Berita

Mahasiswa PLP UMS Bimbing Praktikum Ingenhousz di SMA Muhammadiyah PK Kotabarat

KABARMUH.ID; SURAKARTA – Dalam upaya mewujudkan pembelajaran sains yang interaktif dan berbasis pengalaman, siswa Pengenalan Lingkungan Persekolahan (PLP) 2 Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) dari Program Studi Pendidikan Biologi membimbing langsung kegiatan praktikum fotosintesis Ingenhousz bagi siswa kelas XII SMA Muhammadiyah Program Khusus (PK) Kotabarat Surakarta pada Kamis (30/7/2026).

Keterlibatan mahasiswa PLP UMS tersebut menjadi bagian dari pengalaman praktis dalam menerapkan keterampilan mengajar, pengelolaan laboratorium, serta pendampingan pembelajaran sains di sekolah mitra.

Dalam kegiatan yang berlangsung di halaman sekolah ini, mahasiswa PLP UMS berkolaborasi dengan guru mata pelajaran Biologi, Rahel Aulia Saraswati, S.Pd., untuk mengarahkan seluruh praktikum. Mahasiswa UMS mengambil peran aktif mulai dari menyiapkan kumpulan alat bahan – seperti: gelas kimia, corong kaca, tabung reaksi, dan tanaman udara Hydrilla verticillata – hingga mengarahkan langkah kerja siswa.

Faizal Ma’ruf, salah satu mahasiswa PLP UMS yang mendampingi kegiatan menjelaskan alasan di balik pemilihan metode pembelajaran berbasis eksperimen ini.

“Kami memilih metode praktikum karena materi fotosintesis akan lebih mudah dipahami ketika siswa dapat melihat langsung proses yang terjadi. Melalui praktikum Ingenhousz, siswa tidak hanya menerima teori, tetapi juga mengamati dan membuktikan sendiri adanya oksigen sebagai hasil fotosintesis,” ujarnya.

Tak hanya itu, mahasiswa UMS juga memandu siswa dalam pengisian Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD), memfasilitasi diskusi kelompok, hingga membantu kesimpulan menarik berdasarkan pengamatan gelembung oksigen di bawah paparan sinar matahari.

Guru Biologi SMA Muhammadiyah PK Kotabarat Surakarta, Rahel Aulia Saraswati, S.Pd., memberikan apresiasi atas sinergi dan dampak positif dari penerapan metode praktikum ini terhadap antusiasme belajar siswa.

“Metode praktikum membuat siswa lebih aktif dan antusias. Mereka bisa menghubungkan teori yang dipelajari dengan hasil observasi langsung,” ungkap Rahel.

Pengalaman belajar interaktif ini pun mendapat respon positif dari para peserta didik. Aldi, salah satu siswa kelas XII, mengaku lebih cepat memahami konsep fotosintesis melalui praktik lapangan.

“Praktikum ini membuat materi fotosintesis jauh lebih mudah dipahami. Melihat gelembung oksigen muncul secara langsung menjadi pengalaman yang sangat menarik karena kami bisa membuktikan teori yang dipelajari di kelas,” tutur Aldi.

Melalui sinergi ini, UMS terus berkomitmen menghadirkan calon pendidik yang adaptif dan terampil dalam menghadirkan pembelajaran Biologi yang aktif, aplikatif, serta berpusat pada siswa ( student- centered learning ) .

Kontributor: Faiz/April/Nindi/PLP 2 UMS SMA Muh PK Kottabarat

Editor: Nurul Fahri

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button