Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Rektor UMS Sambut Baik Program Akademi Riset IMM Jawa Tengah, Berikan Dukungan Dana dan Akses Riset Mahasiswa

Rektor UMS Sambut Baik Program Akademi Riset IMM Jawa Tengah, Berikan Dukungan Dana dan Akses Riset Mahasiswa

  • account_circle Adi Kurnia
  • calendar_month Kamis, 11 Des 2025
  • visibility 15
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KABARMUH.ID, SURAKARTA – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendorong budaya riset di kalangan mahasiswa. Hal ini terlihat dari pertemuan antara Rektor UMS, Prof. Dr. Harun Joko Prayitno, M.Hum., dengan jajaran DPD IMM Jawa Tengah yang digelar di Ruang Rektor lantai 6 Gedung Induk Siti Walidah, Rabu (9/12).

Pertemuan tersebut berlangsung hangat dan produktif dengan dihadiri pula oleh Wakil Rektor III UMS yang membidangi Persyarikatan dan Organisasi Otonom Muhammadiyah. Dalam diskusi tersebut, kedua pihak membahas sejumlah program strategis yang bertujuan meningkatkan kualitas mahasiswa, terutama kader IMM di Jawa Tengah.

Salah satu fokus utama dalam pembahasan yaitu Program Akademi Riset. Gerakan ini digagas DPD IMM Jawa Tengah untuk menumbuhkan ekosistem riset di kalangan mahasiswa. Rektor UMS menyampaikan apresiasi dan dukungannya terhadap inisiatif tersebut.

“Mahasiswa, terutama kader IMM, harus terus melakukan riset yang inovatif dan berdampak kepada masyarakat. Program seperti Akademi Riset sangat penting dan harus diperkuat,” tegas ulang Harun, Rabu (10/12).

UMS juga memberikan dukungan dana riset kepada DPD IMM Jawa Tengah untuk dikelola secara profesional. Ia berharap kualitas dan output Akademi Riset akan terus meningkat sehingga UMS dapat memperluas dukungan, baik dari segi pendanaan riset maupun pengembangan program lainnya.

Tidak hanya dukungan pendanaan, UMS juga memberikan kesempatan bagi IMM Jawa Tengah untuk menjaring mahasiswa yang potensial agar dapat tembus publikasi kampus (Scopus-ready/terindeks) serta mengikuti berbagai program riset. Seluruh pembiayaan akan difasilitasi oleh UMS.

“Ini peluang yang sangat baik bagi kader IMM untuk menggali potensi, mencari masalah, dan menyelesaikannya secara akademik,” tegas Harun.

Ketua Bidang Ristek DPD IMM Jawa Tengah, Jundi Abdulloh, S.Sos., menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat dan komitmen UMS. “Alhamdulillah, kita disambut baik oleh Pak Rektor dan Pak WR III. Semoga kerja sama ini terus bergulir dengan baik,” ujar Jundi.

Ia menjelaskan bahwa Akademi Riset hadir sebagai ikhtiar untuk menghidupkan ekosistem riset kader IMM se-Jawa Tengah.

Menurutnya, kegiatan aktivisme harus berjalan selaras dengan kegiatan akademik dua hal yang selama ini masih kerap dianggap terpisah.

“Aktivisme IMM dan tugas akademik ibarat jiwa dan raga. Keduanya saling melengkapi sebagai identitas IMM dalam pengabdian pada ranah keilmuan dan kemasyarakatan,” imbuhnya.

Melalui kerja sama dengan berbagai pemangku kepentingan, terutama Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah (PTMA) di Jawa Tengah, IMM berharap kader memperoleh akses riset yang lebih mudah dan relevan dengan kebutuhan masing-masing.

Jundi menegaskan bahwa Akademi Riset merupakan langkah awal dalam membangun kultur riset yang kuat dan berkelanjutan.
Pertemuan antara UMS dan IMM Jawa Tengah ini diharapkan menjadi pijakan awal untuk penguatan kolaborasi riset mahasiswa Muhammadiyah di Jawa Tengah, sekaligus memperkuat peran IMM sebagai organisasi kader keilmuan yang berkemajuan. (Fika/Humas)

Editor: Hammam Alghazy

  • Penulis: Adi Kurnia

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kurangi Risiko Kegawatdaruratan, KKN FIK UMS Edukasi Penanganan Tersedak dan Gigitan Ular

    Kurangi Risiko Kegawatdaruratan, KKN FIK UMS Edukasi Penanganan Tersedak dan Gigitan Ular

    • calendar_month Selasa, 7 Jul 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 19
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Fakultas Ilmu Kesehatan (FIK) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) Kelompok 28 menggelar sosialisasi dan demonstrasi penanganan kegawatdaruratan pada kasus tersedak dan gigitan ular bagi kader kesehatan Desa Purbayan, Kecamatan Baki, Kabupaten Sukoharjo, Rabu (24/6/2026). Kegiatan yang berlangsung di Balai Desa Purbayan tersebut diikuti 36 peserta, terdiri atas […]

  • KKN Kelompok 143 UMRI Jalin Silaturahmi ke Sekolah- Sekolah Desa Buluh Rampai, Tawarkan Program Edukasi Berdampak bagi Generasi Muda

    KKN Kelompok 143 UMRI Jalin Silaturahmi ke Sekolah- Sekolah Desa Buluh Rampai, Tawarkan Program Edukasi Berdampak bagi Generasi Muda

    • calendar_month Senin, 3 Agt 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 19
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID; RIAU – Dalam rangka memperkuat sinergi dengan dunia pendidikan sekaligus mengimplementasikan program kerja yang berdampak bagi masyarakat, Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 143 Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI) melaksanakan kegiatan silaturahmi ke sejumlah sekolah di Desa Buluh Rampai, Kecamatan Siberida, Kabupaten Indragiri Hulu Senin, (3/08/2026). Kegiatan ini bertujuan untuk membangun komunikasi yang baik dengan […]

  • Jejak Pengabdian untuk Desa Purut: Peresmian Peta Desa dan Penutupan KKN Kelompok 09 UMSURA

    Jejak Pengabdian untuk Desa Purut: Peresmian Peta Desa dan Penutupan KKN Kelompok 09 UMSURA

    • calendar_month Senin, 10 Agt 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 9
    • 0Komentar

    Probolinggo, 03 Agustus 2026 – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 09 Universitas Muhammadiyah Surabaya (UMSURA) melaksanakan kegiatan Peresmian Peta Desa Purut, Penayangan After Movie, sekaligus Penutupan Program KKN yang bertempat di Balai Desa Purut, Kecamatan Lumbang, Kabupaten Probolinggo. Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Desa Purut beserta perangkat desa, Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), tokoh masyarakat, warga Desa Purut, serta seluruh mahasiswa KKN Kelompok 09 UMSURA. Acara ini menjadi momentum penutup dari seluruh rangkaian program kerja yang telah dilaksanakan selama masa pengabdian di Desa Purut. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) KKN Kelompok 09 UMSURA, Ibu Uswatun Hasanah, S.Kep., Ns., M.Kep., Sp.Kep.J., yang mendampingi mahasiswa sejak awal hingga akhir acara. Kehadiran beliau menjadi bentuk dukungan terhadap seluruh rangkaian kegiatan penutupan KKN, mulai dari peresmian Peta Desa Purut, penayangan after movie, hingga prosesi penutupan program. Beliau juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Desa Purut dan seluruh masyarakat atas kerja sama yang telah terjalin selama pelaksanaan KKN. Menurut beliau, sinergi yang baik antara mahasiswa, pemerintah desa, dan masyarakat menjadi salah satu faktor utama keberhasilan berbagai program kerja yang telah dilaksanakan di Desa Purut. Dalam sambutannya, Kepala Desa Purut, Ibu Umi Fitriyana, menyampaikan apresiasi kepada seluruh mahasiswa KKN Kelompok 09 Universitas Muhammadiyah Surabaya atas dedikasi dan kontribusi yang telah diberikan selama melaksanakan pengabdian di Desa Purut. “Kami mengucapkan terima kasih kepada adik-adik mahasiswa KKN Kelompok 09 UMSURA yang telah mengabdikan waktu, tenaga, dan ilmunya untuk masyarakat Desa Purut. Berbagai program yang telah dilaksanakan memberikan manfaat nyata bagi warga, dan kami sangat mengapresiasi salah satu luaran berupa Peta Desa Purut yang hari ini diresmikan. Semoga peta ini dapat menjadi media informasi sekaligus mendukung administrasi dan perencanaan pembangunan desa ke depannya. Kami juga berharap silaturahmi antara Pemerintah Desa Purut dengan Universitas Muhammadiyah Surabaya tidak berhenti sampai di sini, tetapi terus berlanjut melalui kegiatan-kegiatan pengabdian berikutnya.” Setelah penyampaian sambutan, dilakukan prosesi peresmian Peta Desa Purut yang ditandai dengan penandatanganan dan penyerahan peta kepada Pemerintah Desa Purut sebagai salah satu luaran KKN Kelompok 09 UMSURA. Peresmian tersebut disaksikan oleh Dosen Pembimbing Lapangan, perangkat desa, tokoh masyarakat, warga, serta seluruh mahasiswa KKN Kelompok 09 UMSURA. Peta desa yang telah disusun diharapkan dapat menjadi media informasi yang mendukung administrasi pemerintahan desa, mengenalkan potensi wilayah, serta menjadi referensi dalam perencanaan pembangunan Desa Purut di masa mendatang. Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penayangan after movie yang menampilkan dokumentasi berbagai program kerja KKN Kelompok 09 UMSURA selama melaksanakan pengabdian di Desa Purut. Tayangan tersebut menghadirkan kembali momen-momen kebersamaan antara mahasiswa dan masyarakat, mulai dari kegiatan pendidikan, kesehatan, lingkungan, pemberdayaan masyarakat, hingga aktivitas sosial yang telah dilaksanakan selama masa KKN. Suasana penuh kehangatan dan kebersamaan terasa ketika warga menyaksikan kembali perjalanan mahasiswa selama mengabdi di desa. Sebagai penutup, dilaksanakan prosesi penutupan program KKN Kelompok 09 UMSURA yang menandai berakhirnya seluruh rangkaian kegiatan pengabdian di Desa Purut. Dalam kesempatan tersebut, mahasiswa menyampaikan ucapan terima kasih kepada Pemerintah Desa Purut, Dosen Pembimbing Lapangan, serta seluruh masyarakat yang telah menerima, mendukung, dan berpartisipasi aktif dalam setiap program kerja yang telah dilaksanakan. Acara kemudian ditutup dengan penyerahan kenang-kenangan, sesi foto bersama, dan ramah tamah antara mahasiswa, perangkat desa, serta warga sebagai simbol terjalinnya hubungan yang baik dan penuh kekeluargaan. Melalui kegiatan peresmian peta desa sekaligus penutupan ini, diharapkan seluruh hasil pengabdian mahasiswa KKN Kelompok 09 UMSURA dapat memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi Desa Purut. Selain menjadi penutup rangkaian KKN, kegiatan ini juga menjadi wujud sinergi yang baik antara Universitas Muhammadiyah Surabaya, Pemerintah Desa Purut, dan masyarakat dalam mendukung pembangunan desa yang lebih maju dan berkelanjutan. Kontributor: Oktavia Artikawati Santoso Editor: Muhammad Farhan

  • “Jangan Salah Idolakan!”: Pesan Tegas Ustadz Masumi di Masjid Ad-Da’wah Muhammadiyah

    “Jangan Salah Idolakan!”: Pesan Tegas Ustadz Masumi di Masjid Ad-Da’wah Muhammadiyah

    • calendar_month Minggu, 19 Okt 2025
    • account_circle Redaksi Kabarmuh
    • visibility 14
    • 0Komentar

    Samarinda – Pengajian Ahad malam di Masjid Ad-Da’wah Muhammadiyah Jl. Siradj Salman Samarinda, (19/10/2025), menghadirkan Ustadz Ir. Masumi, Bendahara PWM Kalimantan Timur, yang membawakan materi bertema “Idola Istimewa.” Kegiatan rutin Majelis Tabligh PWM Kaltim ini diikuti dari berbagai unsur jajaran pimpinan wilayah, upp, dan ortom Muhammadiyah, serta jamaah. Dalam ceramahnya, Ustadz Masumi menyoroti fenomena masyarakat […]

  • SRI SULTAN HAMENGKUBOWONO X: MUHAMMADIYAH MEMBANGUN PERADABAN

    SRI SULTAN HAMENGKUBOWONO X: MUHAMMADIYAH MEMBANGUN PERADABAN

    • calendar_month Jumat, 29 Des 2023
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 290
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Yogyakarta – Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta Sri Sultan Hamengkubuwono X menyampaikan apresiasi atas kiprah Muhammadiyah di DIY dalam usaha peningkatan kesejahteraan masyarakat dalam berbagai bidang terutama pendidikan, sosial, kesehatan dan kebudayaan. Hal ini disampaikan pada saat menerima audiensi Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) (28/12). Pertemuan yang berlangsung dengan akrab dan penuh […]

  • Korban Gempa Poso 32 Orang Luka Berat dan Ringan Serta 1 Orang Meninggal di ICU RSUD Poso

    Korban Gempa Poso 32 Orang Luka Berat dan Ringan Serta 1 Orang Meninggal di ICU RSUD Poso

    • calendar_month Senin, 18 Agt 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 12
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Poso, – Warga kecamatan Poso Pesisir, kabupaten Poso Sulawesi Tengah berduka pasca diguncang gempa, 6.0 Magnitudo, Minggu 17 Agustus 2025, pukul. 06.38 WITA. Informasi yang diterima Sebanyak 32 korban luka yang masih menjalani perawatan, terbagi di tiga tempat, RSUD Poso 15 orang luka berat, Puskesmas Tokorondo 7 orang dan 10 orang luka dalam proses […]

expand_less