Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » UMS Tambah 5 Guru Besar, Perkuat Riset Teknologi dan Pembangunan Berkelanjutan

UMS Tambah 5 Guru Besar, Perkuat Riset Teknologi dan Pembangunan Berkelanjutan

  • account_circle Adi Kurnia
  • calendar_month Rabu, 21 Jan 2026
  • visibility 60
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KABARMUH.ID, SURAKARTA – Dalam memperkuat kualitas akademik yang inovatif dan relevan dengan tantangan industri global, Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar konferensi pers mengenai rencana pengukuhan terhadap lima guru besar baru, yang terlaksana di Restoran Dapur Solo Senin, Senin (19/1). Kini UMS mencatatkan sebanyak 70 guru besar.

Jumpa pers yang berlangsung dengan khidmat ini menghadirkan para calon guru besar yang memaparkan hasil kontribusi keilmuan mereka di berbagai bidang strategis kepada publik.

Pertemuan ini turut dihadiri oleh Dr. Andy Dwi Bayu Bawono, Ph.D., selaku Sekretaris Universitas. Dalam sambutannya, ia menuturkan rasa syukur terhadap para guru besar yang akan dikukuhkan.

“Alhamdulillah nanti lima orang guru besar baru ini yang akan nanti menyampaikan beberapa hal,” tuturnya.

Guru besar ke-66, Prof. Dr. Suranto, prodi Teknik Industri, Fakultas Teknik, mengusung gagasan inovatif tentang Technopreneurship. Sebuah wadah pemberdayaan bagi para calon lulusan yang memadukan perkembangan Artificial Intelligence (AI) dan kewirausahaan. Inkubator ini bertujuan menyelaraskan program pembangunan berkelanjutan dalam menjawab permasalahan pengangguran terdidik.

“Hal ini digunakan sebagai metode pembelajaran, sebagai tempat melakukan pemberdayaan. Metode digunakan sebagai skenario pembelajaran, dan sarana sebagai model digunakan penguatan kepada masyarakat dalam pembelajaran,” jelas Suranto.

Suranto berharap, technopreneurship dapat melahirkan lulusan yang mandiri, inovatif, dan berkarakter Islami, serta mampu berdampak pada penurunan pengangguran dan penguatan ekonomi digital.

Guru besar ke-67, Prof. Eko Setiawan, S.T., M.T., Ph.D., dari prodi Teknik Industri, Fakultas Teknik, memaparkan upaya menghadapi risiko jangka panjang yang disebabkan oleh potensi bahaya bencana alam.

Ia menjelaskan, menurut catatan Emergency Events Database (EM-DAT), pada tahun 2024 telah terjadi 393 bencana alam yang mengakibatkan kerugian material dan psikologis. Dalam situasi demikian, konsep masyarakat tangguh terhadap berbagai bencana dapat menekan angka risiko negatif sebuah bencana.

Selanjutnya, guru besar ke-68 Prof. Heru Supriyono, ST, MSc, PhD., dari prodi Teknik Elektro, Fakultas Teknik. Dalam paparannya, ia mengembangkan instrumentasi dan kendali yang terintegrasi dengan teknologi Internet of Things (IoT) yang bertujuan memperkuat pembangunan dalam bidang sains dan teknologi.

Instrumen elektronik merupakan gabungan komponen elektronika, berfungsi dalam mengelola sumber daya sinyal listrik, yang dapat membantu aktivitas manusia dengan waktu singkat dan pada kegiatan yang membutuhkan pemantauan dan pengendalian jarak jauh maupun proses yang berpotensi membahayakan kesehatan dan keselamatan manusia.

Heru menekankan bahwa pengembangan instrumentasi elektronik dan teknologi IoT berpotensi dalam mendukung pembangunan berkelanjutan, khususnya dalam memperkuat sains, teknologi, dan hilirisasi riset.

Beralih dari bidang teknologi, guru besar ke-69 UMS, Prof. Dr. Umi Budi Rahayu, SSTFT., M.Kes., prodi Fisioterapi, Fakultas Ilmu Kesehatan. Ia berfokus pada treatment fisioterapi neurorestorasi pasca stroke. Keseimbangan menjadi fokus utama dalam neurorestorasi karena dapat memprediksi kemampuan fungsional dan kemandirian berjalan pasien.

Umi telah mengembangkan inovasi berupa alat Personal Balance Feedback (PBF), alat deteksi dan terapi gangguan keseimbangan pasca stroke.

Guru besar ke-70 UMS, Prof. Andri Nirwana. AN, S.TH, M.Ag, Ph.D., dari prodi Ilmu Al-Quran dan Tafsir, Fakultas Agama Islam. Andri, menyoroti persoalan mendasar masyarakat Indonesia. Menurutnya, lemahnya etika publik dapat menyebabkan berbagai permasalahan meskipun peraturan beragama telah ditetapkan.

“Pendekatan ini menempatkan ilmu tafsir sebagai disiplin interdisipliner yang berdialog dengan ilmu sosial kebijakan publik dan studi kebangsaan tanpa kehilangan akar metodologisnya,” ujarnya.

Melalui kajian Ilmu Tafsir, ia berharap dapat berkontribusi memperkuat fondasi etika dalam kehidupan bermasyarakat.

Kontributor: Roselia/Humas

Editor: Muhammad Faisal Dwi Rifqi

  • Penulis: Adi Kurnia

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Health Innovation Hackathon 2026, UMS Buka Peluang bagi Peserta Multidisiplin

    Health Innovation Hackathon 2026, UMS Buka Peluang bagi Peserta Multidisiplin

    • calendar_month Sabtu, 10 Okt 2026
    • account_circle Nurul Fahri Friyanda
    • visibility 67
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID; SURAKARTA – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) untuk pertama kalinya menjadi penyelenggara program Hackathon 2026 yang diluncurkan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek). Melalui program bertajuk Health Innovation Hackathon 2026, UMS mendorong pengembangan solusi inovatif berbasis teknologi untuk menjawab permasalahan nyata di bidang kesehatan, obat, dan industri. Ketua Tim Task Force Program Hackathon 2026 […]

  • Program BIPA UMS Ajak Mahasiswa Asing dari 15 Negara Praktik Bahasa Indonesia di Klaten

    Program BIPA UMS Ajak Mahasiswa Asing dari 15 Negara Praktik Bahasa Indonesia di Klaten

    • calendar_month Senin, 3 Agt 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 100
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID; SURAKARTA – Belajar bahasa tidak selalu dilakukan di ruang kelas. Itulah yang dialami 25 pemelajar Program Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) dari 15 negara ketika mengikuti Imersi Bahasa dan Budaya di Kecamatan Bayat, Kabupaten Klaten. Melalui interaksi bersama guru dan siswa di enam sekolah, mereka mempraktikkan bahasa Indonesia sekaligus […]

  • Sinergi Dakwah Berkemajuan: Silaturahmi Nasional Dai Komunitas Muhammadiyah 2024

    Sinergi Dakwah Berkemajuan: Silaturahmi Nasional Dai Komunitas Muhammadiyah 2024

    • calendar_month Selasa, 12 Nov 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 251
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Jakarta – Lembaga Dakwah Komunitas Pimpinan Pusat (LDK PP) Muhammadiyah baru-baru ini menggelar Silaturahmi Nasional Dai Komunitas yang berlangsung pada 12-13 November 2024 di Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi DKI Jakarta. Acara besar ini dihadiri oleh pengurus LDK Muhammadiyah dari seluruh wilayah Indonesia, dengan ratusan peserta yang sangat antusias dan bersemangat mengikuti rangkaian […]

  • Musypimda Kukar Jadi Momentum Perkuat Sinergi Dakwah dan Digitalisasi Gerakan”

    Musypimda Kukar Jadi Momentum Perkuat Sinergi Dakwah dan Digitalisasi Gerakan”

    • calendar_month Sabtu, 11 Okt 2025
    • account_circle Redaksi Kabarmuh
    • visibility 45
    • 0Komentar

    TENGGARONG – Semangat pembaruan dan sinergi dakwah mewarnai pelaksanaan Musyawarah Pimpinan Daerah (Musypimda) Muhammadiyah Kutai Kartanegara tahun 2025 di Hotel Grand Elty Singgasana, 11–12 Oktober 2025. Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi PDM Kukar untuk merevitalisasi organisasi, kaderisasi, dan peran dakwah di tengah arus digitalisasi. Ketua PWM Kalimantan Timur, KH. Siswanto, dalam arahannya menegaskan bahwa […]

  • Muhammadiyah Menyambut Baik Kunjungan Paus Fransiskus ke Indonesia

    Muhammadiyah Menyambut Baik Kunjungan Paus Fransiskus ke Indonesia

    • calendar_month Selasa, 3 Sep 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 224
    • 0Komentar

    Muhammadiyah menyambut baik kunjungan Paus Fransiskus ke Indonesia yang akan berlangsung pada 3-5 September 2024. Indonesia akan menjadi negara pertama dalam rangkaian kunjungan Paus Fransiskus ke kawasan Asia Pasifik. KABARMUH.ID, Jakarta – Surat bernomor 005/PER/I.0/B/2024 yang ditandatangani oleh Prof. Dr. Haedar Nashir, M.Sc. dan Prof. Dr. Abdul Mu’ti, M.Ed—masing-masing Ketua Umum dan Sekretaris Umum Pimpinan […]

  • Iman dan Taqwa Jadi Tema Pengajian Anak Asuh LKSA Baitul Hijrah Surabaya

    Iman dan Taqwa Jadi Tema Pengajian Anak Asuh LKSA Baitul Hijrah Surabaya

    • calendar_month Senin, 1 Sep 2025
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 66
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Surabaya – Mawarno, SS., ST., S.Sos., M.Pd.I, anggota Divisi Dakwah Marginal Lembaga Dakwah Komunitas (LDK) Pimpinan Pusat Muhammadiyah, menjadi pembicara utama dalam kegiatan pengajian, deklarasi anti kekerasan, dan santunan anak yatim yang digelar Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) Baitul Hijrah Surabaya, Ahad (31/8). Dalam kajiannya yang bertema “Iman dan Taqwa Suatu Keharusan Bagi Hamba Allah”, […]

expand_less