Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Bangun PAUD Ramah Anak, Tim UMS Perkuat Media Digital Storybook Anti-Perundungan

Bangun PAUD Ramah Anak, Tim UMS Perkuat Media Digital Storybook Anti-Perundungan

  • account_circle Adi Kurnia
  • calendar_month Minggu, 7 Jun 2026
  • visibility 94
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KABARMUH.ID, SURAKARTA – Upaya pencegahan perundungan perlu dimulai sejak usia dini melalui pembelajaran yang ramah anak dan sesuai dengan tahap perkembangan mereka. Berangkat dari kepedulian terhadap fenomena tersebut, tim Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) ums.ac.id menyelenggarakan program penguatan karakter anti-perundungan berbasis digital storybook bagi guru-guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Kabupaten Sukoharjo.

Kegiatan bertajuk “Pemberdayaan Kelompok Guru PAUD di Kabupaten Sukoharjo melalui Penguatan Karakter Anti-Perundungan Berbasis Digital Storybook Bermuatan Emosi Dasar Anak” itu dilaksanakan pada Jumat (5/6) dengan melibatkan 80 guru yang tergabung dalam IGABA Sukoharjo dari 12 satuan PAUD di wilayah tersebut.

Kegiatan pengabdian ini didanai oleh Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM) Kementerian Pendidikan Tinggi Sains dan Teknologi Republik Indonesia sebagai bagian dari upaya penguatan pendidikan karakter dan peningkatan kualitas pembelajaran pada jenjang PAUD.

Ketua tim PkM, Dr. Choiriyah Widyasari, M.Psi., mengungkapkan fenomena perundungan pada anak menjadi perhatian serius karena bibit perilakunya dapat muncul sejak usia dini. Dalam kehidupan sehari-hari, perilaku seperti mengejek teman, merebut mainan, mengucilkan teman saat bermain, hingga menyakiti teman secara fisik maupun verbal sering kali dianggap sebagai hal biasa. Padahal, jika tidak dikenali dan diarahkan sejak dini, perilaku tersebut dapat berkembang menjadi pola interaksi sosial yang tidak sehat.

Pemaparan Ketua tim PkM UMS, Dr. Choiriyah Widyasari, M.Psi

“Melalui kegiatan ini, para guru mendapatkan penguatan pemahaman mengenai pentingnya peran lembaga PAUD dalam mencegah perundungan sejak dini. Peserta diajak memahami berbagai bentuk perilaku perundungan yang kerap muncul pada anak usia dini serta strategi penanganannya melalui pendekatan pendidikan yang positif,” ungkapnya, Minggu, (7/6).

Selain itu, kegiatan juga menekankan pentingnya penguatan emosi dasar anak sebagai fondasi pembentukan karakter. Anak perlu dibantu mengenali berbagai emosi seperti senang, sedih, marah, takut, kecewa, dan malu agar mampu mengelola perasaannya secara tepat tanpa menyakiti orang lain.

“Setelah sesi sosialisasi, kegiatan dilanjutkan dengan pelatihan penggunaan media buku cerita digital atau digital storybook yang dirancang untuk menanamkan nilai-nilai anti-perundungan. Media tersebut memuat cerita yang dekat dengan kehidupan anak serta mengangkat berbagai emosi dasar yang sering mereka alami dalam interaksi sehari-hari,” ujarnya.

Dalam pelatihan tersebut, para guru memperoleh pengalaman praktik langsung mengenai cara memanfaatkan digital storybook dalam pembelajaran. Mereka dilatih membuka diskusi, mengajukan pertanyaan reflektif, menggali perasaan anak, serta menghubungkan isi cerita dengan pengalaman yang terjadi di kelas maupun lingkungan bermain.

Dengan memanfaatkan cerita digital, anak diajak mengikuti alur cerita, mengenali karakter tokoh, memahami perasaan yang muncul, sekaligus mendiskusikan perilaku yang baik dan kurang baik dalam hubungan dengan teman sebaya. Pendekatan ini dinilai efektif karena sesuai dengan karakteristik belajar anak usia dini yang lebih mudah memahami pesan melalui visual dan narasi.

Choiriyah menegaskan bahwa penguatan karakter anti-perundungan harus dimulai sejak usia dini karena masa tersebut merupakan periode penting dalam pembentukan kebiasaan sosial dan pengelolaan emosi anak.

“Guru perlu memiliki strategi dan media yang tepat agar nilai empati, kasih sayang, dan saling menghargai dapat ditanamkan secara konkret dalam kegiatan pembelajaran sehari-hari,” ujarnya.

Program ini juga menjadi bagian dari upaya mewujudkan PAUD ramah anak di Kabupaten Sukoharjo. Konsep PAUD ramah anak tidak hanya berkaitan dengan keamanan lingkungan fisik, tetapi juga terciptanya suasana psikologis yang membuat anak merasa diterima, dihargai, dan terlindungi.
Para peserta menyambut positif kegiatan tersebut. Mereka menilai media digital storybook menjadi alternatif pembelajaran yang menarik dan aplikatif untuk mengenalkan konsep emosi, empati, serta perilaku anti-perundungan kepada anak-anak.

Sebagai tindak lanjut, tim PkM akan melakukan implementasi hasil pelatihan di sekolah-sekolah PAUD peserta. Guru yang telah mengikuti kegiatan diharapkan dapat menerapkan media digital storybook dalam berbagai aktivitas pembelajaran sehingga nilai-nilai anti-perundungan dapat tertanam secara berkelanjutan.

Melalui program ini, guru-guru PAUD di Sukoharjo diharapkan semakin siap menjadi agen pencegahan perundungan sejak dini. Kolaborasi antara guru, sekolah, orang tua, dan komunitas pendidikan menjadi kunci dalam membangun lingkungan belajar yang aman, inklusif, dan penuh kasih bagi anak.

Kontributor: Fika/Humas

Editor: Muhammad Faisal Dwi Rifqi

  • Penulis: Adi Kurnia

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gerakan Sholat Subuh Berjamaah SMP Muhammadiyah 2 Balikpapan: Membangun Kebersamaan dan Kekuatan Iman

    Gerakan Sholat Subuh Berjamaah SMP Muhammadiyah 2 Balikpapan: Membangun Kebersamaan dan Kekuatan Iman

    • calendar_month Selasa, 24 Des 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 195
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Balikpapan – SMP Muhammadiyah 2 Balikpapan meluncurkan program unggulan terbaru yang mengajak seluruh keluarga besar sekolah—guru, orang tua, dan siswa—untuk bersama-sama memperkuat ukhuwah islamiyah melalui “Gerakan Sholat Subuh Berjamaah” pada 22 Desember 2024. Kegiatan yang diadakan perdana pada hari Sabtu pagi ini bertujuan untuk membentuk kebiasaan ibadah yang konsisten dan mengeratkan tali silaturahmi antar […]

  • UMS Lolos Dua Kategori Tingkat Nasional Anugerah Kerja Sama Diktisaintek 2025

    UMS Lolos Dua Kategori Tingkat Nasional Anugerah Kerja Sama Diktisaintek 2025

    • calendar_month Sabtu, 6 Sep 2025
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 90
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) melaju ke tingkat nasional dalam Anugerah Kerja Sama Diktisaintek 2025. Pengumuman tersebut tertuang dalam pengumuman resmi yang dikeluarkan oleh Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah VI Jawa Tengah. Kasubdit Pengembangan Kemitraan Industri Direktorat Reputasi, Kemitraan, dan Urusan Internasional Sidiq Permono Nugroho, S.E., M.M., menjelaskan UMS lolos pada dua kategori, […]

  • Dari Jalanan ke Pesantren, Bikersmu Chapter Kota Magelang Tebar Ilmu dan Kepedulian

    Dari Jalanan ke Pesantren, Bikersmu Chapter Kota Magelang Tebar Ilmu dan Kepedulian

    • calendar_month Jumat, 9 Okt 2026
    • account_circle Bustanul Arifin
    • visibility 64
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, MAGELANG – Aktivitas touring tidak selalu tentang menempuh jarak dan menikmati perjalanan. Bagi Bikersmu Chapter Kota Magelang, perjalanan juga menjadi ruang untuk mempererat silaturahmi, menimba ilmu, serta berbagi manfaat kepada sesama. Semangat tersebut diwujudkan melalui kegiatan pengajian dan bakti sosial yang menjadi bagian dari rangkaian touring Bikersmu Chapter Kota Magelang. Kegiatan diikuti sekitar 15 […]

  • RAKORSUS LAZISMU PWM KALIMANTAN SELATAN PERTAJAM LINI KELEMBAGAAN

    RAKORSUS LAZISMU PWM KALIMANTAN SELATAN PERTAJAM LINI KELEMBAGAAN

    • calendar_month Selasa, 3 Sep 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 189
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Banjarbaru – Sebagai Unsur Pembantu Pimpinan (UPP), Lazismu Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Kalimantan Selatan berkewajiban untuk menjalankan Tanfidz Keputusan Musyawarah Wilayah ke-38 Muhammadiyah Kalimantan Selatan Bidang Zakat, Infak, dan Sedekah. Salah satu langkah yang ditempuh untuk menjalankan kewajiban tersebut adalah dengan menggelar Rapat Koordinasi Khusus (Rakorsus) dengan mengangkat tema “Kebijakan Internal dan SOP”. Tujuannya […]

  • Halal Bihalal Warga PDM Penajam Paser Utara Perkuat Silaturahmi dan Kebersihan Hati

    Halal Bihalal Warga PDM Penajam Paser Utara Perkuat Silaturahmi dan Kebersihan Hati

    • calendar_month Senin, 6 Apr 2026
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 101
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Penajam Paser Utara — Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Penajam Paser Utara menggelar kegiatan Halal Bihalal Warga Persyarikatan Muhammadiyah pada Sabtu, 4 April 2026 bertepatan dengan 15 Syawal 1447 H. Kegiatan berlangsung di Masjid Al-Ibroh, Pusat Dakwah Muhammadiyah PPU, Jalan Provinsi Km 2,5 Penajam, mulai pukul 09.30 WITA hingga selesai. Acara ini dihadiri oleh […]

  • Muktamar diundur, Namun Semangat Kemanusiaan Muhammadiyah Tidak Pernah Luntur

    Muktamar diundur, Namun Semangat Kemanusiaan Muhammadiyah Tidak Pernah Luntur

    • calendar_month Rabu, 15 Apr 2020
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 1.628
    • 0Komentar

    Oleh : Muhammad Fawwaz Syafiq Rizqullah (Mahasiswa Berprestasi UMY 2020) Penyebaran Covid-19 di Indonesia berdampak terhadap tertundanya beberapa acara besar organisasi Islam di Indonesia, salah satunya adalah Mukatamar Muhammadiyah ke-48. Dalam merespon adanya penyebaran Covid-19, Muhammadiyah memutuskan untuk menunda Muktamar yang akan diselenggarakan di kota Surakarta, tepatnya di Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) pada tanggal 1 […]

expand_less