Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Menjawab Tantangan Kebijakan Sampah Jakarta, Siswa SMP Muhammadiyah 8 Jakarta Hadirkan Buku Panduan Pengurangan Sampah

Menjawab Tantangan Kebijakan Sampah Jakarta, Siswa SMP Muhammadiyah 8 Jakarta Hadirkan Buku Panduan Pengurangan Sampah

  • account_circle Adi Kurnia
  • calendar_month Kamis, 28 Mei 2026
  • visibility 15
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KABARMUH.ID, JAKARTA – Pasca diberlakukannya kebijakan bahwa TPST Bantargebang hanya akan menerima sampah residu mulai 1 Agustus 2026, siswa kelas VII SMP Muhammadiyah 8 Jakarta meluncurkan buku panduan lingkungan berjudul “Jakarta Indah Tanpa Sampah: Buku Panduan Mengurangi Sampah dari Sumbernya”. Buku ini menjadi upaya edukasi publik untuk mendorong pengurangan dan pemilahan sampah sejak dari rumah.

Peluncuran buku dilaksanakan pada 19 Mei 2026 oleh Wakil Kepala SMP Muhammadiyah 8 Jakarta, Hilmi Nurhidayah, sebagai bagian dari program pembelajaran berbasis aksi lingkungan di sekolah.

“Buku ini disusun oleh siswa-siswi kelas VII yang nantinya akan diseleksi menjadi duta lingkungan dan bisa mengkampanyekan solusi ramah lingkungan ini,” ujar Hilmi.

Penyusunan buku ini dilatarbelakangi oleh kondisi darurat sampah di Jakarta. Ibu kota menghasilkan sekitar 7.500–8.000 ton sampah per hari, dengan sekitar 29 persen di antaranya merupakan sampah plastik. Besarnya timbulan sampah tersebut mendorong para siswa untuk ikut mengambil peran melalui pendekatan edukasi yang dekat dengan kehidupan sehari-hari masyarakat.

Buku “Jakarta Indah Tanpa Sampah: Buku Panduan Mengurangi Sampah dari Sumbernya” disusun dengan pendekatan edukatif dan praktis. Materinya mencakup pengurangan sampah rumah tangga, pemilahan sampah, pengurangan plastik sekali pakai, refill atau isi ulang, penggunaan ulang barang, hingga langkah sederhana agar sampah tidak menjadi residu.

Khusnatul Khomsah, pendamping siswa dari Ecoton, mengatakan para siswa menunjukkan antusiasme tinggi selama proses pembelajaran dan pendampingan, terutama ketika materi dikemas dalam bentuk visual dan praktik langsung di lapangan.

“Mereka antusias sekali, apalagi kalau materinya berupa video animasi. Ketika praktik lapangan, mereka benar-benar semangat. Saat brand audit, mereka mencari sampah sampai ke ujung sekolah, dari bawah sampai atas. Pas uji mikroplastik juga sama, mereka senang sekali melihat mikroskop dan mikroplastik yang terdeteksi,” ujar Khusnatul.

Siswa siswi SMP Muhammadiyah 8 Jakarta berkenalan dan berdiskusi dengan Tim dari Korea Green Foundation terkait pengelolaan sampah dari sumbernya

Ia menambahkan, siswa juga diajak berdiskusi dengan orang tua mengenai pengelolaan sampah di rumah, serta mencari solusi yang paling mungkin diterapkan dalam keseharian keluarga untuk mengurangi timbulan sampah.

Dalam proses penyusunannya, siswa juga memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan (AI) untuk membantu pengembangan ide, visualisasi, dan penyampaian materi agar lebih mudah dipahami dan diterima masyarakat luas.

Program ini diharapkan tidak hanya menghasilkan produk literasi lingkungan, tetapi juga membentuk generasi muda yang mampu menjadi agen perubahan dalam pengelolaan sampah di lingkungan sekolah, keluarga, dan masyarakat. Para siswa juga dipersiapkan sebagai duta lingkungan yang aktif mengkampanyekan solusi pengurangan sampah berbasis tindakan nyata, terutama dari sumbernya.

Melalui buku ini, siswa SMP Muhammadiyah 8 Jakarta ingin menyampaikan pesan sederhana: Jakarta yang lebih bersih tidak hanya bergantung pada tempat pembuangan akhir, tetapi dimulai dari kebiasaan masyarakat dalam mengurangi, memilah, menggunakan kembali, dan mengelola sampah sejak dari rumah.

Peluncuran buku ini merupakan bagian dari Program Microplastic Journey, hasil kolaborasi SMP Muhammadiyah 8 Jakarta dan Ecoton dengan dukungan Korea Green Foundation.

Editor: Choiril Amirah Farida

  • Penulis: Adi Kurnia

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Perkuat Dakwah dan Pendidikan, MBS Bumiayu Jalin Sinergi dengan Bupati Brebes

    Perkuat Dakwah dan Pendidikan, MBS Bumiayu Jalin Sinergi dengan Bupati Brebes

    • calendar_month Senin, 6 Okt 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 8
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Brebes – Guna mempererat tali silaturahmi dan membangun sinergi dengan pemerintah daerah, Pondok Pesantren Muhammadiyah Boarding School (MBS) Bumiayu bersilaturahmi dengan Bupati Brebes di Eks Pendopo Kawedanan Bumiayu, Sabtu (4/10/2025). Pertemuan yang berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban ini dihadiri oleh Pendiri MBS Bumiayu H. Abdul Karim Naqib, Mudir Pesantren Kyai Utsman Arif […]

  • Solid! Komunitas Pemuda Dan Masyarakat Sebulu Muara Kaman Bersatu Galang Dana Peduli Palestina

    Solid! Komunitas Pemuda Dan Masyarakat Sebulu Muara Kaman Bersatu Galang Dana Peduli Palestina

    • calendar_month Minggu, 23 Mei 2021
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 809
    • 0Komentar

    KABARMUH.COM, Kutai Kartanegara – Ratusan warga di Kecamatan Sebulu Muara Kaman yang tergabung dalam “Aksi Bersama Peduli Palestina” baru saja menggelar aksi solidaritas peduli Palestina, Ahad (23/5). Massa memulai aksinya dari SPBU Desa Sumbersari Kecamatan Sebulu, dan selanjutnya berjalan kaki menuju Masjid At-Taqwa Desa Panca Jaya Kecamatan Muara Kaman. Aksi yang pada awalnya dimulai pukul […]

  • Gandeng MDMC PDM Jember, LKSA Nurul Husna Beri Pendidikan Mitigasi Kebencanaan untuk Anak Asuh

    Gandeng MDMC PDM Jember, LKSA Nurul Husna Beri Pendidikan Mitigasi Kebencanaan untuk Anak Asuh

    • calendar_month Senin, 26 Agt 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 217
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Jember – Bencana alam merupakan fenomena yang sulit diprediksi kapan terjadinya dan bisa muncul secara tiba-tiba. dan saat ini berkembang di tengah-tengah masyarkat isu Megathrust yaitu gempa dasyat yang berpotensi tsunami. Menghadapi situasi ini, kesiapsiagaan menjadi hal yang esensial untuk mengurangi risiko dan korban jiwa saat bencana terjadi. Salah satu upaya untuk meminimalisasi risiko […]

  • FAI UMS Kirim Tiga Mubaligh Hijrah Internasional ke Kamboja

    FAI UMS Kirim Tiga Mubaligh Hijrah Internasional ke Kamboja

    • calendar_month Kamis, 1 Agt 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 262
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Surakarta – Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) terus menunjukkan komitmennya dalam memberikan kontribusi nyata di kancah internasional. Tahun ini, FAI UMS kembali mengirimkan tiga mahasiswa dalam program Mubaligh Hijrah Internasional ke Kamboja. Ketiga mahasiswa tersebut adalah Muhammad Azizi, Lukmanul Hakim, dan Yusuf Yanuri, yang akan mengabdikan diri di Musa-Asiah Integrate School, […]

  • 326 Siswa Kelas XII dilepas Pada Acara Wisuda Angkatan ke 19 oleh Kepala SMK Mutubumi Brebes

    326 Siswa Kelas XII dilepas Pada Acara Wisuda Angkatan ke 19 oleh Kepala SMK Mutubumi Brebes

    • calendar_month Minggu, 5 Mei 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 317
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Brebes – SMK Muhammadiyah Bumiayu Brebes melepas sebanyak 326 Siswa Kelas XII pada acara Wisuda Angkatan ke-19 di Hanggar Sekolah tersebut, Sabtu (04/05/2024). Pelepasan dan Wisuda 326 Siswa Kelas XII SMK Muhammadiyah Bumiayu ditandai dengan pengaluran Samir Oleh Kepala SMK Mutubumi, Faiz Hanani, Kaprodi dan Wali Kelas. Kepala SMK Muhammadiyah Bumiayu, Faiz Hanani, S.Pd. […]

  • Psikospiritualitas Digital: Paradigma Baru Desain Media Pembelajaran Al-Qur’an

    Psikospiritualitas Digital: Paradigma Baru Desain Media Pembelajaran Al-Qur’an

    • calendar_month Jumat, 31 Okt 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 9
    • 0Komentar

    Oleh: Rizky Aldiansyah Ketika Teknologi Tak Lagi Cukup Di era digital seperti sekarang, belajar Al-Qur’an tidak lagi terbatas di masjid, madrasah, atau majelis taklim. Kita bisa membaca mushaf digital di ponsel, mendengarkan murattal lewat aplikasi, atau menonton video tafsir interaktif kapan saja dan di mana saja. Teknologi memang memudahkan akses, membuat proses belajar menjadi cepat […]

expand_less