Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » FKIP UMS Gelar Pengajian, Kuatkan Spiritualitas dengan Meneladani Amalan Rasulullah

FKIP UMS Gelar Pengajian, Kuatkan Spiritualitas dengan Meneladani Amalan Rasulullah

  • account_circle Adi Kurnia
  • calendar_month Selasa, 30 Des 2025
  • visibility 16
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KABARMUH.ID, SURAKARTA – Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar Pengajian jelang UAS Semester Gasal, bertempat di Gedung Auditorium Moh. Djazman Kampus 1 UMS pada Selasa, (30/12).

Dekan FKIP UMS, Prof. Dr. Anam Sutopo, M.Hum., mengawali sambutannya dengan menafsirkan makna 2 jari tangan yang dijadikan sebagai simbol identitas FIKP.

“Ibu jari sebagai simbol apresiasi, komunikasi, dan leadership, sedangkan Jari telunjuk sebagai simbol kekuatan dan ketauhidan. kedua jari ini sebagai simbol FKIP dalam mengupayakan FKIP yang cakap, hebat, dan islami” terangnya, selasa (30/12).

Sambutan oleh Dekan FKIP UMS, Prof. Dr. Anam Sutopo, M.Hum.

Anam juga menyampaikan program-program islami yang digagas oleh FKIP. ia menegaskan bahwa program islami tersebut sebagai bentuk ikhtiar untuk meningkatkan hubungan harmonis dengan Allah SWT.

“FKIP memiliki program islami yang telah digagas di setiap prodi, diantaranya yaitu, mengaji setiap jum’at, program tahsin setiap kamis, kajian subuh setiap sabtu, dan lain sebagainya yang menunjukkan FKIP UMS cakap, hebat, dan islami,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia menyampaikan informasi bahwa FKIP UMS menerima kuota 373 untuk PPG pra Jabatan, meliputi prodi PKN, PTI, Penjas, dan PGSD.

“Kuota tersebut menjadi kuota terbesar kedua di tingkat PTS,” pungkasnya.

Pengajian kali ini menghadirkan H. Wiwoho Aji Santoso, S.Pd., P.Ua., selaku Pendekar Utama Tapak Suci Putera Muhammadiyah. Mengawali penyampaian tausiyah dengan menjelaskan Muhammadiyah adalah organisasi wasathiyah (pertengahan). Ia mengibaratkan muhammadiyah seperti wasit pertandingan.

“Keberadaan Muhammadiyah seperti wasit pertandingan, jika tidak ada wasit, maka pertandingan tidak bisa dimulai, namun jika ada kekurangan sedikit, maka akan permasalahkan. Hal ini menjadi hal yang wajar karena Muhammadiyah memposisikan diri sebagai organisasii wasathiyah,” paparnya.

Wiwoho menambahkan bahwa Muhammadiyah memiliki paham beragama yang sesuai dengan surat At-Tahrim ayat 6.

Beragama bagi muhammadiyah tidak hanya menyelamatkan diri sendiri dari siksa neraka, tapi menyelamatkan segala manusia yang ada di dunia ini,” tambahnya.

Penyampaian tausiyah oleh H. Wiwoho Aji Santoso, S.Pd., P.Ua.

Selanjutnya Wiwoho mengajak audiens memperbanyak istighfar untuk meneladani amalan Rasulullah SAW, disisi lain juga agar mendapat ampunan dari Allah SWT atas kesalahan-kesalahan yang telah diperbuat. Ia juga menekankan bahwa memperbanyak disini bukan berarti untuk mengejar kuantitas pelafadzan, tapi harus memahami esensi pelafadzan istighfar itu sendiri.

“Rasulullah seorang maksum saja masih melafadzkan istighfar lebih dari 70 kali dalam sehari, maka ini menjadi bahan refleksi bagi kita untuk meneladani hal tersebut. Namun, dalam beristighfar jangan terlalu mengejar kuantitasnya, tapi esensi dari pelafadzan istighfar harus dimaknai lebih dalam,” paparnya.

Lebih jauh, ia menceritakan bahwa Rasulullah SAW tidak pernah meninggalkan shalat fardhu secara berjamaah dan tepat waktu, kata Rasulullah dalam haditsnya amalan yang paling dicintai oleh Allah SWT salah satunya adalah shalat pada waktunya. ia juga mendefinisikan orang yang meninggalkan shalat pada waktunya itu ketika mengedepankan hawa nafsunya untuk hal yang tidak penting saat waktu shalat telah tiba.

Pemateri menyoroti bahwa Rasulullah sebagai anak yatim tidak menghilangkan rasa peduli terhadap anak yatim dan orang miskin, Rasul selalu memberikan sebagian hartanya untuk mensejahterakan mereka.

Rasulullah juga Dijuluki al-amin karena kejujuran, bahkan julukan tersebut telah disandarkan sebelum rasul menjadi seorang Nabi. Wiwoho menekankan bahwa kejujuran harus tertanam pada sanubari keluarga besar FKIP.

“Kejujuran itu harus tertanam pada diri kita semua, karena rasa jujur semakin terkikis pada zaman ini,” tegasnya.

Sebagai penutup, ia mengatakan bahwa warga Muhammadiyah sesuai dengan nama Muhammadiyah bermakna pengikut nabi muhammad, maka kita harus teladani segala amalan-amalan nabi muhammad untuk membuktikan islam rahmatan lil alamin. Ia juga berpesan kepada keluarga FKIP UMS untuk terus meningkatkan pendidikan yang lebih unggul dan berkualitas.

“Pendidikan merupakan urat nadi bangsa, untuk maju dan mengubah situasi, maka FKIP UMS harus mengupayakan calon-calon guru yang berkualitas untuk memajukan anak-anak bangsa,” tutupnya. (Affiq/Humas)

Editor: Choiril Amirah Farida

  • Penulis: Adi Kurnia

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jaring Calon 2 Pimpinan Pesantren Unggul: PCM Bumiayu Gelar Seleksi untuk 16 Kader Terbaik

    Jaring Calon 2 Pimpinan Pesantren Unggul: PCM Bumiayu Gelar Seleksi untuk 16 Kader Terbaik

    • calendar_month Senin, 16 Jun 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 11
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Bumiayu, Brebes – Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Bumiayu menyelenggarakan seleksi terbuka calon Badan Pembina Pesantren (BPP) Muhammadiyah Boarding School (MBS) Bumiayu dan calon Mudir Pontren Muhammadiyah (PontrenMu) Al-Kautsar di kompleks MBS Bumiayu. Kegiatan ini diikuti oleh 16 tokoh Muhammadiyah dari Brebes Selatan, sebagai bagian dari penguatan kaderisasi dan kepemimpinan profesional di lingkungan pesantren, Ahad […]

  • BPKH RI Berkolaborasi dengan Lazismu Menyalurkan Bantuan Mobil Ambulans kepada MDMC Kaltim

    BPKH RI Berkolaborasi dengan Lazismu Menyalurkan Bantuan Mobil Ambulans kepada MDMC Kaltim

    • calendar_month Minggu, 28 Sep 2025
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 12
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Samarinda – Program kemaslahatan Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) tahun 2025 kembali memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Kalimantan Timur. Pada Minggu (28/9/2025), BPKH RI berkolaborasi dengan Lazismu Kaltim menyerahkan satu unit mobil ambulans kepada Lembaga Resiliensi Bencana (LRB) Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) Kaltim. Penyerahan dilakukan di Gedung Balai Lansia Aisyiyah Kaltim, Samarinda, dan […]

  • FIK UMS Terjunkan 630 Mahasiswa KKN Tematik, Perkuat Sinergi Kesehatan Masyarakat di Sukoharjo

    FIK UMS Terjunkan 630 Mahasiswa KKN Tematik, Perkuat Sinergi Kesehatan Masyarakat di Sukoharjo

    • calendar_month Jumat, 12 Jun 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 14
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Fakultas Ilmu Kesehatan (FIK) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) resmi menerjunkan 630 mahasiswa dalam Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik 2026 yang akan berlangsung pada 15-27 Juni 2026 di Kabupaten Sukoharjo. Program ini menjadi bagian dari upaya UMS dalam memperkuat kontribusi nyata perguruan tinggi dalam mendukung pembangunan kesehatan masyarakat melalui kolaborasi dengan pemerintah daerah, […]

  • UMS Terima Penghargaan Satria Education Award 2024 Kategori Kampus Moderasi Beragama

    UMS Terima Penghargaan Satria Education Award 2024 Kategori Kampus Moderasi Beragama

    • calendar_month Sabtu, 7 Des 2024
    • account_circle Najihus Salam
    • visibility 86
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SEMARANG – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) sebagai kampus ‘Mencerahkan, Unggul, Mendunia” mendapatkan penghargaan Satria Education Award 2024 kategori Kampus Moderasi Beragama yang diterima secara langsung oleh Rektor UMS, Prof. Dr. Sofyan Anif, M.Si., Jumat malam (6/10) di Hotel Tentrem Semarang. Penghargaan ini diberikan oleh Suara Merdeka sebagai bentuk apresiasi terhadap komitmen UMS dalam menerapkan […]

  • Ketika Bahasa Indonesia Menjadi Bahasa Kedua di Negara Sendiri

    Ketika Bahasa Indonesia Menjadi Bahasa Kedua di Negara Sendiri

    • calendar_month Minggu, 16 Nov 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 11
    • 0Komentar

    Oleh Muhamad Amanulloh, Mahasiswa Sastra Indonesia, Fakultas Sastra, Budaya, dan Komunikasi (FSBK) Universitas Ahmad Dahlan Bahasa adalah cerminan identitas dan jati diri suatu bangsa. Melalui bahasa, masyarakat membangun cara berpikir, berkomunikasi, dan mengekspresikan budaya mereka. Namun, di tengah derasnya arus globalisasi, keberadaan bahasa Indonesia kini dihadapkan pada tantangan besar, yakni gempuran bahasa Inggris. Pengaruh bahasa Inggris begitu […]

  • MUSYRAN ke-39 IPM MA Muhammadiyah Metro: Momentum Refleksi dan Regenerasi

    MUSYRAN ke-39 IPM MA Muhammadiyah Metro: Momentum Refleksi dan Regenerasi

    • calendar_month Kamis, 12 Des 2024
    • account_circle Najihus Salam
    • visibility 160
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID – Metro, 12 Desember 2024 – Musyawarah Ranting (MUSYRAN) ke-39 Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) MA Muhammadiyah Metro berlangsung dengan khidmat dan penuh semangat. Acara yang digelar di aula madrasah ini dihadiri oleh Kepala MA Muhammadiyah Metro, Ketua Umum PR IPM, perwakilan Pimpinan Cabang (PC) IPM Metro Pusat, serta seluruh anggota dan peserta musyawarah. Dalam […]

expand_less