Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Guru Besar UMS Soroti Dampak Konflik Iran-Amerika-Israel terhadap Ekonomi Global dan Indonesia

Guru Besar UMS Soroti Dampak Konflik Iran-Amerika-Israel terhadap Ekonomi Global dan Indonesia

  • account_circle Adi Kurnia
  • calendar_month Selasa, 10 Mar 2026
  • visibility 19
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KABARMUH.ID, SURAKARTA – Konflik yang melibatkan Iran, Amerika Serikat, dan Israel dinilai berpotensi memberikan dampak besar terhadap stabilitas ekonomi global, termasuk bagi Indonesia. Hal tersebut disampaikan oleh Guru Besar Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Surakarta (FEB UMS), Prof. Muhammad Sholahuddin, SE, M.Si., Ph.D., CSBA.

Menurutnya, konflik yang terjadi di kawasan Timur Tengah memiliki implikasi strategis karena berkaitan langsung dengan jalur distribusi energi dunia, khususnya di Selat Hormuz. Jalur ini menjadi salah satu titik krusial dalam perdagangan minyak global.

“Konflik di kawasan Timur Tengah, terutama yang mengancam di Selat Hormuz, berdampak besar karena hampir 20 persen pasokan minyak dunia melewati jalur tersebut,” jelas Sholahuddin, Selasa, (10/3).

Ia menambahkan, wilayah Selat Hormuz berada dalam pengaruh Iran. Ketika situasi geopolitik memanas, potensi pembatasan jalur pelayaran dapat mengganggu distribusi minyak dunia dan menyebabkan lonjakan harga energi secara global.

Dampak tersebut juga berpotensi dirasakan Indonesia. Sholahuddin menjelaskan bahwa sekitar separuh kebutuhan minyak nasional masih dipenuhi melalui impor. Kondisi ini membuat Indonesia rentan terhadap gejolak harga energi di pasar internasional.

“Ketika pasokan dari Timur Tengah terganggu, harga minyak akan naik. Kenaikan harga minyak ini tidak hanya berdampak pada sektor energi, tetapi juga mempengaruhi distribusi barang, transportasi, hingga biaya logistik,” ujarnya.

Guru Besar UMS, Prof. Muhammad Sholahuddin, SE, M.Si., Ph.D., CSBA

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa kenaikan harga energi biasanya akan diikuti oleh meningkatnya harga berbagai kebutuhan lain. Mulai dari pupuk, produk elektronik, hingga berbagai barang impor yang bergantung pada rantai distribusi global.

Menurutnya, kelompok masyarakat berpenghasilan rendah menjadi pihak yang paling terdampak dari kenaikan harga tersebut. Hal ini karena meningkatnya biaya hidup akan mempengaruhi harga barang kebutuhan sehari-hari.

“Gangguan energi global akan meningkatkan biaya logistik dan premi asuransi risiko perang. Dampaknya merembet ke pasar keuangan dan harga barang yang pada akhirnya paling terasa bagi masyarakat kelas bawah,” ungkapnya.

Meski demikian, Sholahuddin menilai situasi ini juga dapat menjadi momentum bagi Indonesia untuk memperkuat kemandirian ekonomi nasional. Salah satu langkah yang perlu dilakukan adalah mengurangi ketergantungan terhadap produk impor dan meningkatkan kapasitas produksi dalam negeri.

Ia menekankan pentingnya mengembangkan energi alternatif yang sesuai dengan potensi geografis Indonesia, seperti energi surya. Dengan kondisi wilayah tropis yang memiliki paparan sinar matahari melimpah, pemanfaatan energi matahari dinilai dapat menjadi solusi jangka panjang.

“Indonesia seharusnya mulai mengembangkan energi alternatif, seperti pembangkit listrik tenaga surya. Dengan begitu, ketergantungan terhadap energi berbasis minyak dapat berkurang,” jelasnya.

Selain itu, ia juga menyoroti peran strategis perguruan tinggi dalam menghadapi dinamika global tersebut. Menurutnya, akademisi memiliki tanggung jawab untuk menghadirkan inovasi melalui penelitian dan hilirisasi hasil riset yang dapat dimanfaatkan secara langsung oleh masyarakat dan industri.

“Perguruan tinggi memiliki banyak hasil penelitian dan inovasi. Jika dihilirisasi dengan baik melalui kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, media, dan investor, maka hal itu dapat memperkuat kemandirian ekonomi Indonesia,” katanya.

Terkait kekhawatiran munculnya perang dunia ketiga, Sholahuddin menilai kemungkinan tersebut relatif kecil selama konflik masih terbatas pada blok negara tertentu. Namun demikian, risiko tersebut tetap perlu diwaspadai apabila konflik meluas dan melibatkan lebih banyak negara.

“Kemungkinan perang dunia ketiga masih kecil selama konflik tidak meluas. Masyarakat tidak perlu terlalu khawatir secara berlebihan,” ujarnya.

Ia pun mengajak masyarakat untuk tetap tenang dan optimistis menghadapi dinamika global dengan memperkuat ekonomi domestik serta meningkatkan kemandirian bangsa.

“Yang terpenting adalah bagaimana Indonesia memperkuat kemandirian ekonomi, mengurangi ketergantungan impor, serta memanfaatkan inovasi dari perguruan tinggi untuk kemajuan bangsa,” pungkasnya. (Fika/Humas)

Editor: Choiril Amirah Farida

  • Penulis: Adi Kurnia

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemerintah Harus Hadir untuk Sritex: Affandi Affan Soroti Pentingnya Perlindungan bagi Karyawan

    Pemerintah Harus Hadir untuk Sritex: Affandi Affan Soroti Pentingnya Perlindungan bagi Karyawan

    • calendar_month Sabtu, 28 Des 2024
    • account_circle Najihus Salam
    • visibility 117
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Jakarta – Affandi Affan, SH, MH, CTA, Sekretaris Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah sekaligus advokat, menekankan pentingnya peran aktif pemerintah dalam menyelesaikan kasus kepailitan PT Sri Rejeki Isman Tbk (Sritex). Menurutnya, dalam situasi ini, negara harus hadir untuk melindungi hak-hak ribuan karyawan yang terdampak dan mencari solusi terbaik bagi keberlangsungan perusahaan. “Kasus kepailitan Sritex bukan […]

  • PRM Pendoworejo selenggarakan Pelatihan Perawatan Jenazah, Menjaga Tradisi Tugas Mulia

    PRM Pendoworejo selenggarakan Pelatihan Perawatan Jenazah, Menjaga Tradisi Tugas Mulia

    • calendar_month Senin, 1 Apr 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 153
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Yogyakarta – Pada Ahad, 24 Maret 2024, pukul 15.00 WIB, Dalam rangka memerihakan bulan Suci Ramadhan PRM Pendoworejo selengarakan kegiatan pelatihan perawatan jenazah yang diadakan di PP Al Islah Jetis Pendoworejo. Acara ini merupakan hasil dari kerja sama antara PRM Pendoworejo dengan Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY). Dengan kerjasama ini, diharapkan pengurus PRM dan takmir […]

  • Highest Rated Casino Fun with WinRolla Casino in Australia

    Highest Rated Casino Fun with WinRolla Casino in Australia

    • calendar_month Senin, 13 Jul 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 2
    • 0Komentar

    Australian players searching for a high-quality place to play online will find WinRolla Casino has become a well-known name winrolla-casino.eu. It offers a complete and exciting casino experience, built particularly for local tastes. You get a huge range of games from the finest software companies, all presented in a straightforward website that works flawlessly on […]

  • Adu Kreatifitas: Guru Staff SD Muhammadiyah Palur Hasilkan Karya Konten Video TikTok Sukses PPDB

    Adu Kreatifitas: Guru Staff SD Muhammadiyah Palur Hasilkan Karya Konten Video TikTok Sukses PPDB

    • calendar_month Sabtu, 7 Des 2024
    • account_circle Najihus Salam
    • visibility 123
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SUKOHARJO – (06/12) Perkembangan teknologi dan media sosial saat ini menjadikan para pendidik juga pelajar memiliki ruang yang lebih luas untuk mengeksplorasi berbagai informasi dan pengetahuan. Tidak hanya untuk menunjang sumber materi pembelajaran, kemajuan teknologi ternyata juga menjadi wadah untuk mengasah kemampuan berkompetisi para pendidik dan pelajar. Ketua Kegiatan Nur Laili menuturkan, Lomba diselenggarakan […]

  • Haedar Nashir: Muhammadiyah adalah Pelopor Gerakan Kewirausahaan Sosial

    Haedar Nashir: Muhammadiyah adalah Pelopor Gerakan Kewirausahaan Sosial

    • calendar_month Minggu, 19 Jan 2025
    • account_circle Najihus Salam
    • visibility 86
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, YOGYAKARTA – Haedar Nashir, Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah menyebut, Muhammadiyah adalah pelopor gerakan kewirausahaan sosial (social entreprise) di Indonesia. Hal ini disampaikan oleh Haedar Nashir dalam “Launching Buku dan Talkshow Bangkitnya Kewirausahaan Sosial: Kisah Muhammadiyah” yang diselenggarakan oleh Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Indonesia bekerja sama dengan Serikat Usaha Muhammadiyah (SUMU) pada Senin […]

  • UMS Tambah 5 Guru Besar, Perkuat Riset Teknologi dan Pembangunan Berkelanjutan

    UMS Tambah 5 Guru Besar, Perkuat Riset Teknologi dan Pembangunan Berkelanjutan

    • calendar_month Rabu, 21 Jan 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 13
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Dalam memperkuat kualitas akademik yang inovatif dan relevan dengan tantangan industri global, Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar konferensi pers mengenai rencana pengukuhan terhadap lima guru besar baru, yang terlaksana di Restoran Dapur Solo Senin, Senin (19/1). Kini UMS mencatatkan sebanyak 70 guru besar. Jumpa pers yang berlangsung dengan khidmat ini menghadirkan para […]

expand_less