Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Tim UMS Raih Gold Award Internasional Berkat Inovasi MoriFresh untuk Luka Diabetes

Tim UMS Raih Gold Award Internasional Berkat Inovasi MoriFresh untuk Luka Diabetes

  • account_circle Adi Kurnia
  • calendar_month Sabtu, 20 Jun 2026
  • visibility 76
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KABARMUH.ID, SURAKARTA – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) Tim mahasiswa lintas program studi berhasil meraih Gold Award dalam kompetisi inovasi internasional di Malaysia melalui pengembangan MoriFresh (Moringa and Neem Nano Spray), sebuah inovasi nanospray berbahan ekstrak daun kelor dan daun mimba yang dirancang untuk membantu perawatan luka diabetes.

Tim ini diketuai oleh mahasiswa Program Studi Psikologi, Muhammad Raihan Arrasyid. Ia bersama rekannya dari berbagai disiplin ilmu, yakni Taqiyyah Nurul ‘Azzah (Fisioterapi), Irfan Malik Tamroini (Pendidikan Agama Islam), Hanin Shohwati Muthi’ah dan Sri Kusuma Dewi (Farmasi), serta Alfa Utami (Psikologi) mengembangkan inovasi tersebut hingga mendapatkan juara.

Muhammad Raihan Arrasyid atau Rasyid akrabnya, menjelaskan bahwa MoriFresh lahir dari kepedulian terhadap tingginya kasus luka diabetes yang kerap berujung pada komplikasi serius. Menurutnya, infeksi pada luka diabetes masih menjadi salah satu penyebab utama disabilitas yang sebenarnya dapat dicegah.

“Daun mimba berfungsi mempercepat penutupan luka, sedangkan daun kelor berperan sebagai antibakteri. Jadi selain membantu membersihkan bakteri, produk ini juga berupaya mempercepat proses penyembuhan luka diabetes,” jelasnya, Jumat (19/6/2026).

Produk MoriFresh (Moringa and Neem Nano Spray) dari Tim UMS

Ia menerangkan bahwa teknologi nanospray dipilih karena ukuran partikelnya yang sangat kecil sehingga lebih mudah diserap kulit dan mampu menjangkau pori-pori secara lebih efektif dibandingkan sediaan konvensional.

“Ukuran partikel nano lebih kecil sehingga penyerapannya lebih optimal. Sejauh yang kami ketahui, nanospray berbahan daun kelor dan daun mimba untuk luka diabetes masih sangat jarang bahkan belum kami temukan produk serupa,” tambahnya.

Melalui kajian literatur yang dilakukan tim, perawatan luka diabetes saat ini masih menghadapi sejumlah tantangan, mulai dari infeksi berulang akibat bakteri seperti Staphylococcus aureus dan Pseudomonas aeruginosa, efek samping antiseptik kimia yang berlebihan, tingginya biaya perawatan jangka panjang, keterbatasan akses layanan luka modern di negara berkembang, hingga meningkatnya resistensi antimikroba. Kondisi tersebut mendorong tim untuk menghadirkan alternatif berbasis bahan alami yang lebih aman dan terjangkau.

Daun kelor (Moringa oleifera) diketahui mengandung senyawa fenolik, flavonoid, dan tanin yang memiliki aktivitas antioksidan dan antibakteri. Sementara daun mimba (Azadirachta indica) mengandung terpenoid, limonoid, saponin, serta senyawa aktif seperti azadirachtin dan nimbin yang berpotensi membantu proses penyembuhan luka serta menghambat pertumbuhan mikroorganisme penyebab infeksi.

Menariknya, pengembangan MoriFresh juga memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan (AI). Tim menggunakan platform pemodelan molekuler Boltz-2 untuk memetakan interaksi senyawa bioaktif daun kelor terhadap protein target bakteri penyebab infeksi luka.

Pendekatan ini membantu memvalidasi potensi efektivitas bahan aktif sebelum memasuki tahapan pengujian laboratorium dan klinis.

Perjalanan lahirnya inovasi tersebut tidak berlangsung mulus. Awalnya, tim berencana mengembangkan produk berbahan ekstrak umbi gadung sebagai penangkal nyamuk Aedes aegypti. Namun berbagai kendala dalam proses pengujian membuat mereka harus mencari alternatif inovasi yang lebih memungkinkan untuk direalisasikan.

Kehadiran mahasiswa Farmasi dalam tim kemudian menjadi titik terang yang mengarahkan mereka pada pemanfaatan daun kelor dan daun mimba sebagai bahan utama inovasi.

Dalam pembagian tugas, setiap anggota tim memiliki peran sesuai bidang keahlian masing-masing. Mahasiswa Psikologi dan Fisioterapi bertanggung jawab pada administrasi, penyusunan proposal, pengelolaan sponsor, serta koordinasi kegiatan lomba. Mahasiswa PAI berkontribusi dalam bidang desain, dokumentasi, presentasi, dan komunikasi berbahasa Inggris. Sementara mahasiswa Farmasi menangani aspek teknis, mulai dari riset, formulasi, pengujian laboratorium, hingga pengembangan produk.

Meski berasal dari latar belakang yang berbeda dan belum saling mengenal dekat sebelumnya, Rasyid mengaku proses kolaborasi justru menjadi pengalaman berharga bagi seluruh anggota tim.

“Awalnya kami belum akrab satu sama lain. Bahkan ada beberapa anggota yang baru pertama kali bertemu saat membentuk tim. Namun karena memiliki tujuan yang sama, kami bisa saling percaya dan menyelesaikan semua tantangan hingga akhirnya meraih Gold Award,” ungkapnya.

Saat ini, MoriFresh masih berada pada tahap prototipe dan memerlukan serangkaian pengujian lanjutan sebelum dapat diproduksi secara massal. Tim menargetkan ukuran partikel produk berada di bawah 100 nanometer agar penyerapan pada jaringan kulit semakin optimal dan mampu mendukung proses penyembuhan luka secara lebih efektif.

Ke depan, tim telah menyusun peta jalan pengembangan produk. Dalam jangka pendek, mereka akan melakukan uji antimikroba in vitro, pengujian keamanan produk, optimalisasi formulasi, serta studi stabilitas produk. Tahap berikutnya meliputi pengujian praklinis, standardisasi senyawa bioaktif, hingga produksi skala pilot. Dalam jangka panjang, MoriFresh ditargetkan dapat menjalani validasi klinis dan diproduksi secara luas untuk mendukung perawatan luka diabetes yang lebih terjangkau, khususnya di negara berkembang.

Rasyid juga mengungkapkan bahwa saat mengikuti kompetisi di Malaysia, timnya mendapat perhatian dari perusahaan kosmetik asal Malaysia, Kursani Technology, yang menunjukkan minat untuk menjalin kerja sama pengembangan dan komersialisasi produk.

“Harapan kami tentu inovasi ini tidak berhenti sampai di sini. Masih banyak pengujian yang harus dilakukan agar produk semakin matang. Kami juga ingin terus mengembangkan riset ini dan membuka peluang kerja sama dengan berbagai pihak,” tuturnya.

Prestasi tersebut menjadi bukti bahwa kolaborasi lintas disiplin ilmu mampu melahirkan inovasi yang tidak hanya berdaya saing di tingkat internasional, tetapi juga berpotensi memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekaligus mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) poin 3 tentang kehidupan sehat dan sejahtera. (Fika/Humas)

Editor: Unaise Albunayya

  • Penulis: Adi Kurnia

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • MENSYUKURI NIKMAT, UNIVERSITAS AHMAD DAHLAN ADAKAN SHALAT LAIL BERJAMAAH DAN DOA BERSAMA

    MENSYUKURI NIKMAT, UNIVERSITAS AHMAD DAHLAN ADAKAN SHALAT LAIL BERJAMAAH DAN DOA BERSAMA

    • calendar_month Minggu, 4 Agt 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 194
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Yogyakarta – satu di antara shalat sunnah yang sangat dianjurkan oleh Allah SWT yaitu shalat Lail yang artinya shalat yang dikerjakan pada malam hari. Dalam menerapkan anjuran dari Allah SWT, Universitas Ahmad Dahlan mengadakan shalat Lail berjamaah dan doa bersama setelah shalat Isya berjamaah di Masjid Islamic Center UAD Kampus IV, hari Kamis (1/8). […]

  • Akademi Dai Digital Muhammadiyah adalah Ikhtiar Strategis Maksimalkan Dakwah Era Digital

    Akademi Dai Digital Muhammadiyah adalah Ikhtiar Strategis Maksimalkan Dakwah Era Digital

    • calendar_month Sabtu, 21 Jun 2025
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 89
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Jakarta — Ketua Panitia Akademi Dai Digital Muhammadiyah, Ahmad Nur Muhaimin, S.Ud, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan langkah strategis untuk mempersiapkan kader-kader dakwah Muhammadiyah menghadapi tantangan zaman yang semakin kompleks, khususnya di ruang digital. “Akademi ini adalah ikhtiar nyata untuk memaksimalkan potensi dakwah di era digital. Dunia maya telah menjadi ruang baru peradaban, dan […]

  • Interfaith Harmony Camp: Model Edukasi Multikultural bagi Penguatan Toleransi Pemuda

    Interfaith Harmony Camp: Model Edukasi Multikultural bagi Penguatan Toleransi Pemuda

    • calendar_month Senin, 24 Nov 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 87
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, BOGOR – Gerakan Pemuda Parmusi mengikuti kegiatan Interfaith Harmony Camp yang digelar di Camp Hulu Cai, Bogor. Mengusung tema ‘Kolaborasi Lintas Agama untuk Ekoteologi, Harmoni, dan Kemanusiaan’ kegiatan ini menjadi ruang pertemuan bagi berbagai komunitas muda lintas iman untuk memperkuat dialog dan kerja bersama. Sejumlah pemuda dari berbagai latar belakang agama menginisiasi kolaborasi lintas […]

  • Dukung Pengembangan AUM, Tim Peneliti UMS Gelar Uji Coba VR dan Pelatihan Media Sosial

    Dukung Pengembangan AUM, Tim Peneliti UMS Gelar Uji Coba VR dan Pelatihan Media Sosial

    • calendar_month Senin, 3 Nov 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 68
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Tim peneliti dari Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar pelatihan media sosial dan uji coba realitas virtual aplikasi Clean Up, Sabtu (1/11), di Ruang Seminar Gedung Pascasarjana UMS. Ketua tim peneliti, Dr. Endah Sudarmilah, S.T., M.Eng., menjelaskan acara tersebut menggandeng Forum Guru Muhammadiyah (FGM) Kecamatan Kartasura, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah. Acara tersebut diikuti […]

  • 5.000 Peserta Jalan Sehat Meriahkan Semarak Milad ke-17 MBS Zam-zam Cilongok Banyumas

    5.000 Peserta Jalan Sehat Meriahkan Semarak Milad ke-17 MBS Zam-zam Cilongok Banyumas

    • calendar_month Selasa, 10 Jun 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 79
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Banyumas – Direktur MBS Zam-Zam, Ustadz Arif Fauzi, Lc., M.Pd atas hadirnya 5.000 peserta Jalan Sehat Semarak Milad ke-17 Muhammadiyah Boarding School (MBS) Zam-Zam Cilongok yang memadati Lapangan Desa Pernasidi, Cilongok, Ahad (8/6/2025). Direktur MBS Zam-Zam, Ustadz Arif Fauzi, Lc., M.Pd, menyebut bahwa milad ini adalah refleksi perjalanan 17 tahun MBS dalam mencetak insan […]

  • Terbuka Untuk Umum: Kopdar Akbar Serikat Usaha Muhammadiyah Akan Digelar di Yogyakarta

    Terbuka Untuk Umum: Kopdar Akbar Serikat Usaha Muhammadiyah Akan Digelar di Yogyakarta

    • calendar_month Jumat, 19 Des 2025
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 100
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, YOGYAKARTA – (18/12/25) Serikat Usaha Muhammadiyah (SUMU) akan kembali menggelar agenda nasional melalui Kopdar Akbar Serikat Usaha Muhammadiyah yang direncanakan berlangsung pada 24–25 Januari 2026 di Kaliurang, Yogyakarta. Kegiatan ini dirancang sebagai ruang temu, konsolidasi, dan penguatan jejaring pelaku usaha Muhammadiyah dan simpatisan dari berbagai daerah di Indonesia. Bagi para pelaku usaha dari berbagai […]

expand_less