Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Bangun PAUD Ramah Anak, Tim UMS Perkuat Media Digital Storybook Anti-Perundungan

Bangun PAUD Ramah Anak, Tim UMS Perkuat Media Digital Storybook Anti-Perundungan

  • account_circle Adi Kurnia
  • calendar_month Minggu, 7 Jun 2026
  • visibility 14
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KABARMUH.ID, SURAKARTA – Upaya pencegahan perundungan perlu dimulai sejak usia dini melalui pembelajaran yang ramah anak dan sesuai dengan tahap perkembangan mereka. Berangkat dari kepedulian terhadap fenomena tersebut, tim Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) ums.ac.id menyelenggarakan program penguatan karakter anti-perundungan berbasis digital storybook bagi guru-guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Kabupaten Sukoharjo.

Kegiatan bertajuk “Pemberdayaan Kelompok Guru PAUD di Kabupaten Sukoharjo melalui Penguatan Karakter Anti-Perundungan Berbasis Digital Storybook Bermuatan Emosi Dasar Anak” itu dilaksanakan pada Jumat (5/6) dengan melibatkan 80 guru yang tergabung dalam IGABA Sukoharjo dari 12 satuan PAUD di wilayah tersebut.

Kegiatan pengabdian ini didanai oleh Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM) Kementerian Pendidikan Tinggi Sains dan Teknologi Republik Indonesia sebagai bagian dari upaya penguatan pendidikan karakter dan peningkatan kualitas pembelajaran pada jenjang PAUD.

Ketua tim PkM, Dr. Choiriyah Widyasari, M.Psi., mengungkapkan fenomena perundungan pada anak menjadi perhatian serius karena bibit perilakunya dapat muncul sejak usia dini. Dalam kehidupan sehari-hari, perilaku seperti mengejek teman, merebut mainan, mengucilkan teman saat bermain, hingga menyakiti teman secara fisik maupun verbal sering kali dianggap sebagai hal biasa. Padahal, jika tidak dikenali dan diarahkan sejak dini, perilaku tersebut dapat berkembang menjadi pola interaksi sosial yang tidak sehat.

Pemaparan Ketua tim PkM UMS, Dr. Choiriyah Widyasari, M.Psi

“Melalui kegiatan ini, para guru mendapatkan penguatan pemahaman mengenai pentingnya peran lembaga PAUD dalam mencegah perundungan sejak dini. Peserta diajak memahami berbagai bentuk perilaku perundungan yang kerap muncul pada anak usia dini serta strategi penanganannya melalui pendekatan pendidikan yang positif,” ungkapnya, Minggu, (7/6).

Selain itu, kegiatan juga menekankan pentingnya penguatan emosi dasar anak sebagai fondasi pembentukan karakter. Anak perlu dibantu mengenali berbagai emosi seperti senang, sedih, marah, takut, kecewa, dan malu agar mampu mengelola perasaannya secara tepat tanpa menyakiti orang lain.

“Setelah sesi sosialisasi, kegiatan dilanjutkan dengan pelatihan penggunaan media buku cerita digital atau digital storybook yang dirancang untuk menanamkan nilai-nilai anti-perundungan. Media tersebut memuat cerita yang dekat dengan kehidupan anak serta mengangkat berbagai emosi dasar yang sering mereka alami dalam interaksi sehari-hari,” ujarnya.

Dalam pelatihan tersebut, para guru memperoleh pengalaman praktik langsung mengenai cara memanfaatkan digital storybook dalam pembelajaran. Mereka dilatih membuka diskusi, mengajukan pertanyaan reflektif, menggali perasaan anak, serta menghubungkan isi cerita dengan pengalaman yang terjadi di kelas maupun lingkungan bermain.

Dengan memanfaatkan cerita digital, anak diajak mengikuti alur cerita, mengenali karakter tokoh, memahami perasaan yang muncul, sekaligus mendiskusikan perilaku yang baik dan kurang baik dalam hubungan dengan teman sebaya. Pendekatan ini dinilai efektif karena sesuai dengan karakteristik belajar anak usia dini yang lebih mudah memahami pesan melalui visual dan narasi.

Choiriyah menegaskan bahwa penguatan karakter anti-perundungan harus dimulai sejak usia dini karena masa tersebut merupakan periode penting dalam pembentukan kebiasaan sosial dan pengelolaan emosi anak.

“Guru perlu memiliki strategi dan media yang tepat agar nilai empati, kasih sayang, dan saling menghargai dapat ditanamkan secara konkret dalam kegiatan pembelajaran sehari-hari,” ujarnya.

Program ini juga menjadi bagian dari upaya mewujudkan PAUD ramah anak di Kabupaten Sukoharjo. Konsep PAUD ramah anak tidak hanya berkaitan dengan keamanan lingkungan fisik, tetapi juga terciptanya suasana psikologis yang membuat anak merasa diterima, dihargai, dan terlindungi.
Para peserta menyambut positif kegiatan tersebut. Mereka menilai media digital storybook menjadi alternatif pembelajaran yang menarik dan aplikatif untuk mengenalkan konsep emosi, empati, serta perilaku anti-perundungan kepada anak-anak.

Sebagai tindak lanjut, tim PkM akan melakukan implementasi hasil pelatihan di sekolah-sekolah PAUD peserta. Guru yang telah mengikuti kegiatan diharapkan dapat menerapkan media digital storybook dalam berbagai aktivitas pembelajaran sehingga nilai-nilai anti-perundungan dapat tertanam secara berkelanjutan.

Melalui program ini, guru-guru PAUD di Sukoharjo diharapkan semakin siap menjadi agen pencegahan perundungan sejak dini. Kolaborasi antara guru, sekolah, orang tua, dan komunitas pendidikan menjadi kunci dalam membangun lingkungan belajar yang aman, inklusif, dan penuh kasih bagi anak.

Kontributor: Fika/Humas

Editor: Muhammad Faisal Dwi Rifqi

  • Penulis: Adi Kurnia

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mahasiswa UMS Dukung Digitalisasi Pelayanan Pajak Kendaraan Bermotor di Ponorogo

    Mahasiswa UMS Dukung Digitalisasi Pelayanan Pajak Kendaraan Bermotor di Ponorogo

    • calendar_month Rabu, 22 Jul 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 8
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Mahasiswa Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) ums.ac.id turut berkontribusi dalam transformasi pelayanan publik berbasis digital melalui Program Magang Mandiri di Unit Pelaksana Teknis Pengelolaan Pendapatan Daerah (UPT PPD) Ponorogo, Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Jawa Timur. Melalui program tersebut, mahasiswa mendukung implementasi SIJATIL (Sistem Informasi […]

  • Menumbuhkan Ghirah Keislaman dan Kepemimpinan: Fortasi IPM Blimbing di Imam Syuhodo

    Menumbuhkan Ghirah Keislaman dan Kepemimpinan: Fortasi IPM Blimbing di Imam Syuhodo

    • calendar_month Senin, 21 Jul 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 7
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Sukoharjo – Pimpinan Cabang (PC) Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) Blimbing mengadakan kegiatan Fortasi di GOR Pondok Pesantren Modern Muhammadiyah Imam Syuhodo pada Jum’at-Sabtu, 17-18 Juli 2025 M. Peserta Fortasi adalah siswa baru dari MTs Muhammadiyah Blimbing dan SMP Imam Syuhodo yang berjumlah 121 siswa. Acara yang pertama yaitu Pembukaan Fortasi yang dibuka oleh Bapak […]

  • 73 Personel KOKAM Surya Kusuma Kabupaten Banyumas Mengikuti Jambore Kokam se-Jawa Tengah 2025

    73 Personel KOKAM Surya Kusuma Kabupaten Banyumas Mengikuti Jambore Kokam se-Jawa Tengah 2025

    • calendar_month Selasa, 21 Okt 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 13
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, KOTA TEGAL – Sebanyak 73 personel Komando Kesiapsiagaan Angkatan Muda Muhammadiyah (Kokam) Surya Kusuma Kabupaten Banyumas diberangkatkan dari halaman Kantor PDM Banyumas untuk mengikuti Jambore Kokam se-Jawa Tengah 2025 di Bumi Perkemahan Pantai Alam Indah di Kota Tegal tanggal 17–19 Oktober 2025. Dengan mengusung tema “Kokam Tanggap, Indonesia Berdaya,” Jambore ini menjadi momentum penguatan […]

  • MCCC Balikpapan Terus Bergerak Untuk Berbagi

    MCCC Balikpapan Terus Bergerak Untuk Berbagi

    • calendar_month Minggu, 19 Apr 2020
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 1.125
    • 0Komentar

    KABARMUH.COM, Balikpapan – Kegiatan bertajuk “Ahad berbagi dan bahagia” ini merupakan wujud nyata warga Muhammadiyah Kota Balikpapan untuk membantu masyarakat di Kota Balikpapan yang ekonominya terdampak corona. Bersama dengan Lazismu, hari ini (19/4/2020) MCCC kembali membagikan 400 paket nasi kotak kepada masyarakat, dan ini merupakan kali ke-3 program ini dilaksanakan. Ketua MCCC Kota Balikpapan, Akhmad […]

  • Darul Arqam Madya IMM AR Fakhruddin: Momentum Peneguhan Ideologi dan Transformasi Kader

    Darul Arqam Madya IMM AR Fakhruddin: Momentum Peneguhan Ideologi dan Transformasi Kader

    • calendar_month Sabtu, 18 Okt 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 13
    • 0Komentar

    KABARMU.ID, YOGYAKARTA — Pimpinan Cabang Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (PC IMM) AR Fakhruddin Kota Yogyakarta secara resmi membuka kegiatan Darul Arqam Madya (DAM) 2025 dengan mengusung tema “Aktualisasi Ideologi sebagai Basis Gerakan Sosial IMM.” Kegiatan ini dibuka melalui Studium Generale yang berlangsung di Aula Drupadi, BBPPMPV DIY, pada Rabu (15/10). Kegiatan Darul Arqam Madya ini diselenggarakan […]

  • Semarak Hari Guru Santri Asy-Syifa’ Blimbingrejo Persembahkan Karya Terbaik

    Semarak Hari Guru Santri Asy-Syifa’ Blimbingrejo Persembahkan Karya Terbaik

    • calendar_month Rabu, 26 Nov 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 11
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, JEPARA – Hari Guru di Ponpes Modern Asy-Syifa’ Muhammadiyah Blimbingrejo, Nalumsari Jepara pada Selasa, 25 November 2025 / 4 Jumadil Akhir 1447 H berlangsung penuh khidmat sekaligus semarak. Sejak jauh-jauh hari, Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) telah menyiapkan konsep acara dengan matang. Sejak usai salat subuh, para santri IPM tampak sibuk mengatur segala kebutuhan: dari […]

expand_less