Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Kader IMM Soroti Wacana Penghapusan Prodi Tak Relevan Industri, Dorong Kajian Akademik Komprehensif

Kader IMM Soroti Wacana Penghapusan Prodi Tak Relevan Industri, Dorong Kajian Akademik Komprehensif

  • account_circle Adi Kurnia
  • calendar_month Minggu, 3 Mei 2026
  • visibility 108
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KABARMUH.ID, YOGYAKARTA, 2 Mei 2026 — Wacana pemerintah melalui Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi untuk mengevaluasi hingga kemungkinan menghapus program studi yang dinilai tidak relevan dengan kebutuhan industri menuai respons kritis dari kalangan mahasiswa. Sorotan tersebut disampaikan oleh Akmal Basyir, Ketua IMM DIY Bidang Pengembangan Jaringan Perguruan Tinggi (PJPT), yang menilai kebijakan itu perlu dikaji secara mendalam dan tidak boleh dilakukan secara tergesa-gesa.

Pernyataan ini disampaikan Akmal Basyir saat diwawancarai di Yogyakarta, Sabtu (2/5), merespons pemberitaan yang menyebutkan pemerintah membuka kemungkinan penutupan prodi yang dianggap tidak lagi sesuai dengan kebutuhan industri.

Menurutnya, langkah tersebut tidak bisa hanya didasarkan pada ukuran relevansi industri semata. “Perguruan tinggi memiliki fungsi yang lebih luas daripada sekadar memenuhi kebutuhan industri. Ia adalah ruang pengembangan ilmu pengetahuan dan pembentukan cara berpikir. Jika parameter ‘relevansi’ hanya dilihat dari industri hari ini, maka banyak disiplin ilmu berpotensi disederhanakan bahkan dihilangkan,” ujarnya.

Ia menjelaskan, secara akademis, konsep relevansi bersifat dinamis dan kontekstual. Sebuah program studi yang saat ini terlihat tidak memiliki keterkaitan langsung dengan industri, belum tentu kehilangan nilai dalam jangka panjang. “Sejarah perkembangan ilmu menunjukkan bahwa banyak bidang yang awalnya dianggap tidak praktis, justru menjadi fondasi inovasi di masa depan. Karena itu, pendekatan yang terlalu ekonomistik berisiko mereduksi fungsi pendidikan tinggi,” tambahnya.

Wacana penghapusan prodi sendiri sebelumnya mendapat perhatian dari DPR yang menilai kebijakan tersebut harus melalui kajian komprehensif. Akmal Basyir sejalan dengan pandangan tersebut dan menekankan pentingnya evaluasi berbasis data serta pertimbangan multidisipliner.

Lebih lanjut, ia mendorong agar pemerintah tidak menjadikan penghapusan sebagai solusi utama. Sebaliknya, transformasi kurikulum dan penguatan integrasi keilmuan dinilai lebih tepat untuk menjawab tantangan zaman. “Yang perlu didorong adalah adaptasi dan inovasi dalam prodi, bukan eliminasi. Kampus harus diberi ruang untuk mengembangkan pendekatan interdisipliner agar tetap relevan tanpa kehilangan identitas keilmuannya,” jelasnya.

Ia menegaskan bahwa setiap kebijakan pendidikan harus berpijak pada prinsip kehati-hatian dan visi jangka panjang, sehingga tidak hanya menjawab kebutuhan industri saat ini, tetapi juga menjaga keberlanjutan ilmu pengetahuan dan peran strategis perguruan tinggi dalam membentuk peradaban.

Dengan demikian, Akmal Basyir menilai bahwa evaluasi terhadap program studi memang diperlukan, namun harus dilakukan secara hati-hati, berbasis kajian akademik yang kuat, serta mempertimbangkan peran pendidikan dalam jangka panjang, bukan semata kebutuhan industri saat ini.

Editor: Hammam Alghazy

 

  • Penulis: Adi Kurnia

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Perkuat Ketahanan Pangan Keluarga, Tim Pengabdian UMS Latih Kelompok Dasawisma Teratai Diversifikasi Olahan Lele

    Perkuat Ketahanan Pangan Keluarga, Tim Pengabdian UMS Latih Kelompok Dasawisma Teratai Diversifikasi Olahan Lele

    • calendar_month Minggu, 16 Agt 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 119
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Dalam upaya memperkuat ketahanan pangan dan meningkatkan kualitas gizi keluarga, Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) ums.ac.id menggelar pelatihan pemberdayaan bagi Kelompok Dasawisma Teratai Dusun Sukunan Banyuraden Gamping Sleman DIY, Sabtu, (15/8/2026) di Roemah Yusi Boyolali. Kegiatan ini berfokus pada keterampilan diversifikasi olahan ikan lele menjadi berbagai produk olahan […]

  • Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Kemenag RI, Waryono: Tujuan LAZ Mengentaskan Kemiskinan Wujudkan Kesejahteraan

    Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Kemenag RI, Waryono: Tujuan LAZ Mengentaskan Kemiskinan Wujudkan Kesejahteraan

    • calendar_month Jumat, 31 Jul 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 101
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID JAKARTA – Milad ke – 24 Lazismu temanya menarik yaitu Integrasi Menguatkan Dampak. Ini yang sebenarnya sering disampaikan di berbagai pertemuan. Hampir semua orang membicarakan tapi tidak mudah. Demikian disampaikan Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama, Waryono Abdul Ghafur. Menurutnya, kita sering berusaha mengintegrasikan uang, sementara mengintegrasikan data […]

  • UMS dan BCA Kolaborasi Cetak Generasi Emas Menuju Indonesia 2045

    UMS dan BCA Kolaborasi Cetak Generasi Emas Menuju Indonesia 2045

    • calendar_month Rabu, 26 Nov 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 61
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Demi mewujudkan generasi emas menuju Indonesia Emas 2045, Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) dipercaya Bank Central Asia (BCA) untuk berkolaborasi dalam menyelenggarakan Kuliah Umum BCA Berbagi Ilmu (BBI), yang bertajuk “Sharpening Your Edge: Skills and Attitude for the Next Chapter”. Kegiatan ini diselenggarakan di Gedung Edutorium K.H Ahmad Dahlan, Rabu (26/11). Wakil Rektor […]

  • Sinergi Muhammadiyah–Polda Kaltim: Cegah Narkoba Mulai dari Sekolah

    Sinergi Muhammadiyah–Polda Kaltim: Cegah Narkoba Mulai dari Sekolah

    • calendar_month Senin, 20 Okt 2025
    • account_circle Redaksi Kabarmuh
    • visibility 86
    • 0Komentar

    Pertemuan antara PWM Kaltim dan Direktorat Reserse Narkoba Polda Kaltim pada Senin (20/10/2025) di Sekretariat PWM Kaltim, Samarinda, menghasilkan gagasan penting: pencegahan penyalahgunaan narkoba harus menyentuh dunia pendidikan. Sekretaris PWM Kaltim, Ir. H. Amir Hady, mengungkapkan bahwa Muhammadiyah memiliki jaringan sekolah dari tingkat dasar hingga menengah yang dapat menjadi sarana efektif sosialisasi bahaya narkoba. “Sangat […]

  • BikersMu Bogor Satukan Ghirah dan Gas dalam TourJib 2025

    BikersMu Bogor Satukan Ghirah dan Gas dalam TourJib 2025

    • calendar_month Senin, 4 Agt 2025
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 87
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Bogor – Dalam semangat dakwah yang membumi dan membaur bersama komunitas, Bikers Muhammadiyah (BikersMu) Chapter Kabupaten Bogor sukses menggelar TourJib (Touring Wajib) bagi para Calon Member (Camember), pada 2–3 Agustus 2025. Kegiatan ini merupakan bagian integral dari proses kaderisasi dan pembinaan komunitas dakwah yang digerakkan oleh Lembaga Dakwah Komunitas (LDK) Pimpinan Pusat Muhammadiyah. Mengusung […]

  • Rektor ITBM-BIM Ajak Sivitas “Lari Cepat dan Lari Jauh” Bangun Kampus Modern

    Rektor ITBM-BIM Ajak Sivitas “Lari Cepat dan Lari Jauh” Bangun Kampus Modern

    • calendar_month Sabtu, 18 Apr 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 116
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID DENPASAR – Rektor Institut Teknologi dan Bisnis Muhammadiyah Bali (ITBM-BIM) Prof. Dr. Harun Joko Prayitno, M.Hum., mengoordinasikan langkah transformasi pengembangan kelembagaan dan akademik kampus berbasis modernisasi teknologi informasi (IT). Upaya ini menjadi bagian dari strategi percepatan pengembangan kampus yang saat ini dikelola dan dikembangkan penuh oleh Universitas Muhammadiyah Surakarta ums.ac.id (UMS). Dalam arahannya, Harun […]

expand_less