Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Mahasiswa UMS Raih Silver Medal IPITEX Thailand Lewat Inovasi QryptoPay

Mahasiswa UMS Raih Silver Medal IPITEX Thailand Lewat Inovasi QryptoPay

  • account_circle Adi Kurnia
  • calendar_month Sabtu, 17 Jan 2026
  • visibility 21
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KABARMUH.ID, SURAKARTA – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) di kancah internasional. Tim QryptoPay dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) dan Fakultas Komunikasi dan Informatika (FKI) UMS berhasil meraih Silver Medal dalam ajang International Intellectual Property, Invention, Innovation and Technology Exposition (IPITEX) yang digelar di Thailand.

Penghargaan ini diraih melalui inovasi platform Hybrid Crypto & QR Payment dengan real-time conversion yang patuh terhadap regulasi Indonesia.

Leader Tim QryptoPay, Gunawan Hafiz Januar, yang beranggotakan Muhammad Wahyu Jati, Wahyu Reihan Nur Khabib, dan Satria Maulana Hidayat, serta dibimbing langsung oleh Dr. Aflit Nuryulia Praswati, SE, MM., Gunawan menjelaskan bahwa QryptoPay merupakan sebuah Centralized Exchange (CEX) berbasis inovasi yang dirancang untuk menjembatani aset kripto dengan aktivitas ekonomi harian masyarakat.

Ia menegaskan bahwa platform ini tetap berpijak pada regulasi nasional yang melarang kripto sebagai alat pembayaran sah di Indonesia.

“QryptoPay hadir dengan arsitektur dual wallet dan integrasi QRIS nasional untuk mengeksekusi konversi otomatis aset kripto menjadi Rupiah secara instan. Dengan mekanisme ini, transaksi tetap legal, cepat, dan transparan,” ujarnya, Sabtu, (17/1).

Inovasi QryptoPay lahir dari keprihatinan terhadap fenomena yang disebut Gunawan sebagai “Kekayaan yang terpenjara”.

Menurutnya, lebih dari 20 juta investor kripto di Indonesia menyimpan aset bernilai triliunan rupiah yang selama ini cenderung statis karena proses penarikan dana yang rumit dan memakan waktu lama.

“Padahal jika likuiditas digital ini bisa mengalir dengan cepat, dampaknya sangat besar bagi ekonomi riil, khususnya UMKM. QryptoPay kami rancang untuk mengalirkan dana digital langsung ke ekonomi kerakyatan melalui Rupiah,” jelasnya.

Keunggulan utama QryptoPay terletak pada kemampuan real-time conversion yang ditopang oleh Auto-Liquidation Engine berbasis off-chain market maker. Melalui sistem ini, konversi aset digital ke Rupiah dapat diselesaikan dalam hitungan milidetik, sehingga pengalaman pengguna menyerupai transaksi dompet digital konvensional.

Gunawan menjelaskan bahwa QryptoPay merupakan sebuah Centralized Exchange (CEX)

Di sisi lain, aspek kepatuhan regulasi menjadi fondasi utama pengembangan QryptoPay. Gunawan menegaskan bahwa platform ini sepenuhnya menjaga marwah Rupiah sesuai mandat Bank Indonesia, menempatkan kripto sebagai komoditas di bawah pengawasan Bappebti, serta mengintegrasikan pemotongan pajak otomatis sesuai PMK Nomor 68 Tahun 2022.

“Inovasi dan regulasi tidak harus saling bertabrakan. Di QryptoPay, keduanya justru bersinergi untuk menciptakan keamanan bagi pengguna sekaligus kontribusi nyata bagi negara,” ungkapnya.

Lebih jauh, Gunawan menilai bahwa QryptoPay hadir untuk menjawab persoalan hambatan likuiditas di Indonesia. Mengacu pada teori peredaran uang Irving Fisher, ia menyebut bahwa percepatan sirkulasi uang menjadi kunci pertumbuhan ekonomi.

Dengan menghubungkan aset kripto langsung ke sektor UMKM, QryptoPay diharapkan mampu menciptakan efek penetesan ekonomi yang lebih merata.

Perjalanan QryptoPay hingga tampil di IPITEX Thailand tidak lepas dari berbagai tantangan. Gunawan menyebut bahwa tim harus menyatukan kompleksitas teknologi blockchain dengan sistem pembayaran nasional yang ketat, sekaligus membangun keamanan siber yang kuat dan menekan latensi transaksi hingga titik minimal.

“Di hadapan juri internasional, kami tidak hanya mempresentasikan teknologi, tetapi juga membuktikan bahwa QryptoPay adalah solusi yang realistis, berkelanjutan, dan patuh hukum,” katanya.

Keberhasilan meraih Silver Medal di IPITEX, menurut Gunawan, didorong oleh tiga faktor utama, yakni kebaruan inovasi sebagai platform hybrid CEX dan QRIS pertama di Indonesia, kecepatan dan efisiensi transaksi real-time, serta kepatuhan regulasi yang berdampak langsung pada penguatan ekonomi UMKM.

Capaian ini memiliki makna strategis bagi UMS. Gunawan menilai prestasi tersebut menjadi validasi bahwa riset mahasiswa UMS mampu melampaui ruang akademik dan hadir sebagai solusi futuristik di tingkat global.

“Ini adalah pengakuan bahwa ekosistem pendidikan di UMS telah berkembang menjadi inkubator inovasi kelas dunia yang mampu melahirkan pionir-pionir masa depan,” tuturnya.

Ke depan, Gunawan berkomitmen untuk membangun ekosistem kolaboratif di lingkungan UMS sebagai ruang tumbuh bersama bagi mahasiswa. Ia ingin menciptakan budaya berbagi ilmu dan mentoring antar mahasiswa berprestasi agar inovasi tidak berhenti pada satu individu.

“Saya tidak ingin bersinar sendirian. Keberhasilan sejati adalah ketika kita bisa bertumbuh bersama dan membuka jalan bagi yang lain,” tegasnya.

Kepada mahasiswa UMS, Gunawan berpesan agar tidak takut pada keraguan dan kegagalan. Menurutnya, keberanian bukan berarti tanpa rasa takut, melainkan tetap melangkah meski ketakutan itu ada.

“Jangan biarkan keresahan menghentikan langkahmu. Carilah teman untuk bertumbuh dan ubahlah masalah di sekitarmu menjadi solusi nyata. Mahasiswa UMS harus berani mendunia dengan semangat kolaborasi,” pungkasnya. (Adi/Humas)

Editor : Farhan Shiddiq

  • Penulis: Adi Kurnia

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mahasiswa UMS Resmi Nahkodai PW IPM Jawa Tengah, Siap Perkuat Kaderisasi Berbasis Digital 

    Mahasiswa UMS Resmi Nahkodai PW IPM Jawa Tengah, Siap Perkuat Kaderisasi Berbasis Digital 

    • calendar_month Kamis, 30 Jul 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 19
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Mahasiswa Program Studi Teknik Informatika Fakultas Komunikasi dan Informatika (FKI) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Abdul Lathif Maftuh, resmi mengemban amanah sebagai Ketua Umum Pimpinan Wilayah (PW) Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) Jawa Tengah periode 2026-2028. Penyampaian amanah itu disaksikan ratusan kader IPM se-Jawa Tengah pada Sabtu, (25/7/2026) di SMA Muhammadiyah 1 Karanganyar. Berbekal […]

  • Difabel Ambil Peran dalam Aksi Damai Lintas Iman untuk Keadilan Iklim

    Difabel Ambil Peran dalam Aksi Damai Lintas Iman untuk Keadilan Iklim

    • calendar_month Minggu, 6 Jul 2025
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 9
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Jakarta – Dalam semangat kesetaraan dan keberlanjutan, kaum muda lintas iman bersama penyandang disabilitas mengambil langkah nyata menuntut keadilan iklim dalam kegiatan Walk for Peace and Climate Justice yang digelar Sabtu (5/7) di Jakarta. Aksi yang diinisiasi oleh Eco Bhinneka Muhammadiyah, HIDIMU (Himpunan Difabel Muhammadiyah) Pusat, dan GreenFaith ini menegaskan bahwa keadilan iklim bukan […]

  • Dokumentasikan Best Practice Pengajaran, MPBI UMS Gelar Pelatihan Menulis Bagi Guru Muhammadiyah Se-Kartasura

    Dokumentasikan Best Practice Pengajaran, MPBI UMS Gelar Pelatihan Menulis Bagi Guru Muhammadiyah Se-Kartasura

    • calendar_month Jumat, 16 Mei 2025
    • account_circle Zulfan Falakhi
    • visibility 8
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Surakarta – Program Studi Magister Pendidikan Bahasa Indonesia (MPBI) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) sukses menggelar pelatihan “Pelatihan Best Practice dalam Pembelajaran” bagi para guru SMP, SMA, dan SMK Muhammadiyah se-Kartasura. Kegiatan ini merupakan bagian dari RPPS Prodi guna meningkatkan kompetensi guru-guru Muhammadiyah di Kartasura. Kegiatan pelatihan diawali dengan sesi kuliah tujuh menit (kultum) yang […]

  • Perkuat Dakwah dan Pendidikan, Keluarga Cik Ali Salim Wakafkan Ponpes Alu Salim kepada Muhammadiyah

    Perkuat Dakwah dan Pendidikan, Keluarga Cik Ali Salim Wakafkan Ponpes Alu Salim kepada Muhammadiyah

    • calendar_month Minggu, 21 Jun 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 13
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Bandar Lampung – Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Provinsi Lampung menerima amanah besar berupa penyerahan aset wakaf yang bernilai strategis bagi pengembangan umat. Aset berupa sebidang tanah seluas 9.900 meter persegi beserta bangunan Pondok Pesantren (Ponpes) Alu Salim tersebut secara resmi diserahkan oleh pemilik sekaligus pimpinan pondok pesantren, Cik Ali Salim, S.H., kepada persyarikatan Muhammadiyah. […]

  • PONPES AL-MUJAHIDIN KEMBALI GELAR VAKSINASI DOSIS 2

    PONPES AL-MUJAHIDIN KEMBALI GELAR VAKSINASI DOSIS 2

    • calendar_month Minggu, 17 Okt 2021
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 684
    • 0Komentar

    KABARMUH.COM, Balikpapan – Bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Balikpapan dan Muhammadiyah Covid-19 Command Center (MCCC), Pondok Pesantren Al-Mujahidin Balikpapan kembali melaksanakan vaksinasi dosis 2 kepada para santri dan masyarakat sekitar pondok pesantren (16/10). Ini merupakan kali kedua pelaksanaan vaksinasi dosis 2 yang digelar di pondok setelah sebelumnya juga melaksanakan vaksinasi dosis 2 bekerjasama dengan Badan Intelejen […]

  • Arsitektur UMS Gelar Seminar Nasional Kewirausahaan, Membuka Peluang Karir untuk Mahasiswa

    Arsitektur UMS Gelar Seminar Nasional Kewirausahaan, Membuka Peluang Karir untuk Mahasiswa

    • calendar_month Minggu, 6 Okt 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 129
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Surakarta – Keluarga Mahasiswa Teknik Arsitektur (KMTA) Svargacitra Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar Seminar Nasional Kewirausahaan bertajuk “Kewirausahaan dalam Arsitektur: Membuka Peluang Karir Untuk Mahasiswa” yang berlangsung di Ruang Seminar Lt. 5 Gedung Pascasarjana Kampus 2 UMS, Kamis, (3/10). Kegiatan tersebut dilaksanakan secara hibrida melalui platform Zoom Meeting, dengan mengundang 2 narasumber yaitu Ar. […]

expand_less