Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Kader IMM Soroti Wacana Penghapusan Prodi Tak Relevan Industri, Dorong Kajian Akademik Komprehensif

Kader IMM Soroti Wacana Penghapusan Prodi Tak Relevan Industri, Dorong Kajian Akademik Komprehensif

  • account_circle Adi Kurnia
  • calendar_month Minggu, 3 Mei 2026
  • visibility 59
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KABARMUH.ID, YOGYAKARTA, 2 Mei 2026 — Wacana pemerintah melalui Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi untuk mengevaluasi hingga kemungkinan menghapus program studi yang dinilai tidak relevan dengan kebutuhan industri menuai respons kritis dari kalangan mahasiswa. Sorotan tersebut disampaikan oleh Akmal Basyir, Ketua IMM DIY Bidang Pengembangan Jaringan Perguruan Tinggi (PJPT), yang menilai kebijakan itu perlu dikaji secara mendalam dan tidak boleh dilakukan secara tergesa-gesa.

Pernyataan ini disampaikan Akmal Basyir saat diwawancarai di Yogyakarta, Sabtu (2/5), merespons pemberitaan yang menyebutkan pemerintah membuka kemungkinan penutupan prodi yang dianggap tidak lagi sesuai dengan kebutuhan industri.

Menurutnya, langkah tersebut tidak bisa hanya didasarkan pada ukuran relevansi industri semata. “Perguruan tinggi memiliki fungsi yang lebih luas daripada sekadar memenuhi kebutuhan industri. Ia adalah ruang pengembangan ilmu pengetahuan dan pembentukan cara berpikir. Jika parameter ‘relevansi’ hanya dilihat dari industri hari ini, maka banyak disiplin ilmu berpotensi disederhanakan bahkan dihilangkan,” ujarnya.

Ia menjelaskan, secara akademis, konsep relevansi bersifat dinamis dan kontekstual. Sebuah program studi yang saat ini terlihat tidak memiliki keterkaitan langsung dengan industri, belum tentu kehilangan nilai dalam jangka panjang. “Sejarah perkembangan ilmu menunjukkan bahwa banyak bidang yang awalnya dianggap tidak praktis, justru menjadi fondasi inovasi di masa depan. Karena itu, pendekatan yang terlalu ekonomistik berisiko mereduksi fungsi pendidikan tinggi,” tambahnya.

Wacana penghapusan prodi sendiri sebelumnya mendapat perhatian dari DPR yang menilai kebijakan tersebut harus melalui kajian komprehensif. Akmal Basyir sejalan dengan pandangan tersebut dan menekankan pentingnya evaluasi berbasis data serta pertimbangan multidisipliner.

Lebih lanjut, ia mendorong agar pemerintah tidak menjadikan penghapusan sebagai solusi utama. Sebaliknya, transformasi kurikulum dan penguatan integrasi keilmuan dinilai lebih tepat untuk menjawab tantangan zaman. “Yang perlu didorong adalah adaptasi dan inovasi dalam prodi, bukan eliminasi. Kampus harus diberi ruang untuk mengembangkan pendekatan interdisipliner agar tetap relevan tanpa kehilangan identitas keilmuannya,” jelasnya.

Ia menegaskan bahwa setiap kebijakan pendidikan harus berpijak pada prinsip kehati-hatian dan visi jangka panjang, sehingga tidak hanya menjawab kebutuhan industri saat ini, tetapi juga menjaga keberlanjutan ilmu pengetahuan dan peran strategis perguruan tinggi dalam membentuk peradaban.

Dengan demikian, Akmal Basyir menilai bahwa evaluasi terhadap program studi memang diperlukan, namun harus dilakukan secara hati-hati, berbasis kajian akademik yang kuat, serta mempertimbangkan peran pendidikan dalam jangka panjang, bukan semata kebutuhan industri saat ini.

Editor: Hammam Alghazy

 

  • Penulis: Adi Kurnia

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Workshop Ketahanan Digital dalam Pendidikan Keluarga di Era Smart Society 5.0

    Workshop Ketahanan Digital dalam Pendidikan Keluarga di Era Smart Society 5.0

    • calendar_month Minggu, 4 Feb 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 174
    • 1Komentar

    KABARMUH.ID, Yogyakarta – Workshop “Ketahanan Digital dalam Pendidikan Keluarga di Era Smart Society 5.0” dilaksanakan pada 3 Februari 2024 di SD Muhammadiyah Prambanan Yogyakarta. Kegiatan ini diadakan oleh tim pengabdian masyarakat dari Universitas Ahmad Dahlan Yogyakarta. Peserta berasal dari wali siswa perwakilan dari masing-masing kelas 1 sampai dengan 6. Workshop ini dilatar belakangi adanya permasalahan […]

  • Pererat Ukhuwah, Jamaah Aisyiyah Pekajangan Gelar Tour Religi dan Aksi Sosial di Paninggaran

    Pererat Ukhuwah, Jamaah Aisyiyah Pekajangan Gelar Tour Religi dan Aksi Sosial di Paninggaran

    • calendar_month Jumat, 3 Jul 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 68
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, PEKALONGAN – Semangat menebar kebaikan dan mempererat tali persaudaraan ditunjukkan oleh Ibu-ibu Jamaah Musholla Aisyiyah Pekajangan. Bekerja sama dengan TRAVELMU Pekalongan, mereka melaksanakan kegiatan Tour Religi ke Kecamatan Paninggaran, Kabupaten Pekalongan, pada Rabu (1/7/2026). Kegiatan ini bukan sekadar perjalanan wisata alam biasa, melainkan sebuah ikhtiar untuk memperkokoh ukhuwah Islamiyah sekaligus aksi nyata kepedulian sosial terhadap […]

  • Kesempatan Terakhir Calon Mahasiswa Merebut Kursi FK dan FKG UMS

    Kesempatan Terakhir Calon Mahasiswa Merebut Kursi FK dan FKG UMS

    • calendar_month Selasa, 8 Jul 2025
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 38
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Memasuki bulan Juli 2025, jumlah pendaftar pada penerimaan mahasiswa baru (PMB) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) terus melonjak. Hingga Sabtu (5/7) pukul 11 siang, jumlah pendaftar UMS telah menyentuh angka 23.623 orang. Kepala Biro Administrasi Akademik (BAA) UMS Dr. Triyono , S.E., M.Si. mengatakan kepercayaan masyarakat terhadap UMS terus meningkat. Ini terlihat dari […]

  • Musycabis Ke-3 PCIM Yordania: Ukhuwah Global, Dakwah Berkemajuan

    Musycabis Ke-3 PCIM Yordania: Ukhuwah Global, Dakwah Berkemajuan

    • calendar_month Jumat, 5 Sep 2025
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 72
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Yordania – Pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiyah (PCIM) Yordania resmi melantik pengurus baru periode 2025–2027 dalam rangkaian Musyawarah Cabang Istimewa (Musycabis) ke-3 yang digelar pada Jumat, 29 Agustus 2025, di Ewan Institute Hall, Amman. Mengangkat tema “Ukhuwah Global, Dakwah Berkemajuan”, Musycabis kali ini menyoroti sejumlah isu strategis, antara lain penguatan identitas dan moderasi Islam, pengembangan […]

  • IPM Solo Raya Gelar Halal Bihalal, Perkuat Silaturahmi dan Soliditas Kader

    IPM Solo Raya Gelar Halal Bihalal, Perkuat Silaturahmi dan Soliditas Kader

    • calendar_month Minggu, 20 Apr 2025
    • account_circle Najihus Salam
    • visibility 41
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Surakarta – Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) se-Karesidenan Solo Raya menggelar kegiatan Halal bihalal di Auditorium Moh Djazman, Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), pada Ahad (20/4/2025). Kegiatan ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus momentum refleksi dan evaluasi dalam menjalankan roda organisasi dan dakwah pelajar. Kegiatan ini dihadiri oleh Ketua Umum IPM se-Solo Raya, Ketua Umum Pimpinan Wilayah […]

  • Pengukuhan dan Rakerda PDNA Balikpapan 2022-2026, Mendorong Peran Tangguh Perempuan Muda

    Pengukuhan dan Rakerda PDNA Balikpapan 2022-2026, Mendorong Peran Tangguh Perempuan Muda

    • calendar_month Kamis, 8 Feb 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 476
    • 1Komentar

    KABARMUH.ID, Balikpapan – Suasana semangat membara menyertai Nasyiatul Aisyiyah (NA) Kota Balikpapan yang sedang menggelar kegiatan Pengukuhan dan Rakerda Periode 2022-2026, Kamis (08/02/2024). Dengan mengangkat tema “Keluarga Muda Tangguh, Kuatkan Balikpapan” kegiatan tersebut diselenggarakan di Sekretariat Aisyiyah Kota Balikpapan. Ketua Pimpinan Daerah Nasyiatul Aisyiyah Kota Balikpapan, Mardhotillah Yassarah, S.Pd. dalam sambutannya menyampaikan bahwa Keluarga adalah […]

expand_less