Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Sehari Menjadi Apoteker, Siswa-Siswi SD Muhammadiyah Trayu Belajar Meracik Obat dan Memilih Jajanan Sehat

Sehari Menjadi Apoteker, Siswa-Siswi SD Muhammadiyah Trayu Belajar Meracik Obat dan Memilih Jajanan Sehat

  • account_circle Dwi Kurniadi
  • calendar_month Senin, 8 Sep 2025
  • visibility 51
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Oleh: Ali Muthahari, Mahasiswa Program Studi Pendidikan Agama Islam di Universitas Islam Indonesia

Suasana berbeda terasa di SD Muhammadiyah Trayu pada Rabu pagi itu. Anak-anak berseragam putih merah tampak antusias memainkan peran baru: bukan lagi sebagai murid, melainkan sebagai seorang apotekar. Mereka belajar meracik obat, mengenali jenis-jenisnya, hingga memilah makanan sehat dan tidak sehat. Kegiatan ini merupakan bagian dari program “Apotekar Cilik”, sebuah inisiatif edukasi yang diorkestrai oleh mahasiswi Program Studi Farmasi Universitas Islam Indonesia (UII).

Program ini bertujuan memperkenalkan profesi apoteker kepada anak-anak sejak usia dini. Nadia, salah satu mahasiswa pelaksana kegiatan, menuturkan bahwa masih banyak masyarakat—terutama anak-anak—yang menganggap apoteker hanya sebatas orang yang menjual obat di apotek. “Padahal tugas apoteker lebih luas, mulai dari memastikan keamanan obat, menjelaskan cara penggunaan, sampai memberikan edukasi tentang kesehatan,” jelasnya.

Menurut Nadia, memperkenalkan profesi apoteker sejak bangku sekolah dasar penting untuk membuka wawasan anak-anak. “Kalau dari kecil sudah tahu, mereka bisa menghargai apoteker peran, bahkan kelak ada yang tertarik melanjutkan studi di bidang farmasi,” tambahnya.

Dalam kegiatan Apotekar Cilik ini, terdapat tiga materi utama. Pertama, pengenalan profesi apoteker serta pengetahuan umum tentang obat. Anak-anak diajak memahami berbagai golongan obat seperti obat bebas, obat bebas terbatas, obat keras, narkotik, dan jamu. “Ini pengetahuan umum yang seharusnya diketahui sejak dini, misalnya obat bebas boleh dibeli tanpa resep, sementara obat keras harus dengan resep dokter. Jadi mereka tahu mana yang bisa digunakan secara mandiri dan mana yang berbahaya jika sembarangan,” jelas Nadia.

Materi kedua adalah edukasi tentang jajanan sehat. Berdasarkan hasil observasi, banyak siswa SD yang belum bisa membedakan makanan sehat dan tidak sehat. Oleh karena itu, mahasiswa farmasi UII menilai penting untuk memberi pemahaman sejak awal. “Kan mereka masih anak-anak, jadi kami ingin menumbuhkan kesadaran agar bisa memilih makanan yang baik untuk kesehatan,” lanjut Nadia.

Materi terakhir adalah roleplay atau bermain peran. Anak-anak diberikan kesempatan untuk menanamkan langsung aktivitas sederhana seorang apoteker, seperti menggerus obat, mencampurnya, dan memasukkannya ke dalam kapsul. Dengan cara ini, mereka tidak hanya belajar teori, tetapi juga merasakan pengalaman nyata menjadi apoteker.

Kepala SD Muhammadiyah Trayu, Muhammad Fathurrohman, menyambut baik program yang diinisiasi oleh mahasiswi Farmasi UII ini. Ia menilai kegiatan tersebut sangat bermanfaat untuk menanamkan pengetahuan dasar sekaligus memperluas wawasan siswa.

“Harapan saya, sejak SD anak-anak sudah mulai terlatih dan dikenalkan profesi apoteker serta dasar-dasar farmasi. Ke depan, ketika mereka sudah di jenjang lebih tinggi, bisa lebih serius mendalami bidang ini. Bahkan kalau di SMA sudah memilih jurusan, mereka yang berbakat bisa diarahkan ke bidang farmasi,” ujarnya.

Menurut Fathurrohman, program seperti ini juga dapat membantu sekolah dalam memberikan variasi pembelajaran. Siswa tidak hanya belajar dari buku teks, tetapi juga mendapat pengalaman langsung melalui praktik. “Kegiatan ini membuat anak-anak lebih semangat karena mereka merasa terlibat, bukan sekedar mendengarkan ceramah. Jadi ada aspek learning by doing yang kuat,” tambahnya.

Anak-anak tampak gembira saat mencoba peran baru mereka. Dengan wajah penuh rasa ingin tahu, mereka menggiling tablet, memasukkan bubuk obat ke kapsul, lalu menutupnya dengan hati-hati. Bagi mereka, pengalaman ini tidak hanya menyenangkan, tetapi juga membuka wawasan baru tentang dunia kesehatan.

Selain itu, ketika ditampilkan gambar-gambar jajanan sehai dan tidak sehat, para siswa pun aktif menebak dan berdiskusi. Ada yang menyebutkan permen, gorengan, dan minuman berwarna sebagai makanan tidak sehat, sementara buah, susu, dan makanan bergizi tinggi disebut sebagai pilihan yang lebih baik. Dari sini terlihat bahwa metode penyampaian yang interaktif mampu membuat mereka cepat memahami materi.

Bagi mahasiswa Farmasi UII, kegiatan ini menjadi bentuk nyata pengabdian kepada masyarakat. Mereka tidak hanya belajar teori di kampus, tetapi juga menerapkannya dalam kehidupan nyata untuk memberi dampak positif.
“Yang paling penting, anak-anak jadi tahu apoteker bukan hanya menjual obat. Mereka juga paham bahwa menjaga kesehatan itu penting, baik dari cara minum obat maupun memilih makanan yang dikonsumsi,” pungkas Nadia.

Redaksi : Al Fadhlil Raihan Yunan

 

  • Penulis: Dwi Kurniadi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Penjurusan di SMA Penting dan Strategis

    Penjurusan di SMA Penting dan Strategis

    • calendar_month Kamis, 17 Apr 2025
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 98
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID – Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, memastikan bahwa sistem penjurusan IPA, IPS, dan Bahasa di tingkat SMA akan dihidupkan kembali mulai tahun ajaran 2025/2026 (11/4). Penjurusan IPA, IPS, dan Bahasa yang kembali akan diberlakukan di SMA adalah untuk menunjang pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) sebagai pengganti Ujian Nasional (UN). TKA yang akan […]

  • Cahaya untuk Tempat Sunyi di Pelosok: Pemasangan Solar Panel di Pondok Pesantren Madaarijul ‘Ulum Kulon Progo

    Cahaya untuk Tempat Sunyi di Pelosok: Pemasangan Solar Panel di Pondok Pesantren Madaarijul ‘Ulum Kulon Progo

    • calendar_month Jumat, 10 Apr 2026
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 64
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Kulon Progo – Di tengah kepungan hutan jati, berdiri sebuah pesantren sederhana seluas kurang lebih 5000 meter persegi. Sebagian besar luas lahan masih berwujud hutan. Hanya nampak beberapa bangunan semi permanen yang secara fungsi menyatu dengan berbagai kegiatan santri. Di bagian paling depan, bersebelahan dengan gerbang masuk pesantren, terdapat mushola, tempat pemenuhan spiritual bagi […]

  • Mengenal Kedokteran dalam Islam

    Mengenal Kedokteran dalam Islam

    • calendar_month Rabu, 20 Mar 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 219
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, YOGYAKARTA – Pada puasa hari ke-7 Masjid Islamic Center Universitas Ahmad Dahlan kembali diramaikan dengan acara kajian jelang berbuka puasa yang disampaikan oleh dr. Barkah Djaka Purwanto Sp.PD-KGH FINASIM. Pada kesempatannya kali ini akan membawakan kajian jelang berbuka puasa dengan tema kedokteran dan Islam. Pada Surah Al-Alaq ayat 1-5 yaitu surat yang pertama kali […]

  • Prodi Arsitektur dan PPAr UMS Gelar Kuliah Tamu dan Workshop Arsitektur Biomimikri untuk Desain Pasif Bangunan

    Prodi Arsitektur dan PPAr UMS Gelar Kuliah Tamu dan Workshop Arsitektur Biomimikri untuk Desain Pasif Bangunan

    • calendar_month Senin, 18 Mei 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 79
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID; SURAKARTA – Program Studi Arsitektur (S1) bekerja sama dengan Pendidikan Profesi Arsitek (PPAr) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menyelenggarakan kegiatan akademik bertaraf profesional melalui Workshop dan Kuliah Tamu bertema “Arsitektur Biomimikri: Integrasi Desain Pasif untuk Penyejukan Alami Bangunan”. Kegiatan tersebut digelar pada Rabu (13/5) di Gedung Pascasarjana Lantai 5 UMS dan dihadiri lebih dari 200 […]

  • REFLEKSI KETELADANAN K.H. AHMAD DAHLAN  PADA HALAL BI HALAL PDM BLORA

    REFLEKSI KETELADANAN K.H. AHMAD DAHLAN  PADA HALAL BI HALAL PDM BLORA

    • calendar_month Minggu, 14 Jul 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 293
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, BLORA – Ahad 5 Mei 2024,  Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Blora menggelar Halal Bi Halal pasca Ramadhan, kegiatan ini dilaksanakan di gedung dakwah PDM Blora, kepesertaannya tidak kurang dari 600 an orang, yang terdiri dari perwakilan PCM dan ranting di setiap kecamatan maupun desa,  Ortom (organisasi otonom) seperti Aisyiyah, Pemuda, NA, IMM, IPM, KOKAM […]

  • WikiMu: Ensiklopedia Digital Berbasis Keislaman dan Kemuhammadiyahan Menuju Islam Rahmatan Lil Alamiin

    WikiMu: Ensiklopedia Digital Berbasis Keislaman dan Kemuhammadiyahan Menuju Islam Rahmatan Lil Alamiin

    • calendar_month Rabu, 17 Apr 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 317
    • 0Komentar

    Oleh: Rio Ahmad Ghofarudin, Mahasiswa Univesirtas Ahmad Dahlan Yogyakarta Kemajuan teknologi telah memberikan dampak yang signifikan terhadap interaksi masyarakat. Berbagai informasi yang terjadi di berbagai belahan dunia dapat langsung diketahui akibat kemajuan teknologi (globalisasi). Pada zaman dahulu untuk mengabarkan suatu informasi membutuhkan waktu berhari-hari kini dapat dilakukan hanya sekian detik saja. Cepatnya akses informasi di […]

expand_less