Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Haedar Nashir: Muhammadiyah adalah Pelopor Gerakan Kewirausahaan Sosial

Haedar Nashir: Muhammadiyah adalah Pelopor Gerakan Kewirausahaan Sosial

  • account_circle Najihus Salam
  • calendar_month Minggu, 19 Jan 2025
  • visibility 146
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KABARMUH.ID, YOGYAKARTA – Haedar Nashir, Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah menyebut, Muhammadiyah adalah pelopor gerakan kewirausahaan sosial (social entreprise) di Indonesia.

Hal ini disampaikan oleh Haedar Nashir dalam “Launching Buku dan Talkshow Bangkitnya Kewirausahaan Sosial: Kisah Muhammadiyah” yang diselenggarakan oleh Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Indonesia bekerja sama dengan Serikat Usaha Muhammadiyah (SUMU) pada Senin (13/1/25).

“Muhammadiyah sejak awal menunjukkan keterkaitan erat antara gerakan dakwahnya dengan kawasan-kawasan wirausaha di Indonesia. Pertumbuhan Muhammmadiyah pada era KH Ahmad Dahlan tahun 1912, dengan berkembangnya ranting dan cabang di seluruh tanah air, itu rata-rata berkolerasi dengan kawasan-kawasan entrepreneur. Di Di Kotagede, Klaten, Solo, Surabaya, Banyuwangi, Semarang, Pekalongan, Garut, Tasikmalaya, Bandung, Jakarta, Padang Panjang, Makassar, sampai kawasan-kawasan lain itu rata-rata kawasan wirausaha,” katanya.

Haedar Nashir menjelaskan, semua Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) di bidang pendidikan, kesehatan, sosial, dan ekonomi dibangun dengan semangat kemandirian dan efesiensi.

“Maka kalau lihat amal usaha kita semua itu mandiri. Di hampir semua kawasan, rata-rata kita memiliki 167 Perguruan Tinggi Muhammadiyah-Aisyiyah, 124 rumah sakit, 363 klinik di seluruh Indonesia, lembaga-lembaga sosial itu juga dibangun atas kemandirian,” paparnya.

Kendati demikian, imbuhnya, Muhammadiyah selalu terbuka untuk bekerja sama dengan pihak manapun, termasuk pemerintah. “Bahwa ada kerja sama dengan pemerintah untuk beberapa tempat dan lokasi, itu bagian dari semangat pemerintah memandang Muhammadiyah sebagai mitra kerja strategis untuk bangsa,” tegas Haedar Nashir.

Di samping itu, Haedar Nashir menegaskan akan pentingnya peran generasi muda dalam memperkuat kewirausahaan di Muhammadiyah. “Saya mengajak seluruh pihak untuk mendidik dan membekali anak-anak muda agar memiliki jiwa wirausaha yang tangguh dan berorientasi pada nilai-nilai Islam.

Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah itu juga menekankan bahwa dalam dunia kewirausahaan, keseimbangan antara keberlanjutan duniawi dan kesejahteraan akhirat. “Agama mengajarkan kita untuk mencari kebahagiaan di dunia, tetapi tidak melupakan kehidupan di akhirat. Berbuat baiklah di dunia sebagaimana Tuhan berbuat baik padamu, dan jangan sekali-kali merusak. Inilah prinsip yang selama ini dipegang oleh Muhammadiyah dalam mengelola amal usahanya,” pungkasnya.

Editor: Dwi Kurniadi

  • Penulis: Najihus Salam

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Konsep Kerukunan Antarumat Beragama dalam Perspektif Pemikiran Prof. Dinn Syamsuddin

    Konsep Kerukunan Antarumat Beragama dalam Perspektif Pemikiran Prof. Dinn Syamsuddin

    • calendar_month Senin, 1 Des 2025
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 93
    • 0Komentar

    Oleh : Ihsan Sofwan Idris, Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Bengkulu Prof. Dr. Muhammad Sirajuddin Syamsuddin, MA, yang lebih dikenal sebagai Din Syamsuddin, lahir di Sumbawa Besar pada 31 Agustus 1958. Sejak muda ia menempuh pendidikan di Pondok Modern Darussalam Gontor, yang membentuk dasar keilmuan dan kedisiplinannya. Ia kemudian melanjutkan studi di IAIN Syarif Hidayatullah Jakarta, mengambil […]

  • SMP Muhammadiyah Purwojati Raih Juara Umum OSM Banyumas 2025

    SMP Muhammadiyah Purwojati Raih Juara Umum OSM Banyumas 2025

    • calendar_month Sabtu, 13 Des 2025
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 80
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Cilongok, Banyumas – Majelis Dikdasmen dan PNF PDM Banyumas menyelenggarakan Penyerahan Medali Olimpiade Sekolah Muhammadiyah (OSM) 2025 bertempat di Pondok Pesantren Modern Zam Zam, Cilongok ini menjadi puncak apresiasi bagi peserta didik berprestasi dari berbagai sekolah Muhammadiyah di Kabupaten Banyumas, Jum’at, (12/12/2025). OSM 2025 sendiri telah dilaksanakan secara daring pada 29–30 Oktober 2025 dan diikuti […]

  • KONTROVERSI KINDERFLIX :DUGAAN PELECEHAN SEKSUAL DALAM TAYANGAN ANAK-ANAK

    KONTROVERSI KINDERFLIX :DUGAAN PELECEHAN SEKSUAL DALAM TAYANGAN ANAK-ANAK

    • calendar_month Kamis, 23 Nov 2023
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 504
    • 2Komentar

    Oleh : Mumtaz Azzahra* Belakangan ini, media sosial diramaikan dengan pembahasan mengenai sebuah channel Youtube yang memuat konten untuk membantu perkembangan anak-anak bernama Kinderflix. Namun, topik pembahasan tidak berputar mengenai hal-hal yang berhubungan dengan manfaat yang dibawa oleh channel tersebut terhadap masa perkembangan anak, yang mana hal tersebut merupakan tujuan utama dari hadirnya channel Kinderflix, […]

  • “Sumpah Pemuda: Ketika Ruh Persatuan Bangsa Turun ke Bumi Nusantara”

    “Sumpah Pemuda: Ketika Ruh Persatuan Bangsa Turun ke Bumi Nusantara”

    • calendar_month Senin, 27 Okt 2025
    • account_circle Redaksi Kabarmuh
    • visibility 55
    • 0Komentar

    Oleh : Amir Hady (Sekretaris PWM Kaltim) SOEMPAH PEMOEDA Pertama : – KAMI POETRA DAN POETRI INDONESIA MENGAKOE BERTOEMPAH DARAH JANG SATOE, TANAH AIR INDONESIA Kedua : – KAMI POETRA DAN POETRI INDONESIA, MENGAKOE BERBANGSA JANG SATOE, BANGSA INDONESIA Ketiga : – KAMI POETRA DAN POETRI INDONESIA MENGJOENJOENG BAHASA PERSATOEAN, BAHASA INDONESIA Djakarta, 28 Oktober […]

  • Yuk intip Rangkaian Kegiatan Harsa PK IMM H. Misbach

    Yuk intip Rangkaian Kegiatan Harsa PK IMM H. Misbach

    • calendar_month Senin, 4 Mar 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 335
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Boyolali – HARSA, Sebuah kegiatan yang diinisiai Pimpinan Komisariat H.M. Misbach. HARSA diambil dari bahasa sansekerta yaitu kebahagiaan. Kegiatan ini telah diselenggarakan sebanyak 3 kali ditempat yang berbeda, diantaranya Sawit, Juwangi dan kali ini diadakan di daerah Banyusri, Wonosegoro. PK IMM H. Misbach ini turut menggandeng beberapa elemen Muhammmadiyah diantaranya PCA kartasura, Lazismu Boyolali […]

  • Postmodernisme: Echo Chambers dan Ilusi Kebenaran Digital

    Postmodernisme: Echo Chambers dan Ilusi Kebenaran Digital

    • calendar_month Senin, 15 Jun 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 97
    • 0Komentar

    Oleh Adram Qaisullah Tihurua Jean-François Lyotard mendefinisikan postmodernisme sebagai “incredulity toward metanarratives“, yaitu ketidakpercayaan terhadap narasi-narasi besar yang selama berabad-abad menjadi fondasi peradaban manusia. Narasi tentang agama, kemajuan, sains, ideologi maupun sejarah tidak lagi diterima sebagai sumber kebenaran yang memiliki legitimasi universal. Postmodernisme dengan demikian tidak sekadar menghadirkan kritik terhadap modernitas, melainkan juga membongkar keyakinan […]

expand_less