Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Inspirasi » Nalar Kritis Sebagai Urgensi Bagi Generasi

Nalar Kritis Sebagai Urgensi Bagi Generasi

  • account_circle Dwi Kurniadi
  • calendar_month Selasa, 28 Okt 2025
  • visibility 32
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Oleh: M. Rofiqul Anam 

(Ketua Bidang Perkaderan PW IPM Lampung)

Dalam memaknai kehidupan dalam dunia yang semakin maju seiring dengan era disrupsi dan globalisasi, dimana tersedianya banyak sekali data yang berserak di dunia maya serta saling terhubung secara global dan digital. Kita sebagai generasi muda seakan dibenturkan oleh dua pilihan, ketika kita mampu menghadapinya dengan langkah yang tepat, maka hal ini dapat menjadi peluang besar bagi kita untuk memanifestasi generasi yang mampu berfikir secara aktual dan terhindar dari degradasi moral, namun sebaliknya dapat menjadi bomerang sekaligus tantangan, dimana akan terjadi turbulensi pada generasi yang mengakibatkan suatu degradasi ketika kita tidak mampu bernaral secara optimal dalam memaknai kemajuan teknologi dan informasi ini. Semua pilihan itu ada di tangan pemuda, tinggal bagaimana kemudian dapat menentukan yang terbaik dengan melakukan perubahan kongkrit yang berorientasi untuk masa depan bangsa ini.

Degradasi Berfikir Generasi Muda

Dampak dari kemajuan teknologi memunculkan fenomena dan paradigma yang mengarah pada perubahan konstruksi berfikir masyarakat, dengan munculnya berbagai macam platform digital, salah satunya media sosial. Dimana, media sosial sebenarnya dapat dimanfaatkan secara optimal bagi generasi muda untuk mendorong suatu perubahan dengan menjadikanya sebagai wadah untuk meningkatkan kapabilitas keilmuan menuju intergritas bangsa. Namun, media sosial hari ini cenderung membuat generasi muda mengalami degradasi dalam berpikir, alih-alih sadar akan tanggung jawab untuk membuat segala informasi menjadi pengetahuan dan menerapkanya menjadi suatu kearifan. Salah satu cara untuk menjawab persoalan ini adalah dengan penalaran kritis yang harus dimiliki oleh generasi muda. Nalar kritis di analogikan sebagai kesadaran dan kemampuan untuk terlibat dalam pemikiran reflektif dan mandiri yang mengharuskan kita menggunakan kemampuan bernalar secara optimal. Keterampilan berpikir kritis memungkinkan para generasi muda untuk terlibat dalam penentuan keputusan yang lebih tepat dan akurat berbasis informasi yang adekuat. Ini menjadi bukti empiris bahwa nalar kritis merupakan suatu urgensi yang wajib dimiliki oleh generasi muda penerus bangsa.

Generasi muda hari ini dituntut untuk mampu mengarusutamakan penalaran kritis sebagai validitas atas mudahnya akses informasi yang kita terima sebagai dampak dari era disrupsi dan globalisasi. Ketidakmampuan bernalar kritis atas suatu fenomena atau paradigma sangat berbahaya bagi generasi muda, sukar mengolah informasi yang akuntabel meski pada tataran yang paling sederhana, alih-alih terhadap persoalan-persoalan yang kompleks. Seperti yang di tuturkan oleh Paulo Freire bahwa absennya nalar kritis bukan tidak mungkin membuat bangsa ini seperti wayang, ia hanya akan mengikuti kemauan dalang tanpa mampu berpikir dan memiliki kesadaran serta kemerdekaan diri. Keberadaan anak muda di tengah-tengah kehidupan sosial turut memberikan peran dengan membawa pencerahan dan penyadaran serta terlibat dalam setiap proses dinamika yang terjadi di masyarakat. Dengan adanya nalar kritis menjadikan kita pribadi yang lebih responsive dan solutif sehingga dapat mencerahkan peradaban bangsa, terlebih pada isu-isu kontemporer yang berkembang di masyarakat. Pembentukan nalar kritis dapat diimplementasi salah satunya melalui ruang-ruang literasi seperti diskusi. Hal ini sejalan dengan apa yang telah dilakukan oleh para pahlawan dalam memperjuangkan kemerdekaan bangsa ini yang rumusan-rumusanya dihasilkan melalui proses diskusi. Artinya, proses menuju iklim intelektual melalui ruang-ruang diskusi ini harus diciptakan disetiap elemen terkhusus pada generasi muda agar menghadirkan pemikiran-pemikiran yang bersifat membangun.

Merawat Nalar Kritis

Generasi muda yang dapat dikatakan sebagai agent of change ini memiliki potensi yang sangat besar bagi bangsa dan Negara, dapat dikatakan bahwa nasib masa depan bangsa dan Negara ada di tangan generasi muda hari. Tantangan ini harus kita jawab sesegera mungkin dengan terus berkembang dan beregenerasi untuk menyongsong generasi emas mendatang. Generasi muda sudah sepatutnya mengaktualisasi perkembangan teknologi dan informasi dengan kemampuan dan ilmu pengetahuan, salah satunya melalui penalaran kritis. Oleh Karena itu, nalar kritis harus kita bentuk serta rawat sedini mungkin, agar segala bentuk data dan informasi dapat kita terima secara akuntabel, serta dapat menjadikan hadirnya era disrupsi dan globalisasi ini sebagai momentum untuk merekonstruksi gerakan generasi muda secara reflektif sehingga mimpi besar bangsa Indonesia untuk menjadi bangsa adidaya yang maju akan segera terwujudkan.

Editor: Choiril Amirah Farida

  • Penulis: Dwi Kurniadi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • UMS Kenalkan Dua Layanan Mahasiswa Unggulan di Masta PMB 2025

    UMS Kenalkan Dua Layanan Mahasiswa Unggulan di Masta PMB 2025

    • calendar_month Kamis, 21 Agt 2025
    • account_circle Andi Rezti Maharani
    • visibility 38
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Surakarta – Rangkaian Masta (Masa Ta’aruf) Universitaria 2025 Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) di Edutorium K.H. Ahmad Dahlan UMS pada Selasa (19/8) menyajikan beragam materi untuk mahasiswa baru. Dari sejumlah sesi yang digelar, materi mengenai layanan aktivitas kemahasiswaan menjadi salah satu yang paling mencuri perhatian. Materi tersebut dibawakan oleh Drs. Suyatmin Waskito Adi, M.Si., Muhammad […]

  • Pendidikan yang Berpihak pada Kaum Menengah Atas

    Pendidikan yang Berpihak pada Kaum Menengah Atas

    • calendar_month Senin, 28 Mar 2022
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 674
    • 0Komentar

    Oleh: Ratya Rahma Nur Aida (202110230311056) Pendidikan merupakan suatu hal yang sangat penting bagi umat manusia. Pendidikan merupakan sebuah usaha yang dilakukan secara sadar dan terencana  oleh manusia untuk mewujudkan suasana ketika belajar dan proses pembelajaran yang dapat mengembangkan potensi yang ada pada diri seseorang agar memiliki pemahaman mengenai spiritual keagamaan, pengendalian terhadap diri sendiri, […]

  • Dukung Literasi Anak dengan Disleksia, Tim PKM-PM UMS Gandeng Guru dan Orang Tua di SD Negeri Nayu Barat 1

    Dukung Literasi Anak dengan Disleksia, Tim PKM-PM UMS Gandeng Guru dan Orang Tua di SD Negeri Nayu Barat 1

    • calendar_month Senin, 24 Agt 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 45
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID; SURAKARTA – Tim Program Kreativitas Mahasiswa bidang Pengabdian kepada Masyarakat (PKM-PM) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar sosialisasi dan workshop pendampingan bertajuk Sahabat Disleksia di SD Negeri Nayu Barat 1 Surakarta. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman guru dan orang tua dalam mendampingi anak dengan disleksia melalui pendekatan multisensori dan teknologi digital. Kegiatan ini menghadirkan kolaborasi […]

  • Sambut ASKUI PTMA 2025, UMS Tampilkan Semangat Internasionalisasi melalui Mahasiswa Asing

    Sambut ASKUI PTMA 2025, UMS Tampilkan Semangat Internasionalisasi melalui Mahasiswa Asing

    • calendar_month Selasa, 21 Okt 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 38
    • 0Komentar

    KABARMUH.D, SURAKARTA – Suasana hangat dan penuh semangat budaya mewarnai pembukaan Annual Meeting Asosiasi Kantor Urusan Internasional Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah (ASKUI PTMA) 2025 yang digelar di Hotel Alana, Senin–Rabu (20–22/10). Acara yang mempertemukan perwakilan PTMA se-Indonesia ini dibuka dengan penampilan memukau Tari Kipas oleh mahasiswa asing Program Magister Teknik Kimia dan Magister Bahasa […]

  • Pengajian Rutin PD IPM Paser: Islam dan Kemanusiaan

    Pengajian Rutin PD IPM Paser: Islam dan Kemanusiaan

    • calendar_month Selasa, 29 Agt 2023
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 553
    • 0Komentar

    KABARMUHID, Paser – Untuk menghimpun para kader Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) di Paser, Pimpinan Daerah (PD) IPM Paser rutin mengadakan pengajian bulanan secara daring. Tidak hanya untuk kajian, Nurul Sri Wahyuni, Ketua Umum PD IPM Paser menambahkan bahwa hal ini pun sebagai tempat silaturahmi virtual bagi kader-kader IPM Paser terlebih juga untuk wilayah Kalimantan Timur […]

  • BEM FAI UMS Sukses Laksanakan Program Pengabdian Masyarakat, Wujudkan Generasi Islam Kaffah Sejak Dini

    BEM FAI UMS Sukses Laksanakan Program Pengabdian Masyarakat, Wujudkan Generasi Islam Kaffah Sejak Dini

    • calendar_month Minggu, 22 Des 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 200
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Surakarta – Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Agama Islam (BEM FAI) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) telah berhasil menyelesaikan program pengabdian masyarakat yang berlangsung selama satu tahun, mulai dari Maret hingga November 2024. Program ini fokus pada penguatan nilai-nilai keagamaan, kebersamaan, dan pembentukan generasi Islam yang kaffa sejak dini. Selama satu tahun, BEM FAI melaksanakan berbagai […]

expand_less