BeritaInspirasiJabar

RAPIMDA Muhammadiyah Kota Tasikmalaya Periode 2025–2026 Teguhkan Konsolidasi dan Arah Kebijakan Organisasi

KABARMUH.ID, TASIKMALAYA – Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Tasikmalaya menggelar Rapat Pimpinan Daerah (RAPIMDA) pada Sabtu, 13 Desember 2025. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai tindak lanjut dari hasil Musyawarah Pimpinan Daerah (MUSYPIMDA) dan menjadi forum penting dalam merumuskan arah kebijakan organisasi serta menyusun program strategis Muhammadiyah Kota Tasikmalaya untuk periode 2025–2026.

RAPIMDA dihadiri oleh jajaran pimpinan persyarikatan dan menjadi ruang konsolidasi untuk menyatukan visi serta langkah gerak organisasi ke depan. Forum ini tidak hanya berfokus pada pembahasan administratif, tetapi juga menjadi wadah dialog strategis guna memperkuat peran Muhammadiyah dalam menjawab tantangan sosial, keumatan, dan kebangsaan di tingkat daerah.

Ketua PDM Kota Tasikmalaya, H. Ayi Mubarok, dalam sambutannya menegaskan bahwa RAPIMDA merupakan momentum strategis untuk memastikan seluruh elemen pimpinan berjalan dalam satu arah perjuangan. Menurutnya, konsistensi gerak organisasi hanya dapat terwujud apabila setiap kebijakan yang dirumuskan lahir dari kesadaran kolektif dan semangat kebersamaan.

Ia menekankan bahwa Muhammadiyah sebagai gerakan Islam berkemajuan harus terus menjaga kesinambungan nilai perjuangan, tanpa terjebak pada rutinitas struktural semata. Kepemimpinan, kata dia, harus dimaknai sebagai amanah yang menuntut keteladanan, kerja nyata, dan komitmen terhadap kepentingan umat.

Dalam arahannya, H. Ayi Mubarok juga mengingatkan bahwa jabatan dalam organisasi tidak boleh menjadi orientasi utama dalam ber-Muhammadiyah. Ia menegaskan bahwa seluruh pimpinan memiliki tanggung jawab moral untuk melanjutkan cita-cita besar persyarikatan. “Setinggi apa pun jabatan kita, tidak ada artinya jika dibandingkan dengan perjuangan orang-orang kita terdahulu,” ujarnya di hadapan peserta RAPIMDA.

RAPIMDA ini secara khusus membahas kebijakan strategis organisasi serta pemetaan program kerja yang akan dijalankan selama dua tahun ke depan. Pembahasan dilakukan secara sistematis dengan menimbang hasil MUSYPIMDA sebagai landasan utama dalam penyusunan kebijakan operasional. Hal ini dimaksudkan agar setiap program yang dirancang memiliki kesinambungan dan relevansi dengan kebutuhan persyarikatan di tingkat daerah.

Selain perumusan program, RAPIMDA juga menjadi ruang evaluasi terhadap pelaksanaan kebijakan dan kegiatan organisasi pada periode sebelumnya. Evaluasi tersebut dipandang penting untuk mengidentifikasi capaian, tantangan, serta aspek yang perlu diperbaiki guna meningkatkan efektivitas gerak Muhammadiyah ke depan.

Melalui forum ini, PDM Kota Tasikmalaya berupaya memperkuat tata kelola organisasi agar lebih adaptif dan responsif terhadap perkembangan zaman. Pembahasan kebijakan diarahkan pada penguatan peran Muhammadiyah dalam bidang keagamaan, sosial, pendidikan, dan kemasyarakatan, dengan tetap berlandaskan nilai-nilai dasar persyarikatan.

RAPIMDA juga menjadi sarana mempererat komunikasi antar pimpinan sebagai bagian dari upaya membangun sinergi internal. Dengan komunikasi yang solid, diharapkan setiap keputusan yang dihasilkan dapat dijalankan secara kolektif dan mendapat dukungan penuh dari seluruh unsur persyarikatan.

PDM Kota Tasikmalaya berharap RAPIMDA ini mampu melahirkan keputusan bersama yang tidak hanya bersifat normatif, tetapi juga aplikatif dan berdampak langsung bagi penguatan gerakan Muhammadiyah di tengah masyarakat. Keputusan yang dihasilkan diharapkan mampu menjawab kebutuhan umat sekaligus memperkuat posisi Muhammadiyah sebagai organisasi dakwah dan tajdid di Kota Tasikmalaya.

Melalui penyelenggaraan RAPIMDA ini, Muhammadiyah Kota Tasikmalaya meneguhkan komitmen untuk terus bergerak secara terarah, kolaboratif, dan berkelanjutan. Forum ini menjadi penanda penting dalam menjaga kesinambungan perjuangan persyarikatan, sekaligus memastikan bahwa setiap langkah organisasi tetap berpijak pada nilai pengabdian dan semangat pembaruan yang telah diwariskan dari generasi ke generasi.

Penulis: Hakim Muttaqie Azka

Editor: Farhan Shiddiq

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button