Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Pondok Ki Bagus Hadikusumo Sukoharjo, Gelar Wisuda Sekolah Imam Angkatan Pertama

Pondok Ki Bagus Hadikusumo Sukoharjo, Gelar Wisuda Sekolah Imam Angkatan Pertama

  • account_circle Kabar Muhammadiyah
  • calendar_month Minggu, 25 Feb 2024
  • visibility 293
  • comment 2 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KABARMUH.ID, Sukoharjo – Gedung LKSA Panti Asuhan Putra Muhammadiyah Grogol menjadi ruang dan waktu berlangsungnya sebuah acara Wisuda Sekolah Imam. Acara wisuda angkatan pertama tersebut resmi diselenggrakan pada Jumat malam. (23/2/2024).

Sekolah Imam ini merupakan ikhtiar Mahad Aly Tahfidz Dai Mandiri Muhammadiyah Ki Bagus Hadikusumo untuk memperbaiki dan menyambut bulan Ramadan supaya Imam-imam Masjid melakukan shalat wajib dan tarawih dilakukan dengan benar dan sesuai tuntunan.

Acara yang dihadiri oleh 40 peserta sekolah imam shalat, asatidz sekolah imam sholat dan pimpinan pondok Ki Bagus Hadikusumo Sukoharjo.

Bapak Dr. Srie Lahir, M.Pd selaku Direktur Mahad Aly Tahfidz Dai Mandiri Muhammadiyah Ki Bagus Hadikusumo, menyampaikan tentang program sekolah imam shalat ini merupakan salah satu program unggulan pondok. Program kursus Imam sholat yang dilakukan, terdapat Sekolah Imam Masjid dan Sekolah Imam Tarawih.

“Kami mewisudakan dari kursus sekolah Imam Masjid dan Sekolah Imam Tarawih sebagai bentuk perkaderan imam yang bener, baik bacaannya untuk jama’ah,” kata Pak Srie Lahir.

Disisi lain, Ustadz Ari Andrianto selaku Ustadz Sekolah Imam menyampaikan bahwa program sekolah Imam ini telah berjalan dengan baik dan selesai. Harapannya dari kami sebagai pembimbing sekolah imam shalat ini bagi wisudawan bisa menjadi bekal menjadi imam sholat dari segi bacaan, kaffah keilmuan fikih sholat

“Semoga wisudawan bisa istiqamah belajar tahsin serta memperbaiki kualitas hafalan dan lagu supaya jama’ah bisa betah di masjid. Dengan begitu banyak yang tertarik dan termotivasi dengan adanya Imam yang bagus bacaannya dan merdu,” harap Ustadz Ari.

Kontributor: Izzul Khaq

  • Penulis: Kabar Muhammadiyah

Komentar (2)

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Muhammadiyah Hadir di Baduy: Pesantren Ramadan dan Santunan bagi Mualaf

    Muhammadiyah Hadir di Baduy: Pesantren Ramadan dan Santunan bagi Mualaf

    • calendar_month Sabtu, 8 Mar 2025
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 98
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Lebak – Dalam rangka menyemarakkan Ramadan 1446 H/2025 M, Lembaga Dakwah Komunitas (LDK) Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah bekerja sama dengan LazisMu PP Muhammadiyah menggelar Pesantren Ramadan, kesempatan kali ini bagi para mualaf di suku Baduy, Kampung Kompol, Leuwidamar, Lebak, Banten. Kegiatan ini berlangsung pada Jumat (7/3/2025) dengan berbagai rangkaian program keislaman. Pesantren Ramadan ini meliputi […]

  • Tim UMS Torehkan Prestasi Internasional Lewat Inovasi Filter Rokok dari Daun Nanas

    Tim UMS Torehkan Prestasi Internasional Lewat Inovasi Filter Rokok dari Daun Nanas

    • calendar_month Kamis, 22 Mei 2025
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 71
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Surakarta – Kolaborasi mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) kembali menorehkan prestasi membanggakan di kancah internasional di ajang International Science Technology and Engineering Competition (ISTEC). Tim mahasiswa lintas disiplin ilmu dari Fakultas Farmasi dan Fakultas Kedokteran UMS berhasil menciptakan inovasi filter rokok berbasis bahan alami yang mampu mengurangi paparan nikotin dan logam berat, seperti timbal, pada […]

  • UMS dan PCIM Britania Raya dan Irlandia Teken MoU, Perkuat Kolaborasi Pendidikan dan Riset Internasional photo_camera 1

    UMS dan PCIM Britania Raya dan Irlandia Teken MoU, Perkuat Kolaborasi Pendidikan dan Riset Internasional

    • calendar_month Jumat, 25 Sep 2026
    • account_circle M Nur Isholattudin
    • visibility 107
    • 0Komentar

    SURAKARTA – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) ums.ac.id memperkuat jejaring kerja sama internasional melalui penandatanganan Nota Kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) dengan Pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiyah (PCIM) Britania Raya dan Irlandia. Penandatanganan tersebut berlangsung dalam rangkaian Hari Bermuhammadiyah Gembira ke-1 di Indonesian Islamic Center London, Neasden. MoU ditandatangani oleh Wakil Rektor V UMS, Prof. Supriyono, […]

  • Ikuti Kejurda II Pimda 311 Muratara, Ratusan Pesilat Tapak Suci Siap Bertanding

    Ikuti Kejurda II Pimda 311 Muratara, Ratusan Pesilat Tapak Suci Siap Bertanding

    • calendar_month Sabtu, 28 Des 2024
    • account_circle Najihus Salam
    • visibility 219
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Muratara – Kejurda II Pimda 311 Muratara 2024 sukses digelar di unit latihan Madrasah Ibtidaiyah Swasta PN Rupit. Kegiatan ini dilangsungkan selama dua hari per tanggal  28-29 Desember 2024. Mengusung tema “Bina Olahraga sebagai Sarana Temu Krida Antar Pemuda “,  kegiatan ini berlangsung dengan khidmat serta diikuti oleh seluruh anggota dan cabang Tapak Suci […]

  • Semarak Pengajian Malam Jum’at, Ustadz Ladun Hakim Ingatkan Pentingnya Niat dalam Ibadah

    Semarak Pengajian Malam Jum’at, Ustadz Ladun Hakim Ingatkan Pentingnya Niat dalam Ibadah

    • calendar_month Kamis, 16 Okt 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 70
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Jepara, 16 Oktober 2025 — Masjid Baitul Muttaqin, Jepara, kembali menggelar kegiatan rutin pengajian selapanan malam Jum’at Pahing pada Kamis malam, 16 Oktober 2025, ba’da Isya. Kegiatan yang berlangsung khidmat tersebut dihadiri sekitar 200 jama’ah dari berbagai kalangan masyarakat setempat. Pengajian kali ini menghadirkan Ustadz Ladun Hakim, S.Sy., S.Pd.I, yang juga menjabat sebagai Kepala […]

  • Kader IMM DIY Serukan Keadilan dan Amanah Hadapi Main Hakim Sendiri, Kemiskinan, dan Korupsi

    Kader IMM DIY Serukan Keadilan dan Amanah Hadapi Main Hakim Sendiri, Kemiskinan, dan Korupsi

    • calendar_month Sabtu, 1 Agt 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 96
    • 0Komentar

    KABARMUH. ID, BANTUL — Khutbah Salat Jumat di Masjid Al- Musannif, 50 Tabligh Institute, Majelis Tabligh Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Jumat (31/7), mengangkat keresahan atas maraknya aksi main hakim sendiri, himpitan ekonomi yang menghimpit masyarakat, dan praktik korupsi yang dinilai tak kunjung surut.  Bertajuk “Antara Keadilan, Kesabaran, dan Amanah: Menyikapi Main Hakim Sendiri, Himpitan Ekonomi, dan Korupsi”, khutbah disampaikan oleh Dafa Isandi Ananto, S.Hum., Sekretaris DPD IMM DIY Bidang Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat yang juga mahasiswa Magister Antropologi Universitas Gadjah Mada menegaskan tiga persoalan tersebut yang saling berkelindan dan berakar pada dua nilai dasar Islam, yakni keadilan dan amanah. Ia mengawali dengan menyoroti bahaya tindakan main hakim sendiri atau vigilantisme yang belakangan terjadi di tengah masyarakat, seperti kasus pengeroyokan terhadap terduga pencuri hingga tindak kekerasan massa lainnya. “Perbuatan main hakim sendiri, betapapun kemarahan yang mendasarinya bisa dipahami, tentu tidak dibenarkan dalam Islam. Penegakan hukum adalah hak dan kewajiban otoritas yang berwenang, bukan hak perorangan atau kerumunan,” ujarnya mengutip QS. An-Nisa ayat 58 tentang kewajiban menetapkan hukum secara adil. Meski demikian, Dafa mengajak jamaah untuk jujur melihat akar persoalan. Menurutnya, tidak sedikit kasus pencurian kecil di masyarakat berawal dari desakan kebutuhan hidup, bukan semata niat jahat. “Ini bukan pembenaran atas perbuatan mencuri, karena mencuri tetap haram dan harus dipertanggungjawabkan. Namun memahami sebabnya, penting agar penyelesaiannya menyentuh akar permasalahan, bukan berhenti pada amarah sesaat,” katanya, mencontohkan kebijakan Khalifah Umar bin Khattab r.a. yang menangguhkan hukuman potong tangan bagi pencuri saat terjadi paceklik. Ia mengingatkan kaidah fikih dar’ul mafasid muqaddamun ‘ala jalbil mashalih, yang artinya “mencegah kerusakan lebih diutamakan daripada mendatangkan kemaslahatan.” Hal tersebut sebagai dasar pentingnya peran pemerintah, ulama, dan masyarakat untuk membuka lapangan kerja layak serta menghadirkan jaring pengaman sosial, bukan sekadar menghukum gejala di permukaan. Kedua, Dafa membahas himpitan ekonomi yang dihadapi banyak keluarga akibat kenaikan harga kebutuhan pokok dan terbatasnya lapangan kerja. Ia mengajak jamaah untuk menguatkan ikhtiar yang halal sekaligus tawakal, mengutip QS. At-Talaq ayat 2-3 tentang jalan keluar dan rezeki tak terduga bagi siapa saja yang bertakwa. “Himpitan ekonomi tidak boleh dijadikan alasan untuk menempuh jalan haram, baik itu mencuri, menipu, berutang riba, apalagi terlibat korupsi. Justru dalam kesempitan itulah keimanan seseorang diuji,” tegasnya. Ketiga, Dafa menyoroti praktik korupsi yang menurutnya justru memperparah kesulitan ekonomi rakyat kecil karena dana yang seharusnya sampai kepada yang membutuhkan diselewengkan oleh pihak yang mengkhianati amanah. “Korupsi bukan hanya pelanggaran hukum negara, tetapi juga dosa besar di hadapan Allah karena merupakan bentuk pengkhianatan terhadap amanah dan penzaliman terhadap hak-hak rakyat,” tegasnya. Ia membedakan akar dua persoalan tersebut. Jika pencurian kecil oleh rakyat kerap lahir dari desakan kebutuhan hidup, korupsi oleh sebagian pejabat atau pemegang amanah umumnya lahir dari keserakahan dan rasa tidak pernah cukup. “Memutus mata rantai kemiskinan struktural, pencurian kecil, hingga aksi main hakim sendiri harus dimulai dari akar paling atas, yakni memberantas korupsi serta menegakkan amanah,” ujarnya. Di penghujung khutbah, Dafa mengajak jamaah untuk menahan diri dari tindakan main hakim sendiri dan menyerahkan permasalahan hukum kepada pihak berwenang, sembari mendesak aparat keamanan meningkatkan kesiapsiagaan 24 jam. Ia juga mengajak untuk menguatkan ikhtiar halal di tengah kesulitan ekonomi, menjauhi dan melawan praktik korupsi sekecil apa pun mulai dari diri sendiri. Selain itu, selalu memperbanyak doa kepada Allah SWT agar hadirnya pemimpin yang amanah, serta memperkuat ta’awun atau saling membantu antar sesama, khususnya di masa-masa sulit seperti sekarang. Kontributor: Faisal Editor: Muhammad Farhan

expand_less