Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Esai » Merefleksikan Disrupsi Dalam Perjalanan Masa Remaja Menuju Kedewasaan

Merefleksikan Disrupsi Dalam Perjalanan Masa Remaja Menuju Kedewasaan

  • account_circle Adi Kurnia
  • calendar_month Senin, 18 Mei 2026
  • visibility 110
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Oleh: Aulia Azzahra, Mahasiswa Sarjana Pendidikan Agama Islam UM Metro

Umumnya, manusia pada masa peralihan dari remaja menuju kedewasaan adalah masa di mana kita mengalami perubahan dalam berbagai aspek kehidupan, terutama dalam cara berpikir. Di masa inilah kita mulai terombang-ambing oleh pikiran kita sendiri. Pada masa ini pula, lingkungan dan keluarga memiliki pengaruh yang sangat besar terhadap pertumbuhan seseorang. Terkadang, pengaruh lingkungan yang kurang sehat serta kurangnya dukungan dari keluarga terdekat.

Hal inilah yang sering membuat seseorang menjadi ragu pada dirinya sendiri, bahkan hingga meragukan keyakinan dan keagamaannya. Lalu, apakah hal ini merupakan sesuatu yang lumrah dialami oleh para remaja? Tentu saja, hal ini sangat wajar terjadi.

Ketika kita mulai menyadari bahwa kita berada di lingkungan yang kurang baik bagi diri kita, dan hati kita pun tergerak untuk menjauhinya ,namun terkadang kita merasa takut akan kesulitan mencari teman baru, atau khawatir akan dicemooh oleh orang lain. Oleh sebab itu, di sinilah kita membutuhkan kesadaran yang disertai keinginan yang kuat, agar mampu melepaskan diri dari lingkungan yang tidak membawa kebaikan, lalu segera berusaha mencari lingkungan baru yang mampu menjadikan diri kita semakin lebih baik.

Di masa peralihan ini, peran keluarga merupakan hal yang sangat krusial. Pada usia seperti ini, sangat dibutuhkan adanya komunikasi yang baik antara anak dan orang tua ,agar anak merasa aman, memiliki rasa percaya kepada orang tuanya, sehingga ia pun lebih mudah dan berani untuk meluapkan segala isi hatinya.

Namun, bagaimanakah kenyataannya saat ini? Mungkin zaman dahulu tidaklah sama seperti zaman sekarang, di mana akses terhadap ilmu pengetahuan, termasuk cara mendidik anak, sudah begitu mudah didapatkan. Terkadang kita merasa bahwa cara mendidik orang tua kita ternyata belum sejalan dengan jiwa kita yang lahir dan tumbuh di era modern ini.

Kita sebagai Generasi Z, hatinya terasa begitu peka dan mudah tersentuh, bahkan bisa merasa terluka oleh ucapan-ucapan yang seolah-olah menghakimi atau sekadar memerintah tanpa penjelasan.

Di sisi lain, kita pun patut menyadari ,bisa jadi orang tua kita pun dahulu dibesarkan dan dididik dengan cara yang keras oleh kakek dan nenek kita. Oleh karena itu, besar kemungkinan orang tua kita pun belum sepenuhnya sembuh dari luka masa lalu yang tanpa mereka sadari, terbawa dan seolah-olah “diwariskan” ke dalam cara mereka mendidik anak-anaknya saat ini.

Di sinilah letak kedewasaan kita, kita sebagai generasi yang hidup di zaman yang lebih terbuka, sudah sepatutnya berusaha lebih dahulu untuk memahami keadaan dan latar belakang orang tua kita, serta perlahan menyampaikan pemahaman kepada mereka dengan tutur kata yang lembut dan cara yang paling baik.

Pada masa remaja, lingkungan pertemanan juga memiliki pengaruh yang sangat kuat terhadap proses pertumbuhan menuju kedewasaan. Pada umumnya, remaja cenderung lebih sering mendengarkan pendapat teman-temannya dibandingkan nasihat dari orang tuanya. Oleh sebab itu, sangatlah penting bagi orang tua untuk mengenal dengan siapa saja anaknya bergaul, bahkan mengetahui sedikit latar belakang atau cara pandang teman-temannya.

Di dalam kehidupan keluarga, sering kali timbul perbedaan pendapat antara anak dan orang tua. Oleh sebab itu, budaya bermusyawarah di dalam rumah sangatlah perlu untuk dibiasakan. Sebab, melalui musyawarah inilah anak merasa didengar dan dihargai pendapatnya. Dan apabila keputusan yang diambil ternyata belum sepenuhnya sesuai dengan apa yang diharapkan anak, ia pun akan lebih mudah memahami dan menerima keputusan yang telah disepakati bersama. Secara tidak langsung, kebiasaan bermusyawarah ini akan membentuk karakter diri seseorang, bahwa kita wajib mendengarkan pendapat orang lain, serta betapa pentingnya saling menghargai meskipun pendapat kita berbeda satu sama lain.

Sebagaimana kisah Al-luqman yang diabadikan dalam Al-quran :

وَوَصَّيْنَا ٱلْإِنسَٰنَ بِوَٰلِدَيْهِ
“Dan kami perintah kan kepada manusia (berbuat baik) kepada dua orang bapak dan ibu”

Luqman menasihati anaknya agar berbakti kepada kedua orang tuanya dengan berbuat baik, menghormati dan mentaaati kereka.

Seorang anak memiliki kewajiban untuk mentaati perintah orang tuanya selama perintah tersebut dalam kebaikan dan tidak bertentangan dengan ajaran agama. Jika orang tua memerintah kan sesuatu yang tidak baik, maka anak boleh menolak, namun penolakannya harus dengan cara yang sopan, lemah lembut, dan tetap menghormati orang tuanya.

Bukan kah hal ini begitu sulit dilakukan ? Bagi kita, menjalankan sesuatu yang tertnyata tidak sejalan dengan keinginan hati kita sering kali terasa berat. Namun, kita perlu meyakini di dalam hati bahwa orang tua kita pasti menginginkan yang terbaik untuk anaknya, meskipun pada saat ini kita belum sepenuhnya mengerti makna di balik setiap nasihat dan arahan yang mereka berikan.

Yakin lah, suatu saat nanti kita akan memahaminya, sebab tidak semua hal harus kita pahami saat ini juga, terkadang kita membutuhkan waktu agar mendaptkan pemahaman yang lebih luas,lebih mendalam, dan lebih bijaksana.

Kesabaran, kejujuran, serta akhlak yang mulia, semuanya bukanlah sifat yang lahir secara mendadak atau seketika. Sebaliknya, sifat-sifat yang mulia itu terlahir dan terbentuk melalui sebuah proses yang tentunya tidaklah mudah, penuh perjuangan, dan perlahan ditempa seiring dengan perjalanan kita menuju kedewasaan.

Editor: Muhammad Farhan

  • Penulis: Adi Kurnia

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gerakan Beramal Baik Jadi Penggerak Utama, Muhammadiyah Kuatkan Jaringan Bantuan Air Bersih

    Gerakan Beramal Baik Jadi Penggerak Utama, Muhammadiyah Kuatkan Jaringan Bantuan Air Bersih

    • calendar_month Rabu, 26 Agt 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 136
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, BANYUMAS – Kemarau panjang yang melanda Kabupaten Banyumas sejak pertengahan 2026 memicu krisis air bersih di puluhan desa. Menjawab kondisi tersebut, Yayasan Gerakan Beramal Baik menjadi penggerak utama penyaluran bantuan dengan memperkuat jaringan bersama organisasi otonom (ortom) Muhammadiyah di Banyumas. Program Bantuan Air Bersih Banyumas 2026 resmi diluncurkan pada Selasa (25/8/2026). Mengusung tagar #GerakanBeramalBaik, […]

  • Hari Jadi ke-67 UMS, Kukuhkan Posisi Sebagai Universitas Unggul Berbasis Nilai Islami

    Hari Jadi ke-67 UMS, Kukuhkan Posisi Sebagai Universitas Unggul Berbasis Nilai Islami

    • calendar_month Jumat, 24 Okt 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 66
    • 0Komentar

    KABARMUH. ID SURAKARTA- Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar peringatan Hari Jadi ke-67 di Gedung Edutorium KH. Ahmad Dahlan UMS, Jumat (24/10). Acara ini dihadiri oleh Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Prof. Dr. Haedar Nashir, M.Si., Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Dr. Fajar Riza Ul Haq, serta Kepala LLDIKTI Wilayah VI, Prof. Dr. Ir. Aisyah Endah […]

  • Meneladani Rasulullah dalam Ekonomi, ‘Aisyiyah Kaltim Gelar Pengajian Khusus

    Meneladani Rasulullah dalam Ekonomi, ‘Aisyiyah Kaltim Gelar Pengajian Khusus

    • calendar_month Rabu, 8 Okt 2025
    • account_circle Redaksi Kabarmuh
    • visibility 85
    • 0Komentar

    Majelis Ekonomi dan Ketenagakerjaan Pimpinan Wilayah ‘Aisyiyah Kalimantan Timur telah menggelar pengajian ekonomi dengan tema “Meneladani Sifat Rasulullah dalam Berdagang dan Membangun Ekonomi” pada Jumat, 3/10/2025. Acara ini berlangsung pukul 19.45 hingga 21.00 Wita di Balai Lansia Pimpinan Wilayah ‘Aisyiyah, Jalan Wiratama, Kelurahan Teluk Lerong Ilir, Kecamatan Samarinda Ulu. Pengajian disampaikan oleh K.H. Siswanto Sunandar, […]

  • Bikers-Mu Chapter Karanganyar Meriahkan Touring Kebangsaan 2025

    Bikers-Mu Chapter Karanganyar Meriahkan Touring Kebangsaan 2025

    • calendar_month Senin, 1 Sep 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 85
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Karanganyar – Semangat kebangsaan terus digelorakan dengan cara yang kreatif dan penuh kebersamaan. Ahad (31/8/2025), ratusan anggota Bikers Mu Chapter Karanganyar turut ambil bagian dalam Touring Kebangsaan 2025 bersama forum komunikasi generasi muda lintas agama dikomandoi MPKSDI PDM Karanganyar yang dilepas langsung oleh Bupati Karanganyar, Bp. Rober Cristanto, SE, M.M, dari Aula Rumah Dinas […]

  • Analisei o Leon Casino com Diferentes Concorrentes: Resultados para Jogadores Portugueses

    Analisei o Leon Casino com Diferentes Concorrentes: Resultados para Jogadores Portugueses

    • calendar_month Senin, 3 Agt 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 67
    • 0Komentar

    Selecionar um casino online em Portugal não é fácil https://leon-casino.org/pt-pt/. A oferta é imensa que a gente se sente perdido. Para tornar mais fácil a vida, resolvi usar numa plataforma que todos fala, o Leon Casino, e meter a competir com cinco rivais de destaque no nosso mercado: Betano, Casino Portugal (Solverde), 888 Casino, Nossa […]

  • UMS Dorong Publikasi Ilmiah Berkualitas Lewat FGD dan LPPI Award 2025

    UMS Dorong Publikasi Ilmiah Berkualitas Lewat FGD dan LPPI Award 2025

    • calendar_month Selasa, 3 Jun 2025
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 82
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) terus menunjukkan dedikasinya dalam memajukan dunia akademik melalui penelitian dan publikasi ilmiah. Baru-baru ini, Lembaga Pengembangan Publikasi Ilmiah dan Buku Ajar (LPPI) UMS menyelenggarakan Focus Group Discussion (FGD) bertema “Akselerasi Publikasi Ilmiah UMS: Menuju Publikasi Riset Berdampak”. Acara ini tidak hanya menjadi wadah untuk mendiskusikan strategi peningkatan kualitas […]

expand_less