Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Dari Gedung Edutorium UMS, Lahir Kisah Emas Atlet Silat Nusantara

Dari Gedung Edutorium UMS, Lahir Kisah Emas Atlet Silat Nusantara

  • account_circle Dwi Kurniadi
  • calendar_month Sabtu, 27 Sep 2025
  • visibility 71
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KABARMUH.ID, SURAKARTA – Perjuangan para atlet cabang olahraga (cabor) pencak silat di Pekan Olahraga Mahasiswa Nasional (POMNAS) XIX 2025 menghadirkan berbagai kisah inspiratif dari para peraih medali emas. Gelaran final POMNAS XIX cabor pencak silat berlangsung di Gedung Edutorium KH Ahmad Dahlan UMS pada Jumat, (26/9).

Kisah dari bagian Timur Indonesia, pelatih pencak silat asal Nusa Tenggara Barat (NTB), Inriah Milasari menjelaskan provinsi NTB mengirimkan 15 atlet dalam POMNAS XIX. Menurutnya kemenangan 2 medali emas merupakan hasil dari penerapan strategi yang adaptif dan fleksibel.

“Kita kan menerapkan strategi tergantung lawannya, kita juga melihat, kita juga memantau lawannya. Jadi kita, ya strategi apa yang kita harus pakai sesuai sama lawannya,” ujar Inriah usai pertandingan.

Baiq Taria Nanda Mauliya, salah satu atlet NTB menyatakan pencak silat telah memberikan pengalaman yang luar biasa dan membuka banyak peluang bagi perkembangan karirnya sebagai atlet.

“Kalau saya nggak kenal pencak silat ini, mungkin saya tidak bisa keluar kota dan tidak bisa ngerasain ke nasional. Tidak bisa dapat beasiswa dari kampus, dan tidak bisa dapat uang per bulan,” ujar perempuan yang akrab disapa Taria itu dengan penuh haru.

Setelah menyelesaikan POMNAS ini ia berencana untuk mempertahankan prestasinya sekaligus mengejar impiannya menjadi anggota polisi kelak.

Beralih ke kisah dari kontingen Kalimantan Timur (Kaltim), kontingen berhasil membawa pulang 1 medali emas dan 5 perunggu dari keseluruhan 9 atlet pencak silat. Sovian sebagai pelatih kontingen Kaltim mengungkapkan kebanggaannya atas pencapaian ini. Atletnya telah melakukan masa persiapan sejak bulan Juli lalu.

“Kami latihan cuma 2 bulan aja, latihan pagi sampai sore. Pagi itu jam 7 sampe jam 9, terus sore jam 4 sampe jam 6,” ungkapnya.

Sedangkan Nadifa Rizki Kurniawan atlet peraih medali emas asal Kaltim, menceritakan momen paling berkesan selama mengikuti POMNAS. “Tetap bersyukur lah. Walaupun perjalanannya sangat capek mungkin karena nurunin berat badannya 10 kg dalam waktu sekitar 5 bulan. Latihan pagi, siang, sore, malam ya inilah sudah terbayarkan,” tutur Nadifa.

Ia merasa pencak silat sudah menjadi bagian dari perjalanan karirnya sebagai atlet. Sejak SMP ia telah menggeluti cabor ini dan berharap dapat terus meningkatkan prestasi kedepannya.

Sementara itu, semangat juang tak kalah membara juga datang dari Fadhlan Rusli, atlet kontingen Sumatra Barat (Sumbar). Ia menuturkan ini adalah medali emas kedua baginya, karena sebelumnya ia telah mendapatkan emas ketika POMNAS di Sumbar. Fadhlan mengungkapkan dirinya secara sukarela menunda wisuda kelulusan untuk berjuang bersama 14 atlet Sumbar lainnya dalam POMNAS.

“Karena di usia saya yang terakhir juga kayaknya di POMNAS, jadi sangat berkesan sekali lah untuk medali kali ini,” kata Fadlan.

Meski sudah meraih emas di tingkat nasional, Fadhlan belum berkesempatan bergabung dalam tim nasional (timnas) pencak silat Indonesia. Sehingga ia sangat berharap melalui capaian POMNAS dapat membuka jalan menuju timnas.

Juanda Putra pelatih pencak silat Sumbar, menegaskan ia bersama tim melakukan penyesuaian latihan dengan peraturan terbaru pencak silat 2025 yang menekankan teknik serangan dan sikap pasang.

“Kita biasa dengan peraturan tarik-tarik kemudian dialihkan ke dalam peraturan 2025, tidak ada lagi yang tarik-tarik. Fokuskan ke kaidah-kaidah, seperti sikap pasang menjatuhkan (lawan) dengan sikap pasang melakukan serangan dengan sikap pasang dan lain-lain,” jelas Juanda.

Menurut Juanda, motivasi dan keyakinan diri merupakan persiapan utama sebelum berlaga.
“Bahwasannya dia (atlet) sudah punya semuanya yang orang punya, artinya dia butuh lebih yakin dan dengan keyakinan itu bisa berbuah emas” pesan Juanda. (Roselia/Humas)

Editor: Farhan Shiddiq

  • Penulis: Dwi Kurniadi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Musyawarah Tarjih PCIM Maroko Perkuat Kaderisasi Intelektual Muhammadiyah Bahas Isu Kontemporer

    Musyawarah Tarjih PCIM Maroko Perkuat Kaderisasi Intelektual Muhammadiyah Bahas Isu Kontemporer

    • calendar_month Sabtu, 1 Agt 2026
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 98
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Maroko – Upaya memperkuat tradisi intelektual Muhammadiyah terus dilakukan oleh kader Persyarikatan di berbagai negara. Melalui Musyawarah Tarjih PCIM Maroko, Pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiyah (PCIM) Kerajaan Maroko menghadirkan ruang pembelajaran yang memperkenalkan sekaligus mempraktikkan metodologi tarjih dalam menjawab berbagai persoalan keislaman kontemporer. Kegiatan yang berlangsung di Aula Hayy Jami’ Dauli, Rabat, Selasa (21/7/2026), tersebut […]

  • Gubernur NTB Kunjungi Kantor Zendo Mataram, Dorong Inovasi dan Daya Saing

    Gubernur NTB Kunjungi Kantor Zendo Mataram, Dorong Inovasi dan Daya Saing

    • calendar_month Selasa, 26 Agt 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 57
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Mataram – Gubernur Nusa Tenggara Barat, Lalu Muhammad Iqbal, melakukan kunjungan ke Kantor Zendo Mataram yang berada dalam satu gedung dengan Kantor Lombok Post, pada Selasa (26/8/25). Meski berdurasi singkat, kunjungan tersebut sarat makna karena memberikan dorongan semangat bagi Zendo Mataram sebagai salah satu startup transportasi lokal yang sedang berkembang di NTB. Dalam kunjungannya, […]

  • Musyda IPM Ponorogo, Inklusif Bekal IPM untuk Maju dan Berkeadaban

    Musyda IPM Ponorogo, Inklusif Bekal IPM untuk Maju dan Berkeadaban

    • calendar_month Senin, 4 Mar 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 364
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Ponorogo – Pimpinan Daerah Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) Kabupaten Ponorogo melaksanakan Musyda XXIII dengan mengusung tema “Inklusivitas Gerakan Menuju Era Baru IPM Ponorogo Maju dan Berkeadaban” yang diadakan di Gedung Sekolah Dasar Muhammadiyah Terpadu Ponorogo, Sabtu-Ahad (2-3/3/2024). Sekretaris Umum Pimpinan Wilayah Ikatan Pelajar Muhammadiyah Jawa Timur, Liset Ayuni menyampaikan bahwa IPM hari ini tidak […]

  • 400 Mahasiswa Baru UIN Jakarta Resmi Ditetapkan sebagai Penerima Beasiswa KIP Kuliah 2025

    400 Mahasiswa Baru UIN Jakarta Resmi Ditetapkan sebagai Penerima Beasiswa KIP Kuliah 2025

    • calendar_month Selasa, 21 Okt 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 79
    • 0Komentar

     KABARMUH.ID, JAKARTA – Sebanyak 400 mahasiswa baru Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta resmi dikukuhkan sebagai penerima Beasiswa Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah Tahun 2025. Penetapan ini berlangsung dalam kegiatan Orientasi Mahasiswa Berprestasi KIP Kuliah (ORMASI KIP) di Auditorium Harun Nasution, Jumat (17/10/2025). Dengan tema “Empowered by Culture, United by Knowledge” kegiatan ini menjadi […]

  • Meneguhkan Praxis Politik Profetik: PK IMM Ki Bagus Hadikusumo Gelar Madrasah Siyasah untuk Diaspora Kader

    Meneguhkan Praxis Politik Profetik: PK IMM Ki Bagus Hadikusumo Gelar Madrasah Siyasah untuk Diaspora Kader

    • calendar_month Sabtu, 9 Mei 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 74
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Sukabumi, 2 Mei 2026 — Pimpinan Komisariat Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (PK IMM) Ki Bagus Hadikusumo Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Sukabumi sukses menyelenggarakan Madrasah Siyasah Profetik pada 1–2 Mei 2026. Kegiatan berlangsung di Auditorium UMMI dan Villa Citra Sukabumi. Kegiatan ini mengusung tema “Dialektika Kader IMM: Mengasah Jiwa Organisasi, Menanamkan Nalar Politik Berbasis Nilai Profetik”. […]

  • Mahasiswa UMS Raih Silver Medal IPITEX Thailand Lewat Inovasi QryptoPay

    Mahasiswa UMS Raih Silver Medal IPITEX Thailand Lewat Inovasi QryptoPay

    • calendar_month Sabtu, 17 Jan 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 95
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) di kancah internasional. Tim QryptoPay dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) dan Fakultas Komunikasi dan Informatika (FKI) UMS berhasil meraih Silver Medal dalam ajang International Intellectual Property, Invention, Innovation and Technology Exposition (IPITEX) yang digelar di Thailand. Penghargaan ini diraih melalui inovasi platform […]

expand_less