Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Opini » IMM UNTUK RAKYAT BUKAN UNTUK PENJILAT

IMM UNTUK RAKYAT BUKAN UNTUK PENJILAT

  • account_circle Dwi Kurniadi
  • calendar_month Jumat, 3 Okt 2025
  • visibility 79
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Oleh: Muhammad Farich Al Mughni, Ketua Bidang Hikmah Politik dan Kebijakan Publik Magelang

Pikiran ini berangkat atas keresahan penulis, akan tingkah kader IMM yang mulai mempunyai sifat superioritas Dan mulai tidak peduli dengan kaum-kaum mustadhafin (kaum yang tertindas) Dan juga Sikap para kader IMM yang Mengenyampingkan humanitas dalam trikoda Dan hilang nya Kemasyarakatan pada idealisme kader IMM membuat Adanya sebuah batasan antara kader IMM yang notabene nya Mahasiswa Terhadap masyarakat.

Hilang nya Kepercayaan masyarakat Terhadap Mahasiswa yang di anggap pembela masyarakat adalah suatu bukti kecil atas Fenomena tersebut. Program kerja yang ber-orientasi humanitas namun bersifat template Dan nafas pendek adalah suatu bentuk ketidak-totalan kader IMM dalam mendalami humanisme ataupun Kemasyarakatan, para pimpinan-pimpinan yang bergerak atas kepentingan nya masing-masing adalah salah satu faktor hilang nya Gerakan ke-berpihakan IMM Terhadap masyarakat.

Padahal dalam Buku Genealogi Kaum Merah penggunaan warna merah sebagai identitas IMM adalah suatu tanda bahwasanya IMM berada di pihak kaum Mustadhafin, layaknya sebuah Gerakan Mahasiswa berpihak total pada masyarakat adalah dasar utama dari Gerakan tersebut.

Kemudian, Pemahaman kader IMM Terhadap ideologi yang ada pada tubuh IMM yang sampai saat ini hanya dimaknai sebagai sebuah teks belaka adalah faktor lain atas kebingungan kader IMM Terhadap Gerakan ke-berpihakan kepada masyarakat.

Hal seperti diatas tidak akan usai sampai kader IMM paham kenapa IMM didirikan dan bagaimana IMM didirikan, sejarah lahirnya IMM mempunyai peran penting untuk membentuk paradigma kader.

Dalam perkara yang berhubungan kemanusiaan IMM tidak boleh menutup mata dan jangan sampai sekali-kali meninggalkan kemanusiaan, IMM mempunyai epistemologi yang secara khusus menangani tentang kemanusiaan hal tersebut secara jelas tertulis dalam Tujuan, Trilogi dan Trikoda. Sebagai akademisi Islam pula kader IMM tidak pernah diajarkan untuk menjadi seorang yang elitis.

IMM KIRI

Golongan kiri biasanya disangkutkan dengan orang-orang yang terafiliasi pada sayap kiri dalam sebuah perpolitikan, mungkin juga akan dilekatkan pada kata-kata Komunis ataupun sosialis, namun lebih jauh lagi kiri atau menjadi kiri adalah tanda bahwa kita berpihak pada klompok marjinal, miskin, buruh, petani sampai orang-orang yang tertindas.

kiri adalah pertanda bahwa kita masih menjadi manusia, yaitu masih peduli dengan urusan sesamanya, tanpa mementingkan keuntungan segelintir orang.

seperti kata Che Guevara “jika engkau merasa geram melihat ketidakadilan maka engkau adalah temanku”, Seperti itulah menjadi kiri berpihak pada yang tertindas.

Dalam trilogi IMM terdapat diksi “Kemasyarakatan” Dalam Trikoda juga terdapat “humanitas” dari hal itu jelas jika IMM sangat menentang penindasan, Pengkurdilan, diskriminasi serta segala ketidakadilan yang ada di dunia ini, dalam paradigma IMM yang didasarkan pada nash-nash islam maka IMM harus lah menolak semua bentuk hirarki dalam kehidupan, dalam berkehidupan di IMM selalu menjunjung tinggi egaliterisme dan kolektif-kolegial dalam berorganisasi.

“berpihak pada rakyat adalah berpihak pada Tuhan”

Adalah kalimat yang penulis temukan dalam buku Genealogi Kaum Merah yang ditulis oleh Makhrus Ahmadi dan Aminuddin Anwar menunjukan bahwa IMM adalah Organisasi yang tidak boleh hilang keberpihakan nya pada Masyarakat, maka atas dasar itu menjadi IMM maka menjadi kiri.

Para penjilat

Pada masa ini dimana politik di negri ini sedang panas-panas nya, para petinggi organisasi mahasiswa bukan menjadi garda terdepan rakyat tetapi malah menjadi kaki tangan para borjuis, rela menjilat demi sebuah jabatan dengan memanfaatkan massa yang banyak dalam organisasinya, banyak sekali pejabat yang mengaku “saya dulu dikader di organisasi itu, organisasi ini, yang merah, yang hijau, yang biru” begitulah katanya ketika ingin dilirik oleh orang yang akan dijilat, ketika sudah menjadi apa yang mereka inginkan apakah mereka peduli dengan rakyat? nyatanya tidak sekalipun mereka peduli terhadap rakyat, keputusan-keputusan pemerintah yang tidak berpihak pada rakyat dalam hal itu mereka malah mendukung total! apakah itu sikap seharusnya seseorang yang tumbuh di sebuah organisasi yang berideologi?

Orang-orang seperti ini yang memanfaatkan organisasi untuk kepentingan nya sendiri harus segera dihilangkan jika ingin organisasi tetap pada jalur ideologi nya.

sekali lagi…

IMM UNTUK RAKYAT BUKAN UNTUK PENJILAT!

  • Penulis: Dwi Kurniadi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • IMM UIN SATU Tulungagung Gelar Seminar Kepenulisan untuk Mendorong Kreativitas dan Literasi Kader

    IMM UIN SATU Tulungagung Gelar Seminar Kepenulisan untuk Mendorong Kreativitas dan Literasi Kader

    • calendar_month Senin, 8 Des 2025
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 72
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, TULUNGAGUNG –  Seminar Kepenulisan yang diselenggarakan oleh kader baru Pimpinan Komisariat (PK) Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) KH Ahmad Dahlan dan Djazman Al Kindi UIN SATU Tulungagung berlangsung lancar pada Sabtu siang 6 Desember 2025. Berlokasi di Angkringan Gading Gajah yang bernuansa santai, memberikan suasana berbeda dari seminar pada umumnya. Sehingga peserta dapat belajar dengan […]

  • 1000 Cahaya Muhammadiyah dan LPCRPM Gelar ToT Audit Energi dan Dakwah Ramah Lingkungan

    1000 Cahaya Muhammadiyah dan LPCRPM Gelar ToT Audit Energi dan Dakwah Ramah Lingkungan

    • calendar_month Selasa, 19 Agt 2025
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 74
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Yogyakarta – Krisis iklim semakin nyata, sementara kebutuhan energi terus melonjak. Di tengah situasi ini, 1000 Cahaya bersama Lembaga Pengembangan Cabang Ranting dan Pembinaan Masjid (LPCR PM) Pimpinan Pusat Muhammadiyah mengambil langkah strategis dengan menyelenggarakan Training of Trainers (ToT) Audit Energi dan Penguatan Dakwah Ramah Lingkungan. Bertempat di SM Tower Malioboro, Senin (19/8), acara ini […]

  • PK IMM Ibnu Sina UMPwr gelar Musyawarah Komisariat dengan tema IMM untuk Masyarakat

    PK IMM Ibnu Sina UMPwr gelar Musyawarah Komisariat dengan tema IMM untuk Masyarakat

    • calendar_month Selasa, 16 Jul 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 258
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Purwokerto – Pada hari Jumat-Sabtu, 12-13 Juli 2024 telah dilaksanakan Musyawarah Komisariat-Komisariat atau disingkat dengan Musykom oleh IMM Universitas Muhammadiyah Purworejo di ruang Seminar Kampus Timur. Musykom ini diadakan oleh seluruh Pimpinan komisariat (PK) IMM UMPwr yaitu PK Ibnu Sina, PK Buya Hamka, PK Taimiyah dan PK AR. Fachruddin. Musykom yang dilaksanakan oleh PK […]

  • PAWAI TA’ARUF DAN BAZAR UMKM, SEMARKKAN PEMBUKAAN MUSYDA PD PEMUDA MUHAMMADIYAH DAN NASYIATUL AISYIYAH BANYUMAS

    PAWAI TA’ARUF DAN BAZAR UMKM, SEMARKKAN PEMBUKAAN MUSYDA PD PEMUDA MUHAMMADIYAH DAN NASYIATUL AISYIYAH BANYUMAS

    • calendar_month Senin, 27 Nov 2023
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 369
    • 1Komentar

    KABARMUH.ID, Banyumas – Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah dan Nasyiatul ‘Aisyiyah Banyumas menggelar pawai ta’aruf dengan start-finish bertempat di SD Muhammadiyah Rawalo Banyumas dalam rangka menyambut Musyawarah Daerah, Sabtu (25/11/2023/11 Jumadil Awal 1445 H). Peserta pawai ta’aruf secara resmi diberangkatkan oleh Ketua Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah dan Nasyiatul ‘Aisyiyah Banyumas dengan iringan drumband Pimpinan Cabang ‘Aisyiyah […]

  • Humas UMS Dukung Kemenag Surakarta Perkuat Kompetensi Melalui Media Sosial

    Humas UMS Dukung Kemenag Surakarta Perkuat Kompetensi Melalui Media Sosial

    • calendar_month Jumat, 19 Sep 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 66
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Surakarta menggelar Workshop Digitalisasi Layanan dan Pengelolaan Media Sosial pada Kamis (18/9) di Hotel FIM by Zigna, Surakarta. Kegiatan ini diikuti 49 peserta yang terdiri dari humas madrasah negeri maupun swasta, pondok pesantren, serta guru agama lintas agama. Workshop ini menghadirkan narasumber dari Humas Universitas Muhammadiyah Surakarta […]

  • Dari Media ke Dunia, PCNA Grogol Gelar Pelatihan Jurnalistik bagi Kader Muda

    Dari Media ke Dunia, PCNA Grogol Gelar Pelatihan Jurnalistik bagi Kader Muda

    • calendar_month Minggu, 20 Apr 2025
    • account_circle Najihus Salam
    • visibility 57
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Sukoharjo – Pimpinan Cabang Nasyiatul Aisyiyah (PCNA) Grogol, Kabupaten Sukoharjo, menggelar pelatihan jurnalistik bertajuk Upgrading Skill esp. 1: “Dari Media, ke Dunia” pada Ahad (20/4/2025). Kegiatan ini berlangsung di Gedung Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Grogol, dengan menghadirkan Najihussalam, Pimpinan Redaksi kabarmuh.id, sebagai pemateri. Pelatihan ini mengangkat tema penulisan berita, dengan tujuan meningkatkan keterampilan literasi […]

expand_less