Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Pengaruh Algoritma Media terhadap Personal Branding di Media Sosial

Pengaruh Algoritma Media terhadap Personal Branding di Media Sosial

  • account_circle Adi Kurnia
  • calendar_month Senin, 20 Jul 2026
  • visibility 113
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KABARMUH.ID; SURAKARTA – Pertumbuhan media sosial yang semakin pesat menyebabkan pergeseran fungsi personal branding. Dulu personal branding seringkali dijadikan sebagai tempat kampanye politik. Akan tetapi sekarang menjadi tempat untuk membangun ideal diri di hadapan publik.

Dosen Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) Agus Triyono, S.Sos., M.Si., membedah penyebab pergeseran fungsi personal branding akibat kecanggihan media digital.

Agus mengatakan sebelum pesatnya perkembangan media digital, personal branding sering kali disinkronkan dengan artis dan tokoh politik. Namun, sekarang semakin bergeser menjadi reproduksi bagi personal pribadi, tanpa harus menjadi publik figur tertentu. Menurutnya, masyarakat produsen konten saat ini menyeleksi setiap konten yang akan dipublikasikan kepada khalayak umum untuk menampakkan dirinya pada versi terbaiknya.

“Dalam konteks produksi konten, seseorang memiliki banyak waktu untuk menkurasi penampilan terbaiknya, sehingga dapat ditunjukkan dan dinikmati oleh khalayak ramai,” ujarnya, Senin (20/7/2026).

Ia menjelaskan bahwa personal branding akan memicu tuntutan bagi orang yang berkecimpung di dalamnya, sekali orang memproduksi jenis konten, maka akan menjadi tuntutan untuk menunjukkan konten yang serupa.

“Seseorang jika menampilkan gaya hidupnya di media sosial, maka akan menuntutnya untuk menunjukan tipe gaya hidup versi terbaiknya secara berulang-ulang di media sosial,” kata dia.

Kajian personal branding dulu dijadikan sebagai ajang kampanye politik atau publik figur. tetapi, menurutnya kajian personal branding mulai bergeser pada anak-anak muda untuk menunjukkan dirinya sebagai diri yang paling ideal.

Meskipun tanpa adanya media sosial, Agus mengatakan bahwa tiap orang harus membangun brand atau merek pada dirinya. Amplifikasi personal branding era saat ini, menjadikan akselerasi konsumsi bagi masyarakat luas.

“Tidak salah bagi seseorang untuk membranding dirinya di media sosial, untuk membagun kepercayaan publik,” tuturnya.

Pada konteks produksi konten, mayoritas influencer saat ini memperlihatkan konten yang estetik dan produktif. Menurutnya, standar media sosial memberi tekanan bagi orang yang mengakses atau mengonsumsi media sosial.

“Orang yang masuk ke dunia digital harus siap dengan standar media sosial. Sebelum melesatnya perkembangan digital, tekanan hanya datang dari orang-orang terdekat, tapi sekarang tekanan orang lain datang dari pihak manapun,” jelasnya.

Agus berasumsi bahwa media sosial dapat membentuk budaya baru, Seperti tren “pelari kalcer” yang sedang marak, para influencer mulai terjun ranah lari untuk mendapatkan validasi publik.

“Aspek yang paling penting dalam produksi konten yakni akurasi konten yang akan dirilis seseorang, sehingga tujuan dalam konten dapat tersampaikan dengan baik,” tambahnya.

Dampak afirmasi atau engagement sangat mempengaruhi masyarakat. Banyak orang yang mengorbankan finansial untuk membeli follower dan like untuk demi engagement akun media sosial, yang menjadi tuntutan bagi para produsen konten.

Selanjutnya, Agus menegaskan perlunya membagun reputasi digital bagi masyarakat di tengah perkembangan teknologi. Banyak orang yang melihat profil seseorang untuk melamar kerja dari reputasi digital yang dimilikinya.

Personal branding yang autentik misal berdasarkan kompetensi yang dimiliki produsen konten, maka setiap kritik dari publik akan diterima sebagai evaluasi dan motivasi untuk memberikan konten yang lebih baik.

“Perbanyak reputasi digital yang sifatnya real atau asli, tanpa manipulasi reputasi untuk kepentingan apa pun,” tegasnya.

Namun, menurut Agus, terdapat orang yang antipati untuk membranding diri di media sosial, mereka berasumsi branding diri lewat dunia nyata dapat menunjang reputasi keahlian tertentu.

Pemahaman personal branding secara berlebihan akan menjadikan seseorang haus akan validasi masyarakat. Personal branding jika tidak diberi pagar atau batasan tertentu mengakibatkan konten yang serampungan atau asal-asalan.

“Orang akan merasa lelah dalam produksi konten jika tidak memiliki prinsip tertentu, mereka akan terlalu berharap pada validasi publik,” terangnya.

Lebih lanjut, Agus menyatakan algoritma media sosial menuntut eksistensi orang di media sosial, namun menghilangkan substansi yang disampaikan pada sebuah konten. Sehingga mengakibatkan seseorang akan kehilangan jati dirinya.

Kontributor: Affiq/Humas

Editor: Nurul Fahri

  • Penulis: Adi Kurnia

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tingkatkan Mutu Pendidikan Dasar, UMS Gelar Pelatihan STEAM Project Based Learning

    Tingkatkan Mutu Pendidikan Dasar, UMS Gelar Pelatihan STEAM Project Based Learning

    • calendar_month Jumat, 12 Sep 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 69
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar “Penerapan Pembelajaran STEAM-Project Based Learning untuk Pembelajaran Matematika dan IPA Sekolah Dasar yang Menyenangkan” yang diselenggarakan di SD Birrul Walidain Muhammadiyah Tanon, Sragen. Kegiatan ini melibatkan guru-guru dari SD Muhammadiyah Sragen, SD Birrul Walidain Muhammadiyah Tanon, serta Madrasah Ibtidaiyah Muhammadiyah (MIM) Taraman. […]

  • PCM Grogol Gelar Tarhib Ramadhan, Teguhkan Persaudaraan dan Pemahaman Kalender Hijriyah

    PCM Grogol Gelar Tarhib Ramadhan, Teguhkan Persaudaraan dan Pemahaman Kalender Hijriyah

    • calendar_month Minggu, 8 Feb 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 77
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SUKOHARJO – Tarhib Ramadhan Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Grogol digelar pada Ahad, 8 Februari 2026, bertempat di Masjid Baitul Makmur Solo Baru, Sukoharjo. Masjid yang sejuk dan nyaman tersebut menjadi lokasi utama kegiatan menyambut datangnya bulan suci Ramadhan. Kegiatan Tarhib Ramadhan ini diikuti oleh seluruh pimpinan Cabang Muhammadiyah, ’Aisyiyah, Angkatan Muda Muhammadiyah (AMM), serta […]

  • Pengukuhan dan Rakerda PDNA Balikpapan 2022-2026, Mendorong Peran Tangguh Perempuan Muda

    Pengukuhan dan Rakerda PDNA Balikpapan 2022-2026, Mendorong Peran Tangguh Perempuan Muda

    • calendar_month Kamis, 8 Feb 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 495
    • 1Komentar

    KABARMUH.ID, Balikpapan – Suasana semangat membara menyertai Nasyiatul Aisyiyah (NA) Kota Balikpapan yang sedang menggelar kegiatan Pengukuhan dan Rakerda Periode 2022-2026, Kamis (08/02/2024). Dengan mengangkat tema “Keluarga Muda Tangguh, Kuatkan Balikpapan” kegiatan tersebut diselenggarakan di Sekretariat Aisyiyah Kota Balikpapan. Ketua Pimpinan Daerah Nasyiatul Aisyiyah Kota Balikpapan, Mardhotillah Yassarah, S.Pd. dalam sambutannya menyampaikan bahwa Keluarga adalah […]

  • Antara Haru dan Harapan, Pondok Shabran UMS Mulai Bangun Gedung Baru

    Antara Haru dan Harapan, Pondok Shabran UMS Mulai Bangun Gedung Baru

    • calendar_month Selasa, 14 Okt 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 67
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Pondok Hajjah Nuriyah Shabran Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) atau yang akrab disebut Pondok Shabran UMS, segera memulai pembangunan gedung baru sebagai langkah nyata dalam meningkatkan fasilitas mahasantri. Saat ini, proses pembongkaran tengah berlangsung. Bangunan lama yang telah berdiri sejak 1980-an itu kini menjadi saksi berakhirnya satu babak sejarah, sekaligus menandai dimulainya era […]

  • Risalah Gerakan Berkemajuan:  Memperingati 103 Tahun Muhammadiyah Pekajangan (1922-2025)

    Risalah Gerakan Berkemajuan: Memperingati 103 Tahun Muhammadiyah Pekajangan (1922-2025)

    • calendar_month Rabu, 19 Nov 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 55
    • 0Komentar

    Penulis: H. Sofwan Sumadi (DPRD PROVINSI JAWA TENGAH) Puji syukur kita panjatkan kehadirat Allah SWT, yang dengan rahmat-Nya kita dapat berkumpul pada hari yang penuh berkah ini. Di bawah langit Pekajangan yang menjadi saksi bisu, kita tidak sekadar merayakan angka, melainkan menghirup kembali aroma sejarah yang berusia lebih dari satu abad. Tepat pada tanggal 15 […]

  • PELANTIKAN PIMPINAN RANTING IPM PPTQ AHMAD DAHLAN PONOROGO PERIODE 2025-2026 BERLANGSUNG HIKMAT

    PELANTIKAN PIMPINAN RANTING IPM PPTQ AHMAD DAHLAN PONOROGO PERIODE 2025-2026 BERLANGSUNG HIKMAT

    • calendar_month Jumat, 24 Jan 2025
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 128
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Ponorogo — Pondok Pesantren Tahfidzul Quran (PPTQ) Ahmad Dahlan Ponorogo sukses menggelar pelantikan Pimpinan Ranting Ikatan Pelajar Muhammadiyah (PR IPM) untuk periode 2025-2026. Acara ini berlangsung khidmat di aula utama pesantren dengan dihadiri oleh para santri, pengurus, dan pembina pesantren. (5/1/2025) Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat peran organisasi IPM sebagai wadah kaderisasi pelajar yang […]

expand_less