Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Hari Kedua Beasiswa Liputan Jurnalisme Pemuda Lintas Iman Kota Bandung: Menggali Akar Krisis Iklim dari Kehidupan Sehari-hari

Hari Kedua Beasiswa Liputan Jurnalisme Pemuda Lintas Iman Kota Bandung: Menggali Akar Krisis Iklim dari Kehidupan Sehari-hari

  • account_circle Kabar Muhammadiyah
  • calendar_month Sabtu, 14 Jun 2025
  • visibility 88
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KABARMUH.ID, Bandung — Kegiatan hari kedua program Beasiswa Liputan Jurnalisme Pemuda Lintas Iman tentang Keadilan Iklim berlangsung dengan penuh semangat dan kesadaran kritis. Dengan mengupas dampak nyata perubahan iklim di kehidupan sehari-hari, sesi ini membuka ruang diskusi yang hangat di antara peserta dari berbagai latar belakang iman dan komunitas. Mereka saling berbagi perspektif tentang bagaimana komunitasnya mengalami dampak-dampak tersebut dan strategi yang bisa dilakukan untuk merespons krisis iklim secara kolektif dan adil.

Pertemuan yang diadakan secara daring pada 13 Juni 2025 ini, dilaksanakan oleh Eco Bhinneka Muhammadiyah Jawa Barat bekerja sama dengan BandungBergerak sebagai bagian dari rangkaian program SMILE (Strengthening Youth Multifaith Leader Initiative on Climate Justice through Ecofeminism).

Hari kedua ini semakin memperkuat semangat kolaborasi lintas iman dan lintas sektor dalam menyuarakan isu keadilan iklim melalui media dan jurnalisme. Para peserta tidak hanya diajak memahami data dan dampak, tetapi juga mendorong empati dan aksi nyata melalui narasi yang kuat dan berpihak pada kelompok rentan.

Tini Martini Tapran, Ketua Yayasan Generasi Semangat Selalu Ikhlas (GSSI) dan Project Manager “Ketapang Kita”, turut menguatkan pentingnya advokasi dari akar rumput untuk keadilan iklim. Ia menekankan bahwa strategi advokasi harus dibangun dari pengalaman lokal yang kuat dan relevan. “Alam memiliki sistem yang tersusun sedemikian rupa sehingga dapat berlangsung terus-menerus. Tapi sekarang, kita harus tanya: bagaimana kita bisa menyuarakan pengalaman komunitas ke pemegang kebijakan?” ujarnya.

Ia juga mengajak peserta untuk memulai dari diri sendiri, menghemat energi, mengurangi sampah, dan menanam pohon. “Edukasi keluarga dan komunitas di masjid, kampus, dan media sosial, lalu bergabunglah dalam gerakan lingkungan. Ingat, bumi ini bukan warisan. Kita hanya meminjam. Kalau meminjam, harus dikembalikan dalam keadaan baik, bukan rusak,” tutup Tini dengan penuh makna.

Salah satu sesi yang mencuri perhatian peserta adalah pemaparan dari Rikrik Suharyadi dari Yaksa Pelestari Bumi Berkelanjutan (YPBB), yang menyoroti secara lugas bagaimana perubahan iklim tidak hanya soal cuaca makin panas, tetapi berdampak langsung pada kehidupan masyarakat sehari-hari.

Dalam pemaparannya, Rikrik menjelaskan bahwa perubahan iklim telah menyebabkan harga pangan melonjak, ekonomi terguncang, kesehatan masyarakat terganggu, dan kesenjangan sosial semakin melebar. “Perubahan iklim bukan cuma soal cuaca makin panas. Dampaknya langsung terasa di hidup kita sehari-hari,” ujarnya sambil menunjukkan infografik visual yang menggugah.

Lebih lanjut, Rikrik menekankan pentingnya pengelolaan sampah sebagai bagian dari aksi nyata menghadapi krisis iklim. “Mari kita mulai kelola sampah di lingkungan masing-masing bersama komunitas, seperti di rumah ibadah, karena itu murah, hemat energi, dan berdampak rendah terhadap lingkungan,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa tempat pembuangan akhir (TPA) seharusnya menjadi opsi terakhir. Oleh karena itu, masyarakat perlu mencari cara agar sampah organik tidak berakhir di TPA, seperti dengan mengolahnya di kawasan sendiri melalui sistem pengomposan terdesentralisasi atau memanfaatkan fasilitas pengolahan yang sudah ada. “Kuncinya adalah mengurangi sampah organik dari sumbernya—dari rumah tangga. Dengan begitu, kita bisa secara signifikan meminimalkan kontribusi sampah terhadap perubahan iklim,” tegas Rikrik.

Workshop ini diawali dengan pembukaan pendaftaran dan seleksi beasiswa liputan pada 21 Mei – 7 Juni 2025. Sebanyak 16 peserta terpilih telah diumumkan pada 11 Juni 2025, terdiri dari 8 laki-laki dan 8 perempuan dengan latar belakang agama dan organisasi kepemudaan yang beragam di Kota Bandung. Pelatihan dibagi menjadi dua tahap: sesi daring pada 12-13 Juni 2025 untuk pembekalan teori lintas iman dan keadilan iklim, serta sesi luring pada 22 Juni 2025 untuk materi jurnalistik dan praktik langsung di lapangan.

  • Penulis: Kabar Muhammadiyah

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dari Samarinda ke Banjarmasin: Catatan Perjalanan Muhibbah PWM Kaltim

    Dari Samarinda ke Banjarmasin: Catatan Perjalanan Muhibbah PWM Kaltim

    • calendar_month Senin, 17 Nov 2025
    • account_circle Redaksi Kabarmuh
    • visibility 47
    • 0Komentar

    Kegiatan muhibbah PWM Kalimantan Timur ke Kalimantan Selatan pada 12–15 November 2025 menjadi perjalanan penuh makna yang mencakup aspek organisasi, spiritual, hingga kebudayaan. Perjalanan darat yang dimulai dari Kantor PWM Kaltim pada Rabu pukul 13.00 WITA itu mencerminkan semangat kebersamaan dan kesungguhan para peserta untuk belajar dari PWM Kalsel dalam suasana persaudaraan antarwilayah Muhammadiyah . […]

  • PPK Ormawa HMP PTI UMS Perkuat Kolaborasi dengan Perangkat Desa Seboto melalui Aksi Sosial

    PPK Ormawa HMP PTI UMS Perkuat Kolaborasi dengan Perangkat Desa Seboto melalui Aksi Sosial

    • calendar_month Selasa, 15 Sep 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 88
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID; SURAKARTA – Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) Himpunan Mahasiswa Program Studi Pendidikan Teknik Informatika (HMP PTI) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) turut serta dalam kegiatan pembagian beras Bulog kepada masyarakat Desa Seboto, Kecamatan Gladagsari, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah. Kegiatan yang dilaksanakan di Balai Desa Seboto tersebut menjadi salah satu bentuk keterlibatan PPK Ormawa […]

  • Diklat Lanjutan dan Diklat Instruktur HW UMS Jadi Wadah Penguatan Karakter dan Loyalitas Kader

    Diklat Lanjutan dan Diklat Instruktur HW UMS Jadi Wadah Penguatan Karakter dan Loyalitas Kader

    • calendar_month Senin, 18 Mei 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 67
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID; SURAKARTA — Gerakan Kepanduan Hizbul Wathan Universitas Muhammadiyah Surakarta (HW UMS) sukses menyelenggarakan kegiatan Diklat Lanjutan dan Diklat Instruktur pada tanggal 9–16 Mei 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari proses kaderisasi dalam membentuk pandu Hizbul Wathan yang tangguh, berkarakter, serta memiliki kompetensi kepemimpinan dan kepanduan yang kuat. Mengusung tema “Mengasah Potensi, Mencetak Kader Tangguh […]

  • PWNA Jateng Temui Ahmad Luthfi, Mantapkan Kolaborasi Dukung Program Pemerintah

    PWNA Jateng Temui Ahmad Luthfi, Mantapkan Kolaborasi Dukung Program Pemerintah

    • calendar_month Kamis, 12 Feb 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 84
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Semarang — Pimpinan Wilayah Nasyiatul Aisyiyah (PWNA) Jawa Tengah melakukan silaturahim dengan Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, di Kantor Gubernur Jawa Tengah, Rabu (11/2/2026). Pertemuan tersebut menjadi momentum strategis untuk memperkuat komunikasi sekaligus membahas rencana kolaborasi dalam mendukung program prioritas Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, khususnya di bidang kepemudaan dan lingkungan hidup. Audiensi yang diikuti […]

  • UNIMUS Tegaskan Kesiapan Menjadi Lokasi Pembukaan RAKORNAS II LDK PP Muhammadiyah

    UNIMUS Tegaskan Kesiapan Menjadi Lokasi Pembukaan RAKORNAS II LDK PP Muhammadiyah

    • calendar_month Sabtu, 22 Nov 2025
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 45
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Semarang – Lembaga Dakwah Komunitas (LDK) Pimpinan Pusat Muhammadiyah melakukan audiensi resmi dengan Rektor Universitas Muhammadiyah Semarang (UNIMUS) pada Kamis, 20 November 2025, bertempat di Gedung Rektorat UNIMUS. Pertemuan ini menjadi bagian dari rangkaian persiapan menuju Rapat Koordinasi Nasional (RAKORNAS) II LDK PP Muhammadiyah, sebuah agenda strategis yang akan menghimpun para dai komunitas Muhammadiyah […]

  • Gelar Baitul Arqam, PDM Lampung Tengah Usung Kader Berkualitas

    Gelar Baitul Arqam, PDM Lampung Tengah Usung Kader Berkualitas

    • calendar_month Rabu, 25 Jun 2025
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 102
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Lampung Tengah – Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Lampung Tengah sukses menyelenggarakan Baitul Arqam Madya (BAM) pada Jumat–Ahad, 20–22 Juni 2025, bertempat di Gedung Pusat Pendidikan dan Pelatihan Muhammadiyah, Bandar Jaya. Kegiatan ini mengangkat tema “Kader Berkualitas untuk Pergerakan Muhammadiyah Lampung Tengah Berkemajuan.” Kegiatan ini diikuti oleh 35 peserta yang merupakan perwakilan dari seluruh Pimpinan […]

expand_less