Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Pengaruh Algoritma Media terhadap Personal Branding di Media Sosial

Pengaruh Algoritma Media terhadap Personal Branding di Media Sosial

  • account_circle Adi Kurnia
  • calendar_month Senin, 20 Jul 2026
  • visibility 84
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KABARMUH.ID; SURAKARTA – Pertumbuhan media sosial yang semakin pesat menyebabkan pergeseran fungsi personal branding. Dulu personal branding seringkali dijadikan sebagai tempat kampanye politik. Akan tetapi sekarang menjadi tempat untuk membangun ideal diri di hadapan publik.

Dosen Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) Agus Triyono, S.Sos., M.Si., membedah penyebab pergeseran fungsi personal branding akibat kecanggihan media digital.

Agus mengatakan sebelum pesatnya perkembangan media digital, personal branding sering kali disinkronkan dengan artis dan tokoh politik. Namun, sekarang semakin bergeser menjadi reproduksi bagi personal pribadi, tanpa harus menjadi publik figur tertentu. Menurutnya, masyarakat produsen konten saat ini menyeleksi setiap konten yang akan dipublikasikan kepada khalayak umum untuk menampakkan dirinya pada versi terbaiknya.

“Dalam konteks produksi konten, seseorang memiliki banyak waktu untuk menkurasi penampilan terbaiknya, sehingga dapat ditunjukkan dan dinikmati oleh khalayak ramai,” ujarnya, Senin (20/7/2026).

Ia menjelaskan bahwa personal branding akan memicu tuntutan bagi orang yang berkecimpung di dalamnya, sekali orang memproduksi jenis konten, maka akan menjadi tuntutan untuk menunjukkan konten yang serupa.

“Seseorang jika menampilkan gaya hidupnya di media sosial, maka akan menuntutnya untuk menunjukan tipe gaya hidup versi terbaiknya secara berulang-ulang di media sosial,” kata dia.

Kajian personal branding dulu dijadikan sebagai ajang kampanye politik atau publik figur. tetapi, menurutnya kajian personal branding mulai bergeser pada anak-anak muda untuk menunjukkan dirinya sebagai diri yang paling ideal.

Meskipun tanpa adanya media sosial, Agus mengatakan bahwa tiap orang harus membangun brand atau merek pada dirinya. Amplifikasi personal branding era saat ini, menjadikan akselerasi konsumsi bagi masyarakat luas.

“Tidak salah bagi seseorang untuk membranding dirinya di media sosial, untuk membagun kepercayaan publik,” tuturnya.

Pada konteks produksi konten, mayoritas influencer saat ini memperlihatkan konten yang estetik dan produktif. Menurutnya, standar media sosial memberi tekanan bagi orang yang mengakses atau mengonsumsi media sosial.

“Orang yang masuk ke dunia digital harus siap dengan standar media sosial. Sebelum melesatnya perkembangan digital, tekanan hanya datang dari orang-orang terdekat, tapi sekarang tekanan orang lain datang dari pihak manapun,” jelasnya.

Agus berasumsi bahwa media sosial dapat membentuk budaya baru, Seperti tren “pelari kalcer” yang sedang marak, para influencer mulai terjun ranah lari untuk mendapatkan validasi publik.

“Aspek yang paling penting dalam produksi konten yakni akurasi konten yang akan dirilis seseorang, sehingga tujuan dalam konten dapat tersampaikan dengan baik,” tambahnya.

Dampak afirmasi atau engagement sangat mempengaruhi masyarakat. Banyak orang yang mengorbankan finansial untuk membeli follower dan like untuk demi engagement akun media sosial, yang menjadi tuntutan bagi para produsen konten.

Selanjutnya, Agus menegaskan perlunya membagun reputasi digital bagi masyarakat di tengah perkembangan teknologi. Banyak orang yang melihat profil seseorang untuk melamar kerja dari reputasi digital yang dimilikinya.

Personal branding yang autentik misal berdasarkan kompetensi yang dimiliki produsen konten, maka setiap kritik dari publik akan diterima sebagai evaluasi dan motivasi untuk memberikan konten yang lebih baik.

“Perbanyak reputasi digital yang sifatnya real atau asli, tanpa manipulasi reputasi untuk kepentingan apa pun,” tegasnya.

Namun, menurut Agus, terdapat orang yang antipati untuk membranding diri di media sosial, mereka berasumsi branding diri lewat dunia nyata dapat menunjang reputasi keahlian tertentu.

Pemahaman personal branding secara berlebihan akan menjadikan seseorang haus akan validasi masyarakat. Personal branding jika tidak diberi pagar atau batasan tertentu mengakibatkan konten yang serampungan atau asal-asalan.

“Orang akan merasa lelah dalam produksi konten jika tidak memiliki prinsip tertentu, mereka akan terlalu berharap pada validasi publik,” terangnya.

Lebih lanjut, Agus menyatakan algoritma media sosial menuntut eksistensi orang di media sosial, namun menghilangkan substansi yang disampaikan pada sebuah konten. Sehingga mengakibatkan seseorang akan kehilangan jati dirinya.

Kontributor: Affiq/Humas

Editor: Nurul Fahri

  • Penulis: Adi Kurnia

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • UMS Jadi Pusat Kolaborasi 29 PTMA dan Kementerian Pertanian untuk Inovasi dan Kemandirian Pangan Nasional

    UMS Jadi Pusat Kolaborasi 29 PTMA dan Kementerian Pertanian untuk Inovasi dan Kemandirian Pangan Nasional

    • calendar_month Selasa, 28 Okt 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 31
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menjadi tuan rumah pelaksanaan Musyawarah Kerja Asosiasi Sentra Kekayaan Intelektual Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah (ASKI PTMA). Selain itu, dilakukan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara 29 Perguruan Tinggi Muhammadiyah & ‘Aisyiyah (PTMA) dan Pusat Perlindungan Varietas Tanaman dan Perizinan Pertanian (Pusat PVTPP) Kementerian Pertanian RI, Selasa (28/10) bertempat […]

  • Fakultaria FIK UMS Kenalkan Lingkungan Fakultas dan Layanan BPJS Kesehatan kepada Mahasiswa Baru

    Fakultaria FIK UMS Kenalkan Lingkungan Fakultas dan Layanan BPJS Kesehatan kepada Mahasiswa Baru

    • calendar_month Senin, 7 Sep 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 123
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID; SURAKARTA – Fakultas Ilmu Kesehatan (FIK) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar Fakultaria sebagai bagian dari rangkaian penyambutan mahasiswa baru tahun 2026. Kegiatan tersebut menjadi momentum bagi mahasiswa baru untuk mengenal lingkungan, layanan, serta sistem yang ada di fakultas, Senin (7/9/2026). Ketua Panitia Fakultaria FIK UMS 2026, Keisha Marcia, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut menjadi langkah […]

  • Majelis Adat Aceh Evaluasi Pelaksanaan  Peradilan Adat Dan POLMAS Di Aceh Besar

    Majelis Adat Aceh Evaluasi Pelaksanaan Peradilan Adat Dan POLMAS Di Aceh Besar

    • calendar_month Sabtu, 7 Des 2024
    • account_circle Najihus Salam
    • visibility 156
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Aceh Besar – Majelis Adat Aceh melaksanakan Rapat Koordinasi dan Evaluasi Pelaksanaan Peradilan Adat dan Polmas (Community Policing) di Hotel Hijrah, Aceh Besar pada tanggal 7 Desember 2024 yang mengambil tema “Melalui Rapat Koordinasi dan Kolaborasi, kita tingkatkan semangat Penyelesaian Sengketa Adat” dihadiri 46 peserta dai unsur Imam Mukim, Keuchik, Tuha Peut, Tokoh Perempuan, […]

  • Hapus Air Mata Penyintas, Muhammadiyah Salurkan Bantuan Operasional dan 1.400 Paket Rendangmu

    Hapus Air Mata Penyintas, Muhammadiyah Salurkan Bantuan Operasional dan 1.400 Paket Rendangmu

    • calendar_month Rabu, 9 Sep 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 102
    • 1Komentar

    KABARMUH.ID, MANGGARAI TIMUR – Di tenda pengungsian bantuan kemanusiaan telah dikemas untuk para penyintas. Bantuan logistik terdiri dari Rendangmu dan Family Kit serta School Kit yang telah tiba terlebih dahulu bersamaan dengan bantuan pendukung lainnya yang diperoleh dari hasil galang dana kemanusiaan Lazismu lewat program Indonesia Siaga. Selain itu, Muhammadiyah menyalurkan bantuan operasional untuk Emergency […]

  • MDMC Lampung Desak BPBD Lampung Bentuk Forum PRB Kabupaten dan Sekber SPAB

    MDMC Lampung Desak BPBD Lampung Bentuk Forum PRB Kabupaten dan Sekber SPAB

    • calendar_month Rabu, 29 Okt 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 58
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Bandar Lampung – MDMC Lampung mendorong intervensi strategis untuk memperkuat kesiapsiagaan bencana di Provinsi Lampung dalam Lokakarya Kemitraan Sektor Swasta dan CSO Untuk Pengurangan Risiko Bencana yang diselenggarakan Mitra Bentala di Hotel KYRIAD M2 Lampung, pada hari Selasa, 28 Oktober 2025. Kegiatan tersebut dihadiri 35 peserta dari perwakilan CSO, perusahaan, BUMN, dan lembaga pemerintah. […]

  • Ketum PP Muhammadiyah Ingatkan SUMU Harus Bawa Manfaat: Jangan Slogan Saja, Tak Ada Tindak Lanjut

    Ketum PP Muhammadiyah Ingatkan SUMU Harus Bawa Manfaat: Jangan Slogan Saja, Tak Ada Tindak Lanjut

    • calendar_month Sabtu, 21 Sep 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 174
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Yogyakarta – Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Prof. Dr. K.H. Haedar Nashir, M.Si. mengingatkan Serikat Usaha Muhammadiyah (SUMU) yang sedang melaksanakan kopdarnas agar bisa membawa manfaat, tak hanya slogan tapi tak ada tindak lanjut. Pesan itu disampaikan melalui Sekretaris PP Muhammadiyah, Muhammad Sayuti, M.Pd., M.Ed., Ph.D. mewakili Prof. Haedar yang berhalangan menghadiri Kopdarnas […]

expand_less