Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Festival Mahasiswa FAI UMP 2026: BEM FAI Lahirkan Atlet Tangguh dan Pererat Ukhuwah

Festival Mahasiswa FAI UMP 2026: BEM FAI Lahirkan Atlet Tangguh dan Pererat Ukhuwah

  • account_circle Adi Kurnia
  • calendar_month Senin, 6 Jul 2026
  • visibility 24
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KABARMUH.ID; PURWOKERTO – Suasana kampus Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) terlihat lebih semarak dari biasanya pada akhir pekan pertama bulan Juli 2026. Gelaran Festival Mahasiswa FAI yang berlangsung dari tanggal 3 hingga 5 Juli 2026 sukses menjadi magnet bagi ratusan mahasiswa untuk bertanding, berkompetisi, dan merayakan kebersamaan. Mengusung tema besar “Bertanding, Berpikir, Bertumbuh”, festival ini dirancang tidak sekadar sebagai ajang adu kemampuan fisik dan strategi, tetapi juga sebagai ruang refleksi intelektual bagi seluruh sivitas akademika FAI.

Ketua Panitia, Tsabit Nur Shofwa, dalam sambutannya di tengah hiruk-pikuk pertandingan, menyampaikan bahwa festival ini memiliki dua misi utama yang saling berkaitan. “Pertama, festival ini adalah ajang silaturahmi yang kami rindukan, sebuah wadah untuk merekatkan kembali tali persaudaraan antar mahasiswa FAI yang selama ini terasa jarang berkumpul dalam satu kegiatan bersama. Kedua, ini adalah langkah strategis untuk mengasah dan mempersiapkan kemampuan atlet-atlet terbaik kita menghadapi ajang bergengsi, Porseni VII FKPTKIS Jawa Tengah Internasional 2026,” ujarnya dengan penuh semangat. Ia menambahkan bahwa harapan besar disematkan pada momen ini, agar mahasiswa FAI tidak hanya dikenal unggul dalam bidang akademik, tetapi juga mampu berprestasi dan bersaing di kancah non-akademik, membawa nama baik fakultas dan universitas.

Untuk mewujudkan tujuan tersebut, panitia menyusun serangkaian perlombaan yang variatif, mulai dari cabang olahraga klasik hingga kompetisi berbasis strategi modern. Di bidang olahraga, gelaran dimulai dengan pertandingan futsal yang memanas sejak babak penyisihan, di mana setiap tim menunjukkan determinasi tinggi untuk meraih kemenangan. Sementara itu, di sektor bulu tangkis, antusiasme peserta terlihat sangat tinggi, terbagi dalam tiga kategori: tunggal putra, ganda putra, dan ganda putri. Ribuan suporter yang memadati area sekitar lapangan turut menyemarakkan jalannya setiap pertandingan, menciptakan atmosfer kompetisi yang sehat dan penuh kegembiraan. Selain itu, panitia secara cerdik memasukkan lomba Mobile Legends sebagai salah satu cabang yang diperlombakan. Keputusan ini diambil bukan tanpa alasan, melainkan sebagai upaya untuk menjaring partisipasi dari mahasiswa yang mungkin kurang tertarik pada olahraga fisik, sekaligus menjadi medium yang efektif untuk membangun kebersamaan dan strategi tim antarangkatan dan antarkelas yang selama ini jarang terwadahi.

Memasuki babak puncak dan final, persaingan di setiap cabang berlangsung sangat sengit dan menegangkan, menghasilkan para juara yang berhak menyandang gelar terbaik. Di cabang bulu tangkis ganda putra, gelar juara pertama berhasil diraih oleh pasangan Yafi Angga Mulyana dan Muhammad Fikri Ilham yang tampil solid dan tak terbendung, mengalahkan pasangan Ijal dan Alfin yang harus puas di posisi runner-up dengan permainan yang tak kalah apiknya. Sementara di kategori ganda putri, kemenangan diraih oleh pasangan Salsabila Ramadhani dan Farah Naila Maharani yang berhasil menunjukkan kerja sama tim yang kompak, disusul oleh Hidayatul Amalia dan Novalita Atiqa sebagai juara kedua. Pada nomor tunggal putra yang menyedot perhatian banyak penonton, Muhammad Fikri Ilham kembali menunjukkan kelasnya sebagai atlet serba bisa dengan keluar sebagai juara, mengungguli Rendy Ilhamsyah yang tampil perkasa di posisi kedua.

Perhelatan di cabang olahraga futsal juga tak kalah seru, di mana tim yang akrab disapa Team Indomie berhasil keluar sebagai juara setelah melewati serangkaian pertandingan ketat dan meraih kemenangan di babak final atas Semhas Team yang harus mengakui keunggulan strategi dan kerja sama tim lawan. Tidak hanya di arena olahraga, lomba Mobile Legends yang digelar di ruang Kelas juga menyajikan drama persaingan yang tak kalah menarik. Tim Amba D Tukam berhasil menunjukkan strategi jitu dan kekompakan yang solid, sehingga berhak naik ke podium tertinggi, mengalahkan tim Pemburu Ayam yang harus puas di posisi kedua dengan permainan yang tetap patut diacungi jempol.

Presiden BEM FAI UMP, Aisyah Muhana Muthi, yang turut hadir memantau jalannya acara dari awal hingga akhir, menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya yang mendalam atas terselenggaranya festival ini dengan lancar. “Alhamdulillahirabbil ‘alamin, Festival FAI tahun ini telah terlaksana dengan sukses dan lancar. Ini semua berkat kerja sama, semangat yang luar biasa, dan dedikasi tinggi dari seluruh pihak yang terlibat, mulai dari panitia, peserta, suporter, hingga semua elemen yang telah berkontribusi,” ungkapnya dengan penuh haru. Ia berharap, Festival FAI tidak hanya berhenti sebagai ajang kompetisi tahunan, tetapi dapat terus berevolusi menjadi wadah yang lebih besar untuk melahirkan atlet-atlet berprestasi, mempererat ukhuwah Islamiyah di antara mahasiswa, serta menanamkan nilai-nilai sportivitas yang luhur di lingkungan Fakultas Agama Islam. “Karena pada hakikatnya, prestasi sejati lahir dari proses panjang, kerja keras yang tak kenal lelah, dan kebersamaan yang kokoh. Semoga semangat Festival FAI ini terus hidup dan menginspirasi setiap generasi mahasiswa FAI ke depannya,” pungkasnya.

Rangkaian acara festival yang telah berlangsung tiga hari itu kemudian ditutup dengan sebuah kegiatan yang sarat makna dan intelektualitas, yaitu bedah buku. Menggandeng pegiat literasi dari Labak Baca UMP, Father Jibran, sebagai pemantik diskusi, acara ini mengangkat buku monumental karya Paulo Freire yang berjudul “Pendidikan Kaum Tertindas” dengan tema diskusi “Membangun Kesadaran Kritis Melalui Pendidikan yang Membebaskan”. Dalam diskusi yang berlangsung hangat dan interaktif tersebut, Father Jibran mengupas tuntas konsep pendidikan bank (banking education) yang dikritik oleh Freire, di mana praktik pendidikan seringkali hanya menjadikan guru sebagai “penabung” ilmu dan murid sebagai “tabungan” pasif yang hanya menerima tanpa daya kritis. Diskusi ini mengajak seluruh peserta untuk merenungkan kembali esensi pendidikan yang sesungguhnya, yaitu sebuah proses pembebasan yang menumbuhkan kesadaran kritis dan keberanian untuk berpikir. Kegiatan bedah buku ini menjadi penutup yang sempurna, sekaligus menegaskan bahwa tema besar festival “Bertanding, Berpikir, Bertumbuh” telah diimplementasikan secara utuh: mahasiswa FAI tidak hanya diajak untuk berprestasi di lapangan, tetapi juga untuk terus mengasah kapasitas berpikir kritis demi tumbuh menjadi pribadi yang lebih baik dan bermanfaat bagi masyarakat.

Kontributor: Ilyas Fachriansyah

Editor: Nurul Fahri

  • Penulis: Adi Kurnia

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Scored Casino ist die Adresse, an der in Deutschland das Glück nie endet

    Scored Casino ist die Adresse, an der in Deutschland das Glück nie endet

    • calendar_month Selasa, 28 Jul 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 21
    • 0Komentar

    Herzlich willkommen bei scored bewertung Casino. Ihr sucht ein Online-Casino, das mehr draufhat als nur Spiele bereitstellen? Dann sind Sie hier genau richtig. Wir sind uns bewusst, dass in Deutschland das Verlangen auf ein faires Spiel zu jeder Stunde kommen kann. Deshalb hat unsere Plattform stets geöffnet. Ich möchte euch einen Platz bieten, an dem […]

  • What Is the Duration Do Transactions Take at Fugu Casino in Austria

    What Is the Duration Do Transactions Take at Fugu Casino in Austria

    • calendar_month Kamis, 27 Agt 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 12
    • 0Komentar

    Als versierter Fachmann für Online-Gaming in Österreich sehe ich seit Jahren, wie sich die Zahlungslandschaft entwickelt. Eine der häufigsten Fragen, die mir gestellt wird, ist: “Wie lange in Anspruch nehmen die Transaktionen eigentlich bei fugu Casino?” Diese Frage ist absolut gerechtfertigt, denn zügige Ein- und Auszahlungen sind für den Spielspaß und die Planungssicherheit wichtig. In […]

  • Ribuan Mahasiswa UAD Angkatan 2023 secara Perdana mengikuti Baitul Arqam

    Ribuan Mahasiswa UAD Angkatan 2023 secara Perdana mengikuti Baitul Arqam

    • calendar_month Sabtu, 14 Des 2024
    • account_circle Najihus Salam
    • visibility 177
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, YOGYAKARTA – Lembaga Pengembangan Studi Islam (LPSI) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) pada hari Sabtu-Ahad (14-15/12) menyelenggarakan Baitul Arqam (BA) sesi 1 untuk Mahasiswa UAD angkatan 2023 yang berjumlah 1.687 orang. Pembukaan Baitul Arqam ini diselenggarakan secara offline di Masjid Islamic Center Universitas Ahmad Dahlan Kampus IV dan berlangsung pada kanal Youtube LPSI UAD. Dengan […]

  • Hvorfor jeg stoler Lucky Dreams Casino med ekte penger i Norge – forklart av en spiller

    Hvorfor jeg stoler Lucky Dreams Casino med ekte penger i Norge – forklart av en spiller

    • calendar_month Sabtu, 5 Sep 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 28
    • 0Komentar

    En nordmann føler seg trygg i å tro på lucky dreams casino med ekte penger på grunn av deres sterke forpliktelse til sikkerhet for spillere og fair play. Casinoet benytter sofistikert krypteringsteknologi og underkastes eksterne RNG-revisjoner, noe som garanterer spillenes integritet. I tillegg fremhever spilleren utmerket kundeservice og et variert spillutvalg. Det som sannelig distingverer […]

  • UAD Yogyakarta Luncurkan Pusat Studi Kebijakan Publik, Siap Dukung Riset dan Advokasi Kebijakan Publik Berbasis Ilmiah

    UAD Yogyakarta Luncurkan Pusat Studi Kebijakan Publik, Siap Dukung Riset dan Advokasi Kebijakan Publik Berbasis Ilmiah

    • calendar_month Minggu, 31 Agt 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 14
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Yogyakarta (30/8/25) – Universitas Ahmad Dahlan (UAD) resmi meluncurkan Pusat Studi Kebijakan Publik (PSKP) di Amphiteater Museum Muhammadiyah, Yogyakarta, sebagai wujud komitmen untuk memberikan dampak signifikan bagi masyarakat melalui riset, diskusi, advokasi kebijakan, dan kolaborasi lintas disiplin. Peluncuran PSKP ini dihadiri oleh sivitas akademika UAD, aktivis, dan perwakilan organisasi mahasiswa se Yogyakarta, termasuk Rektor […]

  • Hari Disabilitas Internasional 2025, Pakar UMS: Inklusivitas Adalah Identitas Moral

    Hari Disabilitas Internasional 2025, Pakar UMS: Inklusivitas Adalah Identitas Moral

    • calendar_month Kamis, 4 Des 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 13
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID SURAKARTA – Mewujudkan kampus inklusif menjadi tanggung jawab moral perguruan tinggi. Hal itu pula yang terus dilakukan Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) melalui Pusat Studi Layanan Disabilitas (PSLD). Menyambut Hari Disabilitas Internasional 2025, Ketua PSLD UMS Prof. Dr. Minsih, S.Ag, M.Pd. mengajak kampus-kampus di Indonesia untuk lebih mengedepankan inklusivitas. “Inklusivitas adalah identitas moral,” tegas Minsih […]

expand_less