Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Darul Arqam Dasar 2024, IMM FAI UAD Optimalkan Spirit Intelektual Profetik!

Darul Arqam Dasar 2024, IMM FAI UAD Optimalkan Spirit Intelektual Profetik!

  • account_circle Kabar Muhammadiyah
  • calendar_month Sabtu, 15 Jun 2024
  • visibility 342
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KABARMUH.ID, Yogyakarta – Pada hari Rabu (5/7) Pimpinan komisariat Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Fakultas Agama Islam Universitas Ahmad Dahlan menyelenggarakan Darul Arqam Dasar di Aula Islamic Center UAD. Dengan tema “Menumbuhkan jiwa kader Islam berkemajuan di era disrupsi sebagai bentuk optimalisasi spirit intelektual profetik IMM FAI”.

Pada pelatihan tersebut, diikuti sebanyak 45 Peserta. Di antaranya 41 peserta dari  komisariat FAI dan 4 dari komisariat luar FAI yakni komisariat JPMIPA, FTI, dan FEB. Para peserta dengan khidmat mengikuti pembukaan dari awal sampai akhir.

Dekan Fakultas Agama Islam, Dr. Arif Rahman, M.Pd.I. berpesan kepada seluruh peserta DAD untuk memanfaatkan kesempatan ini dengan sebaik mungkin. Sehingga dapat menjadi kader kebanggaan muhammadiyah dan bangsa.

Selaras dengan itu, Yusuf Hanifah S.Pd.I. M.Pd. selaku Pembina IMM FAI UAD, mengatakan bahwa Darul Arqam Dasar ini adalah langkah awal untuk menjadi kader sejati  Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah  dan berharap nantinya para peserta DAD bisa mengamalkan ilmunya yang telah di dapatkan di DAD.

Kemudian Daffa Nur Fauzy selaku Ketua Umum IMM FAI UAD mengatakan bahwa DAD ini adalah kegiatan dari bidang kaderisasi  PK IMM FAI UAD. Dia berharap kepada peserta untuk bisa konsisten dan loyalitas untuk menjadi kader IMM FAI UAD. Selain itu Immawan Daffa juga menceritakan tentang rumah perkaderan yang dimiliki PK IMM FAI UAD.

Pada pembukaan acara tersebit dihadiri oleh Pimpinan Cabang Djazman Al Kindi Yogyakarta yang pada kesempatan kali ini dihadiri oleh immawan Mustofa Dahlan.  Yang juga memberikan sambutan dan dalam sambutanya menceritakan sedikit sejarah DAD serta IMM.

Kemudian dalam kesempatan Stadium Generale IMM FAI UAD menghadirkan Immawan Hilma Fanniar Rohman S.E., M.E sebagai narasumber. Dia merupakan demisioner DPD IMM Jawa Barat dan saat ini menjadi dosen FAI UAD. Hilma memulai pembahasan dengan menceritakan pengalamannya selama menjadi aktivis.

Kemudian memberikan penjelesan tentang IMM bahwa Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah merupakan organisasi gerakan mahasiswa dan  dakwah  yang mempunyai tujuan ntuk mengusahakan terbentuknya akademi Islam yang berakhlak mulia dalam rangka mencapai tujuan muhammadiyah, yaitu “Pelangsung penyempurna amal usaha muhamadiyah”

Hal ini menjadilan IMM juga sebagai pelangsung dalam usaha amal muhammadiyah, IMM menjadi tonggak dakwah di kalangan akademisi. Dan IMM memiliki aktivisme yang harus dijalankan yakni akademik dan organisasi, selain tertib organisasi yang terpenting juga adalah tertib akademiknya.

Hilma Fanniar menyampaikan juga tentang kepemimpinan profetik. Ada 4 sifat penting untuk menjadi pemimpin yakni Amanah, Sidiq, Fatonah, dan Tabligh.

Terakhir Immawan Hilma Fanniar menjelaskan tentang  Trilogi IMM. Yaitu, Pertama, Kemahasiswaan. Mahasiswa merupakan bagian terpenting dalam ikatan dan merupakan jati diri ikatan.

“Kemahasiswaan dapat ditafsirkan dengan intelektualitas, intelektualitas ang dimiliki ikatan bukan  hanya intelektual saja tetapi intelektual yang bersendikan pada nilai-nilai ikatan.” Terangnya.

Kedua, Keagamaan. Keagamaan atau agama merupakan hal terpenting dalam ikatan karena ikatan mahasiswa muhammadiyah sebagai organisasi otonom dari muhammadiyah yang mengupayakan terbentuknya akademisi islam yang berakhlak mulia.

“Diharapkan melalui ikatan ini para peserta DAD mampu merealisasikan nilai nilai agama islam dalam kehidupanya.” Harapnya.

Ketiga, Kemasyarakatan. Hidup bermasyarakat itu adalah sunnah Allah atas kehidupan manusia di dunia ini.

“Oleh karena itu melalui ikatan ini diharapkan para peserta DAD  mampu menjadikan IMM sebagai trend setter gerakan kemasyarakatan dengan kata lain “beramal ilmiah”  di mana IMM tidak terhalang periodesasi dengan spirirt kemanfaatan jariyah sebagai sistem penggerak.” Terangnya.

Kontributor : Alung Prasetya

  • Penulis: Kabar Muhammadiyah

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • UMS Lengkapi Fasilitas Kesehatan, Siap Berkontribusi Tingkatkan Derajat Kesehatan Nasional

    UMS Lengkapi Fasilitas Kesehatan, Siap Berkontribusi Tingkatkan Derajat Kesehatan Nasional

    • calendar_month Kamis, 13 Nov 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 43
    • 0Komentar

    KABAR.MUH, SURAKARTA – Dalam momentum Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-61, Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menegaskan komitmennya untuk terus berkontribusi dalam peningkatan derajat kesehatan masyarakat Indonesia. Hal ini disampaikan oleh Direktur Rumah Sakit Rumah Sakit AR Fachruddin UMS, Prof. Dr. dr. Em Sutrisna, M.Kes., dalam pembahasannya mengenai kondisi kesehatan nasional dan peran perguruan tinggi dalam menjawab […]

  • LPP PWM Jateng dan PTMA Jalin MoA Beasiswa Pesantren untuk Cetak Ulama dan Pemimpin Umat Unggul Berkemajuan

    LPP PWM Jateng dan PTMA Jalin MoA Beasiswa Pesantren untuk Cetak Ulama dan Pemimpin Umat Unggul Berkemajuan

    • calendar_month Senin, 12 Mei 2025
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 57
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Surakarta — Lembaga Pengembangan Pesantren (LPP) Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Tengah mengambil langkah strategis dalam penguatan kaderisasi ulama dan intelektual muda. Melalui Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) yang digelar di Aula Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Sabtu (10/5/2025), LPP PWM Jateng resmi menandatangani Memorandum of Agreement (MoA) dengan Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah (PTMA) […]

  • Serah Terima Bantuan Sembako, Lazismu KL Sebulu Jalin Sinergi Dengan Pengusaha H. Sutikno

    Serah Terima Bantuan Sembako, Lazismu KL Sebulu Jalin Sinergi Dengan Pengusaha H. Sutikno

    • calendar_month Selasa, 14 Apr 2020
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 1.333
    • 0Komentar

    KABARMUH.COM, KUKAR – Lazismu Kantor Layanan Sebulu dan Keluarga H. Sutikono Toha menjalin sinergi dalam mengatasi pandemi Covid-19. Kegiatan ini diwujudkan pada Selasa(14/04/20), bertempat di Kediaman H. Sutikno Toha Desa Manunggal Jaya Kecamatan Tenggarong Seberang. Pada kesempatan ini diadakan serah terima bantuan sebanyak 50 paket Sembako dan 200 lembar masker atau setara 10 juta rupiah […]

  • Guru Besar UMS Kupas Strategi Bisnis Syariah, Literasi Digital dan Inovasi Pembiayaan Anti-Riba

    Guru Besar UMS Kupas Strategi Bisnis Syariah, Literasi Digital dan Inovasi Pembiayaan Anti-Riba

    • calendar_month Sabtu, 6 Sep 2025
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 44
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Lebih dari 80% pelaku UMKM Muslim di Indonesia masih terjebak pada pembiayaan konvensional berbasis riba. Fakta tersebut mengkhawatirkan dan berpotensi menjerumuskan mereka dalam lingkaran utang tidak sehat. Tingkat literasi keuangan syariah pun masih rendah, hanya 30% secara nasional, bahkan di provinsi Aceh yang sudah menerapkan sistem ekonomi syariah yang hanya mencapai 20,21%. […]

  • MDMC Kaltim Kirimkan Enam ‘Aisyiyah Tangguh untuk Bantu Korban Gempa Palu

    MDMC Kaltim Kirimkan Enam ‘Aisyiyah Tangguh untuk Bantu Korban Gempa Palu

    • calendar_month Selasa, 14 Apr 2020
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 860
    • 0Komentar

    KABARMUH.COM – Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) Kalimantan Timur (Kaltim) terjunkan relawan untuk membantu korban bencana Palu, Donggala dan Sigi pada Selasa (23/10). MDMC Kaltim terjunkan enam punggawa ‘Aisyiyah untuk menjadi relawan korban bencana di Sulawesi. “Palu salah satu tetangga terdekat kami, tentunya tetangga yang baik tidak akan berdiam diri saja saat tetangganya membutuhkan bantuan baik […]

  • Love Language Guru : Cinta Ilmu dan Cinta Murid 

    Love Language Guru : Cinta Ilmu dan Cinta Murid 

    • calendar_month Kamis, 1 Jan 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 111
    • 0Komentar

    Oleh: Khosiyatika, S.Pd., M.Pd   Di tengah berbagai inovasi dan pendekatan pendidikan, satu hal mendasar sering terlupakan: pendidikan sejatinya adalah relasi. Guru bukan sekadar penyampai materi, melainkan manusia yang hadir untuk menumbuhkan manusia lain. Di sinilah love language guru menemukan maknanya. Bahasa cinta guru tidak selalu berupa kata-kata lembut, tetapi tercermin dari cara ia memperlakukan […]

expand_less