Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Opini » Dari Memaknai Islam Hingga Nikmat ber-Islam

Dari Memaknai Islam Hingga Nikmat ber-Islam

  • account_circle Kabar Muhammadiyah
  • calendar_month Sabtu, 27 Jan 2024
  • visibility 195
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Oleh: A. Mumtaz Murtadha NB
Kader IMM Pondok Hajjah Nuriyah Shabran UMS

Islam di Indonesia

Tentu semua orang di negara ini telah mengetahui apa itu islam? Apa lagi islam di Indonesia itu sendiri? Karena seperti yang telah dikenal bahwa Indonesia merupakan negara nomor satu yang mayoritas penduduknya beragama Islam. Tetapi biasanya sedikit sekali orang yang mengetahui makna Islam yang sebenarnya, karena itu biasanya judul ini sedikit sekali pula orang yang penasaran untuk membacanya. Sudah pasti sebabnya, karena masyarakat Indonesia sendiri tinggal di negara yang hampir setiap tempat sudah pasti ada orang Islam nya yaitu umat Muslim.

Kembali ke faktor sebelumnya, biasanya sedikit sekali orang yang mengetahui makna Islam yang sebenarnya, kenapa? Karena Islam itu sendiri tidaklah menjadi sebuah perioritas bagi setiap umat muslim yaitu sebagai tujuan dalam kehidupan nya, sebagai ilmu yang harus di perioritaskannya, sebagai solusi dari setiap masalahnya.

Maka dari itu islam tidaklah terbenak, tertanam sangat dalam bagi setiap individu umat muslim itu sendiri, karena mereka masih menjadikan islam hanyalah sebagai formalitas dalam beragama saja agar tidak dianggap komunis, hingga sebagai tren ahar tidak ketinggalan zaman atau bahkan untuk mendapatkan materi berbentuk uang ataupun perhatian dari orang-orang.

Sungguh islam yang seperti ini, bukanlah Islam yang sebenarnya, bukanlah ajaran Islam yg sesungguhnya. Islam yang sebenarnya dan sesungguhnya adalah islam yang dapat selalu dijadikan pedoman dalam kehidupan, apapun bentuk dan keadaannya.

Makna Islam(1): Tunduk dan Patuh

Bahkan kata dari Islam itu sendiri pun jika dalam makna bahasa, diambil dari kata aslama yuslimu islaaman yang mempunyai arti sifat yang Tunduk, Patuh. Orangnya disebut Muslim, yaitu jika orang yg telah berislam, maka orang itu harus Tunduk Patuh kepada ketentuan Allah SWT.

Jadi kalau kita telah menyatakan diri islam yaitu seorang muslim, tapi tidak tunduk tidak patuh kepada ketentuan Allah SWT, maka ada yang salah dalam keislaman nya, ada yang tidak tepat. Karena itu disaat Allah SWT menyebutkan tentang islam, Nabi menafsirkan tentang islam, maka disitulah berbentuk ujian-ujian kepatuhan kita kepada Allah SWT. Jadi kalau ada yang tidak mau patuh terhadap bentuk bentuk kepatuhan kepada Allah SWT, maka belum sempurna ke islaman nya.

Makna Islam(2): Kedamaian, Ketenangan, hingga Kenyamanan.

Arti islam menurut bahasa yang ke-2, yaitu islam dapat diartikan sesuatu yang menghadirkan kedamaian, ketenangan, hingga kenyamanan. Jadi kalau ada muslim yang menyatakan dirinya beriman, berislam, tapi belum mendapatkan ketenangan, kedamaian hingga kenyamanan, maka belum sempurna keislamannya.

Lalu nanti ada kaitan nya dengan makna atau arti islam yang pertama, yaitu jika kita telah menyatakan diri ini islam, lalu tunduk dan patuh terhadap bentuk bentuk yang telah Nabi SAW ajarkan, maka akan menghadirkan kedamaian dalam urusan dunia, ketenangan dalam kegelisahan dunia, hingga kenyamanan dalam kepatuhan kepada Allah SWT dalam urusan dunia hingga urusan akhirat.

Jadi kalau kita belum bisa mendapatkan kedamaian, ketenangan, hingga kenyamanan,  maka kepatuhan kita kepada Allah SWT itulah yang kurang. Bukan karena kita umat Islam kurang hebat hingga untuk mencapai apa yang kita harapkan dalam urusan dunia. Bukan pula karena kita kurang tinggi usahanya didunia nyata, tapi karena kita kurang patuh, kurang tunduk kepada Allah SWT, kepada sang Pemilik Dunia itu sendiri, sang Pemilik Kehidupan, yang menghidupkan semua yg telah dihidupkan yaitu kita didunia saat ini. Yang mempunyai Rizeki kan Allah SWT, Yang mempunyai kemudahan juga Allah SWT, Yang punya ketenangan juga Allah SWT, agar kita tenang dalam mencapai nya.

Makna Islam(3): Ketentraman Berbahagia

Arti atau makna islam menurut bahasa yang ke-3, yaitu Islam bisa diambil dari kata Salam, yaitu ketentraman berbahagia tertinggi yang diraih, hingga jaminan kebahagiaan. Karena ada orang yang bahagia di dunia, tetapi sengsara dialam kubur, banyak contohnya, bahkan telah dipastikan keadaan nya, tidak perlu menunggu kita melihat nanti diakhirat, karena Nabi sendiri telah memberikan contoh yang biasa dikenal, yaitu Qorun, Fir’aun, mereka sangat bahagia di dunia, Qorun penuh dengan kekayaan didunia, tidak ada yang dapat menandingi kekayaan dimasanya, begitu pula Fir’aun yang penuh dengan martabat jabatan tertinggi nya, sangat hebat dalam bala tentaranya, tapi saat dialam kubur, Allah menyampaikan dalam Qur’an Surah ke-40 ayat ke-46-47 itu, yaitu inti Firman Allah SWT, Neraka yang ditampakkan dari pagi sampai petang, bayangkan disaat kita dialam kubur itu, tidak bisa bangun lagi, bangun nya saat dihari kiamat, maka selama dialam kubur itu ditampakkan neraka dari pagi sampai petang. Maka itulah orang yang jika bahagia di dunia dan sengsara dialam kuburnya.

Ada juga tipe yang kedua, selama didunia nya seakan-akan sengsara, fakir dia, tetapi selama akhiratnya bahagia. Maka kita pilih yang mana? Bahagia dunia sengsara akhirat atau sengsara dunia bahagia diakhirat? Tidak ada pilihan yang ketiga.

Nikmatnya Ber-Islam

Maka kita tidak ingin memilih diantara keduanya, karena kedua pilihan itu tidak diberikan oleh Allah SWT. Pilihannya didalam Al-Qur’an, hanya ada 1, yaitu di Qur’an surah ke-2 Al-Baqarah, ayat ke 201. Sangking pinginnya pilihan ini, bahkan kita pun pasti hafal doanya, bahkan orang kita Indonesia punya istilah doa itu sendiri yang jika didengar kepada orang Indonesia, yaitu Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:

وَمِنْهُمْ مَّنْ يَّقُوْلُ رَبَّنَآ اٰتِنَا فِى الدُّنْيَا حَسَنَةً وَّفِى الْاٰخِرَةِ حَسَنَةً وَّقِنَا عَذَابَ النَّارِ

Di antara mereka ada juga yang berdoa, “Ya Tuhan kami, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat serta lindungilah kami dari azab neraka”

  1. Al-Baqarah[2]:201

Apa nama doa itu? Ya doa sapu jagad, yang orang Arab sendiri pun tidak mengenali istilah nama doa tersebut.

Jadi capaian kebahagiaan ukurannya dalam Islam itu bukan cuman sekedar dunia, tapi alam kuburnya nikmat akhiratnya pun bahagia itulah Islam. Maka persoalannya, kita ke alam kubur aja belum, kemudian dunia juga belum bahagia, sementara itu kita mengaku muslim dengan  berIslam, apa yang salah dalam keislaman kita, sehingga kebahagiaan itu belum diraih?

Bahagia itu bisa relatif, sesuai dengan keadaan masing-masing, ada bahagia dengan kekuatan tenaga ketika bisa bangun tahajud, ada bahagia ukurannya harta ketika mencapai batas tertentu, ada bahagianya itu ukuran yang kedudukan ketika mencapai level tertentu. Tapi dari semua yang relatif itu, semua kebahagiaan itu sudah pasti dan seharusnya mendekatkan pelakunya dekat dengan Allah SWT. Jadi kalau kita menjadi orang kaya, mohon maaf, jika kekayaan kita itu belum bisa mendekatkan diri dengan Allah SWT, maka dalam pandangan Islam, orang tersebut belum disebut berbahagia nikmatnya dalam berislam.

  • Penulis: Kabar Muhammadiyah

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • MPKSDI PP Muhammadiyah Sukses Adakan Baitul Arqam dan Pelatihan Instruktur Nasional

    MPKSDI PP Muhammadiyah Sukses Adakan Baitul Arqam dan Pelatihan Instruktur Nasional

    • calendar_month Selasa, 13 Feb 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 244
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Sleman – Majelis Pembinaan Kader dan Sumber Daya Insani Pimpinan Pusat Muhammadiyah (MPKSDI PPM) adakan Baitul Arqam dan Pelatihan Instruktur Nasional (BAPINAS) yang diadakan pada Jumat—Ahad, (09—11/02/2024) di Balai Besar Guru Penggerak (BBGP) Yogyakarta. Dalam pembukaan BAPINAS 2024 yang diikuti 72 peserta ini, turut hadir pula Haedar Nashir selaku Ketua Umum PP Muhammadiyah, Agung […]

  • Mahasantri Pondok Shabran UMS Dampingi Warga Turan Amis Kalimantan Tengah dalam Pengajian Rutin

    Mahasantri Pondok Shabran UMS Dampingi Warga Turan Amis Kalimantan Tengah dalam Pengajian Rutin

    • calendar_month Senin, 17 Nov 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 16
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Masyarakat di kawasan transmigrasi daerah 3T, tepatnya di Desa Turan Amis, Kecamatan Raren Batuah, Kabupaten Barito Timur, Kalimantan Tengah, terus menunjukkan semangat keagamaan dengan menggelar pengajian rutin setiap Senin. Sejak sore, warga dari berbagai usia sudah memenuhi mushala desa sambil membawa Al-Qur’an dan kitab pegangan. Pengajian kembali digelar dengan fokus kajian pada […]

  • UMS Hadirkan Promo Kemerdekaan PMB 2026, Biaya Pendaftaran Hanya Rp81 Ribu

    UMS Hadirkan Promo Kemerdekaan PMB 2026, Biaya Pendaftaran Hanya Rp81 Ribu

    • calendar_month Jumat, 7 Agt 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 17
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID SURAKARTA – Momentum bulan kemerdekaan, Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) ums.ac.id memberikan kesempatan bagi calon mahasiswa dalam memperoleh akses pendidikan di perguruan tinggi dengan menghadirkan Promo Kemerdekaan Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) 2026 bertajuk “Your Future Starts Here” dengan memberikan potongan biaya pendaftaran menjadi hanya Rp81 ribu. Program promo kemerdekaan tersebut berlaku mulai 6 hingga 20 […]

  • PM3 IMM Jawa Tengah di Karanganyar, Mubalig Muda Ditempa Hadapi Krisis Umat dan Tantangan Digital

    PM3 IMM Jawa Tengah di Karanganyar, Mubalig Muda Ditempa Hadapi Krisis Umat dan Tantangan Digital

    • calendar_month Sabtu, 14 Feb 2026
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 22
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Karanganyar – Pelatihan Mubalig Mahasiswa Muhammadiyah (PM3) Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Jawa Tengah resmi dibuka di Kabupaten Karanganyar, Jumat (13/2/2026). Agenda yang diinisiasi DPD IMM Jawa Tengah ini menjadi langkah strategis dalam menyiapkan mubalig muda agar mampu merespons berbagai krisis umat di tengah dinamika sosial dan tantangan era digital. Pembukaan kegiatan berlangsung khidmat dan […]

  • Opening Muhadhoroh Empat Bahasa dan Pelantikan ISTM 2026/2027 Berlangsung Khidmat dan Meriah

    Opening Muhadhoroh Empat Bahasa dan Pelantikan ISTM 2026/2027 Berlangsung Khidmat dan Meriah

    • calendar_month Minggu, 26 Jul 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 20
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Blimbingrejo, 25 Juli 2026 — Pondok Pesantren Modern Asy-Syifa’ Muhammadiyah Blimbingrejo sukses menyelenggarakan Opening Muhadhoroh (Four-Language Oratory Training) yang dirangkaikan dengan Serah Terima Jabatan dan Pelantikan Imarah Syu’unit Tholabat Muhammadiyah (ISTM) Masa Khidmah 2026/2027 pada Sabtu malam (25/7) di Halaman Asrama Putra. Kegiatan berlangsung dengan penuh khidmat, semangat, dan antusiasme seluruh santri, asatidz, serta […]

  • Deklarasi Damai di Halmahera Selatan, Eco Bhinneka Muhammadiyah Perkuat Kolaborasi Lintas Iman

    Deklarasi Damai di Halmahera Selatan, Eco Bhinneka Muhammadiyah Perkuat Kolaborasi Lintas Iman

    • calendar_month Rabu, 8 Apr 2026
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 22
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Halmahera Selatan – Upaya memperkuat solidaritas dan menjaga kerukunan antarumat beragama di Kabupaten Halmahera Selatan kembali ditegaskan melalui kegiatan Deklarasi Damai Kerukunan Umat Beragama yang dilaksanakan pada Senin (6/4) di Kantor Urusan Haji dan Umrah Halmahera Selatan (Halsel). Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari rapat koordinasi antara Pemerintah Daerah, Forkopimda, dan Forum Kerukunan Umat […]

expand_less