Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Memaknai Dakwah Berkemajuan: Hilman Latief Tekankan Aksi Kemanusiaan

Memaknai Dakwah Berkemajuan: Hilman Latief Tekankan Aksi Kemanusiaan

  • account_circle Adi Kurnia
  • calendar_month Sabtu, 14 Feb 2026
  • visibility 83
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KABARMUH.ID, Jakarta – Bendahara Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Hilman Latief, menegaskan bahwa kerja-kerja kemanusiaan yang dilakukan persyarikatan di berbagai wilayah terdampak bencana merupakan bagian salah satu wujud nyata dari dakwah Islam Berkemajuan. Hal tersebut ia sampaikan dalam ZISKA Talks Tarhib Ramadhan Lazismu Pimpinan Pusat Muhammadiyah bertajuk “Tangguh dan Sejahtera: Dari Respon ke Pemulihan Bencana Sumatera” pada Kamis (12/2/26).

Hilman mengucapkan apresiasi tinggi atas dedikasi seluruh tim di lapangan. “Apa yang kita lakukan hari ini bukan sekadar respons teknis terhadap bencana, tetapi bagian dari risalah besar Muhammadiyah dalam menerjemahkan Islam sebagai gerakan dakwah dan misi kemanusiaan. Ini kerja mulia, dan tentu tidak mudah,” ujarnya.

Ia menekankan bahwa dakwah dalam perspektif Muhammadiyah tidak hanya dimaknai sebagai ceramah atau penyampaian pesan keagamaan, melainkan juga sebagai gerakan amar ma’ruf nahi munkar yang diwujudkan dalam aksi nyata.

“Mengajak kepada kebaikan itu mencakup aspek sosial, ekonomi, etika, bahkan politik. Termasuk di dalamnya menggerakkan umat untuk berzakat, berinfak, dan bersedekah. Di sinilah peran lembaga pengelola zakat menjadi sangat penting,” kata Hilman.

Menurutnya, momentum Ramadan harus dimanfaatkan untuk memperkuat tradisi filantropi umat. Ia menyebut bahwa bulan suci memberi ruang spiritual yang lebih luas bagi masyarakat untuk berbagi.

“Ramadan selalu menghadirkan gelombang kedermawanan. Tugas kita adalah mengelolanya dengan baik, akuntabel, dan profesional agar manfaatnya benar-benar dirasakan oleh mereka yang membutuhkan,” tegas Hilman.

Ia juga mengingatkan pentingnya inovasi dalam dakwah kemanusiaan. Ia menegaskan bahwa Islam harus diposisikan sebagai gerakan ilmu sekaligus gerakan amal. “Dakwah tidak cukup hanya dengan semangat dan empati. Kita membutuhkan basis keilmuan, inovasi, evaluasi program, monitoring, hingga audit yang kuat. Tanpa ilmu, kerja kemanusiaan akan berjalan berat dan tidak berkelanjutan,” jelas Hilman.

Ia menambahkan, tradisi Muhammadiyah sejak awal telah menempatkan pendidikan dan pencerahan sebagai fondasi gerakan. Karena itu, kerja kemanusiaan pun harus dikelola dengan standar profesional dan tata kelola yang baik. “Akuntabilitas adalah bagian dari sifat keislaman kita. Ketika kita terbuka terhadap evaluasi dan audit, itu bukan beban, tetapi justru penguat integritas,” ungkapnya.

Dalam konteks respons bencana, Hilman mencontohkan bagaimana Muhammadiyah tetap hadir bahkan bertahun-tahun setelah bencana terjadi. Ia menyinggung pengalaman pendampingan pascagempa di Cianjur yang masih berjalan hingga beberapa tahun setelah kejadian. “Sering kali orang mengira kerja kemanusiaan selesai ketika fase tanggap darurat berakhir. Padahal, justru di fase pemulihan jangka panjang itulah komitmen kita diuji,” tuturnya.

Lebih jauh, Hilman mengaitkan kerja kemanusiaan dengan pesan Al-Qur’an dalam Surah Al-Balad tentang “aqabah” atau jalan terjal yang berat untuk ditempuh. Menurutnya, membantu sesama dalam kondisi sulit merupakan bentuk nyata menaklukkan aqabah tersebut.

“Al-Qur’an menggambarkan aqabah sebagai jalan yang berat: membebaskan manusia dari ketertekanan, memberi makan saat masa sulit, membantu anak yatim dari kerabat terdekat, dan menolong fakir miskin yang sangat papa. Itu semua bukan perkara ringan,” ungkapnya.

Ia mengingatkan bahwa kepedulian sosial sering kali lebih mudah diberikan kepada pihak yang jauh, namun justru terasa berat ketika menyentuh lingkar terdekat. “Kadang kita mudah membantu orang lain, tetapi lupa pada keluarga atau lingkungan sekitar yang membutuhkan. Padahal, Al-Qur’an mengajarkan keseimbangan itu,” ujarnya.

Hilman juga menyoroti tantangan kepekaan sosial di tengah situasi kemiskinan ekstrem. Menurutnya, kehadiran relawan dan penggerak kemanusiaan merupakan wujud nyata keberanian moral untuk tetap peduli. “Tanpa kita sadari, teman-teman relawan sedang mendaki aqabah itu. Menjangkau wilayah bencana, menggerakkan donasi, menguatkan korban—semuanya adalah bagian dari perjuangan menaklukkan jalan terjal tersebut,” katanya.

Ia juga mendorong agar kerja-kerja kemanusiaan ini terus dikabarkan kepada publik sebagai bentuk transparansi sekaligus inspirasi. Program yang dirancang, lanjutnya, bersifat jangka menengah dan panjang, bahkan bisa melampaui satu tahun ke depan.

Hilman menyampaikan pesan semangat kepada seluruh relawan di daerah. “Apa yang Anda lakukan di Aceh, Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan wilayah lain adalah bagian dari ikhtiar besar menaklukkan aqabah. Semoga setiap langkah kita menjadi amal saleh yang diridhai Allah SWT,” tutupnya.

(Media dan Publikasi Lazismu PP Muhammadiyah/Soleh)

  • Penulis: Adi Kurnia

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • SD Muhammadiyah Bligo 01 Meriahkan Acara Asta Cita Presiden Prabowo di Desa Sumurjomblangbogo

    SD Muhammadiyah Bligo 01 Meriahkan Acara Asta Cita Presiden Prabowo di Desa Sumurjomblangbogo

    • calendar_month Senin, 25 Agt 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 84
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Pekalongan — Suasana Desa Sumurjomblangbogo, Bojong, Kabupaten Pekalongan, tampak meriah pada acara Asta Cita Presiden Prabowo Subianto yang mengusung tema “Depot Desa, Penyerapan Gabah Petani, Menegakkan Kedaulatan Pangan, PPDI Merah Putih Bela Negara”. Dalam kegiatan yang penuh semangat kebangsaan ini, SD Muhammadiyah Bligo 01 turut ambil bagian dengan menampilkan drumben andalannya. Penampilan siswa-siswi ini […]

  • City Tour COMSOCIA 2026, UMS Perkenalkan Kekayaan Budaya Solo kepada Akademisi Dunia

    City Tour COMSOCIA 2026, UMS Perkenalkan Kekayaan Budaya Solo kepada Akademisi Dunia

    • calendar_month Minggu, 12 Jul 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 112
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) ums.ac.id memadukan forum ilmiah dengan diplomasi budaya melalui penyelenggaraan City Tour sebagai penutup rangkaian The International Conference on Communication, Society, and Digital Media (COMSOCIA) 2026, Jumat (10/7/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen UMS menghadirkan pengalaman konferensi internasional yang tidak hanya berfokus pada pertukaran gagasan akademik, tetapi juga […]

  • Wasathiyah sebagai Pilar, PERSADA UAD Siapkan Kader untuk Dunia Nyata

    Wasathiyah sebagai Pilar, PERSADA UAD Siapkan Kader untuk Dunia Nyata

    • calendar_month Kamis, 8 Mei 2025
    • account_circle Zulfan Falakhi
    • visibility 87
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, YOGYAKARTA – PERSADA Universitas Ahmad Dahlan (UAD) kembali menyelenggarakan kegiatan penguatan ideologi dan nilai-nilai keislaman bagi pengurusnya melalui kegiatan Refreshing AIK (Al-Islam dan Kemuhammadiyahan) yang memasuki sesi Materi 2 pada Sabtu, 19 April 2025 M/20 Syawal 1446 H. Bertempat di Ruang Sidang Bersama Fakultas Teknologi Industri, Lantai 5 Gedung Utama Kampus IV UAD, kegiatan […]

  • DPD IMM Kaltim Bersuara, Andri Rifandi: DPR RI Harusnya Taat Putusan MK, Bukan Mendadak Revisi UU Pilkada

    DPD IMM Kaltim Bersuara, Andri Rifandi: DPR RI Harusnya Taat Putusan MK, Bukan Mendadak Revisi UU Pilkada

    • calendar_month Kamis, 22 Agt 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 359
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Samarinda – Ingar bingar politik menjelang pemilihan kepala daerah (PILKADA) 2024 mulai memanas. Sederet kepentingan untuk mengamankan kursi kekuasaan tampak terjadi di Indonesia. Seperti, siasat yang dilakukan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) yang mendadak melakukan Revisi Undang-Undang (RUU) Pilkada pada Rabu (21/8/2024). Revisi ini dilakukan setelah terbitnya putusan Mahkamah Konstitusi (MK) Nomor 60/PUU-XXII/2024. Perlu diketahui, […]

  • Perluas Jejaring Nasional dan Internasional, IBTI dan DRKUI UMS Buka Akses Kolaborasi hingga Sarawak

    Perluas Jejaring Nasional dan Internasional, IBTI dan DRKUI UMS Buka Akses Kolaborasi hingga Sarawak

    • calendar_month Sabtu, 15 Agt 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 71
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) ums.ac.id melalui Inkubator Bisnis dan Talenta Inovasi (IBTI) bersama Direktorat Reputasi, Kemitraan, dan Urusan Internasional (DRKUI) UMS memperluas kiprahnya dalam ekosistem kewirausahaan melalui partisipasi dalam Temu Nasional Pendamping (TNP) IV 2026 , International Conference on Cooperatives, MSMEs, and Entrepreneurship (ICCME) 2026, serta Misi Kolaborasi Lintas Batas ke Kuching, […]

  • Kopi Ngaji Bodeh Sleman: Jadilah Orang Tua yang Asyik!

    Kopi Ngaji Bodeh Sleman: Jadilah Orang Tua yang Asyik!

    • calendar_month Sabtu, 30 Des 2023
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 656
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Sleman – Udara pagi segar dan burung yang saling bersautan, menyambut datangnya jama’ah “Kopi Ngaji” dari penjuru Jogja ke Bodeh, Sleman. Pengajian ini rutin diadakan setiap sabtu ba’da subuh. Mentari belum bersinar, tapi mata jama’ah sudah berbinar, melihat hamparan sawah hijau yang ada di kanan-kiri tempat ngaji ini. Cemilan, teh atau kopi hangat, jadi […]

expand_less