Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Mahasiswa UMS Resmi Nahkodai PW IPM Jawa Tengah, Siap Perkuat Kaderisasi Berbasis Digital 

Mahasiswa UMS Resmi Nahkodai PW IPM Jawa Tengah, Siap Perkuat Kaderisasi Berbasis Digital 

  • account_circle Adi Kurnia
  • calendar_month Kamis, 30 Jul 2026
  • visibility 106
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KABARMUH.ID, SURAKARTA – Mahasiswa Program Studi Teknik Informatika Fakultas Komunikasi dan Informatika (FKI) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Abdul Lathif Maftuh, resmi mengemban amanah sebagai Ketua Umum Pimpinan Wilayah (PW) Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) Jawa Tengah periode 2026-2028. Penyampaian amanah itu disaksikan ratusan kader IPM se-Jawa Tengah pada Sabtu, (25/7/2026) di SMA Muhammadiyah 1 Karanganyar. Berbekal pengalaman organisasi selama berkuliah di UMS, ia berkomitmen memperkuat sistem kaderisasi melalui pemanfaatan teknologi digital agar lebih efektif, adaptif, dan berbasis data.

Dalam wawancara, Lathif sapaan akrabnya, mengungkapkan bahwa ketertarikannya terhadap organisasi telah tumbuh sejak sebelum memasuki dunia perkuliahan. Semasa sekolah, ia aktif di Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) dan Tapak Suci Putera Muhammadiyah PIMDA 055 Karanganyar. Saat menjadi mahasiswa UMS, ia melanjutkan kiprahnya dengan bergabung di Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) H.M. Misbach selama dua periode, PC IMM Sukoharjo periode 2026-2027, Tapak Suci Unit 003 UMS, serta Forum Open Source Teknik Informatika.

“Organisasi bukan sekadar tempat berkegiatan, tetapi ruang belajar yang membentuk karakter kepemimpinan, tanggung jawab, kemampuan mengatur waktu, komunikasi, kolaborasi, hingga membangun jejaring. Pengalaman itulah yang menjadi bekal utama sehingga saya dipercaya mengemban amanah sebagai Ketua Umum PW IPM Jawa Tengah,” ujarnya, Kamis, (30/7/2026).

Komitmen memperkuat kaderisasi berbasis digital menjadi salah satu fokus yang akan dikembangkan selama masa kepemimpinannya. Berangkat dari pengalamannya sebagai bagian dari Lembaga Fasilitator Pendamping PW IPM Jawa Tengah, Lathif melihat masih terdapat proses perkaderan yang dapat ditingkatkan efektivitasnya melalui pemanfaatan teknologi.

Melalui keilmuan yang diperoleh di UMS, ia kemudian mengembangkan Sistem Borang Penilaian Pelatihan yang kini digunakan dalam proses evaluasi perkaderan PW IPM Jawa Tengah melalui platform borangipmjateng.com.

Menurutnya, teknologi harus mampu menjadi solusi atas berbagai kebutuhan organisasi, bukan sekadar menghasilkan sebuah aplikasi.

“Saya berharap ke depan semakin banyak sistem digital yang dapat mendukung kaderisasi, tata kelola organisasi, hingga pengambilan kebijakan berbasis data,” katanya.

Di tengah padatnya aktivitas organisasi, Lathif menegaskan bahwa akademik tetap menjadi prioritas. Ia meyakini organisasi dan perkuliahan bukan dua hal yang saling bertentangan, melainkan dapat berjalan beriringan apabila mahasiswa mampu mengelola waktu dan menentukan skala prioritas.

“Organisasi mengajarkan banyak hal yang mungkin tidak saya dapatkan di kelas, seperti kepemimpinan, komunikasi, dan problem solving. Sementara dari akademik saya memperoleh bekal keilmuan yang kemudian bisa saya terapkan dalam organisasi,” tuturnya.

Ia menilai UMS memiliki budaya akademik yang memberikan ruang luas bagi mahasiswa untuk berkembang melalui pembelajaran maupun aktivitas kemahasiswaan.

“Yang paling saya rasakan di UMS adalah budaya untuk terus bertumbuh. Mahasiswa diberi kebebasan untuk aktif belajar, berdiskusi, berorganisasi, bahkan dipercaya memimpin. IMM menjadi salah satu tempat yang paling membentuk cara berpikir dan cara memimpin saya,” ungkapnya.

Selain mengembangkan digitalisasi kaderisasi, Lathif juga ingin memperkuat kolaborasi antara PW IPM Jawa Tengah dengan UMS, khususnya dalam memperluas akses beasiswa bagi kader Muhammadiyah. Menurutnya, masih banyak kader yang memiliki potensi, tetapi belum memperoleh informasi maupun pendampingan yang optimal terkait program beasiswa di UMS.

“Saya berharap sosialisasi, pendampingan, hingga rekomendasi beasiswa kader dapat berjalan lebih baik sehingga semakin banyak kader Muhammadiyah yang dapat melanjutkan pendidikan di UMS,” jelasnya.

Menutup wawancara, Lathif mengajak para pelajar untuk tidak ragu melanjutkan pendidikan di UMS sekaligus aktif berorganisasi.

“Jangan ragu kuliah di UMS dan jangan takut aktif berorganisasi. Kuliah bukan hanya soal mengejar nilai atau gelar, tetapi juga membentuk karakter dan mengembangkan potensi diri. UMS memberikan banyak ruang bagi mahasiswa untuk belajar, berorganisasi, dan berkembang. Dengan memanfaatkan kesempatan itu sebaik mungkin, kita tidak hanya menjadi lulusan yang siap bekerja, tetapi juga siap memimpin dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” pungkasnya. (Adi/Humas)

  • Penulis: Adi Kurnia

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • LDK PP Muhammadiyah Bekali 21 Dai Terpilih Sebelum Bertugas di Daerah 3T

    LDK PP Muhammadiyah Bekali 21 Dai Terpilih Sebelum Bertugas di Daerah 3T

    • calendar_month Sabtu, 4 Jul 2026
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 100
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Jakarta – Lembaga Dakwah Komunitas (LDK) Pimpinan Pusat Muhammadiyah menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Dai Daerah 3T Tahun 2026 sebagai pembekalan bagi para dai yang akan mengemban amanah dakwah di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) Indonesia. Kegiatan yang dilaksanakan secara daring pada Sabtu (4/7) ini diikuti oleh 21 dai terpilih yang berhasil lolos melalui […]

  • Majelis Hukum ‘Aisyiyah Kalimantan Barat Lakukan Edukasi Soal Cyberbullying Ke SD Muhammadiyah 2 Pontianak

    Majelis Hukum ‘Aisyiyah Kalimantan Barat Lakukan Edukasi Soal Cyberbullying Ke SD Muhammadiyah 2 Pontianak

    • calendar_month Sabtu, 5 Okt 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 256
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Pontianak –  Majelis Hukum Pimpinan Wilayah ‘Aisyiyah Kalimantan Barat mengadakan sosialisasi dan edukasi soal cyberbullying ke siswa SD Muhammadiyah 2 Pontianak, kegiatan tersebut disambut antusias oleh para siswa dan para guru di SD Muhammadiyah 2 tersebut, pada dasarnya Cyberbullying adalah bentuk perundungan yang terjadi melalui media digital, seperti media sosial, pesan teks, email, atau […]

  • UMS Teguhkan Peran Dosen dan Tendik untuk Pengembangan AUM Muhammadiyah

    UMS Teguhkan Peran Dosen dan Tendik untuk Pengembangan AUM Muhammadiyah

    • calendar_month Kamis, 21 Mei 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 139
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Lembaga Pengembangan Persyarikatan, Pengkaderan, dan Alumni (LP3A) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) sukses menyelenggarakan Workshop dan Pelatihan bertajuk “One Dosen – One Tendik – One AUM”. Kegiatan ini berlangsung pada Sabtu, 16 Mei 2026, bertempat di Ruang Seminar Lantai 7, Gedung Induk Siti Walidah UMS. Diikuti oleh segenap dosen dan tenaga kependidikan (tendik) […]

  • Bikersmu Didorong Bangun Persaudaraan Melintas dan Dakwah Sosial

    Bikersmu Didorong Bangun Persaudaraan Melintas dan Dakwah Sosial

    • calendar_month Senin, 12 Mei 2025
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 75
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Bantul — Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Haedar Nashir, menerima kunjungan silaturahmi Keluarga Besar Muhammadiyah Ciparay–Cimenyan, Bandung, yang tergabung dalam Bikersmu Chapter Kabupaten Bandung. Pertemuan berlangsung hangat pada Sabtu (10/5/2025) di kediaman Haedar Nashir di Kasihan, Bantul. Sebagai tuan rumah, Siti Noordjannah Djohantini menyambut rombongan dengan penuh kehangatan dan mengapresiasi gerakan Muhammadiyah di […]

  • Dari Samarinda ke Banjarmasin: Catatan Perjalanan Muhibbah PWM Kaltim

    Dari Samarinda ke Banjarmasin: Catatan Perjalanan Muhibbah PWM Kaltim

    • calendar_month Senin, 17 Nov 2025
    • account_circle Redaksi Kabarmuh
    • visibility 51
    • 0Komentar

    Kegiatan muhibbah PWM Kalimantan Timur ke Kalimantan Selatan pada 12–15 November 2025 menjadi perjalanan penuh makna yang mencakup aspek organisasi, spiritual, hingga kebudayaan. Perjalanan darat yang dimulai dari Kantor PWM Kaltim pada Rabu pukul 13.00 WITA itu mencerminkan semangat kebersamaan dan kesungguhan para peserta untuk belajar dari PWM Kalsel dalam suasana persaudaraan antarwilayah Muhammadiyah . […]

  • Baitul Arqam dan ToT Fungsionaris Ormawa UMS 2025, Persiapkan Pemimpin Masa Depan

    Baitul Arqam dan ToT Fungsionaris Ormawa UMS 2025, Persiapkan Pemimpin Masa Depan

    • calendar_month Rabu, 19 Feb 2025
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 129
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Karanganyar – Biro Kemahasiswaan Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) kembali menggelar kegiatan besar pada 19-20 Februari 2025 di WCS Mojogedang, Karanganyar. Kegiatan ini mencakup Baitul Arqam dan Training of Trainer (ToT) untuk fungsionaris organisasi kemahasiswaan (Ormawa) UMS, dengan diikuti oleh 268 delegasi dari berbagai ormawa tingkat fakultas hingga universitas. Acara dibuka oleh Wakil Rektor III […]

expand_less