Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Tim UMS Torehkan Prestasi Internasional Lewat Inovasi Filter Rokok dari Daun Nanas

Tim UMS Torehkan Prestasi Internasional Lewat Inovasi Filter Rokok dari Daun Nanas

  • account_circle Kabar Muhammadiyah
  • calendar_month Kamis, 22 Mei 2025
  • visibility 60
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KABARMUH.ID, Surakarta – Kolaborasi mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) kembali menorehkan prestasi membanggakan di kancah internasional di ajang International Science Technology and Engineering Competition (ISTEC). Tim mahasiswa lintas disiplin ilmu dari Fakultas Farmasi dan Fakultas Kedokteran UMS berhasil menciptakan inovasi filter rokok berbasis bahan alami yang mampu mengurangi paparan nikotin dan logam berat, seperti timbal, pada tubuh manusia.

Inovasi mahasiswa UMS ini mendapat apresiasi positif dalam ajang riset internasional yang digelar di Bali, dengan dukungan dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN). Tim UMS ini terdiri dari Hana Rahmawati, Mira Shofiah, M. Daffa Qory Maulana, dan Muhammad Thoriq Azwar dibawah bimbingan Apt. Riza Maulana, S.Farm.,M.Pharm.Sci.

“Inisiasi awalnya saat itu, kami iseng berdiskusi melihat fenomena perokok di lingkungan kampus dan masyarakat, lalu berpikir bagaimana jika nikotin itu dikurangi sedimentasinya di dalam tubuh, dan ternyata kami seriuskan hingga menjadi sebuah filter ini,” ungkap Hana Rahmawati, Ketua Tim inovator dari Fakultas Farmasi UMS, Rabu (21/5).

Berawal dari diskusi internal, tim ini kemudian berkembang menjadi kolaborasi lintas fakultas, termasuk dengan M. Daffa Qory Maulana dari Fakultas Kedokteran.

“Saya tertarik dengan inovasi ini sebab dari sisi kedokteran, penyakit paru seperti PPOK (Penyakit Paru Obstruktif Kronis) sedang marak, dan rokok menjadi salah satu penyebab utama. Bahkan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan pun dirugikan karenanya. Ini menjadikan proyek yang sangat relevan dan akan berdampak besar,” tambah Daffa.

Filter rokok yang dikembangkan oleh tim ini menggunakan kombinasi beta-kitosan yang sudah melewati beberapa tahapan. Kemudian daun nanas yang telah diformulasi secara khusus, serta karbon aktif berperan sebagai komponen yang membantu dalam menyaring zat berbahaya.

“Kami tidak menggunakan seluruh bagian daun nanas, hanya komponen tertentu,” jelas Hana mengenai proses pembuatan.

Dalam kompetisi internasional di Bali tersebut, tim UMS melewati proses seleksi ketat, dimulai dari pengumpulan abstrak secara online hingga akhirnya presentasi di hadapan juri dan perwakilan BRIN. Dari sekian banyak pendaftar, hanya 120 peserta yang terpilih dan masuk grand final untuk presentasi langsung.

“Kami membuka booth dan menyambut juri untuk penjurian. Responnya luar biasa, terutama dari BRIN yang menyatakan dukungannya dan membuka peluang kolaborasi dengan industri dan departemen packaging untuk pengembangan skala besar,” ujar Hana.

Tak hanya berhenti pada inovasi, ajang ini menjadi pengalaman pertama mengikuti kompetisi internasional bagi sebagian besar anggota tim. “Bertemu peserta dari Bosnia, Filipina, Thailand, Malaysia, dan negara lain membuka wawasan kami bahwa inovasi bisa lahir dari ide sederhana, asal dikembangkan dengan serius,” tambah Daffa.

Senada dengan itu, Hana menyebut pengalaman ini sebagai pencapaian terbaiknya.

Sebagai bentuk tindak lanjut, tim masih dalam tahap upaya untuk membawa produk ini ke tahap komersialisasi. “Harapannya, filter ini bisa diproduksi dalam skala besar sehingga mampu memberi dampak nyata bagi masyarakat Indonesia,” harap Hana.

Daffa pun berharap semakin banyak inovator muda dari UMS yang terinspirasi. “Tidak harus inovasi besar, tapi dari hal kecil pun bisa membawa perubahan besar jika digarap dengan semangat dan kolaborasi,” pungkasnya.

Prestasi ini turut diapresiasi oleh Dekan Fakultas Kedokteran UMS, Dr. dr. Flora Ramona Sigit Prakoeswa, M.Kes, Sp.D.V.E., Dipl.STD-HIV/AIDS, FINSDV, FAADV. Dia menegaskan bahwa capaian prestasi mahasiswa UMS ini bukanlah sebuah kebetulan.

Menurutnya, sejak awal FK UMS telah berkomitmen menghasilkan dokter dengan profil PRIMA: Profesional, Religius, Interprofesional, Mandiri, dan Akhlak mulia.

“Anak-anak FK UMS sejak di tahap sarjana hingga profesi sudah dijodohkan untuk kolaborasi lintas bidang secara konsisten. Kami menyebutnya interprofessional education,” ujar Flora.

Ia mencontohkan, dalam lomba terbaru yang berhasil meraih juara satu, dua mahasiswa FK UMS berkolaborasi dengan dua mahasiswa Farmasi yang mereka temui pertama kali saat kegiatan interprofessional. “Dari situ kenalan, lalu sepakat untuk membentuk tim. Ini hasil dari inisiasi yang memang kami tanamkan sejak awal,” ungkapnya.

Flora menyebut, kolaborasi dengan menggandeng mahasiswa fakultas lain menjadikan ide dan inovasi lebih komprehensif. Mahasiswa juga menjadi belajar lintas profesi dalam menjalankan sebuah tim.

Dekan FK UMS itu menambahkan bahwa fakultas sangat mendukung penuh kegiatan semacam ini. “Ini bukan program musiman, bukan gelundung semprong, tapi bagian dari pembinaan resmi. Kami juga beri dukungan sponsor,” tegasnya.

Capaian ini, tambahnya, juga sejalan dengan semangat pembentukan growth mindset dan competitive mindset mahasiswa. Lebih lanjut, ia berharap kolaborasi semacam ini bisa semakin konsisten dan meningkat, baik secara kuantitas maupun kualitas.

Kontributor : Fika

  • Penulis: Kabar Muhammadiyah

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Suli Da’im Resmi Membuka Surya Mart Cabang Kedua

    Suli Da’im Resmi Membuka Surya Mart Cabang Kedua

    • calendar_month Jumat, 24 Jan 2025
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 126
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Ponorogo – Grand Opening Surya Mart Sulda cabang kedua yang berada di Proliman dihadiri oleh 100 lebih tamu undangan, meliputi tokoh Muhammadiyah Ponorogo, tokoh masyarakat, dan masyarakat sekitar. Grand Opening Surya mart diresmikan oleh Dr Syafruddin MA, ketua Muhammadiyah Ponorogo pada Jum’at (24/01/25). Surya Mart sebagai unit usaha yang merupakan perpaduan toko modern dan […]

  • Ustadz Arifin Suparman Kupas Profil Ideal Pimpinan Muhammadiyah di Hadapan Kader Kukar

    Ustadz Arifin Suparman Kupas Profil Ideal Pimpinan Muhammadiyah di Hadapan Kader Kukar

    • calendar_month Minggu, 3 Mei 2026
    • account_circle Redaksi Kabarmuh
    • visibility 105
    • 0Komentar

    KUTAI KARTANEGARA – Tausiah Ustadz Arifin Suparman dalam pengajian bulanan Muhammadiyah dan Aisyiyah se-Kabupaten Kutai Kartanegara di Masjid Mujahiddin, Desa Sidomulyo, Kecamatan Anggana, Ahad (3/5/2026), menghadirkan refleksi mendalam tentang seperti apa sesungguhnya profil ideal seorang pimpinan, mubaligh, dan jamaah Muhammadiyah. Dalam ceramahnya yang mengangkat tema “Profile Pimpinan, Mubaligh dan Jamaah Muhammadiyah & Aisyiyah”, Ustadz Arifin […]

  • UMS-University of Otago: Rintis Kerja Sama Kolaborasi Pengembangan Akademik, SDM, Riset, & Publikasi

    UMS-University of Otago: Rintis Kerja Sama Kolaborasi Pengembangan Akademik, SDM, Riset, & Publikasi

    • calendar_month Rabu, 27 Mei 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 83
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) terus memperkuat jejaring internasional melalui penjajakan kerja sama akademik dengan sejumlah perguruan tinggi di Selandia Baru. Dalam agenda tersebut, Rektor UMS Prof. Dr. Harun Joko Prayitno, M.Hum., melakukan pertemuan dengan Southern Institute of Technology (SIT), University of Otago, hingga penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) bersama University of Waikato. […]

  • PENANAMAN NILAI-NILAI ANTI KORUPSI SEBAGAI UPAYA PREVENTIF PENCEGAHAN KORUPSI

    PENANAMAN NILAI-NILAI ANTI KORUPSI SEBAGAI UPAYA PREVENTIF PENCEGAHAN KORUPSI

    • calendar_month Sabtu, 30 Jul 2022
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 1.285
    • 0Komentar

    Oleh : Naufal Febrian* Pada hakikatnya, korupsi adalah “benalu social” yang merusak struktur pemerintah, dan menjadi penghambat utama terhadap jalannya pemerintahan dan pembangunan pada umumnya. Dalam praktiknya, korupsi sangat sukar bahkan hampir tidak mungkin diberantas, oleh karena sangat sulit memberikan pembuktian-pembuktian yang eksak. Di samping itu sangat sulit mendeteksinya dengan dasar-dasar hukum yang pasti. Namun […]

  • Dari Karya hingga Etalase Digital, PKM-PM UMS Bekali Guru SLB Dampingi Siswa Berwirausaha

    Dari Karya hingga Etalase Digital, PKM-PM UMS Bekali Guru SLB Dampingi Siswa Berwirausaha

    • calendar_month Rabu, 9 Sep 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 107
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Tim Program Kreativitas Mahasiswa Pengabdian kepada Masyarakat (PKM-PM) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) memperkuat keberlanjutan program Difabel Berwirausaha. Program itu bertajuk “Edukasi Kewirausahaan Digital Berbasis Pengalaman dengan Piktogram melalui pelatihan bagi guru SLB Anugerah Karanganyar”. Dosen pendamping, Ika Candra Sayekti, S.Pd., M.Pd., memaparkan bahwa kegiatan tersebut mendorong guru agar mampu melanjutkan pemanfaatan media […]

  • UMS Gelar Kompetisi “UMS Berkelanjutan”, Dorong Kesadaran Mahasiswa terhadap SDGs

    UMS Gelar Kompetisi “UMS Berkelanjutan”, Dorong Kesadaran Mahasiswa terhadap SDGs

    • calendar_month Senin, 13 Apr 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 105
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) melalui SDGs Center menyelenggarakan kompetisi bertajuk UMS Berkelanjutan yang berfokus pada tiga isu utama, yakni energi listrik, plastik, dan sampah. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya kampus dalam mendorong kesadaran dan kontribusi civitas academica terhadap Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs). Program UMS Berkelanjutan dikemas dalam empat kategori, yakni Video Challenge, Student […]

expand_less