Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Kompak di Gelanggang, Cerita 3 Atlet Pencak Silat Jabar Bawa Pulang Emas Kategori Beregu di POMNAS XIX 2025

Kompak di Gelanggang, Cerita 3 Atlet Pencak Silat Jabar Bawa Pulang Emas Kategori Beregu di POMNAS XIX 2025

  • account_circle Dwi Kurniadi
  • calendar_month Jumat, 26 Sep 2025
  • visibility 34
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KABARMUH.ID, SURAKARTA – Kontingen Jawa Barat kembali menunjukkan taringnya di arena olahraga nasional. Tiga atlet pencak silat, yakni Rizal Fadilatul Rahman, Sendiagi Putra, dan Rofi Haykal Firmansyah berhasil menyumbangkan medali emas pada kategori beregu dalam ajang Pekan Olahraga Mahasiswa Nasional (POMNAS) XIX 2025 di Edutorium KH Ahmad Dahlan UMS.

Nomor beregu yang mereka ikuti diikuti oleh lima tim kuat dari berbagai provinsi, yaitu DKI Jakarta, Jawa Tengah, Jawa Barat, Lampung, dan Jawa Timur. Setelah melalui babak penyisihan, tim Jabar berhasil melaju ke final dan menghadapi kontingen DKI Jakarta. Pertarungan sengit akhirnya dimenangkan oleh kontingen Jabar dengan skor meyakinkan.

Rizal Fadilatul Rahman mengaku sangat bersyukur atas prestasi tersebut. “Saya sangat senang, ini merupakan pertandingan pemanasan pertama saya. Latihan dilakukan dengan sungguh-sungguh, penuh perjuangan, dan banyak waktu yang saya korbankan. Alhamdulillah hasilnya memuaskan,” ungkapnya, Jumat (26/9) usai pertandingan final melawan DKI Jakarta.

Sementara itu, Sendiagi Putra menambahkan bahwa pertandingan final melawan DKI Jakarta berlangsung ketat. “Pertarungan di nomor beregu ini sangat kompetitif, terutama melawan DKI yang menjadi rival kuat. Alhamdulillah kami bisa mengatasinya dan meraih juara,” ujarnya dengan bangga.

Kesuksesan ini tentu tidak lepas dari strategi tim yang matang. Rofi Haykal Firmansyah menjelaskan bahwa mereka memprioritaskan persiapan fisik dan mental sebelum berlaga.

“Fisik itu sangat penting, tapi yang paling utama adalah mental. Suasana gelanggang berbeda dari latihan, jadi kami benar-benar menyiapkan diri,” terangnya.

Keberhasilan ini terasa lebih spesial karena tim kontingen Jabar ini terdiri dari mahasiswa lintas angkatan. Rizal saat ini masih duduk di semester 3, Sendiagi di semester 5, sementara Rofi merupakan mahasiswa baru. Kombinasi tersebut menciptakan harmoni unik dalam membangun kekompakan tim.

Menurut Rizal, tantangan terbesar dalam nomor beregu bukan hanya lawan di gelanggang, melainkan bagaimana menyatukan kekompakan tim. “Menyatukan tiga kepala jadi satu itu tidak mudah. Perlu komunikasi dan kesabaran agar irama dan gerakan tetap solid,” tuturnya.

Selain itu, ketiga atlet dari kontingen Jabar ini juga memberikan apresiasi terhadap penyelenggaraan POMNAS XIX 2025. Mereka menilai venue pertandingan sangat baik dan mendukung performa atlet. “Alhamdulillah venue sangat bagus, fasilitas seperti tribun, kebersihan, hingga ruang ganti semuanya memadai. Sangat nyaman bagi atlet yang ingin menuju level profesional,” ungkap Sendiagi.

“Ini pengalaman pertama kami tampil bersama di event kategori dewasa, dan alhamdulillah bisa langsung juara. Ini hal yang sangat membanggakan untuk kami,” tambah Rofi dengan penuh semangat.

Prestasi emas ini juga menjadi batu loncatan untuk menatap kejuaraan berikutnya. Rizal menegaskan bahwa dirinya bersama tim akan terus meningkatkan kemampuan agar siap di ajang lain. “Harapan saya ke depan tetap bersyukur dulu, dan InsyaAllah setelah POMNAS akan ada kejuaraan lain. Kalau ada kelasnya, kami siap turun lagi,” ujarnya. (Fika/Humas)

Editor: unaise albunayya

  • Penulis: Dwi Kurniadi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Laku Prihatin: Pilar Etikal di Dunia Usaha Muhammadiyah

    Laku Prihatin: Pilar Etikal di Dunia Usaha Muhammadiyah

    • calendar_month Sabtu, 27 Sep 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 36
    • 0Komentar

    Oleh: Brili Agung, S,ST, M.M (Koordinator Daerah SUMU Banyumas) SUMU (Serikat Usaha Muhammadiyah) dibangun di atas tiga nilai utama: Terbuka, Tangan di Atas, dan terutama Laku Prihatin. Laku Prihatin bukan slogan kosong—ini adalah semangat menahan diri, mengurangi tidur, meningkatkan waktu belajar, berdiskusi, dan membangun mimpi dalam keterbatasan. Ini bukan sekadar karakter orang Muhammadiyah sukses, tetapi […]

  • SUMU Tulungagung Laksanakan Kunjungan Inspiratif ke CV Gangsar: Semangat Inklusif dan Pemberdayaan dari H. Sutrimo

    SUMU Tulungagung Laksanakan Kunjungan Inspiratif ke CV Gangsar: Semangat Inklusif dan Pemberdayaan dari H. Sutrimo

    • calendar_month Selasa, 21 Okt 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 38
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Tulungagung – Serikat Usaha Muhammadiyah (SUMU) Tulungagung melaksanakan kunjungan inspiratif ke CV Gangsar, salah satu pelaku usaha lokal yang dikenal konsisten mengedepankan nilai-nilai kemandirian dan pemberdayaan masyarakat. Rombongan SUMU diterima langsung oleh H. Sutrimo, pendiri sekaligus pemilik CV Gangsar, di kawasan pabrik yang juga menjadi saksi perjalanan panjang usahanya. Dalam suasana penuh kehangatan dan […]

  • Islam Wasathiyah Dalam Muhammadiyah: Menjaga Keseimbangan Puritanisme dan Kemajuan

    Islam Wasathiyah Dalam Muhammadiyah: Menjaga Keseimbangan Puritanisme dan Kemajuan

    • calendar_month Jumat, 7 Mar 2025
    • account_circle Najihus Salam
    • visibility 119
    • 0Komentar

    Oleh: Muhammad Awaluddin Rahmat (Kader IMM FAI UMY) Islam hadir sebagai ajaran yang memberikan pedoman hidup bagi umat manusia dengan menekankan keseimbangan antara nilai-nilai spiritual dan realitas kehidupan. Dalam sejarah perkembangannya, Islam sering dihadapkan pada tantangan bagaimana mempertahankan kemurnian ajarannya di tengah dinamika sosial dan kemajuan zaman. Di Indonesia, Muhammadiyah menjadi salah satu organisasi Islam […]

  • Ketua Korps MubalighMu Jateng: 6 K menjadi Rumus Dakwah Muhammadiyah yang Berkemajuan dan Mencerahkan

    Ketua Korps MubalighMu Jateng: 6 K menjadi Rumus Dakwah Muhammadiyah yang Berkemajuan dan Mencerahkan

    • calendar_month Senin, 19 Agt 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 153
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Brebes – Pengajian Rutin Jum’at Kliwon PCM Bumiayu Brebes yang menghadirkan Ketua Korps Mubaligh Muhammadiyah Jawa Tengah, Dr.Ibnu Sholeh, Lc, MA, MPI di Halaman Masjid Baitul Atiq Adisana menyedot perhatian ribuan warga persyarikatan, Jum’at (16/08/2024). Dr. Ibnu Sholeh, Lc, MA, MPI dalam pengajian tersebut menyampaikan urgensi ideologi Muhammadiyah untuk menguatkan semangat dan gerakan dakwah […]

  • Pesantren Ramadhan Muhammadiyah: Mualaf Patikalain Antusias Belajar Islam

    Pesantren Ramadhan Muhammadiyah: Mualaf Patikalain Antusias Belajar Islam

    • calendar_month Rabu, 19 Mar 2025
    • account_circle Najihus Salam
    • visibility 36
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Patikalain – Masjid Ar-Rahim Patikalain menjadi saksi terselenggaranya Kajian Intensif Al-Islam untuk Mualaf (KIAM) pada Senin (17/3/2025), sebuah kegiatan yang memperkuat pemahaman Islam bagi para mualaf. Acara yang diselenggarakan oleh Lembaga Dakwah Komunitas (LDK) Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah ini dimulai dengan berbuka puasa bersama, dilanjutkan sholat Isya yang diimami oleh Saudara Janiansyah, seorang kader […]

  • Tim P2AD UMS Bina Petani JATAM Klaten Perluas Akses Pemasaran Padi Rojolele

    Tim P2AD UMS Bina Petani JATAM Klaten Perluas Akses Pemasaran Padi Rojolele

    • calendar_month Sabtu, 3 Mei 2025
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 37
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Klaten – Tim Program Pengabdian Masyarakat Persyarikatan/AUM/Desa Binaan (P2AD) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) kembali memberdayakan persyarikatan dengan mengadakan pendampingan dan pembinaan kepada Jamaah Tani Muhammadiyah (JATAM) Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Klaten. Kegiatan pengabdian ini dilakukan secara berkala mulai dari bulan November 2024. Tim yang terdiri dari Prof. Dr. Kuswaji Dwi Priyono sebagai ketua tim dan […]

expand_less