BeritaInspirasiJatengkabar muhammadiyah

Tim Abdimas FK UMS Wujudkan Edukasi Kesehatan Terpadu di SD Musamba Boyolali

KABARMUH.ID, SURAKARTA – Tim pengabdian kepada masyarakat (Abdimas) Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) ums.ac.id melaksanakan program edukasi kesehatan terpadu di Sekolah Dasar Muhammadiyah Sambon (Musamba), Banyudono, Boyolali.

Kegiatan ini berlangsung sejak Desember 2025 hingga Januari 2026 dan dilanjutkan dengan monitoring pada bulan-bulan berikutnya.

Program bertajuk “Edukasi Personal Hygiene dan Penyediaan Sarana Sanitasi Dasar untuk Meningkatkan Derajat Kesehatan Siswa” ini diketuai oleh Dr. Riandini Aisyah, M.Sc., dan didanai melalui hibah pengabdian masyarakat P2DB DRPPS UMS Tahun 2025/2026.

Ketua pelaksana, Riandini Aisyah, menyampaikan bahwa kegiatan ini dirancang berbasis kebutuhan mitra. Tim telah melakukan komunikasi intensif serta survei langsung ke sekolah guna mengidentifikasi persoalan utama terkait kesehatan dan sanitasi.

“Program ini tidak hanya berfokus pada edukasi, tetapi juga menghadirkan solusi nyata berupa penyediaan sarana sanitasi yang mendukung perilaku hidup bersih dan sehat di lingkungan sekolah,” ujarnya, Minggu, (3/5).

Kegiatan Abdimas ini menyasar siswa kelas 5 dengan harapan mereka dapat menjadi agen perubahan dan menularkan pengetahuan kepada adik kelasnya. Rangkaian kegiatan meliputi edukasi kesehatan, praktik kebersihan diri, hingga pemantauan perilaku hidup bersih siswa.

Materi edukasi yang diberikan mencakup personal hygiene, thoharoh (adab buang air), penyakit menular dan pencegahannya, infeksi kecacingan, serta bahaya merokok. Untuk mengukur pemahaman siswa, tim menggunakan metode pretest dan posttest.

Selain penyuluhan, siswa juga mendapatkan hygiene kit berupa perlengkapan kebersihan diri. Mahasiswa turut mendampingi praktik cuci tangan yang benar serta memberikan edukasi melalui media poster yang menarik dan mudah dipahami.

Tak hanya itu, tim Abdimas juga melakukan intervensi fisik dengan menyediakan lima unit wastafel yang dipasang di titik strategis, seperti depan kamar mandi dan ruang kelas, serta melakukan perbaikan dinding kamar mandi sekolah.

Riandini berharap bahwa kegiatan ini dapat meningkatkan kesadaran dan perilaku hidup bersih dan sehat di lingkungan sekolah dasar, sekaligus memperkuat peran perguruan tinggi dalam mendukung peningkatan derajat kesehatan masyarakat.

Program ini melibatkan dosen FK UMS, di antaranya dr. Asri Al Fajri, MARS, dr. Dodik Nursanto, M.Biomed, Dr. dr. Siti Sokiswati, M.H, dr. Sa’idatul Fithriyah, M.Sc., AIFO-K, dr. Restu Triwulandani Tolibin, Sp.A, drg. Nur Ariska Nugrahani, M.Imun, serta didukung oleh 12 mahasiswa dan tenaga kependidikan.

Kepala SD Musamba, Nurudin, S.Pd.I, mengapresiasi program tersebut dan menilai kegiatan ini sangat bermanfaat bagi siswa. “Ilmu kesehatan ini sangat penting untuk anak-anak kami. Kami berterima kasih kepada tim FK UMS yang telah peduli dan memberikan kontribusi nyata,” ungkapnya.

Hal senada disampaikan guru SD Musamba, Eko Setiawan Saptiarso, S.Pd. Ia menyebut keberadaan fasilitas wastafel dan media edukasi sangat membantu dalam membentuk kebiasaan hidup bersih siswa.

“Kami berharap kerja sama ini dapat terus berlanjut melalui program-program berikutnya,” ujarnya.

Kontributor: Fika/Humas

Editor: Muhammad Faisal Dwi Rifqi

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button