Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Opini » IMM UNTUK RAKYAT BUKAN UNTUK PENJILAT

IMM UNTUK RAKYAT BUKAN UNTUK PENJILAT

  • account_circle Dwi Kurniadi
  • calendar_month Jumat, 3 Okt 2025
  • visibility 14
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Oleh: Muhammad Farich Al Mughni, Ketua Bidang Hikmah Politik dan Kebijakan Publik Magelang

Pikiran ini berangkat atas keresahan penulis, akan tingkah kader IMM yang mulai mempunyai sifat superioritas Dan mulai tidak peduli dengan kaum-kaum mustadhafin (kaum yang tertindas) Dan juga Sikap para kader IMM yang Mengenyampingkan humanitas dalam trikoda Dan hilang nya Kemasyarakatan pada idealisme kader IMM membuat Adanya sebuah batasan antara kader IMM yang notabene nya Mahasiswa Terhadap masyarakat.

Hilang nya Kepercayaan masyarakat Terhadap Mahasiswa yang di anggap pembela masyarakat adalah suatu bukti kecil atas Fenomena tersebut. Program kerja yang ber-orientasi humanitas namun bersifat template Dan nafas pendek adalah suatu bentuk ketidak-totalan kader IMM dalam mendalami humanisme ataupun Kemasyarakatan, para pimpinan-pimpinan yang bergerak atas kepentingan nya masing-masing adalah salah satu faktor hilang nya Gerakan ke-berpihakan IMM Terhadap masyarakat.

Padahal dalam Buku Genealogi Kaum Merah penggunaan warna merah sebagai identitas IMM adalah suatu tanda bahwasanya IMM berada di pihak kaum Mustadhafin, layaknya sebuah Gerakan Mahasiswa berpihak total pada masyarakat adalah dasar utama dari Gerakan tersebut.

Kemudian, Pemahaman kader IMM Terhadap ideologi yang ada pada tubuh IMM yang sampai saat ini hanya dimaknai sebagai sebuah teks belaka adalah faktor lain atas kebingungan kader IMM Terhadap Gerakan ke-berpihakan kepada masyarakat.

Hal seperti diatas tidak akan usai sampai kader IMM paham kenapa IMM didirikan dan bagaimana IMM didirikan, sejarah lahirnya IMM mempunyai peran penting untuk membentuk paradigma kader.

Dalam perkara yang berhubungan kemanusiaan IMM tidak boleh menutup mata dan jangan sampai sekali-kali meninggalkan kemanusiaan, IMM mempunyai epistemologi yang secara khusus menangani tentang kemanusiaan hal tersebut secara jelas tertulis dalam Tujuan, Trilogi dan Trikoda. Sebagai akademisi Islam pula kader IMM tidak pernah diajarkan untuk menjadi seorang yang elitis.

IMM KIRI

Golongan kiri biasanya disangkutkan dengan orang-orang yang terafiliasi pada sayap kiri dalam sebuah perpolitikan, mungkin juga akan dilekatkan pada kata-kata Komunis ataupun sosialis, namun lebih jauh lagi kiri atau menjadi kiri adalah tanda bahwa kita berpihak pada klompok marjinal, miskin, buruh, petani sampai orang-orang yang tertindas.

kiri adalah pertanda bahwa kita masih menjadi manusia, yaitu masih peduli dengan urusan sesamanya, tanpa mementingkan keuntungan segelintir orang.

seperti kata Che Guevara “jika engkau merasa geram melihat ketidakadilan maka engkau adalah temanku”, Seperti itulah menjadi kiri berpihak pada yang tertindas.

Dalam trilogi IMM terdapat diksi “Kemasyarakatan” Dalam Trikoda juga terdapat “humanitas” dari hal itu jelas jika IMM sangat menentang penindasan, Pengkurdilan, diskriminasi serta segala ketidakadilan yang ada di dunia ini, dalam paradigma IMM yang didasarkan pada nash-nash islam maka IMM harus lah menolak semua bentuk hirarki dalam kehidupan, dalam berkehidupan di IMM selalu menjunjung tinggi egaliterisme dan kolektif-kolegial dalam berorganisasi.

“berpihak pada rakyat adalah berpihak pada Tuhan”

Adalah kalimat yang penulis temukan dalam buku Genealogi Kaum Merah yang ditulis oleh Makhrus Ahmadi dan Aminuddin Anwar menunjukan bahwa IMM adalah Organisasi yang tidak boleh hilang keberpihakan nya pada Masyarakat, maka atas dasar itu menjadi IMM maka menjadi kiri.

Para penjilat

Pada masa ini dimana politik di negri ini sedang panas-panas nya, para petinggi organisasi mahasiswa bukan menjadi garda terdepan rakyat tetapi malah menjadi kaki tangan para borjuis, rela menjilat demi sebuah jabatan dengan memanfaatkan massa yang banyak dalam organisasinya, banyak sekali pejabat yang mengaku “saya dulu dikader di organisasi itu, organisasi ini, yang merah, yang hijau, yang biru” begitulah katanya ketika ingin dilirik oleh orang yang akan dijilat, ketika sudah menjadi apa yang mereka inginkan apakah mereka peduli dengan rakyat? nyatanya tidak sekalipun mereka peduli terhadap rakyat, keputusan-keputusan pemerintah yang tidak berpihak pada rakyat dalam hal itu mereka malah mendukung total! apakah itu sikap seharusnya seseorang yang tumbuh di sebuah organisasi yang berideologi?

Orang-orang seperti ini yang memanfaatkan organisasi untuk kepentingan nya sendiri harus segera dihilangkan jika ingin organisasi tetap pada jalur ideologi nya.

sekali lagi…

IMM UNTUK RAKYAT BUKAN UNTUK PENJILAT!

  • Penulis: Dwi Kurniadi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Cerdaskan Umat Lewat Filantropi Keagamaan, Kemenag dan Lazismu Siap Kolaborasi Melalui Pelatihan Keagamaan Berkelanjutan

    Cerdaskan Umat Lewat Filantropi Keagamaan, Kemenag dan Lazismu Siap Kolaborasi Melalui Pelatihan Keagamaan Berkelanjutan

    • calendar_month Rabu, 24 Jul 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 131
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, JAKARTA – Urusan keagamaan bertalian erat dengan umat dan kebutuhannya yang perlu dijawab dengan pelayanan yang mencerdaskan. Untuk menjawab kebutuhan itu, Kementerian Agama (Kemenag) perlu berkolaborasi dengan lembaga keagamaan dan organisasi keagamaan melalui pelatihan keagamaan berkelanjutan dengan pola kemitraan pemerintah dan masyarakat. Pendekatan yang mengedepankan kolaborasi antarumat beragama dan lintas organisasi keagamaan merupakan modal […]

  • MI Aisyiyah Ngunut Gandeng Tiga Adik Lembaga Aisyiyah Semarakkan Ramadhan 1446 H

    MI Aisyiyah Ngunut Gandeng Tiga Adik Lembaga Aisyiyah Semarakkan Ramadhan 1446 H

    • calendar_month Sabtu, 22 Mar 2025
    • account_circle Najihus Salam
    • visibility 13
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Tulungagung – Sabtu, 22 Maret 2025 – Dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan 1446 H, Madrasah Ibtidaiyah (MI) Aisyiyah Ngunut bersama dengan tiga lembaga naungan Pimpinan Cabang (PC) Aisyiyah Ngunut, yaitu Tempat Penitipan Anak (TPA), Kelompok Bermain (KB), dan Taman Kanak-kanak Aisyiyah Bustanul Athfal (TK ABA) 3, menggelar serangkaian kegiatan yang penuh makna dan […]

  • PIMDA 240 Ogan Ilir Sabet Juara Umum III Dewasa Kejurwil 2024

    PIMDA 240 Ogan Ilir Sabet Juara Umum III Dewasa Kejurwil 2024

    • calendar_month Kamis, 4 Jul 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 132
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Palembang – Kejuaraan Wilayah (Kejurwil) CUP II Tapak Suci Sumatera Selatan, UIN Raden Fatah Palembang hadirkan kebermanfaatan cetak pesilat Pesilat muda Berprestasi Kejuaraan ini berlangsung selama empat hari 25 s.d 28 Juni 2024 beralokasikan di Taman Wisata Purbakala Kerajaan Sriwijaya Kota Palembang Sebanyak 470 Pesilat ,Berkompetisi untuk meraih pundi pundi Medali adapun peserta terdiri […]

  • Kepala SMA Muhammadiyah Gombong terpilih jadi Ketua PDPM Kebumen Periode 2024-2028

    Kepala SMA Muhammadiyah Gombong terpilih jadi Ketua PDPM Kebumen Periode 2024-2028

    • calendar_month Minggu, 14 Jul 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 217
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Kebumen – Musyawarah Daerah (Musyda) XVIII Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah Kabupaten Kebumen secara resmi ditutup pada Ahad (7/6/2024) di SMP Muhammadiyah Sempor, Kebumen. Perhelatan akbar Musyawarah Daerah Pemuda Muhammadiyah Kebumen yang dibuka oleh Bupati Kebumen, H. Arif Sugiyanto, MH tersebut telah berjalan dengan lancar. Kegiatan rutin yang diselenggarakan setiap 4 tahunan adalah ajang untuk […]

  • Sinergi dan Kolaborasi Jadi Kunci Rakorda IMM Jawa Tengah di Pekalongan

    Sinergi dan Kolaborasi Jadi Kunci Rakorda IMM Jawa Tengah di Pekalongan

    • calendar_month Minggu, 30 Nov 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 11
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, PEKALONGAN – Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Jawa Tengah menggelar Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) tahun 2025 dengan mengusung tema “Membumikan Gagasan, Membumikan Peradaban untuk Jawa Tengah Berkemajuan”. Agenda ini berlangsung selama dua hari di Pekalongan, Sabtu—Minggu (29-30/11). Kegiatan Rakorda diikuti oleh 22 Pimpinan Cabang IMM (PC IMM) se-Jawa Tengah. Kehadiran penuh seluruh cabang menjadi momentum […]

  • Menyalakan Api Kaderisasi: IMM FKM UMKT Gelar Darul Arqam Dasar Gelombang 3

    Menyalakan Api Kaderisasi: IMM FKM UMKT Gelar Darul Arqam Dasar Gelombang 3

    • calendar_month Selasa, 11 Nov 2025
    • account_circle Redaksi Kabarmuh
    • visibility 11
    • 0Komentar

    “IMM di kampus Muhammadiyah bukan sekadar organisasi yang mengadakan kegiatan, tetapi ruan   Samarinda (10/11/2025) — Semangat kaderisasi kembali menyala di lingkungan Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur (UMKT). Melalui kegiatan Darul Arqam Dasar (DAD) Gelombang 3, Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) UMKT meneguhkan komitmennya dalam mencetak generasi muda berjiwa ilmu, amal, dan iman. […]

expand_less