Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Bangun Resiliensi Emosi, Magister Dikdas UMS Hadirkan Aisah Dahlan

Bangun Resiliensi Emosi, Magister Dikdas UMS Hadirkan Aisah Dahlan

  • account_circle Adi Kurnia
  • calendar_month Selasa, 31 Mar 2026
  • visibility 20
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KABARMUH. ID, SURAKARTA – Program Studi Magister Pendidikan Dasar (Dikdas) bersama alumni Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar seminar nasional bertema self-healing dengan menghadirkan narasumber dr. Aisah Dahlan, CM.NLP., CCHt., CI. Kegiatan tersebut berlangsung di Auditorium Mohammad Djazman, Senin (30/3).

Ketua Program Studi Magister Dikdas UMS, Prof. Dr. Minsih, S.Ag, M.Pd., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program kerja prodi yang dilaksanakan melalui kolaborasi dengan alumni sebagai penggerak. Ia menuturkan, peserta seminar didominasi oleh kalangan ibu-ibu dan guru yang menjadi sasaran utama kegiatan.

Sekitar 400 peserta dari berbagai wilayah di Solo Raya hadir mengikuti seminar self-healing tersebut. “Tema ini sangat digandrungi dan diminati oleh masyarakat luas terkait dengan self-healing,” ujar Minsih.

Peserta seminar berdiskusi dengan Aisah Dahlan

Lebih lanjut, Minsih menjelaskan bahwa melalui seminar ini, para guru maupun orang tua diharapkan mampu menggerakkan sistem pendidikan yang lebih baik dan sehat.

“Seorang guru atau orang tua, tentunya harus sehat dulu agar nanti siswanya juga sehat secara psikologis,” jelas Minsih.

Ia juga menegaskan bahwa Magister Dikdas UMS turut berpartisipasi dalam meningkatkan kesadaran akan pentingnya kesehatan mental, sejalan dengan komitmen UMS dalam isu tersebut.

Rektor UMS, Prof. Dr. Harun Joko Prayitno, M.Hum., berharap seminar ini tidak berhenti pada penyampaian materi semata, tetapi juga menjadi ruang berbagi solusi konkret dalam membangun ruang aman.

“Jadi aman itu bukan hanya pribadi atau personal, aman itu termasuk di dalam publik dan aman termasuk di dalam digital. Mohon kami semua nanti diberi resep, bukan hanya diberi teori, supaya ini akan menjadi alat ilmu yang tidak sekadar jadi biasa,” ujar Harun.

Foto bersama

Sementara itu, Aisah Dahlan yang akrab disapa Bu Isah menjelaskan bahwa untuk memiliki resiliensi emosi, seseorang perlu memahami dan mampu mengendalikan bagian otak mamalia. “Pada saat kita bisa mengenal dan bisa kendalikan, itu lah masuk ke dalam kategori self-healing,” ujar Bu Isah.

Bu Isah menyebutkan bahwa self-healing merupakan proses pemulihan diri yang dilakukan secara mandiri tanpa bantuan orang lain. Menurutnya, ketika self-healing dilakukan dengan tepat, proses penyembuhan akan berlangsung lebih cepat.

Dalam perspektif Islam, self-healing dikenal dengan istilah muhasabah. Muhasabah dianjurkan dilakukan pada malam hari dengan cara memaafkan diri sendiri dan orang lain, sehingga dapat memperbaiki hubungan dengan sesama manusia maupun dengan Allah.

Menurut Bu Isah, keberadaan ilmu akan membuat proses self-healing menjadi lebih efektif. Meskipun pada dasarnya, teknik self-healing telah dianugerahkan oleh Allah kepada setiap manusia.

“Tapi semakin dewasa kita, peristiwa yang kita hadapi akan semakin beragam, kualitas permasalahannya juga semakin tinggi. Maka perlu punya ilmunya untuk teknik-teknik self-healing,” tutur Bu Isah.

Kontributor: Maysali/Humas

Editor: Muhammad Faisal Dwi Rifqi

  • Penulis: Adi Kurnia

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • UMS dan PPDK Klaten Gelar Pelatihan Inovasi Konten Digital untuk Pengrajin Disabilitas

    UMS dan PPDK Klaten Gelar Pelatihan Inovasi Konten Digital untuk Pengrajin Disabilitas

    • calendar_month Sabtu, 15 Nov 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 15
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) melalui tim pengabdian masyarakat bekerja sama dengan Perkumpulan Penyandang Disabilitas Klaten (PPDK) menyelenggarakan Workshop Pelatihan Inovasi Konten Digital dan Pemasaran yang bertempat di Kantor PPDK Klaten. Kegiatan ini dirancang untuk memperkuat kemampuan promosi, meningkatkan nilai jual produk batik, serta memperluas akses pemasaran melalui strategi komunikasi visual yang efektif. […]

  • UMS Terima Studi Banding Universitas Garut, Perkuat Inovasi Pendidikan Jasmani Berbasis OBE

    UMS Terima Studi Banding Universitas Garut, Perkuat Inovasi Pendidikan Jasmani Berbasis OBE

    • calendar_month Jumat, 24 Apr 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 12
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) kembali menunjukkan komitmennya sebagai rujukan pengembangan pendidikan tinggi dengan menerima kunjungan studi banding dari Universitas Garut pada Kamis (23/4). Kegiatan yang berlangsung di Gedung Baru Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) UMS lantai 8 ini menegaskan peran strategis UMS dalam penguatan kualitas Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (Penjasorkes). Wakil […]

  • RAKORSUS LAZISMU PWM KALIMANTAN SELATAN PERTAJAM LINI KELEMBAGAAN

    RAKORSUS LAZISMU PWM KALIMANTAN SELATAN PERTAJAM LINI KELEMBAGAAN

    • calendar_month Selasa, 3 Sep 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 148
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Banjarbaru – Sebagai Unsur Pembantu Pimpinan (UPP), Lazismu Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Kalimantan Selatan berkewajiban untuk menjalankan Tanfidz Keputusan Musyawarah Wilayah ke-38 Muhammadiyah Kalimantan Selatan Bidang Zakat, Infak, dan Sedekah. Salah satu langkah yang ditempuh untuk menjalankan kewajiban tersebut adalah dengan menggelar Rapat Koordinasi Khusus (Rakorsus) dengan mengangkat tema “Kebijakan Internal dan SOP”. Tujuannya […]

  • Muktamar diundur, Namun Semangat Kemanusiaan Muhammadiyah Tidak Pernah Luntur

    Muktamar diundur, Namun Semangat Kemanusiaan Muhammadiyah Tidak Pernah Luntur

    • calendar_month Rabu, 15 Apr 2020
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 1.575
    • 0Komentar

    Oleh : Muhammad Fawwaz Syafiq Rizqullah (Mahasiswa Berprestasi UMY 2020) Penyebaran Covid-19 di Indonesia berdampak terhadap tertundanya beberapa acara besar organisasi Islam di Indonesia, salah satunya adalah Mukatamar Muhammadiyah ke-48. Dalam merespon adanya penyebaran Covid-19, Muhammadiyah memutuskan untuk menunda Muktamar yang akan diselenggarakan di kota Surakarta, tepatnya di Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) pada tanggal 1 […]

  • Menggali Potensi Lansia: Program MENTARI KOGNISI di Pendoworejo LPPA PP Aisyiyah UNISA dan UAD Yogyakarta

    Menggali Potensi Lansia: Program MENTARI KOGNISI di Pendoworejo LPPA PP Aisyiyah UNISA dan UAD Yogyakarta

    • calendar_month Selasa, 28 Mei 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 218
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Kulon Progo – Pada hari Ahad, 26 Mei 2024, Pondok Pesantren Al Islah di Pendoworejo, Girimulyo, Kulon Progo, dipenuhi dengan antusiasme para lansia yang mengikuti program MENTARI KOGNISI (Membina Empatik dan Intelektual Terkini). Program ini, yang bertujuan meningkatkan kemampuan kognitif lansia, didukung oleh LPPA Pimpinan Pusat ‘Aisyiyah. Program ini diadakan melalui kerja sama antara […]

  • Khutbah Iftitah : Kenalkan PERSADA UAD kepada Santri Baru

    Khutbah Iftitah : Kenalkan PERSADA UAD kepada Santri Baru

    • calendar_month Senin, 9 Sep 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 224
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Yogyakarta – Pesantren Mahasiswa K.H. Ahmad Dahlan (PERSADA) Universitas Ahmad Dahlan setelah menyambut hangat para santri baru tahun akademik 2024-2025, kemudian diselenggarakan acara Khutbah Iftitah. Khutbah Iftitah adalah acara tahunan yang menjadi tradisi penting di PERSADA UAD, bertujuan untuk menyambut santri baru dengan penuh khidmat serta memberikan pemahaman mendalam mengenai nilai-nilai akademik dan keislaman […]

expand_less