Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Usung Tema Dialectics of Renaissance, Perkaderan Baret Merah XXVI PC IMM Sukoharjo Perkuat Intelektualitas Kader Muhammadiyah

Usung Tema Dialectics of Renaissance, Perkaderan Baret Merah XXVI PC IMM Sukoharjo Perkuat Intelektualitas Kader Muhammadiyah

  • account_circle Adi Kurnia
  • calendar_month Rabu, 15 Jul 2026
  • visibility 13
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KABARMUH.ID, SURAKARTA – Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) yang tergabung dalam struktural Pimpinan Cabang (PC) Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Sukoharjo menggelar perkaderan Baret Merah XXVI pada 10-25 Juli 2026.

Bertempat di Gedung Dakwah Muhammadiyah PCM Sawit, Boyolali. Mengusung tema “Dialectic of Renaissance”, kegiatan ini menjadi gerbang awal pengkaderan bagi 43 peserta untuk menempa kapasitas intelektual, spiritual, dan kepemimpinan sebagai kader IMM.

Ketua Panitia, Dwi Kurniadi, mahasiswa Fakultas Agama Islam (FAI) UMS menyampaikan bahwa Baret Merah XXVI diikuti oleh 43 peserta yang akan menyelami “kawah candradimuka” pengkaderan di PC IMM Sukoharjo. Ia berharap seluruh peserta mengikuti setiap proses dengan penuh kesungguhan.

“Dialectic of Renaissance dipilih sebagai pengingat bahwa umat Islam tidak boleh hanya meromantisasi kejayaan peradaban Islam pada masa lampau, tetapi harus mampu membangkitkan kembali tradisi keilmuan dan menghadirkan solusi bagi persoalan masyarakat saat ini,” kata Dwi Kurniadi, Selasa (14/7/2026).

Ketua PC IMM Sukoharjo, Immawan Azhar Ardiansyah Al Aziz, yang juga mahasiswa UMS mengajak seluruh kader IMM untuk memiliki keberanian berpikir dan percaya pada kemampuan diri.

“Jangan merasa kecil, jangan merasa rendah pemikiran. Melalui tema ini, kita ingin menghadirkan kembali semangat umat Islam sebagaimana pada masa Golden Age,” pesannya.

Kegiatan kemudian dibuka secara resmi oleh Ketua Umum PCM Sawit Boyolali, H. Wardoyo, S.Ag. Dalam sambutannya, ia menekankan bahwa cita-cita besar harus dibarengi dengan ikhtiar dan pengorbanan.

“Cita-cita perlu didukung oleh laku. Ketika ingin sukses, kita harus berkorban. Jangan tinggalkan salat malam agar Allah menuntun arah jalan kehidupan kita,” tuturnya.

Setelah pembukaan, peserta mengikuti Stadium General bertajuk “Dialektika Kebangkitan Peradaban: Membangun Renaissance Intelektual Kader IMM” yang disampaikan oleh Dr. Hamdan Maghribi, S.Th.I., M.Phil.

Dalam materinya, Hamdan menjelaskan bahwa renaissance berarti kebangkitan, yaitu kebangkitan tradisi intelektual yang diawali dengan mengoptimalkan fungsi akal sebagaimana diajarkan oleh Abu Hamid Al-Ghazali. Ia menguraikan empat tahapan dalam mengembangkan akal, yakni tilawah, refleksi, tafakur atau tadabbur, dan muhasabah.

Menurutnya, membaca tidak cukup berhenti pada mengetahui, tetapi harus dilanjutkan dengan memahami, mengamalkan, merefleksikan, hingga mengevaluasi diri.

“Tantangan generasi saat ini begitu kompleks, seperti rendahnya minat membaca bacaan panjang, ilusi pengetahuan akibat merasa tahu tanpa benar-benar memahami, aktivisme tanpa akar yang kehilangan makna, hingga pragmatisme ekstrem yang hanya mengukur segala sesuatu dari hasil instan,” jelasnya.

Dalam sesi tersebut, Hamdan turut menjelaskan konsep dialektika Hegel yang terdiri atas tesis, antitesis, dan sintesis. Menurutnya, kemajuan lahir dari keberanian mengelola perbedaan gagasan secara kritis dan bertanggung jawab. Ia mencontohkan bahwa kejayaan sains Islam pada masa lalu lahir karena para ilmuwan muslim tidak hanya menerjemahkan ilmu dari peradaban lain, tetapi juga berani mengkritisi, mengembangkan, dan melahirkan teori-teori baru.

Sebagai penutup, ia menegaskan bahwa kebangkitan peradaban hanya dapat diwujudkan melalui tiga pilar utama, yaitu kesadaran kritis, tradisi ilmu, dan keberanian melakukan transformasi. Ilmu, menurutnya, harus diwujudkan menjadi aksi nyata yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Renaissance tidak lahir dari kader yang malas berpikir. Ia lahir dari mereka yang gelisah, membaca, mengkritik, dan bergerak,” pungkasnya. (Arsy/Affiq/Humas)

  • Penulis: Adi Kurnia

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • UMS dan UNISSA Brunei Darussalam Teken MoU Perkuat Kolaborasi Internasional

    UMS dan UNISSA Brunei Darussalam Teken MoU Perkuat Kolaborasi Internasional

    • calendar_month Jumat, 10 Okt 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 12
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) kembali memperluas jejaring kerja sama internasional melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dengan Universiti Islam Sultan Sharif Ali (UNISSA) Brunei Darussalam. MoU ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat kolaborasi riset, pengabdian masyarakat, dan publikasi ilmiah antara kedua perguruan tinggi. Penandatanganan MoU berlangsung bersamaan dengan agenda ICON IMAD XIV (International […]

  • Mahasiswa Profesi Fisioterapis UMS Gagas Program Edukasi Keseimbangan Tubuh untuk Lansia

    Mahasiswa Profesi Fisioterapis UMS Gagas Program Edukasi Keseimbangan Tubuh untuk Lansia

    • calendar_month Sabtu, 27 Sep 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 16
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Posyandu Marsudi Waras Desa Bulakan, Kecamatan Sukoharjo, menjadi saksi semangat kolaborasi antara tenaga kesehatan, kader posyandu, dan mahasiswa Profesi Fisioterapis Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) dalam kegiatan posyandu lansia. Kegiatan yang dipusatkan di Posyandu Marsudi Waras ini terasa berbeda karena dilengkapi penyuluhan kesehatan bertema “Seimbang Setiap Langkah: Cegah Risiko Jatuh pada Lansia”. Koordinator […]

  • UMS Ikut Teken MoU Bersama 102 Perguruan Tinggi dengan KBRI Kuala Lumpur

    UMS Ikut Teken MoU Bersama 102 Perguruan Tinggi dengan KBRI Kuala Lumpur

    • calendar_month Rabu, 10 Sep 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 16
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, KUALA LUMPUR – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menjadi salah satu dari 102 perguruan tinggi di Indonesia yang menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) dengan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Kuala Lumpur. Kesepakatan ini bertujuan memperkuat akses pendidikan bagi anak-anak pekerja migran Indonesia di Malaysia. Penandatanganan berlangsung di Hotel Nilai Spring Resort, Negeri Sembilan, Selasa (9/9). […]

  • Bangun Kesadaran Literasi Digital, Tim P2AD FKIP UMS Bersama PKBM Cakra Bentuk Sahabat Digital Cakra

    Bangun Kesadaran Literasi Digital, Tim P2AD FKIP UMS Bersama PKBM Cakra Bentuk Sahabat Digital Cakra

    • calendar_month Senin, 16 Jun 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 15
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA — Upaya pemberdayaan masyarakat melalui literasi digital terus digalakkan di Desa Cipaku, Kecamatan Mrebet, Kabupaten Purbalingga. Tim Pengabdian Masyarakat Persyarikatan/AUM/Desa Binaan (P2AD) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggandeng PKBM Cakra dan komunitas literasi lokal melaksanakan rangkaian kegiatan edukatif yang menyasar isu hoaks dan judi online. Rangkaian kegiatan diawali […]

  • LDK PP Muhammadiyah Audiensi ke Kemendikdasmen, Buka Peluang Kolaborasi Pendidikan

    LDK PP Muhammadiyah Audiensi ke Kemendikdasmen, Buka Peluang Kolaborasi Pendidikan

    • calendar_month Kamis, 31 Jul 2025
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 15
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Jakarta – Lembaga Dakwah Komunitas (LDK) Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah melakukan audiensi dengan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia (Kemendikdasmen RI) pada Kamis, 30 Juli 2025, bertempat di kantor Kemendikdasmen, Jakarta. Dalam pertemuan tersebut, LDK PP Muhammadiyah diwakili oleh Drs. Agus Tri Sundani, M.Si. selaku Wakil Ketua, Mufid Habib Musthofa, M.Si. selaku Bendahara, […]

  • Fantasy Sedarah Bukan Hiburan! IMM Kaltim di Panggung Harlah NU: Suarakan Pentingnya Pendidikan Seksual Sejak Dini

    Fantasy Sedarah Bukan Hiburan! IMM Kaltim di Panggung Harlah NU: Suarakan Pentingnya Pendidikan Seksual Sejak Dini

    • calendar_month Minggu, 25 Mei 2025
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 14
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Samarinda – Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Kalimantan Timur melalui Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (Satgas PPKS) turut ambil bagian dalam talk show dan diskusi bertema “Fantasy Sedarah: Ketika Rumah Tak Lagi Aman”. Kegiatan ini diselenggarakan oleh TCR PPA Kaltim sebagai bagian dari peringatan Hari Lahir (Harlah) Nahdlatul Ulama (NU) ke-102 yang digelar […]

expand_less