Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Tim Mahasiswa Teknik Mesin UMS Raih Gold Medal dan Special Award di Jepang Lewat Inovasi MedLink Smart

Tim Mahasiswa Teknik Mesin UMS Raih Gold Medal dan Special Award di Jepang Lewat Inovasi MedLink Smart

  • account_circle Dwi Kurniadi
  • calendar_month Senin, 14 Jul 2025
  • visibility 9
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KABARMUH.ID, SURAKARTA – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) di kancah internasional. Tim MedLink-Smart yang beranggotakan mahasiswa Program Studi Teknik Mesin berhasil meraih Gold Medal dan Special Award dalam ajang Japan Design, Idea and Invention Expo (JDIE) 2025 yang diselenggarakan di Tokyo, Jepang.

Inovasi yang mereka usung, MedLink Smart, merupakan sebuah perangkat berbasis Internet of Medical Things (IoMT) yang terintegrasi secara real-time dengan sistem Electronic Medical Record (EMR). Karya ini juga ditunjang oleh kecanggihan machine learning (pembelajaran mesin) yang dihubungkan pada layanan asisten pesan instan guna mendukung diagnosis awal berbasis Artificial Intelligence (AI).

“Kunci keberhasilan kami ada pada apa yang tidak dilihat orang lain. Sistem kami mampu menyederhanakan proses diagnosis awal melalui integrasi AI dalam pelayanan medis,” ujar salah satu anggota tim, Marko Refianto, saat diwawancarai pada Minggu (13/7).

Tim MedLink-Smart terdiri dari empat mahasiswa Teknik Mesin UMS: Marko Refianto (Manufaktur Hardware), Muhammad Adityo Rivalta (Desain Hardware), Muhammad Akmal Indratma (Pengembang Perangkat Lunak), dan Yoon Eaindray (Analis Sistem Medis). Meski berasal dari jurusan teknik mesin, mereka membuktikan mampu menembus batas disiplin ilmu dengan mengembangkan inovasi di bidang teknologi kesehatan.

Inovasi ini sebelumnya telah meraih Silver Medal pada ajang UMS International Innovation Day (UIID) 2025. Bimbingan tegas dari dosen pembimbing, Ir. Alfatih Hendrawan, S.T., M.T., menjadi kunci dalam pengembangan sistematis mulai dari perencanaan hingga tahap manufaktur.

“Setiap konsultasi harus disertai alur kerja dan analisis perkiraan yang jelas,” tutur Marko mengenang arahan Sang Dosen.

Persiapan mengikuti kompetisi yang berlangsung pada 5-6 Juli 2025 itu telah dimulai sejak September 2024. Seluruh proses riset, pengembangan, hingga simulasi dilakukan di kampus UMS dengan dukungan penuh dari civitas academica serta PT. Dynatech Internasional sebagai mitra pendukung utama.

“Tanpa mereka, MedLink-Smart tidak akan bisa berkembang sejauh ini, apalagi sampai diakui di ajang internasional,” tegas Marko.

Saat pengumuman pemenang, tim mengaku tidak menyangka bisa meraih dua penghargaan sekaligus. Inovasi yang sebelumnya sempat dipandang sebelah mata justru diapresiasi tinggi di panggung dunia. Ia juga mengaku bahwa mendapat beberapa tawaran untuk melanjutkan riset lebih lanjut.

Bagi tim, pengalaman mengikuti JDIE 2025 di Tokyo menjadi pelajaran berharga. Mereka mengaku terinspirasi oleh kedisiplinan masyarakat Jepang yang sangat menghargai waktu. Hal ini memberikan motivasi tambahan untuk membawa semangat profesionalisme dalam pengembangan riset di tanah air.

“Kami ingin mahasiswa Fakultas Teknik, khususnya Teknik Mesin, terus mendominasi dan membuktikan bahwa kami bisa berprestasi lintas bidang,” pungkas Marko. (Yusuf/Humas)

  • Penulis: Dwi Kurniadi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • UMS Kukuhkan 5 Guru Besar, Haedar Nashir Ingatkan Peran Guru Besar untuk Bangsa

    UMS Kukuhkan 5 Guru Besar, Haedar Nashir Ingatkan Peran Guru Besar untuk Bangsa

    • calendar_month Sabtu, 6 Sep 2025
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 23
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) kembali menggelar Sidang Terbuka Senat dengan mengukuhkan lima guru besar baru di Gedung Edutorium KH Ahmad Dahlan, Kamis (28/8). Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Prof. Dr. Haedar Nashir, M.Si., memberikan amanat dalam pengukuhan ini. Ia menegaskan bahwa guru besar tidak hanya identik dengan gelar akademik tertinggi, tetapi […]

  • Memaknai Dakwah Berkemajuan: Hilman Latief Tekankan Aksi Kemanusiaan

    Memaknai Dakwah Berkemajuan: Hilman Latief Tekankan Aksi Kemanusiaan

    • calendar_month Sabtu, 14 Feb 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 13
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Jakarta – Bendahara Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Hilman Latief, menegaskan bahwa kerja-kerja kemanusiaan yang dilakukan persyarikatan di berbagai wilayah terdampak bencana merupakan bagian salah satu wujud nyata dari dakwah Islam Berkemajuan. Hal tersebut ia sampaikan dalam ZISKA Talks Tarhib Ramadhan Lazismu Pimpinan Pusat Muhammadiyah bertajuk “Tangguh dan Sejahtera: Dari Respon ke Pemulihan Bencana Sumatera” […]

  • IMM Sumsel Perkuat Kaderisasi Lewat DAM dan PIM Nasional 2026

    IMM Sumsel Perkuat Kaderisasi Lewat DAM dan PIM Nasional 2026

    • calendar_month Minggu, 5 Apr 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 17
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, KOTA PALEMBANG — Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Sumatera Selatan menyelenggarakan Darul Arqam Madya (DAM) Nasional dan Pelatihan Instruktur Madya (PIM) Nasional pada 1–5 April 2026 di Balai Guru dan Tenaga Kependidikan, Kota Palembang. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya strategis dalam memperkuat sistem kaderisasi IMM di tingkat nasional. Kegiatan tersebut […]

  • Ikhlas Beramal: Praktik Nyata Spiritualitas dalam Pengabdian Ilmiah Dr. Budi Santosa, M.Si., Med.

    Ikhlas Beramal: Praktik Nyata Spiritualitas dalam Pengabdian Ilmiah Dr. Budi Santosa, M.Si., Med.

    • calendar_month Sabtu, 10 Mei 2025
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 13
    • 0Komentar

    Oleh : Muhammad Rafli Ramadhan, Kader IPM DKI Jakarta/Peserta PKPTMU PP IPM Dalam berbagai literatur ilmu sosial dan keagamaan, keikhlasan sering disebut sebagai inti dari nilai moral tertinggi dalam beramal. Ikhlas beramal bukan hanya menjadi tuntutan spiritual, tetapi juga dasar etis dalam praktik keilmuan dan sosial. Nilai ini tampak nyata dalam perjalanan pengabdian Dr. Budi […]

  • Stigma Masih Jadi Penghalang, Guru Besar UMS Tegaskan Pendidikan Inklusif Perlu Sistem yang Lebih Progresif

    Stigma Masih Jadi Penghalang, Guru Besar UMS Tegaskan Pendidikan Inklusif Perlu Sistem yang Lebih Progresif

    • calendar_month Sabtu, 6 Sep 2025
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 16
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Stigma masih menjadi tembok besar yang membatasi Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) untuk tumbuh dalam ruang pendidikan yang setara. Meski banyak sekolah telah mengklaim diri sebagai sekolah inklusif, praktiknya masih jauh dari nilai-nilai keberagaman yang adil dan ramah. Isu inilah yang menjadi fokus Prof. Dr. Minsih, S.Ag., M.Pd., yang baru akan dikukuhkan sebagai […]

  • Kokam Dan Khitan Massal Maridan Part 2

    Kokam Dan Khitan Massal Maridan Part 2

    • calendar_month Senin, 24 Jan 2022
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 531
    • 0Komentar

    | Oleh : Fuad | Balikpapan – Satu jam beristirahat, kunyalakan kembali hp dan mengirim pesan WA kepada Hakiem. “Jam piro mangkat,” tulisku menggunakan bahasa jawa. “Ayo ke rumah sudah. Jemputan sudah dekat,” jawabnya. Aku pun bersiap dan berjalan kaki ke rumah Hakiem yang menjadi titik kumpul perjalanan kali ini. Jemputan tiba 10 menit kemudian. […]

expand_less