Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Tim UMS Torehkan Prestasi Internasional Lewat Inovasi Filter Rokok dari Daun Nanas

Tim UMS Torehkan Prestasi Internasional Lewat Inovasi Filter Rokok dari Daun Nanas

  • account_circle Kabar Muhammadiyah
  • calendar_month Kamis, 22 Mei 2025
  • visibility 48
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KABARMUH.ID, Surakarta – Kolaborasi mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) kembali menorehkan prestasi membanggakan di kancah internasional di ajang International Science Technology and Engineering Competition (ISTEC). Tim mahasiswa lintas disiplin ilmu dari Fakultas Farmasi dan Fakultas Kedokteran UMS berhasil menciptakan inovasi filter rokok berbasis bahan alami yang mampu mengurangi paparan nikotin dan logam berat, seperti timbal, pada tubuh manusia.

Inovasi mahasiswa UMS ini mendapat apresiasi positif dalam ajang riset internasional yang digelar di Bali, dengan dukungan dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN). Tim UMS ini terdiri dari Hana Rahmawati, Mira Shofiah, M. Daffa Qory Maulana, dan Muhammad Thoriq Azwar dibawah bimbingan Apt. Riza Maulana, S.Farm.,M.Pharm.Sci.

“Inisiasi awalnya saat itu, kami iseng berdiskusi melihat fenomena perokok di lingkungan kampus dan masyarakat, lalu berpikir bagaimana jika nikotin itu dikurangi sedimentasinya di dalam tubuh, dan ternyata kami seriuskan hingga menjadi sebuah filter ini,” ungkap Hana Rahmawati, Ketua Tim inovator dari Fakultas Farmasi UMS, Rabu (21/5).

Berawal dari diskusi internal, tim ini kemudian berkembang menjadi kolaborasi lintas fakultas, termasuk dengan M. Daffa Qory Maulana dari Fakultas Kedokteran.

“Saya tertarik dengan inovasi ini sebab dari sisi kedokteran, penyakit paru seperti PPOK (Penyakit Paru Obstruktif Kronis) sedang marak, dan rokok menjadi salah satu penyebab utama. Bahkan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan pun dirugikan karenanya. Ini menjadikan proyek yang sangat relevan dan akan berdampak besar,” tambah Daffa.

Filter rokok yang dikembangkan oleh tim ini menggunakan kombinasi beta-kitosan yang sudah melewati beberapa tahapan. Kemudian daun nanas yang telah diformulasi secara khusus, serta karbon aktif berperan sebagai komponen yang membantu dalam menyaring zat berbahaya.

“Kami tidak menggunakan seluruh bagian daun nanas, hanya komponen tertentu,” jelas Hana mengenai proses pembuatan.

Dalam kompetisi internasional di Bali tersebut, tim UMS melewati proses seleksi ketat, dimulai dari pengumpulan abstrak secara online hingga akhirnya presentasi di hadapan juri dan perwakilan BRIN. Dari sekian banyak pendaftar, hanya 120 peserta yang terpilih dan masuk grand final untuk presentasi langsung.

“Kami membuka booth dan menyambut juri untuk penjurian. Responnya luar biasa, terutama dari BRIN yang menyatakan dukungannya dan membuka peluang kolaborasi dengan industri dan departemen packaging untuk pengembangan skala besar,” ujar Hana.

Tak hanya berhenti pada inovasi, ajang ini menjadi pengalaman pertama mengikuti kompetisi internasional bagi sebagian besar anggota tim. “Bertemu peserta dari Bosnia, Filipina, Thailand, Malaysia, dan negara lain membuka wawasan kami bahwa inovasi bisa lahir dari ide sederhana, asal dikembangkan dengan serius,” tambah Daffa.

Senada dengan itu, Hana menyebut pengalaman ini sebagai pencapaian terbaiknya.

Sebagai bentuk tindak lanjut, tim masih dalam tahap upaya untuk membawa produk ini ke tahap komersialisasi. “Harapannya, filter ini bisa diproduksi dalam skala besar sehingga mampu memberi dampak nyata bagi masyarakat Indonesia,” harap Hana.

Daffa pun berharap semakin banyak inovator muda dari UMS yang terinspirasi. “Tidak harus inovasi besar, tapi dari hal kecil pun bisa membawa perubahan besar jika digarap dengan semangat dan kolaborasi,” pungkasnya.

Prestasi ini turut diapresiasi oleh Dekan Fakultas Kedokteran UMS, Dr. dr. Flora Ramona Sigit Prakoeswa, M.Kes, Sp.D.V.E., Dipl.STD-HIV/AIDS, FINSDV, FAADV. Dia menegaskan bahwa capaian prestasi mahasiswa UMS ini bukanlah sebuah kebetulan.

Menurutnya, sejak awal FK UMS telah berkomitmen menghasilkan dokter dengan profil PRIMA: Profesional, Religius, Interprofesional, Mandiri, dan Akhlak mulia.

“Anak-anak FK UMS sejak di tahap sarjana hingga profesi sudah dijodohkan untuk kolaborasi lintas bidang secara konsisten. Kami menyebutnya interprofessional education,” ujar Flora.

Ia mencontohkan, dalam lomba terbaru yang berhasil meraih juara satu, dua mahasiswa FK UMS berkolaborasi dengan dua mahasiswa Farmasi yang mereka temui pertama kali saat kegiatan interprofessional. “Dari situ kenalan, lalu sepakat untuk membentuk tim. Ini hasil dari inisiasi yang memang kami tanamkan sejak awal,” ungkapnya.

Flora menyebut, kolaborasi dengan menggandeng mahasiswa fakultas lain menjadikan ide dan inovasi lebih komprehensif. Mahasiswa juga menjadi belajar lintas profesi dalam menjalankan sebuah tim.

Dekan FK UMS itu menambahkan bahwa fakultas sangat mendukung penuh kegiatan semacam ini. “Ini bukan program musiman, bukan gelundung semprong, tapi bagian dari pembinaan resmi. Kami juga beri dukungan sponsor,” tegasnya.

Capaian ini, tambahnya, juga sejalan dengan semangat pembentukan growth mindset dan competitive mindset mahasiswa. Lebih lanjut, ia berharap kolaborasi semacam ini bisa semakin konsisten dan meningkat, baik secara kuantitas maupun kualitas.

Kontributor : Fika

  • Penulis: Kabar Muhammadiyah

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jangan Mau Tumbang Oleh Lidah yang Tak Bertulang!

    Jangan Mau Tumbang Oleh Lidah yang Tak Bertulang!

    • calendar_month Kamis, 22 Okt 2020
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 1.124
    • 0Komentar

    Sumber Ilustrasi: Hipwee.com Oleh: Andi Rezti Maharani*   “Mulut kasar gak ngaruh sama perilaku!” What a horrible statement! Aku tak habis pikir, kualitas calon penerus bangsa kian hari semakin mengalami penurunan. Indonesia memiliki beragam bahasa daerah, tak kalah juga dengan bahasa kasar yang semakin beragam bentuk. Anak bangsa sedang kritis. Tanpa sadar telah diperbudak oleh […]

  • Inovasi Tim UMS Ubah Sisa Pangan Jadi Pelet Ikan untuk Kurangi Sampah Organik

    Inovasi Tim UMS Ubah Sisa Pangan Jadi Pelet Ikan untuk Kurangi Sampah Organik

    • calendar_month Senin, 22 Sep 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 53
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Tim Pengabdian Masyarakat Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) kembali melakukan pengabdian untuk membantu menyelesaikan permasalahan yang sedang dialami oleh masyarakat. Melalui kolaborasi bersama antara BUMDES Gajah Makmur Desa Gajahan, Kecamatan Colomadu, Kabupaten Karanganyar dengan Tim Pengabdian Masyarakat Program Studi Kesehatan Masyarakat dan Pendidikan Biologi UMS, tim membantu masyarakat dalam mengatasi permasalahan pengolahan sampah […]

  • 79 Jamaah Haji Muhammadiyah Brebes Diberangkatkan, Dua Titik Jadi Pusat Keberangkatan

    79 Jamaah Haji Muhammadiyah Brebes Diberangkatkan, Dua Titik Jadi Pusat Keberangkatan

    • calendar_month Jumat, 10 Apr 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 79
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID || BREBES ~ Tangis haru dan doa mengiringi langkah 79 calon jamaah Haji Muhammadiyah dari Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umroh (KBIHU) Arofah resmi dilepas menuju Tanah Suci. Di Gedung PDM Brebes, momen sakral itu menjadi awal perjalanan spiritual para tamu Allah yang tergabung dalam Kloter 09 SOC tahun 2026. Dengan bekal manasik dan […]

  • SMA Plus Pesantren Amanah Muhammadiyah Tasikmalaya Terima Bantuan Revitalisasi Pemerintah

    SMA Plus Pesantren Amanah Muhammadiyah Tasikmalaya Terima Bantuan Revitalisasi Pemerintah

    • calendar_month Selasa, 13 Jan 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 96
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Tasikmalaya — SMA Plus Pesantren Amanah Muhammadiyah Tasikmalaya menggelar kegiatan tasyakkur atas diterimanya bantuan pemerintah melalui Program Revitalisasi Sekolah,  Selasa (13/1) Kegiatan ini menjadi bentuk rasa syukur sekaligus peresmian hasil pembangunan fasilitas pendidikan yang telah dilaksanakan. Kepala SMA Plus Pesantren Amanah Muhammadiyah Tasikmalaya, Yudi Purwanto, A.S., S.Pd.I., dalam laporannya menyampaikan bahwa peresmian program revitalisasi […]

  • Bekali Aktivis Mahasiswa UAD Jiwa Kepemimpinan, LPSI adakan Pengajian ORTOM dan ORMAWA

    Bekali Aktivis Mahasiswa UAD Jiwa Kepemimpinan, LPSI adakan Pengajian ORTOM dan ORMAWA

    • calendar_month Kamis, 6 Jun 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 142
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Yogyakarta – Aktivis Mahasiwa Universitas Ahmad Dahlan terkhusus Organisasi Otonom Muhammadiyah (ORTOM) dan Organisasi Mahasiswa (ORMAWA) mengikuti pengajian yang diselenggarakan oleh Lembaga Pengembangan Studi Islam (LPSI) UAD. Pengajian ini diadakan pada hari Sabtu sore (18/05) di Amphitarium Gedung Utama Kampus 4. Ustadz H. Rahmadi Wibowo Suwarno, Lc., M.A., M.Hum. selaku Kepala LPSI menyampaikan bahwa […]

  • Tempa Kader Paripurna, PP IPM Buka PKPTMU dan Regional Meeting

    Tempa Kader Paripurna, PP IPM Buka PKPTMU dan Regional Meeting

    • calendar_month Jumat, 9 Mei 2025
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 33
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SEMARANG – Pimpinan Pusat Ikatan Pelajar Muhammadiyah (PP IPM) menggelar Opening Ceremony Pelatihan Kader Paripurna Taruna Melati Utama (PKPTMU) dan Regional Meeting Batch 3, pada Jumat (9/5/2025) di Gedung Kuliah Bersama 1 Universitas Muhammadiyah Semarang.  Dengan mengangkat tema “Impactful Leadership: Igniting Creativity, Embracing Diversity” diharapkan nantinya akan lahir pemimpin yang berdampak dengan jiwa kreativitas […]

expand_less