Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Mahasiswa KKN UIN Syekh Wasil Kediri Kunjungi Klenteng Tjoe Hwie Kiong, Perkuat Literasi Sejarah dan Toleransi Beragama

Mahasiswa KKN UIN Syekh Wasil Kediri Kunjungi Klenteng Tjoe Hwie Kiong, Perkuat Literasi Sejarah dan Toleransi Beragama

  • account_circle Adi Kurnia
  • calendar_month Rabu, 21 Jan 2026
  • visibility 19
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KABARMUH.ID, Kediri — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 4 UIN Syekh Wasil Kediri yang tengah melaksanakan KKN di Kelurahan Pakelan melakukan kunjungan edukatif ke Klenteng Tjoe Hwie Kiong, Kota Kediri, pada hari ini. Kunjungan tersebut bertujuan untuk mengenal lebih dekat sejarah, nilai-nilai keagamaan, serta praktik toleransi yang hidup dan terjaga di tengah masyarakat multikultural.

Klenteng Tjoe Hwie Kiong merupakan salah satu klenteng tertua di Kediri. Bangunan bagian depan berdiri sejak tahun 1817, sedangkan bangunan belakang dibangun pada 1935, dan berada di bawah naungan Yayasan Tri Dharma Tjie Hwie Kong. Klenteng ini juga memiliki sejarah penting, di antaranya pernah tenggelam pada tahun 1955 akibat luapan Sungai Brantas yang pada masa lalu berfungsi sebagai jalur pelabuhan. Sebagai upaya pelestarian, lantai klenteng kemudian dinaikkan sekitar 75cm. Hingga kini, klenteng tersebut berstatus sebagai cagar budaya hidup, yakni cagar budaya yang tetap dapat dibenahi atau diperbaiki jika mengalami kerusakan.

Dalam kunjungan tersebut, mahasiswa mendapatkan penjelasan mengenai Tri Dharma, yaitu perpaduan ajaran Buddha, Konghucu, dan Tao, yang dipraktikkan secara harmonis di klenteng ini. Ibadah bersama Tri Dharma secara rutin dilaksanakan setiap tanggal 1 dan 15 penanggalan Imlek, dengan aturan dan tradisi pakem yang tidak boleh diubah oleh siapapun, meskipun kepengurusan dilakukan secara bergantian. Sementara itu, umat tetap diperkenankan melaksanakan ibadah pribadi sesuai tradisi masing-masing.

Salah satu figur sentral yang dikenalkan kepada mahasiswa adalah Mak Co (Tian Shang Sheng Mu), Dewi Laut yang dipercaya sebagai pelindung para pelaut. Mak Co diyakini semasa hidupnya merupakan anak nelayan yang mampu membaca cuaca. Pada masa lampau, para pelaut selalu membawa patung Mak Co dalam pelayaran, dan menitipkannya di klenteng ketika kapal bersandar. Klenteng Tjoe Hwie Kiong juga memiliki keterkaitan historis dengan pelayaran Laksamana Cheng Ho, seorang Muslim dari Tiongkok yang dikenal melakukan ekspedisi maritim hingga tujuh kali dan berperan dalam jalur perdagangan serta penyebaran Islam di Nusantara.

Selain sebagai tempat ibadah, Klenteng Tjoe Hwie Kiong juga berfungsi sebagai pusat pelestarian budaya, seperti seni Barongsai dan Leong. Menariknya, sekitar 90 persen anggota Barongsai bukan berasal dari etnis Tionghoa, karena kini Barongsai telah berkembang sebagai cabang olahraga di bawah KONI, terintegrasi dengan wushu, serta menjadi sarana pembelajaran bahasa Mandarin bagi generasi muda.

Mahasiswa KKN juga memperoleh pemahaman mendalam tentang ajaran Konghucu, yang menekankan pentingnya hubungan antarmanusia melalui nilai laku bakti dan perbaikan diri secara berkelanjutan. Dalam praktik ibadah, digunakan dupa berjumlah ganjil, umumnya tiga batang, sebagai simbol doa yang dipanjatkan kepada Tuhan. Ajaran Konghucu, Buddha, dan Tao masing-masing menekankan keharmonisan dengan sesama manusia, seluruh makhluk hidup, dan alam semesta.

Pengurus klenteng menegaskan bahwa esensi dari seluruh tradisi tersebut bukan semata ritual, melainkan upaya menjaga kerukunan dan toleransi. “Kita kumpul yang penting bagaimana kita bisa menjaga kerukunan, bincang-bincang, tanpa membahas agama,” ujar Bapak Prayitno Sutikno selaku ketua pengurus klenteng yang memberikan informasi pada kunjungan hari ini. Nilai ini sejalan dengan identitas Kota Kediri sebagai salah satu kota dengan tingkat toleransi yang tinggi.

Melalui kunjungan ini, mahasiswa KKN Kelompok 4 UIN Syekh Wasil Kediri berharap dapat memperluas wawasan kebangsaan, memperkuat sikap saling menghargai antarumat beragama, serta membawa nilai-nilai toleransi tersebut dalam pengabdian mereka di Kelurahan Pakelan dan di tengah masyarakat luas. (Monica Luvitasari)

Editor: Hammam Alghazy

 

  • Penulis: Adi Kurnia

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • IPM Berduka, Ketua Umum IPM Banten Abadi dengan Gagasannya!

    IPM Berduka, Ketua Umum IPM Banten Abadi dengan Gagasannya!

    • calendar_month Kamis, 25 Apr 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 373
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Banten – Innalillahi wa inna ilaihi raji’un, kabar duka kader IPM berpulang ke rahmatullah. Fathan Mubina atau yang akrab dipanggil Fathan merupakan Ketua Umum PW IPM Banten 2021-2023. Fathan wafat di RS Santosa Bandung (25/4/2024) setelah melakukan perawatan di sana. Fathan Mubina terdiagnosa leukemia, setelah Idulfitri. Dalam perjalanannya melawan penyakit tersebut dengan melakukan kemoterapi. Namun, kondisi […]

  • Santriwati PesantrenMu Daarul Ulum Majenang akan Wakili Cilacap di OMI Mapel IPS Provinsi Jawa Tengah 2025

    Santriwati PesantrenMu Daarul Ulum Majenang akan Wakili Cilacap di OMI Mapel IPS Provinsi Jawa Tengah 2025

    • calendar_month Jumat, 26 Sep 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 38
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID~ Cilacap || Senyum Gisya Apriliani Putri, siswi kelas VIII MTs Muhammadiyah Majenang, merekah saat namanya dipanggil sebagai Juara 1 Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) 2025 bidang Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) tingkat Kabupaten Cilacap. Bagi santriwati Pondok Pesantren Daarul Ulum Muhammadiyah Majenang ini, capaian tersebut bukan sekadar sebuah piala, tetapi buah dari doa, kerja keras, dan […]

  • IMM Buya Hamka: Mengadakan Diskusi Bersama dan Konsolidasi Tolak Ekspansi Militerisme

    IMM Buya Hamka: Mengadakan Diskusi Bersama dan Konsolidasi Tolak Ekspansi Militerisme

    • calendar_month Jumat, 24 Apr 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 39
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, PEKALONGAN – Selasa, 20 April 2026 Ketua IMM Komisariat Buya Hamka Ivan Hakim Purwanto menginisiasi diskusi bersama para aktivis se-Kabupaten Pekalongan dengan tema “Demokrasi di Persimpangan: Antara Instabilitas Ekonomi dan Ekspansi Militerisme”. Kegiatan ini turut mengundang pemantik dari Korda 1 BEM PTMAI Zona IV Jateng dan DIY, Presidium Nasional BEM PTMAI Zona IV Jateng […]

  • GG bet casino w Polsce – Jak działa kasyno online i dostępne opcje gry

    GG bet casino w Polsce – Jak działa kasyno online i dostępne opcje gry

    • calendar_month Sabtu, 22 Agt 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 31
    • 0Komentar

    GG bet casino w Polsce – Jak działa kasyno online i dostępne opcje gry ▶️ PLAY Содержимое Содержимое GG Bet Casino w Polsce: Ograniczone szanse na sukces Wady GG Bet Casino Jak działa kasyno online? Wprowadzenie w świat gier GG Bet Casino w Polsce: Ograniczone szanse na sukces Wady GG Bet Casino Jak działa kasyno […]

  • BikersMu Chapter Kendal Gelar Touring Dakwah dan Solidaritas Sosial

    BikersMu Chapter Kendal Gelar Touring Dakwah dan Solidaritas Sosial

    • calendar_month Senin, 16 Jun 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 32
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, KENDAL – Ahad, 15 Juni 2025 menjadi momen penuh berkah bagi komunitas BikersMu Chapter Kendal yang kembali melaksanakan kegiatan touring dakwah dan solidaritas sosial. Kegiatan dimulai dari Masjid Al-Huda, Tlangu, Sukorejo dengan pembagian rompi kepada peserta dan doa bersama untuk keselamatan perjalanan. Rute touring kali ini melintasi berbagai wilayah dengan agenda silaturahmi dan aksi […]

  • KIAM, Mencerahkan Mualaf dengan Kajian Islam di Kubu Raya

    KIAM, Mencerahkan Mualaf dengan Kajian Islam di Kubu Raya

    • calendar_month Rabu, 19 Mar 2025
    • account_circle Najihus Salam
    • visibility 18
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Kubu Raya – Lembaga Dakwah Komunitas (LDK) Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah bersama LDK Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Kalimantan Barat sukses menyelenggarakan Pesantren Ramadhan berupa Kajian Intensif Al Islam untuk Mualaf (KIAM) pada Senin (17/3/2025). Kegiatan yang didukung penuh oleh LAZISMU ini berlangsung di Kubu Raya, Kalimantan Barat, dengan dihadiri oleh sejumlah tokoh penting Muhammadiyah […]

expand_less