka Muhammadiyah menghadirkan booth dan rangkaian talkshow sebagai ruang berbagi praktik baik mengenai aksi lingkungan, pemberdayaan […]

  • Mahasiswa UNESA Tanamkan Empati, Cegah Bullying Sejak Usia Dini di MI Muga Bulubrangsi

    Mahasiswa UNESA Tanamkan Empati, Cegah Bullying Sejak Usia Dini di MI Muga Bulubrangsi

    • calendar_month Rabu, 24 Sep 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 13
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Lamongan – Mahasiswa Universitas Negeri Surabaya (UNESA) yang sedang menjalani Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) di Desa Bulubrangsi, Kecamatan Laren, Kabupaten Lamongan, mengadakan sosialisasi bertajuk “Bahaya Bullying” pada Rabu (24/9/2025). Kegiatan edukatif ini berlangsung mulai pukul 08.00 WIB di ruang kelas 3 MI Muhammadiyah 3 (MI Muga Bulubrangsi), dengan peserta dari kalangan siswa kelas 1 […]

  • Benarkah Aku  Beban Keluarga yang Tak Berguna?

    Benarkah Aku Beban Keluarga yang Tak Berguna?

    • calendar_month Sabtu, 31 Okt 2020
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 2.864
    • 0Komentar

    Oleh: Andi Rezti Maharani* Media sosial nampak tak sama. Wajah baru sekaligus menipu. Semakin pesat perkembangan teknologi. Semakin tak ada filternya lagi. Banyak yang menebar kebaikan.  Pun sebaliknya. Tak sedikit pula yang sibuk memamerkan harta. Mata jahat mengincar di mana-mana. Antar saudara saling beradu begitu mudahnya. Hoax bertebaran. Pesimisme dibalut motivasi. Cacian, makian, depresi, hingga […]

  • Bincang Buku Santai, Ikhtiar Pegiat Seni Kampung Inggris Menumbuhkan Budaya Literasi

    Bincang Buku Santai, Ikhtiar Pegiat Seni Kampung Inggris Menumbuhkan Budaya Literasi

    • calendar_month Minggu, 5 Jul 2026
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 19
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Kediri – Upaya menghidupkan kembali budaya membaca dan berdiskusi terus dilakukan oleh Pegiat Seni Kampung Inggris (PSK). Komunitas yang berbasis di Kampung Inggris, Pare, Kabupaten Kediri, ini secara rutin menggelar forum diskusi terbuka bertajuk Bincang Buku Santai setiap dua pekan sekali. Kegiatan tersebut menjadi ruang berbagi gagasan bagi masyarakat, pelajar, mahasiswa, hingga para tutor […]

expand_less