Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Esai » CHILDFREE : INDONESIA DAN JEPANG PART DUA?

CHILDFREE : INDONESIA DAN JEPANG PART DUA?

  • account_circle Kabar Muhammadiyah
  • calendar_month Sabtu, 11 Feb 2023
  • visibility 521
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Belakangan ini diketahui seorang influencer muda memberikan pernyataan yang cukup kontroversial di tengah masyarakat Indonesia. Dirinya menyebutkan bahwa tidak memiliki anak adalah anti-aging terbaik atau resep awet muda versinya,

“Not having kids is indeed natural anti-aging. You can sleep for 8 hours every day, no stress hearing kids screaming. And when you finally got wrinkles, you have the money to pay for botox,” tulisnya ketika membalas salah satu komentar postingan instagram pribadinya.

Namun, tidak berhenti di situ saja, perempuan yang saat ini tinggal di Jerman tersebut dengan tegas memberikan pernyataan bahwa baginya memiliki anak adalah beban, “Kamu nggak berhak dapat sisi G*** baik. Kalau kamu sampah, aku bakal mengikuti seperti kamu. Seolah anak itu membawa beban gitu ya jadinya buat mereka? Iya buat gua beban. Buat elo kan bukan, anugerah. Buat gua beban. Ya makanya gua gak gamau dan there’s nothing wrong with it,” ungkapnya.

Pernyataan tentang childfree tersebut menimbulkan kegeraman dan kekhawatiran masyarakat terhadap pengaruh influencer ini untuk masa yang akan datang, terlebih mayoritas pengikutnya adalah anak-anak muda yang mungkin bisa jadi akan mengikuti ‘pilihan’ influencer tersebut.

CHILDFREE

Istilah childfree telah ada sejak tahun 1970-an dengan dua kondisi. Kondisi yang pertama disebut involuntary childfree (kondisi biologis) di mana seseorang tidak dapat memiliki anak (infertility) disebabkan faktor usia atau kondisi medis. Kondisi yang kedua ialah voluntary childfree (kemauan pribadi).

Menurut salah satu penelitian dari Universitas Gajah Mada, kebanyakan keputusan childfree datangnya dari wanita sebab wanita banyak terlibat dalam hal pengasuhan anak. Bahkan saat ini banyak anak muda yang sudah merencanakan tidak akan memiliki anak. Beberapa faktor seseorang memilih untuk voluntary childfree bermacam-macam yaitu tanggung jawab, trauma masa kecil, ketakutan akan penuaan dan perubahan penampilan serta hal lainnya mampu mendorong seseorang untuk melakukan childfree.

INDONESIA DAN JEPANG PART DUA

Dikabarkan saat ini Jepang mengalami depopulasi di mana tingkat kelahiran rendah dan angka lansia cenderung tinggi. Fenomena ini membuat Jepang kekurangan ahli waris sehingga pada postingan viral baru-baru ini memperlihatkan salah satu daerah di Jepang yang sepi penduduk, dan banyak tempat tinggal yang terlihat tidak berpenghuni.

Banyak masyarakat Jepang yang memilih untuk tidak memiliki anak atau voluntary childfree. Jepang dengan kemajuan negaranya dalam hal pertumbuhan ekonomi yang sangat pesat ternyata tidak sejalan dengan pertumbuhan penduduk usia muda yang mengalami penurunan drastis. Akibat dari fenomena ini, beberapa rumah yang tidak berpenghuni dibagi-bagikan dan beberapa sekolah ditutup sebab tidak lagi memiliki murid. Jika hal ini dibiarkan secara terus-menerus, Jepang pada tahun 2056 diprediksikan mengalami krisis kependudukan usia produktif. Hal itu akan berdampak pada tenaga kerja yang menyusut dan populasi yang menua.

Tentunya Indonesia sebagai negara berkembang masih membutuhkan tenaga kerja muda untuk mempertahankan produktivitas. Memandang dari sudut agama, dengan adanya pernyataan dari influencer tersebut yang notabene seorang muslim, ditambah mayoritas dari masyarakat Indonesia beragama Islam, mungkin saja dirinya akan dijadikan patokan bagi generasi muda muslim untuk menormalisasikan childfree.

Lantas, jika kebanyakan masyarakat memilih untuk melakukan voluntary child, bagaimana kabar negara berkembang ini ke depan? Apakah kelak gambaran depopulasi Jepang saat ini akan dirasakan Indonesia di masa yang akan mendatang? Apakah Indonesia akan menjadi Jepang part dua? Well, kita yang menentukan.

Red : ARM | Ed : ARM

  • Penulis: Kabar Muhammadiyah

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Physiotherapy Festival 2025 Warnai UMS dengan Lomba, Bazar, dan Malam Puncak

    Physiotherapy Festival 2025 Warnai UMS dengan Lomba, Bazar, dan Malam Puncak

    • calendar_month Selasa, 30 Sep 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 93
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMP) Fisioterapi Fakultas Ilmu Kesehatan (FIK) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS)menggelar Physiotherapy Festival 2025 dalam rangka memperingati World Physiotherapy Day ke-74. Kegiatan yang berlangsung selama dua pekan ini diselenggarakan dengan berbagai acara menarik yang melibatkan mahasiswa, dosen, hingga masyarakat umum. Festival dibuka dengan lomba Poster dan Foto Kreatif tingkat […]

  • Diskusi Publik Hari Pendidikan Nasional dan Hari Kebangkitan Nasional 2026: Masa Depan Pendidikan indonesia di Tengah Ancaman Krisis Energi Global

    Diskusi Publik Hari Pendidikan Nasional dan Hari Kebangkitan Nasional 2026: Masa Depan Pendidikan indonesia di Tengah Ancaman Krisis Energi Global

    • calendar_month Kamis, 28 Mei 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 98
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, RIAU – Dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional dan Hari Kebangkitan Nasional Tahun 2026, BEM KM FMIPAKES UMRI bersama DPM FMIPAKES UMRI, BEM FKIP UMRI, PK IMM Ibnu Sina, dan PK IMM K.H. Hisyam sukses menyelenggarakan Diskusi Publik dengan tema “Masa Depan Pendidikan indonesia di Tengah Ancaman Krisis Energi Global.” Kegiatan ini menghadirkan dua […]

  • KMF-EB UMS Gelar Seminar dan Talkshow, Wujudkan Pemimpin Berintegritas di Era Globalisasi

    KMF-EB UMS Gelar Seminar dan Talkshow, Wujudkan Pemimpin Berintegritas di Era Globalisasi

    • calendar_month Minggu, 8 Des 2024
    • account_circle Najihus Salam
    • visibility 150
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Koordinator Mentoring Fakultas Ekonomi & Bisnis (KMF-EB) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mengadakan kegiatan Seminar dan Talkshow dengan tema “Dari hati ke aksi” yang dilaksanakan pada Minggu, (8/12) di Auditorium Moh. Djazman Kampus I UMS. Seminar dan Talkshow ini menghadirkan narasumber yang luar biasa seperti M. Atiatul Muqtadir, drg (Founder & Ketua BEM […]

  • Perkuat Hubungan Antar-Koperasi, KOPMA UMS Sambut Kunjungan Studi Banding KOPMA UNIMMA 

    Perkuat Hubungan Antar-Koperasi, KOPMA UMS Sambut Kunjungan Studi Banding KOPMA UNIMMA 

    • calendar_month Sabtu, 16 Mei 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 77
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Koperasi Mahasiswa (KOPMA) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) bersama Koperasi Mahasiswa (KOPMA) Universitas Muhammadiyah Magelang (UNIMMA) menggelar kegiatan studi banding pada Kamis, 14 Mei 2026, bertempat di Ruang Meeting Besar Griya Mahasiswa UMS. Kegiatan ini mengusung tema “Menjalin Silaturahmi dan Membangun Sinergi Antar Koperasi Mahasiswa.” Ketua KOPMA UMS, Rieby Queenana Agustin R, dalam […]

  • MDMC Wilayah Lampung ikuti Pelatihan Fasilitator SPAB Berbasis Satuan Pendidikan Keagamaan

    MDMC Wilayah Lampung ikuti Pelatihan Fasilitator SPAB Berbasis Satuan Pendidikan Keagamaan

    • calendar_month Rabu, 6 Nov 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 178
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Yogyakarta – Dalam upaya meningkatkan kesiapsiagaan bencana di lingkungan pendidikan keagamaan, Konsorsium Pendidikan Bencana (KPB) Indonesia menyelenggarakan Pelatihan Fasilitator Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB). Acara ini diikuti oleh 32 peserta, diantaranya 2 peseta Tri Priyo Saputro dan M. Romadona dari kontingen MDMC wilayah Lampung, dan kegiatan tersebut berlangsung  23-25 Oktober 2024 di Wisma Sargede, […]

  • JATAM Lampung Jajaki Kerja Sama Strategis dengan Bank Mandiri, Dukung Penguatan UMKM Muhammadiyah

    JATAM Lampung Jajaki Kerja Sama Strategis dengan Bank Mandiri, Dukung Penguatan UMKM Muhammadiyah

    • calendar_month Jumat, 10 Okt 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 74
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, BANDAR LAMPUNG – Jamaah Tani Muhammadiyah (JATAM) Lampung menjalin komunikasi lanjutan dengan Bank Mandiri sebagai tindak lanjut dari pertemuan yang sebelumnya digelar oleh Bank Indonesia Lampung. Pertemuan tersebut berlangsung di Kantor Area Manager Bank Mandiri Malahayati, Bandar Lampung, dan membahas peluang kolaborasi strategis dalam penguatan sektor ekonomi rakyat, khususnya bagi pelaku UMKM binaan Muhammadiyah, pada […]

expand_less