Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Atlet UMS Sumbang Emas, Perak, dan Perunggu untuk Jateng di POMNAS XIX 2025

Atlet UMS Sumbang Emas, Perak, dan Perunggu untuk Jateng di POMNAS XIX 2025

  • account_circle Dwi Kurniadi
  • calendar_month Sabtu, 27 Sep 2025
  • visibility 54
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KABARMUH.ID, SURAKARTA – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) kembali menorehkan prestasi gemilang melalui cabang olahraga (cabor) pencak silat dalam ajang Pekan Olahraga Mahasiswa Nasional (POMNAS) XIX 2025. Sebanyak 3 atlet silat UMS memperkuat kontingen Jawa Tengah, dengan raihan medali 1 emas dari Kirana Tias Savira (Kelas F Putri), 1 perak dari Maliki Istiqlal Amuskan (Kelas C Putra), dan 1 perunggu dari Aryo Seno Cahyaningrat (Kelas E Putra).

Berdasarkan hasil akhir perolehan medali, kontingen Jawa Tengah keluar sebagai juara umum cabor Pencak Silat dengan torehan 8 emas, 3 perak, dan 7 perunggu. Posisi kedua ditempati DKI Jakarta dengan 4 emas, 8 perak, dan 2 perunggu, disusul Jawa Barat di posisi ketiga dengan raihan 4 emas, 3 perak, dan 1 perunggu.

Khusus pada partai final, Kirana mahasiswa prodi Pendidikan Jasmani (Penjas) UMS menunjukkan performa luar biasa. Ia berhasil mengalahkan pesilat asal Lampung dengan skor telak 36-6.

“Alhamdulillah pertandingan lancar, meski sedikit grogi karena ini final. Tapi saya bersyukur bisa menang dengan selisih cukup jauh,” ujar Kirana, Jumat (26/9).

Kirana mengaku tak memiliki strategi khusus, namun fokus pada pola serangan beruntun untuk menambah poin. “Saya hanya berusaha menyerang terus, tendang terus, biar dapat poin banyak. Hasilnya syukurlah bisa unggul jauh dari lawan,” tuturnya.

Mahasiswi semester tiga itu mengaku sangat senang bisa menyumbang emas di ajang POMNAS XIX yang merupakan pertama kalinya ia ikuti. “Pastinya senang sekali bisa juara. Setelah ini saya akan fokus persiapan untuk kejuaraan lain seperti PON dan Pra-PON,” tambahnya.

Kirana juga berharap prestasi ini menjadi pemicu semangat bagi atlet silat UMS lainnya. “Semoga tim UMS bisa menyumbang lebih banyak emas lagi, dan ke depan lebih banyak atlet UMS yang lolos POMNAS,” katanya.

Sementara itu, Kaprodi Penjas UMS, Dr. Eko Sudarmanto, S.Pd., M.Or., menyampaikan apresiasinya terhadap capaian mahasiswa binaannya. Ia menegaskan bahwa raihan medali ini bukan hal instan, melainkan buah dari proses panjang pembinaan dan latihan.

“Perolehan medali ini sangat luar biasa. Sebagai Kaprodi, saya bangga dengan kerja keras mahasiswa dan dosen pembina. Ini membuktikan bahwa Prodi Penjas UMS konsisten mencetak atlet berprestasi,” ujarnya.

Menurut Eko, prestasi olahraga juga menjadi bagian penting dalam pembentukan karakter mahasiswa. Tahun ini, Prodi Penjas sudah memetakan minat dan bakat mahasiswa untuk diarahkan pada cabang olahraga unggulan. “Kami akan bina secara serius agar mahasiswa bisa berprestasi di level nasional bahkan internasional,” tambahnya.

Sejak berdiri pada 2017, Prodi Penjas UMS konsisten melahirkan atlet yang mampu berbicara di berbagai kejuaraan. “Alhamdulillah, dari angkatan pertama sampai sekarang, selalu ada kontribusi prestasi, baik nasional maupun internasional. Tapi kami selalu diingatkan untuk rendah hati, karena prestasi tinggi harus diiringi akhlak mulia,” jelasnya.

Lebih lanjut, Eko menilai raihan satu emas, satu perak, dan satu perunggu di POMNAS XIX ini menjadi pemacu untuk meningkatkan kualitas pembinaan. “Hasil ini belum membuat kami puas, justru menjadi tantangan agar ke depan lebih baik lagi,” ungkapnya.

Ia optimis bahwa UMS memiliki banyak bibit unggul yang bisa kembali mengharumkan nama kampus di kancah olahraga nasional. “InsyaAllah kita akan menyiapkan lebih banyak amunisi baru. Harapannya POMNAS mendatang bisa lebih banyak lagi medali untuk UMS,” pungkasnya. (Fika/Humas)

Editor:  Farhan Shiddiq

  • Penulis: Dwi Kurniadi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Maaf: Satu Kata yang Sulit Terucap oleh Manusia

    Maaf: Satu Kata yang Sulit Terucap oleh Manusia

    • calendar_month Sabtu, 13 Jan 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 370
    • 1Komentar

    Oleh: Rahmat Balaroa (Direktur Lingkar Studi Syahwat Intelektual) Manusia adalah makhluk yang Allah ciptakan dengan sedikit kelebihan dibanding makhluk yang lain. Diantaranya diciptakanya akal untuk berfikir.. Manusia juga sering disebut sebagai makhluk sosial yang berarti adanya hubungan timbal balik anatara satu dengan yang lain (saling membutuhkan). Berbicara tentang manusia, pasti yang terbesit di benak kita […]

  • Madrasah Qur’anic Generation: Ciptakan Generasi Cinta Al-Qur’an

    Madrasah Qur’anic Generation: Ciptakan Generasi Cinta Al-Qur’an

    • calendar_month Jumat, 23 Feb 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 346
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Yogyakarta – Madrasah Qur’anic Generation Camp yang diselenggarakan oleh Bidang Kajian Dakwah Islam Pimpinan Pusat Ikatan Pelajar Muhammadiyah (KDI PP IPM) bersama dengan Majelis Tabligh Pimpinan Pusat Muhammadiyah (PPM) resmi dibuka pada Rabu (21/02/2024) di Tabligh Institute Yogyakarta. Dalam sambutannya Ketua PP IPM Bidang KDI Heni Saidah mengungkapkan antusiasmenya menyambut ide-ide baru dan gerakan-gerakan […]

  • Sinergi dalam Kebersamaan: Halal Bihalal Majelis Dikdasmen Cabang Bligo

    Sinergi dalam Kebersamaan: Halal Bihalal Majelis Dikdasmen Cabang Bligo

    • calendar_month Rabu, 9 Apr 2025
    • account_circle Najihus Salam
    • visibility 73
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Bligo – Dalam semangat mempererat ukhuwah dan memperkuat sinergi antar lembaga pendidikan, Majelis Dikdasmen Cabang Bligo sukses menyelenggarakan acara Halal Bihalal yang penuh kebersamaan dan kehangatan di SMK Muhammadiyah Bligo, (Rabu, 9/4/2025). Kegiatan ini menjadi momen istimewa karena melibatkan kolaborasi empat sekolah yang berada di bawah naungan Majelis Dikdasmen Cabang Bligo, yakni MI Pakumbulan, […]

  • Wujud Nyata Jaga Bumi, Tim Pengabdian UMS Ubah Sampah Jadi Berkah Lewat Kompos dan Bank Sampah

    Wujud Nyata Jaga Bumi, Tim Pengabdian UMS Ubah Sampah Jadi Berkah Lewat Kompos dan Bank Sampah

    • calendar_month Sabtu, 6 Sep 2025
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 77
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Tim Pengabdian Masyarakat Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar pelatihan pembuatan kompos dan pengelolaan bank sampah di Pimpinan Cabang Aisyiyah (PCA) Colomadu, Karanganyar, Jawa Tengah, Jumat (29/8). Kegiatan ini dipimpin oleh Dr. Yulia Maftuhah Hidayatai, M.Pd., dengan anggota tim Dr. Muhammad Noor Kholid, M.Pd., Dra. Ratnasari Diah Utami, M.Si., Ika Candra Sayekti, M.Pd., […]

  • Audiensi dengan PWM Kaltim, LDK Dorong Transformasi Dakwah Digital

    Audiensi dengan PWM Kaltim, LDK Dorong Transformasi Dakwah Digital

    • calendar_month Senin, 12 Jan 2026
    • account_circle Redaksi Kabarmuh
    • visibility 58
    • 0Komentar

    Perkembangan teknologi informasi yang begitu cepat mendorong perubahan signifikan dalam metode dakwah Islam. Menyadari hal tersebut, Lembaga Dakwah Komunitas (LDK) Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Kalimantan Timur menempatkan penguatan dakwah digital sebagai salah satu fokus utama program kerja tahun 2026. Komitmen itu disampaikan dalam audiensi silaturahim antara LDK PWM Kaltim dan PWM Kaltim yang berlangsung pada Sabtu, […]

  • Dari Gedung Edutorium UMS, Lahir Kisah Emas Atlet Silat Nusantara

    Dari Gedung Edutorium UMS, Lahir Kisah Emas Atlet Silat Nusantara

    • calendar_month Sabtu, 27 Sep 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 71
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Perjuangan para atlet cabang olahraga (cabor) pencak silat di Pekan Olahraga Mahasiswa Nasional (POMNAS) XIX 2025 menghadirkan berbagai kisah inspiratif dari para peraih medali emas. Gelaran final POMNAS XIX cabor pencak silat berlangsung di Gedung Edutorium KH Ahmad Dahlan UMS pada Jumat, (26/9). Kisah dari bagian Timur Indonesia, pelatih pencak silat asal […]

expand_less