Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Esai » Jangan Mau Tumbang Oleh Lidah yang Tak Bertulang!

Jangan Mau Tumbang Oleh Lidah yang Tak Bertulang!

  • account_circle Kabar Muhammadiyah
  • calendar_month Kamis, 22 Okt 2020
  • visibility 1.078
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sumber Ilustrasi: Hipwee.com

Oleh: Andi Rezti Maharani*

 

“Mulut kasar gak ngaruh sama perilaku!”

What a horrible statement! Aku tak habis pikir, kualitas calon penerus bangsa kian hari semakin mengalami penurunan. Indonesia memiliki beragam bahasa daerah, tak kalah juga dengan bahasa kasar yang semakin beragam bentuk. Anak bangsa sedang kritis. Tanpa sadar telah diperbudak oleh globalisasi. Virus telah menginfeksi jasmani dan rohani. Terlalu banyak persepsi dari berbagai sisi. Tak memberi solusi. Tak kunjung juga mendapat perubahan pasti. Kesedihan sebagai anak bangsa turut aku rasakan. Tatkla bertemu dengan anak bangsa yang lain, namun yang kudapati hanyalah perkataan memaki. Aku belum berhenti. Karena kontribusi bukan hanya soal edukasi. Membuat orang membeo pun bisa jadi.

Hari ini, mari kita berbincang lagi. Bagaimana menurutmu tentang pembahasanku? Apa yang begitu menarik sehingga kamu mengeluarkan effort untuk membaca tulisanku? Apa kamu merasakan hal yang sama? Atau jika kamu melakukan perbuatan ini, kamu tersinggung? Apakah hal ini bertentangan denganmu?

Kamu tau gak? Baru-baru ini, dunia media sosial cukup ramai dengan cuplikan video anak-anak yang berkata kasar. Bukannya menegur atau kontra dengan cuplikan tersebut. Netizen malah ramai memberikan thumbs up untuk perbuatan tersebut. Seakan bangga dan tertawa di atas keterpurukan moral ini.  Apa kamu salah satunya?

Ketidakberpihakanku bukan tanpa alasan. Bayangkan saja, kamu mendengar anak yang berkata kasar kepada temannya di lingkungan tempat tinggalmu. Risih dan malu. First impression ketika mendengar hal itu adalah, “Anak siapa sih ini?” “Sekolah dimana sih?”. Lalu, kemudian menegurnya. Namun, hal ini hanya akan terjadi jika kamu berada di pihakku. Kebanyakan dari kamu akan berkata, “Ampun bang jago” atau perkataan lain yang konotasinya setali tiga uang dengannya.  Sama hakekatnya dan tak jauh beda! Karena sama untuk dijadikan bahan candaan.

Terlebih lagi, selebgram yang mengatasnamakan dirinya influencer. Meng-influence dengan cara yang salah. Pengguna media sosial saat ini tak terbatasi oleh umur. Seharusnya dapat menjadi pertimbangan. Berkata kasar sudah menjadi identitas. Bad news, untuk anak yang masih dalam tahap suka meniru.

“Kata kasar bisa kok mempererat hubungan pertemanan”

Beruntunglah kamu yang persahabatannnya dikelilingi oleh good circle. Tak ada kata kasar. Hanya ada pujian, saran, dan kritik secara diam-diam. Saling menasehati untuk kebenaran dan saling menasehati untuk kesabaran. Berbeda pula jika kamu dikelilingi oleh persahabatan yang notabene berorientasikan dunia. Mungkin mereka bisa menjadi musuhmu pada hari akhir kelak. “Teman-teman akrab pada hari itu sebagiannya menjadi musuh bagi sebagian yang lain kecuali orang-orang yang bertakwa” (Q.S Az-Zukhruf :67). Di dunia, kamu susah senang bersama. Melakukan hal tak berguna pun bersama. Membuat panggilan khusus seperti “nyet” agar akrab. Wallahi, tak akan memberi keuntungan sama sekali perilakumu itu.

Kamu sekarang pasti sedang berperang dengan dirimu. Ingin membenarkan tulisanku. Namun juga ingin menyalahkannya dengan berbagai alasan. Kali ini tundukkanlah egomu sejenak. Berikan ruang untuk dirimu merenungi hal ini. Bukankah lebih bermanfaat model persahabatan seperti itu?

“Mulutku kasar tapi hatiku baik”

Ibnul Qayyim rahimahullaah berkata, “Orang yang busuk akan terpancar dari hatinya kebusukan melalui lisan dan anggota badannya, sedangkan orang yang baik akan terpancar kebaikan dari lisan dan anggota badannya pula”. [Zaadul Ma’ad, jilid 1 hal. 68]

Fyi, kita dapat mengukur seseorang dari cara berbicaranya. Dan ucapan seseorang itu mampu menjadi tolok ukur kehidupannya. Dari segi lingkungan maupun pendidikan. Dari cara berbicara, kamu mampu menentukan pola pikir, inteligensi, serta perilakunya. Kejamnya lisan mampu membunuh insan. Lidah yang tak bertulang mampu membuat tumbang.

Aku tak menggubris banyaknya penelitian yang mengatakan terdapat sisi positif dari bahasa kasar. Menurutku itu hanyalah segelintir manfaat dari banyaknya mudharat. Tak akan berguna. Karena manusia sendiri, pasti selalu akan mencari pembenaran yang semu.

“Bismillah, aku mau berubah, semoga Allah bantu agar mudah”

Kawan, seorang penuntut ilmu tak layak baginya berkata kasar. Pernahkah dirimu mendengar kata jihad? Jihad sebenarnya memiliki cakupan yang luas. Adapun jihad yang paling utama adalah jihad melawan hawa nafsu. Pelajaran itu aku dapatkan dari guruku di sekolah. Jika kamu meresapi hal tersebut dan berusaha mengamalkannya. Tuntaslah pembahasan kali ini. Tentunya, aku meyakini bahwa bahasa kasar ini adalah salah satu jihad melawan hawa nafsu. Menahan diri untuk tak berbuat hal tercela tersebut. “Berkata baik atau diam”. Perkataan yang mampu menyayat hati itu ibarat sebuah batu yang dilemparkan ke laut. Mudah melemparnya. Namun, kamu tak pernah tau sedalam mana batu itu tenggelam. Entah itu dalam bentuk ketikan jarimu di keyboard handphone atau perkataanmu secara langsung.

Kawan, jika selama ini dirimu masih berkata kasar. Mari cukupkan sampai di sini saja. Saatnya kamu melakukan perubahan. Tak sulit membuat bahagia orang-orang, terlebih orangtuamu. Tutur kata dan perilaku yang baik harus diutamakan. Meski sulit, yakinlah bahwa kamu pasti bisa membiasakan. Perlahan namun pasti. Perang dengan diri sendiri masih belum usai. Belum saatnya kamu mengangkat bendera putih tanda kekalahan. Selama kita masih hidup, kita harus tetap berjuang. Istirahat yang sesungguhnya ketika kita sudah sampai di Surganya Allah.

Sekali lagi teruslah berjuang. Jangan sampai tumbang oleh lidah yang tak bertulang! Ingatlah  bahwa masa depan ada di pundak kita. “Subbanul yaum, rijalul ghad”. Pemuda hari ini adalah pemimpin esok hari. Sadarlah wahai calon penerus bangsa! Di tangan kitalah  masa depan karakter bangsa. Kalau kata netizen give away, “never surrender”. Semangat!

*Penulis adalah santri pondok pesantren Al-Mujahidin Balikpapan

Editor: M. Andhim

 

  • Penulis: Kabar Muhammadiyah

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • The Most Rewarding Promotions Currently at PowerUp Casino

    The Most Rewarding Promotions Currently at PowerUp Casino

    • calendar_month Kamis, 19 Mar 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 50
    • 0Komentar

    PowerUp Casino has quickly made a name for itself in the competitive online gaming landscape by offering diverse gaming options and a robust promotion strategy. Among their most enticing features are the promotions designed to enhance player engagement and loyalty. For those interested in maximizing their gaming experience, engaging with these powerup casino online promotions […]

  • KHGT dan Spirit Islam Berkemajuan dalam Khutbah Sekretaris PWM Kaltim

    KHGT dan Spirit Islam Berkemajuan dalam Khutbah Sekretaris PWM Kaltim

    • calendar_month Jumat, 6 Feb 2026
    • account_circle Redaksi Kabarmuh
    • visibility 39
    • 0Komentar

    Khutbah Jumat yang disampaikan Sekretaris Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Kalimantan Timur, H. Amir Hady, di Masjid Ad Dakwah Samarinda, Jumat (6/2/2026), menjadi momentum penting untuk meneguhkan kembali manhaj tajdid Muhammadiyah dalam menyambut Ramadhan 1447 Hijriah. Dalam khutbah bertema “Menyambut Ramadhan dengan Ilmu, Akhlak, dan Kedewasaan Beragama”, Amir Hady menegaskan bahwa Muhammadiyah memandang Ramadhan bukan sekadar […]

  • Internet Connection Requirements for Playing Extra Chilli Megaways Slot

    Internet Connection Requirements for Playing Extra Chilli Megaways Slot

    • calendar_month Minggu, 30 Agt 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 15
    • 0Komentar

    If you wish to experience the fiery action of Extra Chilli Megaways, you must have a solid internet connection https://megawaysslot.org/extra-chilli-megaways/. It’s just as important as learning the game rules. Big Time Gaming’s slot is a complex piece of software that relies completely on a uninterrupted data feed. You will not install a casino client to […]

  • Menakjubkan! RDK UAD Gelontarkan Ribuan Paket Santunan Dhuafa

    Menakjubkan! RDK UAD Gelontarkan Ribuan Paket Santunan Dhuafa

    • calendar_month Rabu, 27 Mar 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 148
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Yogyakarta – Sabtu (23/03) Ramadhan Di Kampus Universitas Ahmad Dahlan menyelenggarakan santunan Dhu’afa, ini merupakan salah satu dari berbagai agenda pada bulan Ramadhan 1445 H. Santunan Dhu’afa pada tahun ini, diselenggarakan setelah shalat tarawih di Masjid Islamic Center UAD. Dan dihadiri oleh BPH UAD yaitu Ir. Asman Latif kemudian Rektor UAD yaitu Prof. Dr. […]

  • Prodi Pendidikan Matematika UMS Hadirkan Akademisi Filipina dalam Kuliah Filsafat Matematika

    Prodi Pendidikan Matematika UMS Hadirkan Akademisi Filipina dalam Kuliah Filsafat Matematika

    • calendar_month Sabtu, 6 Jun 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 32
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Program Studi (Prodi) Pendidikan Matematika Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) terus memperkuat atmosfer akademik berwawasan internasional melalui program Visiting Lecturer. Kali ini, mahasiswa semester 6 mendapatkan kesempatan belajar langsung dari akademisi luar negeri dalam mata kuliah Introducing to Philosophy of Mathematics. Kegiatan tersebut menghadirkan akademisi dari Cavite […]

  • Festival Pers dan Literasi Muhammadiyah: Memompa Kembali Darah Literasi Muhammadiyah

    Festival Pers dan Literasi Muhammadiyah: Memompa Kembali Darah Literasi Muhammadiyah

    • calendar_month Senin, 26 Agt 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 346
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Surakarta – Muhammadiyah dikenal sebagai gerakan Islam sekaligus gerakan literat yang diakui di penjuru Nusantara dan dunia. Majalah Suara Muhammadiyah yang eksis sampai satu abad lebih menjadi wujud dan aktualisasi Muhammadiyah dalam dakwah sekaligus aktivitas literasi dari para warga, pengurus hingga denyut nadi akar rumput. Pada hari Sabtu-Minggu [24-25/8/2024], MPI, LBSO dan juga Sarekat […]

expand_less