Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Dosen UMS Luncurkan Srawung Sains: Integrasikan Inovasi TBC dan Ketahanan Iklim di Panularan

Dosen UMS Luncurkan Srawung Sains: Integrasikan Inovasi TBC dan Ketahanan Iklim di Panularan

  • account_circle Dwi Kurniadi
  • calendar_month Jumat, 28 Nov 2025
  • visibility 16
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KABARMUH,ID. SURAKARTA – Upaya pengendalian tuberkulosis (TBC) di kawasan hunian padat memperoleh penguatan baru melalui program yang digagas dosen Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS). Program ini disebut Srawung Sains: Community Innovation Hub dengan Pendekatan Sirkular Saintek Inklusif, Nudge, dan Gamifikasi untuk Eliminasi Tuberkulosis di Rumah Susun Panularan Surakarta yang didukung Tera Saintek dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek).

Ketua tim Srawung Sains Dwi Linna Suswardany, SKM., MPH., menyebut program ini menggabungkan dua agenda strategis Kota Surakarta yaitu penurunan beban TBC dan penguatan ketahanan iklim di kawasan pemukiman rentan. Sebelumnya pada bulan Juli 2025, Prodi Kesehatan Masyarakat merupakan salah satu prodi di UMS yang diberi mandat menjadi mitra Dinas Kesehatan Kota Surakarta dalam Program Kampung Peduli TBC.

Dwi Linna menerangkan, di permukiman vertikal padat seperti Rusunawa I Panularan, risiko TBC dan risiko iklim saling terkait. Keterbatasan ventilasi, pencahayaan minim, dan ruang komunal yang sempit menyebabkan kualitas udara dalam ruang meningkat kelembapannya, mempermudah bertahannya bakteri TBC di udara.

“Kebiasaan merokok di dalam kamar atau lorong memperparah paparan secondhand dan thirdhand smoke, yang menurut penelitian dapat bertahan hingga berminggu-minggu, bulanan, bahkan tahunan tergantung bahan tempat asap melekat, kasur dan sofa menyerap asap rokok beserta racunnya lebih lama,” jelas Dwi Linna, Kamis (27/11).

Di sisi lain, area gelap di basement meningkatkan ketergantungan pada listrik PLN, sementara suhu panas ekstrem akibat perubahan iklim mendorong warga lebih banyak beraktivitas di dalam ruang tertutup. Kombinasi ini menjadi tantangan ganda berupa penularan TBC dan kerentanan iklim.

Program Srawung Sains yang diketuai Dwi Linna Suswardany, Direktur Pusat Studi Penyakit Kronis (CDRC UMS), menghadirkan kolaborasi lintas disiplin. Tim dosen terdiri dari Suryaning Setyowati (Arsitektur), Hasyim Asy’ari (Teknik Elektro), Noor Alis Setyadi dan Kusuma Estu Werdany (Kesehatan Masyarakat), serta Nieldya Nofandrilla (Ilmu Komunikasi). Keberadaan tenaga kependidikan, Dian Islami turut memperkuat karakter unik program Tera Saintek yang mendorong pelibatan komprehensif tenaga kependidikan.

Srawung Sains mencoba menjawab persoalan tersebut dengan membangun lima prototipe lintas bidang: (1) Ruang komunal terang tenaga surya untuk mengurangi penggunaan listrik dan meningkatkan kualitas udara, (2) Dapur komunal tenaga surya yang mendukung aktivitas warga tanpa menambah beban listrik, (3) Smoking Area sebagai zona aman merokok yang mencegah asap menyebar ke ruang tinggal.

Prototipe selanjutnya (4) Kebun herbal cerdas iklim (CSA-TOGA) untuk meningkatkan imunitas, mengurangi paparan polutan, serta memperbaiki kualitas udara, dan (5) Media nudging berupa pendekatan komunikasi perilaku yang membuat pilihan sehat menjadi lebih mudah, menarik, dan tepat waktu (EAST framework) untuk mendorong perubahan kebiasaan warga terkait merokok, ventilasi, pencahayaan, dan pemanfaatan energi.

Menurut Dwi Linna, pendekatan ini adalah bentuk “sains yang membumi”, memadukan teknologi, kesehatan, dan perilaku dalam satu sistem intervensi yang relevan dengan konteks warga rusun. Proses perencanaan, implementasi, dan evaluasinya pun ko-kreasi dengan warga Rusunawa I Panularan.

“Yang dibangun bukan sekadar fasilitas, tetapi fondasi ketahanan agar udara lebih bersih, ruang berkumpul yang aman, energi ramah lingkungan, dan perilaku warga yang giat dan kompak memperkuat kesehatan, mencegah tuberkulosis dan mencegah serta beradaptasi dengan perubahan iklim,” ujarnya.

Dwi Linna Suswardany, SKM., MPH bersama dengan warga Rusunawa I Panularan

Program ini diproyeksikan memberi dampak langsung pada 96 kepala keluarga di Rusunawa I. Selain menyediakan ruang dan dapur komunal bertenaga surya serta smoking area yang aman, warga akan didampingi menerapkan praktik berkebun cerdas iklim melalui rainwater harvesting, hidroponik sirkular, dan raised bed hemat air. Seluruh inovasi dirancang agar mudah dirawat warga, memperkuat daya adaptasi terhadap cuaca ekstrem, sekaligus memperkecil risiko penularan TBC.

Berangkat dari kebutuhan warga dan didukung pendekatan ilmiah, Srawung Sains menawarkan cara baru membangun ruang hidup yang sehat dan tangguh. Upaya di Panularan menjadi titik awal yang memperkuat kerja kolaboratif menuju lingkungan yang lebih aman dari TBC dan lebih siap menghadapi perubahan iklim.

Dwi Linna menyebut peluncuran program telah berlangsung pada Minggu (16/11) di Pendopo Kelurahan Panularan dengan dihadiri 39 peserta terdiri dari 23 perempuan (59 persen) dan 16 laki-laki (41 persen). Peserta meliputi unsur pemerintah, warga Rusunawa I, kader TBC, pengurus Aisyiyah, Ketua dan Korwil LSM Semar Jawa Tengah, linmas, remaja, mahasiswa, serta perwakilan Puskesmas Penumping. Sebelumnya, Soft Launching telah dilakukan pada 5 Oktober 2025 dengan pemasangan panel surya di rooftop Rusunawa I sebagai langkah awal menuju permukiman adaptif iklim (ProKlim).

Lurah Panularan menilai program ini memperkuat pencapaian ProKlim RW 3 yang sejak tahun lalu mulai membangun akun dan aktivitas ProKlim di tiap RT.

“Kami berterima kasih atas hibah Kemendiktisaintek melalui UMS. Srawung Sains membantu menekan kasus TBC sekaligus mendukung target kami menuju ProKlim Utama, lalu ProKlim Lestari,” ujarnya saat membuka acara.

Dinas Kesehatan Kota Surakarta menilai integrasi TBC-iklim ini sebagai model yang dapat diperluas ke seluruh kota. “Harapan kami kemitraan ini berjalan baik. Bila diperbolehkan, kami berharap program ini dapat dikembangkan ke 53 kelurahan lainnya di Surakarta,” ujar Agus Hufron, S.Kep., Kepala Seksi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2) DKK.

Dinas Lingkungan Hidup memberi pandangan serupa. Program ini dinilai mampu menjembatani agenda eliminasi TBC dan target nasional Kampung Iklim.

“Program ini menyentuh langsung isu TBC dan lingkungan. Harapan kami kegiatan ini berkelanjutan dan menular ke wilayah lain. Tujuan akhirnya Surakarta menjadi kota bebas TBC sekaligus kota yang kuat menghadapi krisis iklim,” kata Egata Dwi Veptiyan, S.Tr.T., Penelaah Teknis Kebijakan DLH.

Program Srawung Sains mengajak untuk memperkuat ko-kreasi dalam merawat harapan setapak demi setapak bersama seluruh warga, akademisi, pemerintah, dan organisasi kemasyarakatan. (Maysali/Humas)

Editor: Unaise Albunayya

  • Penulis: Dwi Kurniadi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • LDK PP Muhammadiyah Membentuk FORDIGIMU, “Kopassus” Media Dakwah Digital

    LDK PP Muhammadiyah Membentuk FORDIGIMU, “Kopassus” Media Dakwah Digital

    • calendar_month Senin, 25 Mei 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 24
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID; SURAKARTA – Lembaga Dakwah Komunitas Pimpinan Pusat Muhammadiyah resmi membentuk FORDIGIMU (Forum Dai Digital Muhammadiyah) melalui kegiatan Bimbingan Teknis (BIMTEK) yang diselenggarakan di Universitas Muhammadiyah Surakarta, Sabtu (24/5/2026). Pembentukan FORDIGIMU menjadi langkah strategis Muhammadiyah dalam memperkuat dakwah di ruang digital. Kehadiran media sosial yang semakin berkembang dinilai perlu direspons melalui gerakan dakwah yang adaptif, […]

  • JAMAAH TANI MUHAMMADIYAH LAMPUNG SELENGGARAKAN PELATIHAN SEMBELIH HALAL MENJELANG IDUL ADHA

    JAMAAH TANI MUHAMMADIYAH LAMPUNG SELENGGARAKAN PELATIHAN SEMBELIH HALAL MENJELANG IDUL ADHA

    • calendar_month Kamis, 20 Jun 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 162
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Bandar Lampung – Jamaah Tani Muhammadiyah (JATAM) Lampung mengadakan pelatihan penyembelihan halal di SD IT Muhammadiyah Gunung Terang pada Sabtu, 14 Juni 2024. Tujuan diadakannya pelatihan ini untuk membekali panitia kurban dan masyarakat umum dengan pengetahuan dan keterampilan menyembelih hewan sesuai syariat Islam. Pelatihan ini dihadiri 60 peserta dari berbagai daerah di Lampung, termasuk […]

  • Uzlah Ilmiah PBSI UMS Tingkatkan Luaran Artikel Ilmiah

    Uzlah Ilmiah PBSI UMS Tingkatkan Luaran Artikel Ilmiah

    • calendar_month Kamis, 22 Mei 2025
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 19
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Surakarta – Dalam rangka pengembangan akademik, Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mengadakan Uzlah Ilmiah di Anaya Azana Boutique Hotel Tawangmangu, pada 20-22 Mei 2025. Kegiatan uzlah Ilmiah ini bertajuk Workshop Scopus Writing Bootcamp: Pemanfaatan AI dalam Penulisan Artikel Ilmiah. Seluruh dosen PBSI […]

  • Grand Opening BUekA Waserba: Ramaikan dan Dapatkan Diskonnya!

    Grand Opening BUekA Waserba: Ramaikan dan Dapatkan Diskonnya!

    • calendar_month Minggu, 15 Okt 2023
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 257
    • 0Komentar

    KABARMUH.COM, Sangatta – Majelis Ekonomi dan Ketenagakerjaan Pimpinan Daerah Aisyiyah Kutai Timur membuka amal usaha baru. Usaha tersebut diberi nama BUeKA Waserba. BUeKA Waserba merupakan singkatan dari Badan Usaha Ekonomi Aisyiyah Warung Serba Ada. BUeKA Waserba melangsungkan Grand Opening pada hari ini Ahad (15/10) pukul 10.00-12.00 WITA di Jalan Poros Dayung No 83. Usai diresmikan, sontak BUeKA Waserba langsung diserbu masyarakat. Ketua […]

  • Literasi Melawan Genosida! Buku Ini Teriakkan Hati Nurani Dunia untuk Palestina

    Literasi Melawan Genosida! Buku Ini Teriakkan Hati Nurani Dunia untuk Palestina

    • calendar_month Senin, 8 Sep 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 16
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Lamongan — Dua penulis muda, Fathan Faris Saputro dan Risma Dewi, menerbitkan sebuah buku kolaboratif berjudul Tangis Sunyi Palestina. Buku ini hadir sebagai bentuk refleksi spiritual sekaligus solidaritas kemanusiaan terhadap penderitaan rakyat Palestina yang hingga kini masih berlangsung. Dalam karya tersebut, keduanya tidak hanya menyajikan narasi-narasi emosional, tetapi juga mengetengahkan kontemplasi sejarah, nilai-nilai iman, […]

  • PONPES AL-MUJAHIDIN KEMBALI GELAR VAKSINASI DOSIS 2

    PONPES AL-MUJAHIDIN KEMBALI GELAR VAKSINASI DOSIS 2

    • calendar_month Minggu, 17 Okt 2021
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 684
    • 0Komentar

    KABARMUH.COM, Balikpapan – Bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Balikpapan dan Muhammadiyah Covid-19 Command Center (MCCC), Pondok Pesantren Al-Mujahidin Balikpapan kembali melaksanakan vaksinasi dosis 2 kepada para santri dan masyarakat sekitar pondok pesantren (16/10). Ini merupakan kali kedua pelaksanaan vaksinasi dosis 2 yang digelar di pondok setelah sebelumnya juga melaksanakan vaksinasi dosis 2 bekerjasama dengan Badan Intelejen […]

expand_less