Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Di Milad Aisyiyah, Machnun Uzni Serukan Dakwah Lingkungan untuk Masa Depan Hijau

Di Milad Aisyiyah, Machnun Uzni Serukan Dakwah Lingkungan untuk Masa Depan Hijau

  • account_circle Kabar Muhammadiyah
  • calendar_month Jumat, 5 Jun 2026
  • visibility 72
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KABARMUH.ID, Balikpapan – Di tengah meningkatnya ancaman perubahan iklim dan kerusakan lingkungan, dakwah lingkungan dinilai menjadi bagian penting dari ikhtiar menjaga keberlanjutan kehidupan. Pesan tersebut disampaikan oleh Machnun Uzni, S.I.Kom., dalam rangkaian Milad ke-109 Aisyiyah yang digelar melalui peluncuran program “1.000 Cahaya Aisyiyah” dan dukungan terhadap gerakan Sekolah ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah) di SMAN 8 Balikpapan, Jumat (5/6/2026).

Kegiatan tersebut ditandai dengan penanaman mangrove sebagai simbol komitmen menjaga ekosistem pesisir sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap isu perubahan iklim. Dalam momentum tersebut, Machnun menekankan bahwa persoalan lingkungan bukan semata isu ekologis, melainkan juga berkaitan erat dengan nilai keagamaan dan tanggung jawab kemanusiaan.

Dalam tausiahnya, Machnun mengajak peserta memahami hubungan antara kisah spiritual dalam sejarah Islam dengan tanggung jawab manusia menjaga bumi.

“Nabi Ibrahim Alaihissalam meninggalkan istrinya, Siti Hajar, dan putranya di padang yang gersang atas perintah Allah. Di tengah keterbatasan itu, lahirlah mata air zamzam dari hentakan kaki Nabi Ismail—sebuah sumber kehidupan yang membangun peradaban baru. Hari ini, di tengah ujian bencana alam dan bumi yang sedang menangis, ibu-ibu Aisyiyah hadir membawa mata air kemanfaatan itu lewat gerakan menanam,” ujarnya.

Menurut Machnun, kepedulian terhadap lingkungan merupakan bagian dari tugas manusia sebagai khalifah di muka bumi. Karena itu, aktivitas menanam pohon tidak hanya memiliki dimensi sosial, tetapi juga nilai ibadah yang berdampak jangka panjang.

Ia menjelaskan bahwa dalam ajaran Islam, setiap pohon yang ditanam dan memberikan manfaat kepada manusia maupun makhluk hidup lainnya dapat menjadi amal yang terus mengalir pahalanya.

“Dalam hadis disebutkan, jika hari kiamat akan datang besok sedangkan di tanganmu masih ada bibit pohon yang bisa ditanam, maka tanamlah. Ini adalah perintah konkret tentang bagaimana kita harus terus melanjutkan peradaban dan menjaga masa depan hijau Indonesia,” tambahnya.

Machnun juga menilai gerakan “1.000 Cahaya Aisyiyah” menunjukkan peran strategis perempuan dalam membangun budaya yang lebih ramah lingkungan. Menurutnya, kontribusi tersebut tidak hanya hadir dalam lingkup keluarga, tetapi juga melalui pendidikan, komunitas, dan ruang sosial yang lebih luas.

Penanaman mangrove di kawasan pesisir Balikpapan menjadi simbol bahwa upaya menjaga bumi perlu dimulai dari langkah-langkah sederhana yang dilakukan secara konsisten. Melalui semangat tersebut, peringatan Milad ke-109 Aisyiyah tidak sekadar menjadi perayaan usia organisasi, tetapi juga momentum menguatkan dakwah lingkungan untuk membangun peradaban hijau yang berkemajuan, berkeadilan, dan berkelanjutan.

  • Penulis: Kabar Muhammadiyah

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Salat Id dan Jumat di Hari yang Sama, Bolehkah Ditinggalkan? Ini Jawaban Kajian Tarjih UMS

    Salat Id dan Jumat di Hari yang Sama, Bolehkah Ditinggalkan? Ini Jawaban Kajian Tarjih UMS

    • calendar_month Kamis, 5 Jun 2025
    • account_circle Zulfan Falakhi
    • visibility 80
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Menjelang Hari Raya Iduladha, civitas academica Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mendapatkan penjelasan mendalam tentang hikmah dan tata cara kurban dalam perspektif syariat Islam. Narasumber Yayuli, S.Ag., M.P.I., menegaskan bahwa baik hewan jantan maupun betina diperbolehkan untuk kurban, meskipun masyarakat lebih umum memilih yang jantan. “Tidak ada pengkhususan tertentu dalam memilih jenis kelamin […]

  • Muhammadiyah Telah Melayani 7.225 Penyintas Gempa Bumi NTT

    Muhammadiyah Telah Melayani 7.225 Penyintas Gempa Bumi NTT

    • calendar_month Senin, 7 Sep 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 122
    • 2Komentar

    KABARMUH.ID, JAKARTA (4/9/26) – Pasca gempa bumi berkekuatan 7,7 magnitudo melanda 7 kabupaten di NTT, Muhammadiyah langsung bergerak melalui pilar kemanusiaan yang digawangi MDMC dan Lazismu. Tahap awal respons dilakukan dengan berkoordinasi pihak setempat dan mendirikan Pos Koordinasi Wilayah yang berlokasi di Klinik Muhammadiyah Ende, Jalan Mahoni, Kelurahan Kota Ratu, Kecamatan Ende Utara, kabupaten Ende. Pos […]

  • Muhammadiyah Kaltim Gelar Pengajian Ramadan dan Ideopolitor di UMKT, Perkuat Spirit Dakwah dan Ekonomi Umat

    Muhammadiyah Kaltim Gelar Pengajian Ramadan dan Ideopolitor di UMKT, Perkuat Spirit Dakwah dan Ekonomi Umat

    • calendar_month Minggu, 8 Mar 2026
    • account_circle Redaksi Kabarmuh
    • visibility 86
    • 0Komentar

      Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Kalimantan Timur (PWM Kaltim) menggelar Pengajian Ramadan, Ideopolitor, dan Musyawarah Pimpinan Wilayah (Musypimwil) di Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur (UMKT), Jalan Ir. Juanda, Samarinda. Kegiatan ini berlangsung selama tiga hari, mulai Jumat hingga Ahad, 6–8 Maret 2026. Sekitar 200 peserta mengikuti kegiatan tersebut, terdiri dari anggota PWM Kaltim, Pimpinan Wilayah ‘Aisyiyah, pimpinan […]

  • Pemuda Lintas Iman Belajar Toleransi dan Budaya dari Rumah Ibadah dan Kesultanan di Ternate

    Pemuda Lintas Iman Belajar Toleransi dan Budaya dari Rumah Ibadah dan Kesultanan di Ternate

    • calendar_month Selasa, 2 Sep 2025
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 64
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Ternate – Eco Bhinneka Muhammadiyah Ternate, Maluku Utara, menggelar ‘Tagilom’ bertajuk ‘Keberagaman Budaya dan Lingkungan Lintas Iman’, dengan berkunjung dan diskusi di rumah-rumah ibadah yaitu Gereja dan Klenteng, serta Kedaton Kesultanan Ternate. Kegiatan yang dilaksanakan pada 30 Agustus 2025 tersebut menjadi puncak sekaligus penutup program Inisiatif Bersama untuk Aksi Keagamaan yang Strategis (Joint Initiative […]

  • Dosen FK UMS Raih Penghargaan E-Poster Terbaik ISMOAC 2026, Kaji Tren AI untuk Kesehatan Ibu

    Dosen FK UMS Raih Penghargaan E-Poster Terbaik ISMOAC 2026, Kaji Tren AI untuk Kesehatan Ibu

    • calendar_month Selasa, 9 Jun 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 77
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID; SURAKARTA – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan dosen Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), dr. Adam Fauzi Akbar, M.Biomed. Ia berhasil meraih penghargaan Best E-Poster kategori Systematic Review/Original Article dalam ajang The 4th Indonesia Scientific Meeting in Obstetric Anesthesia and Critical Care (ISMOAC) 2026 yang berlangsung pada 10-13 Mei 2026 di Surakarta. ISMOAC merupakan […]

  • Kajian UMS Bahas Fiqih Makanan Halal dalam Perspektif Tarjih

    Kajian UMS Bahas Fiqih Makanan Halal dalam Perspektif Tarjih

    • calendar_month Selasa, 21 Okt 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 78
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) kembali menggelar Kajian Tarjih edisi ke-196 dengan tema “Fiqih Makanan Halal (Perspektif Tarjih)” pada Selasa (21/10). Kegiatan ini menjadi ruang pencerahan bagi sivitas akademika dalam memahami prinsip kehalalan makanan berdasarkan kompilasi fatwa Majelis Tarjih dan Tajdid Muhammadiyah. Dalam kajian tersebut, Dr. Isman., S.H.I., S.H., M.H., menjelaskan bahwa pembahasan […]

expand_less