Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » TOT Kader Pintar 1000 Cahaya Muhammadiyah: Menyiapkan Pionir Transisi Energi dari Sekolah dan Pesantren Pionir untuk Indonesia Rendah Emisi

TOT Kader Pintar 1000 Cahaya Muhammadiyah: Menyiapkan Pionir Transisi Energi dari Sekolah dan Pesantren Pionir untuk Indonesia Rendah Emisi

  • account_circle Dwi Kurniadi
  • calendar_month Kamis, 13 Nov 2025
  • visibility 83
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KABARMUH.ID, YOGYAKARTA — Di tengah ancaman perubahan iklim yang kian nyata dan krisis energi yang membayangi masa depan bumi, Muhammadiyah memilih untuk tidak tinggal diam. Dengan semangat dakwah berkemajuan, organisasi Islam terbesar kedua di Indonesia ini menyalakan obor perubahan melalui program 1000 Cahaya Muhammadiyah — sebuah gerakan yang menanamkan kesadaran ekologis dari ruang kelas hingga ruang ibadah.

Gerakan ini kini memasuki babak penting lewat Training of Trainer (TOT) Kader Pintar – Pionir Transisi Energi Indonesia Raya, yang digelar di Balai PMD Kalasan, Yogyakarta, pada 11–13 November 2025. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Program 1000 Cahaya bekerja sama dengan Majelis Pendidikan Dasar dan Menengah serta Pendidikan Nonformal (Dikdasmen dan PNF) PP Muhammadiyah, Majelis Lingkungan Hidup PP Muhammadiyah, dan Forum Guru Muhammadiyah.

Selama tiga hari, 58 peserta dari sekolah dan pondok pesantren Muhammadiyah di seluruh Indonesia akan dibekali kemampuan dan pengetahuan untuk menjadi pelatih serta penggerak transisi energi di lingkungannya masing-masing.

Langkah Nyata Muhammadiyah untuk Green Energi

Direktur 1000 Cahaya, Hening Parlan, dalam sambutan pembukanya menegaskan bahwa krisis iklim bukan sekadar isu global, melainkan tanggung jawab moral setiap manusia beriman.

“Perubahan iklim itu nyata. Tapi kita sering abai menempatkannya sebagai prioritas. Melalui 1000 Cahaya, Muhammadiyah ingin menjadikan kepedulian terhadap lingkungan sebagai bagian dari dakwah berkemajuan,” ujarnya.

Program ini menjadi wujud nyata komitmen Muhammadiyah menuju Green Muhammadiyah — gerakan pendidikan dan dakwah yang memadukan ilmu, iman, dan aksi nyata dalam menjaga bumi.

Selama pelatihan, peserta mendalami tiga materi utama: efisiensi energi, pengenalan energi surya, dan pemanfaatan ulang panel surya tak terpakai. Hening mencontohkan, hingga kini 18 unit panel surya telah terpasang di lembaga pendidikan Muhammadiyah, menurunkan emisi karbon secara signifikan.

“Bayangkan bila 60 juta warga Muhammadiyah menggunakan energi surya, berapa juta ton emisi bisa kita kurangi. Ini bukan sekadar program, tapi bentuk ibadah,” tambahnya.

Gerakan Iklim sebagai Gerakan Akhlak

Wakil Ketua Majelis Lingkungan Hidup PP Muhammadiyah, Dr. Gatot Supangkat, menilai pelatihan ini bukan hanya pelajaran teknis, melainkan gerakan akhlak ekologis.

“Dalam setahun, lebih dari 2.100 bencana terjadi di Indonesia, dan 82,8 persen disebabkan oleh ulah manusia. QS Ar-Rum ayat 41 sudah mengingatkan kita: telah nampak kerusakan di darat dan laut akibat ulah tangan manusia,” ujarnya.

Gatot menegaskan, akar dari krisis lingkungan adalah cara pandang yang keliru terhadap alam. Karena itu, pendidikan menjadi kunci perubahan.

“Akhlak tidak cukup diajarkan, tapi harus dicontohkan. Dari hemat listrik hingga memilah sampah—itu bagian dari dakwah. Inilah yang kita bangun melalui 1000 Cahaya,” katanya.

Pendidikan sebagai Pusat Perubahan

Perwakilan dari Majelis Dikdasmen dan PNF PP Muhammadiyah, Dr. Hardi Santoso, menyebut gerakan ini sebagai jalan sunyi yang mulia.

“Berbicara tentang lingkungan memang jalan sepi. Tidak banyak yang tertarik. Tapi biarlah kita menjadi pelatih yang tidak mendapat panggung besar, asalkan kelak membawa keberkahan bagi anak cucu,” ungkapnya dengan nada haru.

Menurut Hardi, kesadaran ekologis di sekolah-sekolah Muhammadiyah adalah tolok ukur peradaban.

“Isu perubahan iklim bukan hanya pelajaran IPA, tapi refleksi moral kita sebagai umat beriman,” tegasnya.

Ketua Bidang Pendidikan, Kebudayaan, dan Olahraga PP Muhammadiyah, Prof. Dr. Irwan Akib, M.Pd., menegaskan bahwa gerakan ini bukan sekadar kegiatan lingkungan, melainkan bagian dari amanat besar Muhammadiyah untuk mencerdaskan sekaligus mensejahterakan umat.

“Kalau pemerintah menargetkan nol emisi tahun 2060, Muhammadiyah bisa mempercepatnya. Kita punya ribuan sekolah, pesantren, dan amal usaha yang bisa menjadi pionir perubahan,” ujarnya penuh semangat.

Ia menekankan, mengurus lingkungan bukan hanya urusan kebersihan atau kebijakan teknis, melainkan tugas luhur manusia sebagai khalifah di muka bumi.

“Prinsip Kiai Ahmad Dahlan adalah mencerdaskan dan mensejahterakan. Maka mari kita tulus mengurus lingkungan, karena itu bagian dari ibadah kita—ibadah yang tidak hanya menyelamatkan manusia, tapi juga bumi tempat kita berpijak,” tuturnya.

Bagi Prof. Irwan, kepedulian terhadap energi dan alam bukanlah proyek sesaat, melainkan investasi moral dan spiritual bagi masa depan bangsa.

“Apa yang kita lakukan hari ini bukan untuk diri kita, tetapi untuk anak cucu kita. Jika setiap sekolah, pesantren, dan rumah tangga Muhammadiyah menyalakan satu cahaya perubahan, maka sejatinya kita sedang menyalakan harapan bagi Indonesia,” ujarnya menutup sambutan.***

Tentang Program 1000 Cahaya Muhammadiyah

Program “1000 Cahaya” adalah sebuah gerakan yang digagas oleh Pimpinan Pusat Muhammadiyah untuk mengatasi krisis iklim melalui pendekatan kolektif di tingkat ranting, sekolah, pondok pesantren, dan masjid. Gerakan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran, mempromosikan penggunaan energi bersih dan terbarukan, serta mendorong efisiensi energi di masyarakat, yang dianggap sebagai tanggung jawab moral dan spiritual.

Kontak Media:
Alif – 08192071298
Dinul – 085701035689

Editor: Choiril Amirah Farida

  • Penulis: Dwi Kurniadi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Komitmen Cegah Hoaks dan Judi Online, TIM P2AD UMS Gelar FGD Pembentukan Satgas Literasi Digital di PKBM Cakra Purbalingga

    Komitmen Cegah Hoaks dan Judi Online, TIM P2AD UMS Gelar FGD Pembentukan Satgas Literasi Digital di PKBM Cakra Purbalingga

    • calendar_month Selasa, 3 Jun 2025
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 53
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Upaya pencegahan penyebaran hoaks dan praktik judi online di kalangan remaja dan masyarakat terus diperkuat melalui pendekatan literasi digital berbasis komunitas. Hal ini tercermin dalam kegiatan Focus Group Discussion (FGD) Satgas Literasi Digital (Hoaks & Judi Online) yang diselenggarakan di Gedung PKBM Cakra, Desa Cipaku, Kecamatan Mrebet, Kabupaten Purbalingga. Kegiatan ini merupakan […]

  • Useful Tips for Casino Bonus Rounds

    Useful Tips for Casino Bonus Rounds

    • calendar_month Kamis, 13 Agt 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 58
    • 0Komentar

    I have devoted years studying how online casinos arrange their promotional offers, and bonus rounds always sit at the heart of the player experience. When I log into a platform like Scori Pro Casino from my home in the Netherlands, I am not simply looking for the biggest number attached to a welcome package. I […]

  • Menembus Jalan Terjal, Kokam Kaltim Gelar Khitanan Massal Lintas Agama di Pedalaman Kukar

    Menembus Jalan Terjal, Kokam Kaltim Gelar Khitanan Massal Lintas Agama di Pedalaman Kukar

    • calendar_month Sabtu, 26 Apr 2025
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 57
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Kutai Kartanegara – Di tengah rimbun hutan dan jalanan tanah berbatu, secercah harapan menyala dari Dusun 5 Loa Gagak, Desa Loa Kulu Kota, Kabupaten Kutai Kartanegara. Pada Sabtu, 26 April 2025, rasa kemanusiaan tumbuh subur melalui kegiatan khitanan massal yang diselenggarakan oleh BPO Komando Kesiapsiagaan Angkatan Muda Muhammadiyah (Kokam) Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah Kalimantan […]

  • PDM Lebong Siap Lebih Maju, Ikuti Pelatihan Penggerak Madya Muhammadiyah

    PDM Lebong Siap Lebih Maju, Ikuti Pelatihan Penggerak Madya Muhammadiyah

    • calendar_month Sabtu, 13 Sep 2025
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 83
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Bengkulu – Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Lebong turut ambil bagian dalam Pelatihan Penggerak Madya yang diselenggarakan oleh Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Bengkulu. Kegiatan ini berlangsung pada Jumat–Ahad, 12–14 September 2025 di Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Bengkulu, dengan mengusung tema “Menuju Muhammadiyah yang Berkemajuan, Profesional, dan Modern.” Pelatihan tersebut menghadirkan tokoh nasional Muhammadiyah, […]

  • Kolaborasi Dikdasmen dan FAI UMS, Guru ISMUBA Surakarta Didorong Melek Teknologi

    Kolaborasi Dikdasmen dan FAI UMS, Guru ISMUBA Surakarta Didorong Melek Teknologi

    • calendar_month Sabtu, 27 Des 2025
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 83
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Majelis Dikdasmen Kota Surakarta bekerja sama dengan Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menyelenggarakan pelatihan dan pendampingan deep learning bagi guru ISMUBA (Al-Islam, Kemuhammadiyahan, dan Bahasa Arab) Sekolah Muhammadiyah Surakarta. Kegiatan ini dilaksanakan di SMK Muhammadiyah 4 Surakarta. Pelatihan tersebut bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru dalam memanfaatkan teknologi digital, khususnya […]

  • Tingkatkan Prestasi Pesilat, TS UMS Sukses Gelar Kejuaraan Antar Fakultas

    Tingkatkan Prestasi Pesilat, TS UMS Sukses Gelar Kejuaraan Antar Fakultas

    • calendar_month Jumat, 19 Jul 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 276
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Surakarta – Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Tapak Suci unit 003 Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menyelenggarakan Kejuaraan Antar Fakultas (Kejurtas) dengan tema “Bersinergi Tingkatkan Potensi, Cetak Pesilat yang Berprestasi Kobarkan Dakwah Tapak Suci” pada hari Sabtu dan Ahad (13/14) yang dilaksanakan di GOR Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB). Acara ini merupakan salah satu program kerja […]

expand_less