Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Dialog Publik Kupas Dinamika Politik dan Stabilitas Sosial di Era Politik Dinamis

Dialog Publik Kupas Dinamika Politik dan Stabilitas Sosial di Era Politik Dinamis

  • account_circle Dwi Kurniadi
  • calendar_month Selasa, 9 Des 2025
  • visibility 59
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KABARMUH.ID SURAKARTA – Dalam upaya menjaga dan merawat nalar kebangsaan dalam kehidupan sosial dan politik, Perhimpunan Rakyat Progresif (PRP) Jawa Tengah menggelar dialog publik bertajuk “Dinamika Politik dan Stabilitas Sosial: Deteksi Dini dan Pencegahan Polarisasi di Era Politik yang Dinamis.”

Acara yang digelar pada Jumat Selasa, (9/12/2025) di Tentrem Coffee Solo ini menghadirkan sejumlah pembicara dari kalangan akademisi, jurnalis, hingga pegiat dan aktivis sosial. Mereka membahas akar polarisasi, faktor penyebab, serta berbagai upaya penanggulangan sebelum potensi konflik horizontal dapat merugikan masyarakat.

Pada sesi pertama, Muh Isra Bil Ali, S.H., M.H., Dekan Fakultas Hukum (FH) Institut Teknologi Bisnis AAS Indonesia (ITB AAS), memaparkan sejarah serta definisi mendasar polarisasi dari perspektif akademik. Ia menjelaskan bahwa dalam ilmu pengetahuan, polarisasi justru dibutuhkan sebagai bagian dari proses kritik, penyempurnaan, dan perkembangan ilmu secara berkelanjutan. Polarisasi dalam ranah akademik mendorong pemikiran kritis dan inovasi, sehingga ilmu dapat berkembang lebih matang.

Suasana kegiatan dialog publik di tentrem bumi coffe Solo

Namun, ia menegaskan bahwa meskipun polarisasi relevan dalam dunia akademik, kondisi tersebut tidak dapat diterapkan di ranah sosial dan politik. Di konteks ini, polarisasi berpotensi memicu konflik yang dapat merusak tatanan masyarakat.

 

Sementara itu, Anas Syahirul Alim, S.Sos., M.I.Kom., Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Surakarta, menyoroti laju polarisasi yang tumbuh melalui media digital. Menurutnya, polarisasi sebenarnya telah terjadi sejak lama, namun tidak pernah sekompleks dan semasif saat ini. Kemajuan teknologi yang menjelma menjadi ruang publik baru telah membentuk lanskap informasi yang kuat memengaruhi kehidupan masyarakat.

Anas menjelaskan bahwa arus informasi kini menyebar sangat cepat ke seluruh penjuru, diperparah oleh efek filter bubble dan echo chamber di media sosial. Algoritma yang menyesuaikan konten dengan preferensi pengguna membuat masyarakat cenderung hanya mengonsumsi informasi yang sesuai pandangan mereka. Akibatnya, terbentuk ketidakseimbangan paradigma dalam menilai persoalan, mendorong fanatisme, dan memperkuat polarisasi.

Pada sesi berikutnya, Dr. Amir Mahmud, S.Sos., M.Ag., Direktur Amir Mahmud Center, menguraikan pengaruh radikalisme yang muncul akibat polarisasi yang tidak terkontrol. Ia menekankan bahwa dinamika politik yang cepat dapat langsung memengaruhi stabilitas keamanan, sosial, dan politik, sehingga polarisasi pun mudah muncul dan berkembang.

Foto pemaparan materi oleh bapak Dr. Amir Mahmud, S.Sos., M.Ag

Dr. Amir menambahkan bahwa polarisasi saat ini sering dipengaruhi oleh figur-figur berkuasa, di mana loyalitas politik cenderung cair; dukungan yang dulu diberikan bisa berubah menjadi oposisi, dan sebaliknya. Kondisi ini membuat polarisasi sulit dihindari dalam praktik sosial dan politik modern.

Lebih jauh, ia menyoroti bahaya polarisasi ideologi yang berpotensi menimbulkan disintegrasi struktural. Ketika kelompok-kelompok ideologis terpolarisasi secara tajam, hubungan sosial melemah, kerentanan konflik meningkat, dan stabilitas nasional dapat terganggu. Oleh karena itu, deteksi dini dan upaya pencegahan polarisasi menjadi kunci dalam menjaga keharmonisan sosial dan politik.

Acara kemudian berlanjut ke sesi tanya jawab yang interaktif dan dinamis. Peserta tampak antusias mengajukan berbagai pertanyaan, dan para pembicara menjawab dengan lugas serta komprehensif, sehingga diskusi berjalan hidup dan memberikan pemahaman lebih mendalam bagi peserta.

Menutup dialog publik, moderator menekankan pentingnya deteksi dini terhadap polarisasi sebagai langkah strategis untuk mencegah berbagai masalah sosial dan konflik yang mungkin timbul. Ia juga mengingatkan bahwa kesadaran masyarakat, peran media yang bertanggung jawab, serta keterlibatan semua pihak dalam dialog konstruktif sangat diperlukan untuk menjaga stabilitas sosial dan politik.

Kontributor: M. Faozan Syifaurrahman

Editor: Muhammad Farhan

  • Penulis: Dwi Kurniadi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Milad Ke-109 ‘Aisyiyah Tulungagung: Perkokoh Dakwah Kemanusiaan Wujudkan Perdamaian

    Milad Ke-109 ‘Aisyiyah Tulungagung: Perkokoh Dakwah Kemanusiaan Wujudkan Perdamaian

    • calendar_month Minggu, 17 Mei 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 137
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, TULUNGAGUNG – Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah (PDA) Tulungagung menggelar acara Refleksi Milad ‘Aisyiyah ke-109 pada Ahad (17/5/2026) di Hall Walidah Tulungagung. Mengusung tema “Memperkokoh Dakwah Kemanusiaan untuk Mewujudkan Perdamaian”, momentum ini menjadi bukti nyata konsistensi gerakan perempuan berkemajuan yakni ‘Aisyiyah dalam menjawab tantangan zaman melalui aksi-aksi sosial yang konkret. Dihadiri oleh seluruh perwakilan Pimpinan Cabang […]

  • Temu Wali Mahasiswa PGSD UMS, Dorong Peran Orang Tua Pantau Prestasi Akademik

    Temu Wali Mahasiswa PGSD UMS, Dorong Peran Orang Tua Pantau Prestasi Akademik

    • calendar_month Jumat, 16 Jan 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 90
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar Silaturahmi dan Temu Wali Mahasiswa, Kamis (15/1), yang dilakukan secara hybrid melalui Zoom Meeting dan bertempat di Auditorium Moh Djazman Kampus I UMS. Kegiatan ini menjadi momentum awal mempererat komunikasi antara pihak prodi dengan […]

  • Dosen UMS Bahas Desain Ideal Sistem Pemilu untuk Perkuat Kualitas Demokrasi

    Dosen UMS Bahas Desain Ideal Sistem Pemilu untuk Perkuat Kualitas Demokrasi

    • calendar_month Sabtu, 10 Okt 2026
    • account_circle Nurul Fahri Friyanda
    • visibility 60
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID; SURAKARTA – Desain sistem pemilihan umum (pemilu) berperan penting dalam menentukan kualitas demokrasi, keterwakilan politik, dan efektivitas pemerintahan. Karena itu, pembaruan sistem pemilu perlu mempertimbangkan keadilan representasi, stabilitas politik, serta perlindungan hak konstitusional warga negara. Hal tersebut menjadi salah satu pokok bahasan yang disampaikan Muhammad RM Fayasy Failaq, S.H., M.H., dari Fakultas Hukum dan […]

  • POMNAS XIX Cabor Pencak Silat di UMS Resmi Ditutup, Diharapkan Jadi Kebanggaan Bangsa

    POMNAS XIX Cabor Pencak Silat di UMS Resmi Ditutup, Diharapkan Jadi Kebanggaan Bangsa

    • calendar_month Sabtu, 27 Sep 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 79
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Gelaran Pekan Olahraga Mahasiswa Nasional (POMNAS) XIX 2025 cabang olahraga (cabor) Pencak Silat resmi ditutup di Gedung Edutorium KH Ahmad Dahlan Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) pada Jumat (26/9). Ajang bergengsi tingkat mahasiswa ini berhasil mencetak sejarah baru dengan menempatkan Kontingen Jawa Tengah sebagai juara umum. Wakil Rektor I UMS, Prof. Ihwan Susila, […]

  • Perkuat Kepemimpinan Organisasi, Anggota Pimpinan PP ‘Aisyiyah Antusias Ikuti Baitul Arqam

    Perkuat Kepemimpinan Organisasi, Anggota Pimpinan PP ‘Aisyiyah Antusias Ikuti Baitul Arqam

    • calendar_month Jumat, 22 Agt 2025
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 52
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Depok – Perkuat ideologi dan kepemimpinan kader, Pimpinan Pusat (PP) ‘Aisyiyah menggelar Baitul Arqam di Pusat Pelatihan Sumber Daya Manusia (PPSDM) Kemendikdasmen – Depok, pada 22-24 Agustus 2025. Dengan mengangkat tema ‘Reaktualisasi Gerakan Perempuan Islam Berkemajuan untuk Mencerahkan Peradaban Bangsa’, ‘Aisyiyah melalui Baitul Arqam berupaya mencetak kader-kader yang tidak hanya militan secara ideologis, tetapi […]

  • Refleksi Hari Sumpah Pemuda Ke-97

    Refleksi Hari Sumpah Pemuda Ke-97

    • calendar_month Selasa, 28 Okt 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 63
    • 0Komentar

    Sekretaris Bidang Hikmah PC IMM Pekalongan: Pemuda Harus Kembali pada Jati Diri Bangsa Sumpah Pemuda menjadi momentum penting bagi bangsa Indonesia dalam merefleksikan kembali peran generasi muda sebagai penerus cita-cita perjuangan. Namun, kondisi generasi muda Indonesia saat ini kerap memperlihatkan wajah yang memprihatinkan. Fenomena pergaulan bebas, perkelahian antar pemuda, penyalahgunaan narkoba, hingga tindakan yang mengabaikan […]

expand_less