Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Ning Rusmiati terpilih Sebagai Wali Santri Terbaik dalam Wisuda Santri PontrenMu Aasyiqul Qur’an Sirampog

Ning Rusmiati terpilih Sebagai Wali Santri Terbaik dalam Wisuda Santri PontrenMu Aasyiqul Qur’an Sirampog

  • account_circle Kabar Muhammadiyah
  • calendar_month Minggu, 2 Jun 2024
  • visibility 145
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KABARMUH.ID, Brebes – Pondok Pesantren Muhammadiyah ‘Aasyiqul Qur’an Sirampog Brebes memberikan penghargaan kepada Nik Atila Atasha Ramadhani sebagai Santri Terbaik Bidang Akademik dengan Hafalan 12 Juz pada acara Wisuda dan Pelepasan Santri Kelas IX Angkatan ke-4 di Halaman Asrama Puteri, Sabtu (1/6/2024).

Kepala sekaligus Pengasuh Pondok Pesantren ‘Aasyiqul Qur’an Sirampog, Abdul Aziz menyampaikan, bahwa santri kelas IX angkatan ke-4 yang dilepas berjumlah 19 orang, terdiri dari 5 santriwan dan 14 santriwati.

“Alhamdulillah pada tahun ini, Pondok Pesantren Muhammadiyah ‘Aasyiqul Qur’an Sirampog Brebes semakin diminati oleh masyarakat. Hal ini terlihat jumlah santri yang semakin meningkat dari tahun ke tahun dan persebarannya pun semakin melebar sampai Kabupaten Tegal. Di antara 19 santri yang akan diwisuda dan dilepas tersebut ada yang telah hafal 12 Juz. Selain menghafal al-Qur’an dan matan Tajwid, santri juga belajar kitab-kitab Turats (Kitab Kuning) seperti Matan al-Ajurumiyah, Safinatun Najah, Arbain Nawawi, Arabiyah Baina Yadaik, dan juga Fiqih Tarjih Muhammadiyah sebagai muqoror wajib. Hal ini selaras dengan slogan pondok yaitu Pondoknya Para Pecinta Quran dan Bahasa Arab,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua PCM Sirampog Brebes. H.Arifin, S.Pd yang membuka acara Wisuda pada kata sambutannya menyampaikan bahwa terdapat 19 santri yang akan dilepas lalu dikembalikan kepada orang tuanya.

“Perjuangan kalian belum berakhir sampai di sini namun perlu dilanjutkan dengan melanjutkan pendidikan selanjutnya, sehingga kalian akan dapat tetap menjaga ilmu yang telah dimiliki dan mampu lebih berkembang dan mumpuni keilmuanya. Bekal yang kalian peroleh selama tiga tahun adalah modal awal untuk semakin menguatkan pembangunan jatidiri santri dengan terus mempertajam keilmuan, terutama ilmu alat”, tegasnya.

Pada kesempatan yang sama, Solihin, SE, ME selaku Ketua PRM Sirampog Brebes mengingatkan, bahwa wisuda sekaligus pelepasan ini hanyalah berpisah fisik, bukan berpisah batin.

“Apa yang diterima selam tiga tahun itulah hadiah terindah untuk diri sendiri dan kebanggaan bagi orang tua dan dewan asatidz. Teruslah belajar ke jenjang berikutnya agar kelak menjadi kader persyarikatan cerdas, kuat, beradab dan mumpuni”, katanya.

Ning Rusmiati yang didaulat mewakili Wali Santri sangat berterima kasih atas perjuangan dan pengawalan pembelajaran kepada santri yang telah dilakukan oleh seluruh dewan asatidz Pondok Pesantren Muhammadiyah ‘Aasyiqul Qur’an Sirampog selama 24 jam.

“Terima kasih kepada ustadz dan ustadzah atas jerih payahnya dalam kurun waktu 3 tahun yang menjaga anak-anak kami selama 24 jam full dengan pendidikan multitalenta yang sangat luar biasa. Selamat dan sukses kepada semua santri beserta wali santrinya dengan prestasi, hafalan, pembentukan karakter, skill dan kemandirian santri yang luar biasa. Teruskan belajar kalian dalam menuntut ilmu di pesantren berikutnya agar ilmu kalian semakin bermanfaat bagi diri sendiri, orang tua, masyarakat dan menjadi kebanggaan almamater dan dewan asatidz” tuturnya.

Acara yang berlangsung hikmat tersebut ditutup dengan Tabligh Akbar sekaligus Doa yang disampaikan oleh Ketua Lembaga Pengembangan Pesantren (LP2) Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Tengah, KH.Muhammad Irzal Fadholi, S.Th.I, M.Pd, M.Pd.I.

“Kalian (19 santri) adalah generasi emas harapan umat, persyarikatan dan bangsa yang akan selalu dinanti kehadiran dan kiprahnya. Kalian adalah calon kader unggul, mumpuni dan beradab, sehingga perlu bekal IJUK untuk mengistiqomahkan tekad dan menguatkan niat. Ikhlas adalah kunci pertama seorang santri dalam menimba ilmu. Juang adalah kunci kedua agar santri memiliki semangat juang dalam mencari ilmu sekaligus bekal untuk berkiprah dalam dunia dalam Islam melalui jalur persyarikatan Muhammadiyah. Ukhuwah Islamiyah adalah adalah kunci ketiga seorang santri dapat menyatukan pikiran dan gerakan kepada satu titik, yaitu focus pada tujuan menjadi santri PontrenMu unggul, cerdas, dan mumpuni sehingga mampu menguatkan semangat juang untuk menjadi calon kader pemersatu yang menggembirakan, mencerahkan dan memberdayakan umat. Kunci keempat adalah kebebasan berpikir untuk mengantarkan santri berpikiran luas sehingga mampu menjadi solusi atas problematika umat”, terangnya.

Prosesi kegiatan wisuda dan pelepasan 19 santri Kelas IX tersebut semakin haru ketika para wisudawan membacakan ikrar santri dan mereka melakukan sungkem kepada kedua orang tuanya dan semakin syahdu sekaligus membanggakan saat dibacakan santri peraih berbagai prestasi serta pengharhaan terhadap Wali Santri terbaik yang diraih oleh Ibu Ning Rusmiati dengan iringan lagu Jasamu Guru, tutur Nurul Adam Arifin, S.Pd selaku salah seorang ustadz PontrenMuh ‘Aasyiqul Qur’an Sirampog.

“Alhamdulillah ada 7 santri yang mendapatkan penghargaan dalam bidang prestasi Akademik dan Hafalan. Mereka adalah Nik Atila Atasha Ramadhani (12 Juz), Arina Sabilal Mawa (11 Juz), Tifatul Bana Izzatul Islam (8 Juz). Sedangkan santri terbaik dalam hal kedisiplinan dan semangat belajar diraih oleh Inggil Juam Alifa (7 Juz) dan Aqila Alfatih (5,5 Juz). Sementara itu, Juara Baca Kitab (Qiroatul Kutub) diraih oleh Tifatul Bana Izzatul Islam sebagai juara 1 putra dan Arina Sabilal Mawa sebagai juara 1 putri”, tambahnya.

Hadir pada acara tersebut, Ketua dan Pengurus LP2 PWM Jawa Tengah, Ketua PCM Sirampog, Ketua PRM Sirampog, PRA Sirampog, Sesepuh Muhammadiyah-Aisyiyah, Kepala SMP Mutu Sirampog seluruh Dewan Asatidz dan Wali Santri. (Tarqum Aziz-JurnalisMu)

  • Penulis: Kabar Muhammadiyah

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Acara MadangMu dalam giat ‘Tour de Silancur’ BikersMu Chapter Sleman, Korwil DIY

    Acara MadangMu dalam giat ‘Tour de Silancur’ BikersMu Chapter Sleman, Korwil DIY

    • calendar_month Jumat, 31 Okt 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 7
    • 0Komentar

    KABARMUH. ID, SLEMAN – Sebanyak 150 lebih anggota BikersMU Chapter Sleman menggelar touring motor bertajuk ‘Tour De Silancur’ pada Ahad, 26 Oktober 2025 yang lalu. Tidak hanya sekadar menjajal jalanan, touring ini juga membawa misi sosial yang kuat, dari mengedukasi masyarakat soal keselamatan berkendara hingga menebar kebaikan dengan motto “Melaju bersama Dakwah” Kegiatan ini diungkap langsung […]

  • Mahasiswa UMS Sabet Puluhan Gelar Juara MHQ, Harumkan Nama Kampus di Kancah Dunia

    Mahasiswa UMS Sabet Puluhan Gelar Juara MHQ, Harumkan Nama Kampus di Kancah Dunia

    • calendar_month Selasa, 4 Nov 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 12
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Mahasiswa semester 5 Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir, Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) Zulfikar, menjadi salah satu sosok inspiratif yang berhasil mengharumkan nama kampus melalui prestasi di berbagai ajang Musabaqah Hifdzil Qur’an (MHQ). Sejak awal masa kuliah, ia telah mengikuti sekitar 40 kompetisi dan terus menorehkan gelar juara […]

  • COUPLE GOALS: PASANGAN SUAMI-ISTERI NAHKODAI PDPM-PDNA BANYUMAS PERIODE 2023-2026

    COUPLE GOALS: PASANGAN SUAMI-ISTERI NAHKODAI PDPM-PDNA BANYUMAS PERIODE 2023-2026

    • calendar_month Rabu, 29 Nov 2023
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 250
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Banyumas – Pasangan suami isteri, Subhan Purno Aji dan Dyah Pipit Ariyani sah ditetapkan untuk memimpin PDPM-PDNA Banyumas periode 2023-2026 dalam Musyda di SD Muhammadiyah Rawalo pada Ahad (26/11). Keputusan tersebut menunjukkan komitmen dan keseriusan dari pasangan Aji dan Pipit dalam mengabdikan diri untuk memajukan Pemuda Muhammadiyah dan Nasyiatul ‘Aisyiyah Kabupaten Banyumas. Terpilihnya pasangan […]

  • Cegah Osteoarthritis, Tim Fisioterapis UMS Dorong Aksi Nyata Melalui Penyuluhan di Sukoharjo

    Cegah Osteoarthritis, Tim Fisioterapis UMS Dorong Aksi Nyata Melalui Penyuluhan di Sukoharjo

    • calendar_month Kamis, 18 Sep 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 14
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Suasana hangat mengenang salah satu rumah warga Desa Nguter, Sukoharjo. Sejak pagi, puluhan lansia datang dengan penuh semangat untuk mengikuti Posyandu lansia. Kali ini lansia tidak hanya mengikuti pemeriksaan kesehatan rutin, tetapi juga penyuluhan osteoarthritis (OA) yang dipandu oleh mahasiswa Pendidikan Profesi Fisioterapis Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS). Koordinator tim 8, mahasiswa pendidikan […]

  • Tim P2AD UMS Bina Petani JATAM Klaten Perluas Akses Pemasaran Padi Rojolele

    Tim P2AD UMS Bina Petani JATAM Klaten Perluas Akses Pemasaran Padi Rojolele

    • calendar_month Sabtu, 3 Mei 2025
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 20
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Klaten – Tim Program Pengabdian Masyarakat Persyarikatan/AUM/Desa Binaan (P2AD) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) kembali memberdayakan persyarikatan dengan mengadakan pendampingan dan pembinaan kepada Jamaah Tani Muhammadiyah (JATAM) Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Klaten. Kegiatan pengabdian ini dilakukan secara berkala mulai dari bulan November 2024. Tim yang terdiri dari Prof. Dr. Kuswaji Dwi Priyono sebagai ketua tim dan […]

  • Ketika Cara Belajar Berubah dan Al-Qur’an Tetap Menjadi Arah

    Ketika Cara Belajar Berubah dan Al-Qur’an Tetap Menjadi Arah

    • calendar_month Sabtu, 17 Jan 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 15
    • 0Komentar

    Oleh: Muhammad Fikri Azka Dunia belajar sedang berubah dengan sangat cepat. Saat ini orang dapat belajar apa saja kapan saja melalui layar ponsel, video singkat, atau aplikasi digital. Anak-anak, remaja, hingga orang dewasa tetap terlibat dalam proses belajar, baik disadari maupun tidak. Aktivitas belajar tidak lagi terikat ruang kelas dan waktu tertentu. Di balik kemudahan […]

expand_less