Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Cerpen » Merencanakan Kekecewaan

Merencanakan Kekecewaan

  • account_circle Kabar Muhammadiyah
  • calendar_month Minggu, 19 Apr 2020
  • visibility 997
  • comment 1 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

| MERENCANAKAN KEKECEWAAN | RISSA |

Halo gais

Kali ini bahasanya ga usah baku bener ya

Baku mulu dikira guru bahasa indonesia hehe

Oke

Sebenernya aku males banget bahas jodoh. Tapi di umur-umur aku, emang kayaknya pekik banget masalah jodoh. Hehe.

Seperti perempuan pada umumnya, Allah juga karuniain aku perasaan. Tapi, semakin kesini, semakin aku tahu, gimana semestinya meletakkan perasaan itu. Jangan sampai hanya ujian perasaan.

Aku pernah kecewa karena terlalu berharap pada seseorang. Bagaimana bisa nih, sudah dikenalin ke ortu masing-masing tapi doi berpaling?

Itu yang bikin aku semakin selektif. Dari kekecewaan itu bikin aku semakin pilih-pilih. Trauma gitu sih lebih tepatnya. Dan semakin berpikir panjang kalau diajak serius sama orang lain lagi.

Alhasil, belum ada satupun yang bener-bener bisa bikin yakin.

Pernah ada yang bikin yakin, tapi yah, ternyata sudah ada orang lain yang lebih dulu milih dia.

Terlepas dari orang yang tadi aku jelasin, akhirnya aku ketemu sama orang lain lagi. Menurutku sudah orang yang tepat. Tapi ternyata, orang lain sudah ada yang lebih dulu milih dia.

Temanku pernah bilang

“Perempuan baik-baik, tidak boleh merebut kepunyaan perempuan lain”

Mau ga mau, ikhlasin. berat banget, karena ngerasa udah ketemu yang tepat. Jadi, harus ikhlas dulu karena harus selalu ingat, perempuan baik tidak merebut.

Berat sebenernya. Kayak udah kenyamanan nyender terus doi beranjak, eh akunya jatoh. hehe.

Gapapa. Ujian perasaan. Kalau diterusin berantem sama cewe lain, kalau berhenti, nyelamatin diri sendiri. Walaupun berat.

Mohon maaf if it sounds so arrogant, tapi aku bener-bener ga terlalu worry sama jodoh. Aku juga ga tau kenapa. Ya kadang iri juga sih, liat temen udah pada gendong anak, gandeng suami.

Tapi, mending nunggu yang tepat daripada kepaksa karena umur, kan?

Hey, aku juga masih 23tahun kok masih muda kali HAHA

(Masih pantas pakai kata masih gak sih?)

Sebenernya, bukan karena belum siap. Tapi karena sejauh ini, belum ada yang bener-bener yakinin aku tentang

“sini, kita hadapin masalah kita sama-sama. Berbagi ruang, berbagi hidup.”

Banyak yang bilang. Tapi kayak cuma kata-kata. Dan buatku, kata-kata hanyalah kata-kata. Karena yang kemaren juga pernah nanemin kata-kata dan tumbuhnya juga ternyata hanya kata-kata. Hehe

Sekarang, aku ga mau lagi gantungin harapan sama orang lain. Aku ga mau lagi yakinin orang lain biar tetap tinggal sama aku, tahan orang sampai akhirnya kita bisa nikah, dan bareng-bareng terus. Enggak!

Aku ga mau tahan-tahan orang lagi. Biarin. Aku lebih pasrahin semua ke Allah.

Hidup dan Mati

Jodoh

Rezeki

Jalan hidup

Aku pasrahin semua ke Allah. Aku ‘andelin’ Allah setelah aku ngerasain gimana sakitnya berharap pada manusia.

Aku juga pernah baca quote kayak gini

“Berharap pada manusia adalah kekecewaan yang sangat direncanakan” Yafieg 2019

*

Aku cuman bisa kencengin do’a, sama terus memperbaiki diri. Tentang mana yang baik untuk aku, aku pasrahin sama Allah. Biar Allah yang pilih. Karena aku yakin, Allah lebih tau tentang aku daripada diriku sendiri. Allah will choose and know about the best timing.

*

Untuk yang kemarin bikin aku nyaman berharap

“Maaf, aku ngga lagi mau narik perhatianmu. Perhatian Allah ternyata lebih penting. Hatimu bisa berbolak-balik. Tapi kalau aku minta kamu lewat Allah, hatimu akan diteguhkan ke aku. Aku usaha terus bujuk Allah biar hatimu teguh ke aku. Mending nikung mbaknya dalam doa kan, daripada kesannya rebutan. Malu-maluin hehe.

Tapi, kalau tidak bersamamu pun, aku yakin Allah sudah ngasih kita yang terbaik.”

*

Mantep ga tuh? Semoga kalian juga sadar, kalau hati doi, yang kalin perjuangin selama ini, cuma Allah yang bisa bolak-balikin. Pilihan doi nanti, pilihan yang sudah Allah tempatkan dari doa-doa yang paling banyak. Bukan dari usaha sekeras kita mepetin doi 😉

Jangan ribetin perbucinan duniawimu

Kalo doi ga pasti, tinggal

Jangan takut untuk tidak bertemu lagi

Perkara gampang mah buat Allah kalo sekedar masih di bumi

Kalo jodoh pasti bertemu lagi

Adam dan Hawa aja diketemuin

Apalagi kita yang udah ada google maps:)

Intinya

Jangan buang waktu untuk orang yang belum tentu rela membahagiakanmu di masa depan

Mohon, untuk tidak merencanakan kekecewaanmu

| Balikpapan, 14 Juli 2019 | Jam 00.41, pas emak udah ngomel nyuruh tidur |

 

  • Penulis: Kabar Muhammadiyah

Komentar (1)

  • Binance推荐奖金

    Thanks for sharing. I read many of your blog posts, cool, your blog is very good.

    4 October 2026 10:08 pm

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ilmu Qira’at Tafsir Al-Qur’an : Memahami Variasi Bacaan dan Maknanya

    Ilmu Qira’at Tafsir Al-Qur’an : Memahami Variasi Bacaan dan Maknanya

    • calendar_month Selasa, 23 Jul 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 427
    • 0Komentar

    Oleh : Ahmad Ridwan Al Rasyid* Pendahuluan Ilmu Qira’at merupakan salah satu cabang ilmu dalam studi Al-Qur’an yang berfokus pada variasi bacaan Al-Qur’an. Qiraat secara harfiah berarti “bacaan” dan dalam konteks Al-Qur’an, ia merujuk pada berbagai cara membaca ayat-ayat Al-Qur’an yang diajarkan oleh Rasulullah SAW kepada para sahabatnya. Setiap cara membaca ini memiliki kaidah tersendiri […]

  • Pesantren Mualaf KIAM Perkuat Keislaman di Bali

    Pesantren Mualaf KIAM Perkuat Keislaman di Bali

    • calendar_month Rabu, 19 Mar 2025
    • account_circle Najihus Salam
    • visibility 107
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Bali – Pesantren Mualaf berupa Kajian Intensif Al Islam untuk Mualaf (KIAM) sukses digelar di Denpasar, Bali pada Selasa, 18 Maret 2025. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat pemahaman keislaman para mualaf serta membimbing mereka dalam menjalani kehidupan sebagai Muslim di lingkungan yang mayoritas non-Muslim. Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh Lembaga Dakwah Komunitas (LDK) Pimpinan Pusat […]

  • Kelas Menulis IMM An-Nahl Umkla : Ikhtiar Meneguhkan Intelektualitas Mahasiswa

    Kelas Menulis IMM An-Nahl Umkla : Ikhtiar Meneguhkan Intelektualitas Mahasiswa

    • calendar_month Minggu, 23 Nov 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 98
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, KLATEN – Dialektika hangat antara narasumber dan belasan peserta kelas penulisan menghiasi pembukaan dan pertemuan pertama Kelas Menulis Essai dan Opini bertema “Pena Berkemajuan: Dari Gagasan Menuju Perubahan” yang diadakan Pimpinan Komisariat Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah An-Nahl (PK IMM An-Nahl) Universitas Muhammadiyah Klaten pada hari Sabtu, 22 November 2025 di ruang meeting Universitas Muhammadiyah Klaten. […]

  • Lewat Metode Interaktif dan Kekinian, Mahasiswa UMS Tanamkan Pendidikan Karakter di SMPN 1 Surakarta

    Lewat Metode Interaktif dan Kekinian, Mahasiswa UMS Tanamkan Pendidikan Karakter di SMPN 1 Surakarta

    • calendar_month Rabu, 12 Agt 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 131
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID; SURAKARTA – Mahasiswa Pengenalan Lingkungan Persekolahan (PLP) 2 Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) ikut berpartisipasi aktif dalam penguatan karakter pendidikan di SMP Negeri 1 Surakarta. Selama sebulan penuh, tepatnya pada 13 Juli hingga 8 Agustus 2026, mahasiswa UMS secara rutin mengampu kegiatan pelatihan karakter dua kali seminggu, yaitu setiap […]

  • Mahasiswa Teknik UMS Raih Silver dan Bronze Prize di i-CAPS Competition 2025 Korea Selatan

    Mahasiswa Teknik UMS Raih Silver dan Bronze Prize di i-CAPS Competition 2025 Korea Selatan

    • calendar_month Sabtu, 6 Sep 2025
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 86
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) di kancah internasional. Dua mahasiswa Fakultas Teknik UMS berhasil meraih penghargaan dalam ajang International Students Multidisciplinary i-CAPS Competition 2025 yang berlangsung pada 19-22 Agustus 2025 di Howard Johnson Hotel, Incheon, Korea Selatan. Mereka adalah Muh. Adityo Rivalta dari Program Studi Teknik Mesin yang […]

  • Ketua LDK PP Muhammadiyah: Dai Kreatif Dibutuhkan untuk Mengimbangi Konten Negatif di Dunia Digital

    Ketua LDK PP Muhammadiyah: Dai Kreatif Dibutuhkan untuk Mengimbangi Konten Negatif di Dunia Digital

    • calendar_month Rabu, 24 Sep 2025
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 86
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Palembang – Ketua Lembaga Dakwah Komunitas (LDK) Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Muchamad Arifin, S.Ag., M.Ag, menegaskan bahwa kecepatan perkembangan teknologi digital menuntut para dai untuk kreatif dan adaptif. Hal itu disampaikannya dalam pembukaan Akademi Dai Digital Muhammadiyah Batch 3 di Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Sumatera Selatan, Selasa (23/9). Dalam sambutannya, Arifin menyebut bahwa teknologi […]

expand_less