Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Rektor UMS Serahkan Piala Bergilir di Final Wonorejo Cup III

Rektor UMS Serahkan Piala Bergilir di Final Wonorejo Cup III

  • account_circle Dwi Kurniadi
  • calendar_month Minggu, 7 Sep 2025
  • visibility 9
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KABARMUH.ID, SUKOHARJO – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung kemajuan olahraga. Rektor UMS Prof. Dr. Harun Joko Prayitno, M.Hum., menyerahkan langsung piala bergilir kepada tim Samba Persada yang menjuarai Piala Wonorejo III di Desa Wonorejo, Kecamatan Polokarto, Sukoharjo, Minggu (7/9).

Partai final mempertemukan Samba Persada asal Sukoharjo melawan Zettel Mayer dari Karanganyar. Pertandingan berlangsung ketat hingga berakhir imbang 0-0 pada waktu normal. Lewat adu penalti, Samba Persada memastikan gelar dengan skor 3-1. Hasil ini membuat Samba Persada mencatatkan rekor juara dua kali berturut-turut.

Rektor UMS Prof.Dr.Harun Joko Prayitno,M.Hum. (tengah) didampingi Kepala Desa (Kades) Wonorejo sekaligus Ketua PDPM Sukoharjo Yusuf Aziz Rahma (kiri) tengah memberikan berbagai macam dalam turnamen Wonorejo Cup III

Dalam sambutannya, Rektor UMS menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya turnamen yang disebut sebagai miniatur kehidupan bermasyarakat. “Sepak bola bukan semata-mata mencari kekalahan atau menang, melainkan ajang kerjasama dan saling menghormati. Kita lihat sore ini, semua pemain dan supporter menjunjung sportivitas,” ujar Harun.

Ia menegaskan, UMS sebagai universitas Islami, mencerahkan, unggul, mendunia, dan Sustainability mendukung penuh kegiatan olahraga yang mampu mempersatukan masyarakat. Menurutnya, olahraga adalah bagian penting dalam membangun budaya kebersamaan dan kesehatan masyarakat.

Rektor UMS Prof.Dr.Harun Joko Prayitno,M.Hum. (tengah) bersama Kepala Desa (Kades) Wonorejo sekaligus Ketua PDPM Sukoharjo Yusuf Aziz Rahma (kiri)

Turnamen Wonorejo Cup III yang digelar sejak 23 Agustus hingga 7 September ini, menghadirkan 16 klub terbaik di Solo Raya. Sejumlah tim papan atas seperti Samba Persada Sukoharjo, Kim Wonogiri, Putra Bengawan Sragen, Perseramang Boyolali, PSMTA Solo, hingga Zettel Layer Karanganyar turut mengambil bagian. Beberapa di antaranya bahkan diperkuat pemain profesional yang pernah tampil di Liga 1 maupun Liga 2.

Kepala Desa (Kades) Wonorejo sekaligus Ketua PDPM Sukoharjo Yusuf Aziz Rahma, menyebut turnamen ini sebagai “Liga Champions Solo Raya”. Menurutnya, klub-klub peserta adalah tim terbaik dan rutin mendatangkan pemain pro, sehingga laga berlangsung berkualitas dan menarik.

Selain prestise, hadiah yang diperebutkan juga tak kalah istimewa. Juara satu menerima uang pelatihan Rp15 juta dari Rektor UMS, juara dua Rp10 juta dari Ketua PDM Sukoharjo, dan juara tiga bersama Rp4 juta. “Ini bukan sekedar tarkam, tapi hajatan megah dengan dukungan banyak pihak,” ujar Aziz.

Rektor UMS Prof.Dr.Harun Joko Prayitno,M.Hum. menyerahkan langsung piala bergilir kepada tim Samba Persada yang menjuarai Piala Wonorejo III

Keunikan lainnya adalah konsep ketahanan pangan yang diusung panitia. Doorprize utama berupa seekor sapi senilai Rp17 juta, dua ekor kambing, serta hadiah pangan seperti beras, gula, minyak goreng, dan sembako. Panitia juga menyiapkan hadiah tambahan berupa sepeda gunung, kipas angin, setrika, hingga peralatan elektronik dari sponsor.

“Dengan konsep ini, penonton tidak hanya sekedar menikmati pertandingan, tapi juga bisa membawa pulang hadiah yang bermanfaat. Semoga menjadi inspirasi bagi desa-desa lain,” kata Aziz.

Turnamen Wonorejo Cup III pun menjadi pesta rakyat dengan nuansa berbeda. Kehadiran UMS sebagai mitra utama mempertegas perguruan tinggi dalam membangun kebersamaan, memperkuat masyarakat, sekaligus memajukan olahraga di tingkat akar rumput. (Alvian/Humas)

Rektor UMS Prof.Dr.Harun Joko Prayitno,M.Hum. menyerahkan langsung piala bergilir kepada tim Samba Persada yang menjuarai Piala Wonorejo III

Redaksi : Al Fadhlil Raihan Yunan

  • Penulis: Dwi Kurniadi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mahasiswa UMS Latih Warga Sentono Kembangkan Nugget Tempe Ayam Sehat Bernilai Jual

    Mahasiswa UMS Latih Warga Sentono Kembangkan Nugget Tempe Ayam Sehat Bernilai Jual

    • calendar_month Senin, 18 Agt 2025
    • account_circle Andi Rezti Maharani
    • visibility 12
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Surakarta – Himpunan Mahasiswa Program Studi Pendidikan Teknik Informatika (HMP PTI) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mengadakan pelatihan pembuatan nugget tempe ayam bagi warga Desa Sentono, Kecamatan Karangdowo, Kabupaten Klaten. Kegiatan ini merupakan bagian dari program Penguatan Desa Wirausaha Berbasis Komoditas Tempe melalui Digitalisasi, yang didanai Belmawa melalui Program […]

  • Lewat 39 Karya Tari, Mahasiswa PGSD UMS Asah Kreativitas dan Kepedulian Sosial

    Lewat 39 Karya Tari, Mahasiswa PGSD UMS Asah Kreativitas dan Kepedulian Sosial

    • calendar_month Senin, 22 Jun 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 23
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID; SURAKARTA – Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) kembali menggelar Pentas Seni Tari PGSD UMS 2026 pada Sabtu-Minggu (20-21/6) di Gedung Wayang Orang Sriwedari Surakarta. Mengusung tema “Gelar Rasa ing Cakrawala”, kegiatan ini menjadi puncak pembelajaran Mata Kuliah Seni Tari sekaligus ruang apresiasi […]

  • Jawara Kontes Ambyar Indonesia Meriahkan Masta UMS Hari Kedua

    Jawara Kontes Ambyar Indonesia Meriahkan Masta UMS Hari Kedua

    • calendar_month Kamis, 21 Agt 2025
    • account_circle Andi Rezti Maharani
    • visibility 13
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Surakarta – Jawara Kontes Ambyar Indonesia 2023, Viasa Dewa, turut memeriahkan Masa Taaruf (Masta) Penyambutan Mahasiswa Baru (PMB) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) di Edutorium KH Ahmad Dahlan UMS, Selasa (19/8). Penyanyi kelahiran Pacitan, Jawa Timur, itu tampil menghibur ribuan mahasiswa baru UMS. Ia tampil dengan iringan musik dari My UMS Band Reborn. Penyanyi yang […]

  • UMS Insight Bahas Hujan Ekstrem dan Banjir Bandang, Pakar Geografi UMS Soroti Rapuhnya Tata Ruang

    UMS Insight Bahas Hujan Ekstrem dan Banjir Bandang, Pakar Geografi UMS Soroti Rapuhnya Tata Ruang

    • calendar_month Selasa, 30 Des 2025
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 13
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Anomali iklim yang belakangan terjadi di sejumlah wilayah Indonesia menjadi perhatian serius berbagai pihak. Fenomena hujan ekstrem, banjir bandang, dan potensi bencana hidrometeorologis dinilai bukan sekadar peristiwa musiman, tetapi berkaitan erat dengan kondisi geografis, perubahan iklim global, serta perilaku manusia dalam mengelola lingkungan. Guru Besar Geografi Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Prof. Dr. […]

  • TBM Gyrus UMS Gandeng Rumah Zakat, Gelar Pengobatan Gratis untuk Masyarakat Solo

    TBM Gyrus UMS Gandeng Rumah Zakat, Gelar Pengobatan Gratis untuk Masyarakat Solo

    • calendar_month Rabu, 18 Mar 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 21
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Tim Bantuan Medis (TBM) Gyrus Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta (FK UMS) menyelenggarakan kegiatan pengabdian masyarakat bertajuk Gyrus As a Volunteer for Humanity (GRAVITY) 2026. Kegiatan ini bekerja sama dengan Rumah Zakat dan dilaksanakan pada Minggu (15/3) di depan Masjid Jami’ Al-Hidayah, Norowangsun, Pajang, Laweyan, Surakarta. Ketua panitia, […]

  • Pendidikan Karakter vs Kejar Nilai: Mencari Titik Tengah Krisis Empati Generasi Z

    Pendidikan Karakter vs Kejar Nilai: Mencari Titik Tengah Krisis Empati Generasi Z

    • calendar_month Sabtu, 25 Okt 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 8
    • 0Komentar

    oleh: Muhammad Fahdhi Fauzi Akbar, (Mahasiswa Doktoral Pendidikan Bahasa Indonesia Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka) Dunia pendidikan sekarang sedang berada dalam keadaan dualisme, yang mana satu menuntut nilai pencapaian nilai secara akademis (nilai, skor UN/asesmen, kelulusan PTN) sementara sisi lain fokus pada pembentukan karakter, moral, dan etika (diperkuat dengan implementasi Kurikulum Merdeka dan isu sosial […]

expand_less